Full Transcript
https://www.youtube.com/watch?v=4x799nHXM60
[00:00] Majapahit merupakan salah satu kerajaan.
[00:03] Majapahit merupakan salah satu kerajaan Hindu Budha yang terakhir yang berada di nusantara dan eksis pada abad sekitar 13-16.
[00:08] Dalam sejarahnya Majapahit dianggap sebagai salah satu dari kerajaan terbesar dengan wilayah yang mencakup hampir seluruh Nusantara.
[00:19] Kisah kerajaan ini bisa dibilang diwarnai banyak drama yang mungkin lebih seru daripada series Game of Thrones atau House of Dragons.
[00:26] Kali ini akan dibahas sejarah panjang alasan Majapahit bisa berdiri jadi kerajaan besar di masa Hayam Wuruk sampai jatuhnya kerajaan terbesar ini.
[00:39] Alasan kenapa Kerajaan Majapahit berdiri.
[00:55] Sebenarnya kalau bicara soal Majapahitnya kita harus balik jauh ke.
[01:02] majapahitnya kita harus balik jauh ke belakang yaitu pada zaman kekuasaan
[01:03] belakang yaitu pada zaman kekuasaan Kerajaan Singasari atau Singosari
[01:06] Kerajaan Singasari atau Singosari Singasari didirikan oleh Ken Arok yang
[01:09] Singasari didirikan oleh Ken Arok yang dalam berbagai catatan yaitu tuh aslinya
[01:11] dalam berbagai catatan yaitu tuh aslinya rakyat jelata kasar rendah sampai
[01:14] rakyat jelata kasar rendah sampai akhirnya berhasil mendirikan kerajaan
[01:16] akhirnya berhasil mendirikan kerajaan besar seperti Singasari soal Apakah Ken
[01:19] besar seperti Singasari soal Apakah Ken Arok beneran dari kalangan rakyat bawah
[01:21] Arok beneran dari kalangan rakyat bawah itu tuh masih diperdebatkan sih ada yang
[01:24] itu tuh masih diperdebatkan sih ada yang berpendapat kalau nggak mungkin lah
[01:26] berpendapat kalau nggak mungkin lah seorang dari kasta bahwa bisa jadi
[01:28] seorang dari kasta bahwa bisa jadi pemimpin dalam masyarakat yang saat itu
[01:30] pemimpin dalam masyarakat yang saat itu menganut kasta sosial tapi kita nggak
[01:33] menganut kasta sosial tapi kita nggak bakalan bahas itu sekarang sih Oke
[01:35] bakalan bahas itu sekarang sih Oke lanjut nah Ken Arok ini tuh kemudian
[01:37] lanjut nah Ken Arok ini tuh kemudian mendirikan kerajaan Tumapel tahun 1222
[01:41] mendirikan kerajaan Tumapel tahun 1222 kalau versi Kitab Negarakertagama yang
[01:44] kalau versi Kitab Negarakertagama yang ditulis sama Mpu Prapanca di abad ke-14
[01:46] ditulis sama Mpu Prapanca di abad ke-14 yang memberikan kerajaan Tumapel itu Sri
[01:49] yang memberikan kerajaan Tumapel itu Sri Rangga Rajasa Batara sang amurwabhumi
[01:52] Rangga Rajasa Batara sang amurwabhumi yang dijuluki Batara Siwa dalam kitab
[01:56] yang dijuluki Batara Siwa dalam kitab pararaton peninggalan Kerajaan Majapahit
[01:58] pararaton peninggalan Kerajaan Majapahit ada dijelasin Kalau Ken Arok itu tuh
[02:00] ada dijelasin Kalau Ken Arok itu tuh punya julukan bahterasiwa kerajaan
[02:02] punya julukan bahterasiwa kerajaan Tumapel saat itu masih kecil dan
[02:05] Tumapel saat itu masih kecil dan merupakan bagian kekuasaan dari Kerajaan
[02:07] merupakan bagian kekuasaan dari Kerajaan Kediri Ken Arok kemudian ngelawan
[02:10] Kediri Ken Arok kemudian ngelawan Kerajaan Kediri yang saat itu dipimpin
[02:12] Kerajaan Kediri yang saat itu dipimpin sama Raja Kertajaya pertempuran itu
[02:14] sama Raja Kertajaya pertempuran itu dikenal dengan pertempuran Gantar yang
[02:17] dikenal dengan pertempuran Gantar yang terjadi tahun 1222 kerajaan Tumapel yang
[02:21] terjadi tahun 1222 kerajaan Tumapel yang dipimpin sama Ken Arok menang melawan
[02:23] dipimpin sama Ken Arok menang melawan Kediri dan dari situ dimulailah kisah
[02:26] Kediri dan dari situ dimulailah kisah kerajaan Tumapel yang kemudian dikenal
[02:28] kerajaan Tumapel yang kemudian dikenal sebagai kerajaan Singasari Kerajaan
[02:30] sebagai kerajaan Singasari Kerajaan Singasari ini mencapai puncak kejayaan
[02:32] Singasari ini mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja Kertanegara
[02:34] pada masa pemerintahan raja Kertanegara yang berkuasa tahun
[02:36] yang berkuasa tahun 1268 setelah kematian ayahnya Raja
[02:39] 1268 setelah kematian ayahnya Raja Wisnuwardhana pas Kertanegara diangkat
[02:42] Wisnuwardhana pas Kertanegara diangkat menjadi jiwa raja atau putra mahkota
[02:45] menjadi jiwa raja atau putra mahkota tahun 1253
[02:47] tahun 1253 yang merupakan ayah Kertanegara
[02:50] yang merupakan ayah Kertanegara sekaligus Raja surapel saat itu
[02:52] sekaligus Raja surapel saat itu mengganti nama ibukota Tumapel jadi
[02:54] mengganti nama ibukota Tumapel jadi kutaraja menjadi Singasari lama-kelamaan
[02:58] kutaraja menjadi Singasari lama-kelamaan nama ibukotanya ini tuh lebih terkenal
[02:59] nama ibukotanya ini tuh lebih terkenal daripada nama kerajaannya makanya
[03:02] daripada nama kerajaannya makanya orang-orang tuh menyebut kerajaan itu
[03:04] orang-orang tuh menyebut kerajaan itu Kerajaan Singasari daripada kerajaan Tumapel.
[03:09] Kerajaan Singasari di bawah pemerintahan raja Kertanegara berkembang menjadi kerajaan besar dengan daerah kekuasaan meliputi setengah pulau Jawa, sebagian Sumatera, sebagian daerah Kalimantan, sebagian daerah Sulawesi Selatan sampai ke Maluku hingga ke kawasan Selat Malaka.
[03:27] yang saat itu merupakan jalur yang sangat penting dalam perdagangan dunia.
[03:31] Bisa dibilang Singasari ini berkembang jadi kerajaan Hindu Budha terbesar di nusantara pada saat itu.
[03:36] Di sisi lain ada juga bangsa Mongol pada masa Dinasti Yudha yang pengen ngelebarin kekuasaan mereka di kawasan Asia.
[03:43] dan akhirnya Kerajaan Singasari waktu itu menguasai Selat Malaka.
[03:47] Nggak luput dari incaran bangsa Mongol yang saat itu dipimpin oleh Kubilai Khan.
[03:54] Perlu diketahui kalau Selat Malaka itu jalur penting perdagangan dari Barat ke Timur dan begitu pula sebaliknya.
[03:58] Singkat cerita diutuslah delegasi dari dinasti.
[04:05] cerita diutuslah delegasi dari dinasti Yuan ke Kerajaan Singasari buat ngasih tahu kalau Kubilai ikan tuh pengen jadiin Singasari negara bawahan dari dinasti Yuan.
[04:14] Dan Gak cuma itu kalau Singasari setuju maka Singasari juga harus membayar upeti ke Kublai Khan.
[04:18] Utusan Kublai Khan datang ke Singasari beberapa kali diantaranya tahun 1280, 81, 86, dan 89.
[04:25] Bayangin kalian tuh capek-capek ya mendirikan kerajaan terus tiba-tiba ada orang asing dateng dan suruh kalian tunduk dan bayar upeti.
[04:35] Kesel kan? Makanya Raja Kertanegara ngelakuin hal yang anti melempem.
[04:42] Jadi sewaktu utusan dari Tiongkok datang tahun 1289, disebutin kalau Raja Kertanegara tuh menolak tunduk sama kekaisaran Mongol.
[04:54] Dan gak cuman itu, saking keselnya Raja Kertanegara tuh motong telinga utusan itu dan suruh dia balik ke Tiongkok buat sampaiin pesan itu ke Kublai Khan.
[05:04] Kublai Khan marah dong dan akhirnya...
[05:06] Kubilakan marah dong dan akhirnya menyiapkan pasukan untuk menyerang.
[05:08] Menyiapkan pasukan untuk menyerang Kerajaan Singasari.
[05:11] Tapi saat itu raja Kerajaan Singasari.
[05:13] Tapi saat itu raja Kertanegara tuh punya hal yang lebih mendesak dibandingkan mengkhawatirkan.
[05:15] Mendesak dibandingkan mengkhawatirkan serangan dari bangsa Mongol.
[05:19] Jayakatwang seorang Bupati geleng-gelang ingin balas dendam ke Kertanegara.
[05:21] Gara-gara Luhur Kertanegara yaitu Ken Arok yang diceritain tadi tuh ngancurin Kerajaan Kediri.
[05:27] Nah sekedar info nih jayakatwang ini adalah keturunan dari Raja Kertajaya dari Kerajaan Kediri.
[05:33] Yang dulu dikalahin sama Ken Arok.
[05:36] Dan sebenarnya sejarah kerajaan zaman dulu tuh gak lepas dari yang namanya balas membalas dendam.
[05:41] Si ah ngalahin si B kemudian keturunan dendam ke keturunan si A.
[05:48] Kalau keturunan si Abel senam lagi ke si B gitu aja terus.
[05:53] Balik ke tadi jadi si jaikat uang ini tuh pengen pesen dendam ke Raja Kertanegara.
[05:57] Tapi jayakatwang cari strategi buat ngalahin Kertanegara.
[06:01] Soalnya saat itu tuh Kerajaan Singasari kuat banget dan besar gede.
[06:04] Jayakatwang.
[06:07] Kuat banget dan besar gede Jayakatwang akhirnya pengen nyerang Singasari dari arah utara.
[06:09] Rencananya bocor dan raja Kertanegara tahu.
[06:12] Dia pun merintahin menantunya yaitu Raden Wijaya buat ngelawan pasukan pemberontak Jaka tulang.
[06:17] Kalian tau Raden Wijaya kan buat yang belum tahu Raden Wijaya ini tuh yang merupakan founding father atau pendiri dari kerajaan Majapahit.
[06:26] Ayah Raden Wijaya bernama Raikan Jayadarma yang merupakan Pangeran kerajaan Sunda Galuh.
[06:31] Dan ibunya adalah Dyah Lembu Tal yang merupakan keturunan Ken Arok pendiri Singasari.
[06:38] Nah menurut Prasasti Balawi dan Kakawihan Negarakertagama Raden Wijaya ini menikahi Putri Raja Kertanegara gak satu tapi empat Putri Kertanegara dinikahin sekaligus.
[06:51] Sedangkan menurut naskah Pararaton Raden Wijaya tuh cuma menikahi Dua Putri Kertanegara aja dan seorang putri dari Kerajaan Melayu yang bernama Dara Pethak.
[07:00] Nah kita balik ke rencana penyerangan Jayakatwang tadi.
[07:02] Akhirnya sebagai menantu yang baik berangkatlah Raden Wijaya buat menghalau pasukan Jaekatual.
[07:09] Wijaya buat menghalau pasukan jaekatual kekuatan pasukan Singasari pada saat itu.
[07:12] Kekuatan pasukan Singasari pada saat itu nggak usah ditanya lagi deh sebagai kerajaan besar tentu aja pasukan mereka.
[07:16] Tuh nggak kaleng-kaleng noken pasukan jayakatwang dengan mudahnya dikalahin.
[07:22] Jayakatwang dengan mudahnya dikalahin sama pasukan Singasari yang dipimpin sama Raden Wijaya.
[07:24] Tapi sayangnya itu cuma siasat dari jayakatwang pasukan yang dikalahin sama Raden Wijaya.
[07:30] Yang dikalahin sama Raden Wijaya ternyata hanyalah umpan umpan umpan.
[07:36] Oke sorry penyerangan yang sesungguhnya baru aja akan dimulai.
[07:39] Aja akan dimulai jika tulang yang tahu kalau sekarang Singasari itu kekurangan pasukan.
[07:43] Singasari itu kekurangan pasukan akhirnya mulai ibukota Tumapel tersebut.
[07:45] Dan bener aja Singasari kewalahan melawan pasukan dari jayakatwang yang udah menduduki istana kerajaan Singasari.
[07:51] Melawan pasukan dari jayakatwang yang udah menduduki istana kerajaan Singasari dalam pertempuran itu raja Kertanegara tewas.
[07:56] Dan balas dendam jayakatwang pun Akhirnya terbalaskan.
[08:01] Kerajaan Singasari resmi berakhir dari Catatan sejarah nusantara pada tahun 1292.
[08:06] Raden Wijaya yang tahu.
[08:12] pada tahun 1292 Raden Wijaya yang tahu kalau Singasari Udah kalah melarikan diri bersama dengan pasukan yang tersisa ke dalam hutan di sekitar Sungai Brantas.
[08:19] dalam catatan lain disebutin kalau Raden Wijaya tuh kabur ke Madura.
[08:22] di sana Raden Wijaya ketemu dengan Arya wiraraja Bupati Madura saat itu yang dulu juga pernah menjadi penasehat raja di Kerajaan Singasari.
[08:29] Arya wiraraja ini nyaranin ke Raden Wijaya buat pura-pura tunduk deh lu ke jayakatwang dan ngakuin Kerajaan Kediri.
[08:38] singkat cerita Jaya Kampung pun menerima Raden Wijaya dan Kemudian Raden Wijaya dikasih hadiah sebuah wilayah di hutan tarik.
[08:45] di hutan itu ternyata ada banyak tumbuh buah maja.
[08:51] ketika salah satu bawahan Raden Wijaya makan buah itu ternyata rasanya pahit.
[08:56] akhirnya Raden Wijaya namain daerah tersebut dengan nama Majapahit.
[08:59] sesimpel itulah penamaan Majapahit.
[09:05] lama-kelamaan daerah itu berkembang sedikit demi sedikit tapi Raden Wijaya itu masih kepikiran Gimana caranya buat balas dendam ke Jakarta kalau misalnya.
[09:13] balas dendam ke Jakarta kalau misalnya kalian ingat tadi kan bangsa Mongol
[09:15] kalian ingat tadi kan bangsa Mongol pengen balas dendam ya Ke Raja
[09:16] pengen balas dendam ya Ke Raja Kertanegara yang udah permaluin utusan
[09:18] Kertanegara yang udah permaluin utusan kubilaikan bangsa Mongol pun tiba di
[09:22] kubilaikan bangsa Mongol pun tiba di Pulau Jawa tepatnya di Surabaya sekitar
[09:24] Pulau Jawa tepatnya di Surabaya sekitar tahun 1293 mereka datang dengan sekitar
[09:27] tahun 1293 mereka datang dengan sekitar 20 ribu pasukan dan belasan kapal perang
[09:30] 20 ribu pasukan dan belasan kapal perang besar tapi masalahnya Kertanegara udah
[09:33] besar tapi masalahnya Kertanegara udah wafat setahun Sebelumnya kan udah
[09:36] wafat setahun Sebelumnya kan udah jauh-jauh dari Tiongkok buat balas
[09:38] jauh-jauh dari Tiongkok buat balas dendam ke Kertanegara eh ternyata
[09:40] dendam ke Kertanegara eh ternyata kertanegaranya udah meninggal kedatangan
[09:43] kertanegaranya udah meninggal kedatangan bangsa Mongol ini dimanfaatkan sama
[09:45] bangsa Mongol ini dimanfaatkan sama Raden Wijaya buat bales dalam ke
[09:47] Raden Wijaya buat bales dalam ke jayakatwang lalu dikirimlah utusan ke
[09:50] jayakatwang lalu dikirimlah utusan ke bangsa Mongol yang udah tiba untuk
[09:52] bangsa Mongol yang udah tiba untuk mengajak mereka kerjasama dengan Raden
[09:55] mengajak mereka kerjasama dengan Raden Wijaya Raden Wijaya bilang ke pemimpin
[09:57] Wijaya Raden Wijaya bilang ke pemimpin pasukan Mongol ini bahwa Raden Wijaya
[10:00] pasukan Mongol ini bahwa Raden Wijaya ini adalah calon raja yang sah dari
[10:02] ini adalah calon raja yang sah dari Kerajaan Singasari dan apabila pasukan
[10:04] Kerajaan Singasari dan apabila pasukan Mongol bersedia buat membantu Raden
[10:07] Mongol bersedia buat membantu Raden Wijaya buat mengalahkan Kerajaan Kediri
[10:10] Wijaya buat mengalahkan Kerajaan Kediri maka Raden Wijaya menjadi raja dia akan
[10:13] maka Raden Wijaya menjadi raja dia akan tunduk kepada dinasti Yuan dan bersedia
[10:15] tunduk kepada dinasti Yuan dan bersedia membayar upeti pasukan Mongol pun setuju
[10:18] membayar upeti pasukan Mongol pun setuju buat ngebantu Raden Wijaya udah
[10:20] buat ngebantu Raden Wijaya udah jauh-jauh kan dari Tiongkok hingga
[10:23] jauh-jauh kan dari Tiongkok hingga mungkin dong football tangan kosong ya
[10:26] mungkin dong football tangan kosong ya udah dari Surabaya pasukan Mongol
[10:29] udah dari Surabaya pasukan Mongol kemudian menuju ke Majapahit dan lanjut
[10:31] kemudian menuju ke Majapahit dan lanjut ke Daha yang kemudian sekarang dikenal
[10:34] ke Daha yang kemudian sekarang dikenal sebagai Kediri kerjasama itu pun
[10:36] sebagai Kediri kerjasama itu pun berhasil dan Raden Wijaya Akhirnya bisa
[10:38] berhasil dan Raden Wijaya Akhirnya bisa mengalahkan jayakatwang karena udah
[10:40] mengalahkan jayakatwang karena udah berhasil bantuin Raden Wijaya dalam
[10:42] berhasil bantuin Raden Wijaya dalam mengalahkan jayakatwang Akhirnya pasukan
[10:45] mengalahkan jayakatwang Akhirnya pasukan Mongol pun menagih berjanji Raden Wijaya
[10:48] Mongol pun menagih berjanji Raden Wijaya Air Raden Wijaya tuh punya rencana lain
[10:50] Air Raden Wijaya tuh punya rencana lain ternyata dia nggak mau dong Jadi Raja
[10:53] ternyata dia nggak mau dong Jadi Raja boneka dari kubelekan Raden Wijaya
[10:56] boneka dari kubelekan Raden Wijaya pengen ngikutin jejak mertuanya Raja
[10:58] pengen ngikutin jejak mertuanya Raja Kertanegara yang dulu tuh nggak mau
[11:00] Kertanegara yang dulu tuh nggak mau tunduk sama Kerajaan luar Raden Wijaya
[11:03] tunduk sama Kerajaan luar Raden Wijaya pun bilang ke pasukan Mongol bahwa upeti
[11:05] pun bilang ke pasukan Mongol bahwa upeti tersebut tuh ada di Majapahit Akhirnya
[11:07] tersebut tuh ada di Majapahit Akhirnya pasukan Mongol tersebut mengawal Raden
[11:10] pasukan Mongol tersebut mengawal Raden Wijaya ke Majapahit yang gak diketahui
[11:12] Wijaya ke Majapahit yang gak diketahui sama pasukan Mongol ternyata Raden
[11:15] sama pasukan Mongol ternyata Raden Wijaya Berencana untuk membunuh mereka
[11:18] Wijaya Berencana untuk membunuh mereka
[11:20] Sesampai di Majapahit tiba-tiba pasukan
[11:22] Sesampai di Majapahit tiba-tiba pasukan Mongol ini di surga dan dibunuh sisa
[11:25] Mongol ini di surga dan dibunuh sisa pasukan Mongol yang gak ikut ke
[11:26] pasukan Mongol yang gak ikut ke Majapahit akhirnya milih pergi daripada
[11:28] Majapahit akhirnya milih pergi daripada harus melawan pasukan Raden Wijaya
[11:30] harus melawan pasukan Raden Wijaya soalnya kan pasukan Mongol ini tuh udah
[11:33] soalnya kan pasukan Mongol ini tuh udah capek karena perang melawan si tuang
[11:37] capek karena perang melawan si tuang yang tadi kan mereka pun balik ke
[11:39] yang tadi kan mereka pun balik ke Tiongkok dan gak balik-balik lagi Lagian
[11:41] Tiongkok dan gak balik-balik lagi Lagian pada saat itu dinasti Yuan tuh juga
[11:43] pada saat itu dinasti Yuan tuh juga sibuk dengan
[11:44] sibuk dengan pemberontakan-pemberontakan yang ada di
[11:46] pemberontakan-pemberontakan yang ada di daerah kekuasaannya
[11:48] daerah kekuasaannya dan akhirnya setelah berhasil ngalahin
[11:51] dan akhirnya setelah berhasil ngalahin jackatwang dan mengusir pasukan Mongol
[11:54] jackatwang dan mengusir pasukan Mongol Raden Wijaya secara resmi
[11:56] Raden Wijaya secara resmi mendeklarasikan pendirian Kerajaan
[11:58] mendeklarasikan pendirian Kerajaan Majapahit
[12:01] masa kejayaan Majapahit Raden Wijaya
[12:05] masa kejayaan Majapahit Raden Wijaya resmi menjadikan Majapahit sebagai
[12:07] resmi menjadikan Majapahit sebagai kerajaan pada 10 November 1992 dia pun
[12:11] kerajaan pada 10 November 1992 dia pun menjadi raja pertama Majapahit dengan
[12:13] menjadi raja pertama Majapahit dengan gelar kertajasa jayawardhana pada masa
[12:16] gelar kertajasa jayawardhana pada masa awal Majapahit berdiri ada banyak banget.
[12:19] awal Majapahit berdiri ada banyak banget pemberontakan yang terjadi di lingkungan.
[12:20] pemberontakan yang terjadi di lingkungan kerajaan dan istana yang namanya juga.
[12:23] kerajaan dan istana yang namanya juga Kerajaan baru kan pada masa pemerintahan.
[12:25] Kerajaan baru kan pada masa pemerintahan kertarajasa Majapahit itu tumbuh dan.
[12:27] kertarajasa Majapahit itu tumbuh dan berhasil menguasai Jawa timur sebagian.
[12:29] berhasil menguasai Jawa timur sebagian Sumatra Selat Malaka dan sebagai wilayah.
[12:32] Sumatra Selat Malaka dan sebagai wilayah Malaysia ketika Raja kertarajasa.
[12:35] Malaysia ketika Raja kertarajasa meninggal tahun 139 kekuasaan pun.
[12:38] meninggal tahun 139 kekuasaan pun diturunkan ke putranya yang bernama.
[12:40] diturunkan ke putranya yang bernama Jayanegara yang berasal dari istrinya.
[12:42] Jayanegara yang berasal dari istrinya yang bernama Dara petak selain mewarisi.
[12:46] yang bernama Dara petak selain mewarisi kerajaan Jayanegara tuh juga mewarisi.
[12:48] kerajaan Jayanegara tuh juga mewarisi masalah-masalah pemberontakan yang itu.
[12:51] masalah-masalah pemberontakan yang itu tadi ada beberapa pemberontakan yang.
[12:54] tadi ada beberapa pemberontakan yang cukup besar yang terjadi di masa.
[12:56] cukup besar yang terjadi di masa pemerintahan Jayanegara diantaranya.
[12:58] pemerintahan Jayanegara diantaranya adalah pemberontakan Gajah Biru pada.
[13:00] adalah pemberontakan Gajah Biru pada tahun 1314 dan pemberontakan Kuti tahun.
[13:04] tahun 1314 dan pemberontakan Kuti tahun 1319 nah pemberontakan Kuti inilah yang.
[13:07] 1319 nah pemberontakan Kuti inilah yang paling berbahaya di dalam sejarah awal.
[13:10] paling berbahaya di dalam sejarah awal Kerajaan Majapahit seolah pasukan.
[13:12] Kerajaan Majapahit seolah pasukan pemberontak tuh sampai bisa mengambil.
[13:13] pemberontak tuh sampai bisa mengambil alih kekuasaan di ibukota Majapahit.
[13:16] alih kekuasaan di ibukota Majapahit berkat bantuan Gajah Mada dan pengawal.
[13:19] berkat bantuan Gajah Mada dan pengawal kerajaan Bhayangkara Jayanegara pun berhasil keluar dari ibukota yang dikuasai pemberontak dan bersembunyi di desa badander.
[13:28] Setelah Jayanegara bersembunyi, Gajah Mada balik ke ibukota buat cari tahu situasi dan kondisi.
[13:35] Setelah tanya sana sini, Gajah Mada jadi tahu kalau sebenarnya pemberontakan itu tuh nggak didukung sama Sebagian besar masyarakat Majapahit pada waktu itu.
[13:41] Karena hal itu, Gajah Mada bertekad untuk melakukan serangan balik ke para pemberontak.
[13:47] Ketika para pemberontak berhasil dikalahin, Jayanegara pun kembali ke ibukota buat memerintah.
[13:52] Atas jasa-jasanya, Gajah Mada kemudian dipromosikan buat jabatan yang lebih tinggi di lingkungan istana.
[13:58] Kisah Gajah Mada ini udah pernah dibahas, bisa kalian cek videonya ya yang itu.
[14:05] Nah, ada banyak banget kontroversi selama Jayanegara ini memerintah, terutama yang berhubungan dengan hobinya yang main cewek.
[14:13] Suka banget hobi banget main perempuan, bahkan dia tuh pengen jadiin.
[14:19] perempuan Bahkan dia tuh pengen jadiin saudari dirinya sebagai istri bukan
[14:21] saudari dirinya sebagai istri bukan cuman satu lagi dua saudari tirinya
[14:25] cuman satu lagi dua saudari tirinya gitarnya dan raja Dewi tapi karena pada
[14:27] gitarnya dan raja Dewi tapi karena pada saat itu tradisi Jawa melarang
[14:29] saat itu tradisi Jawa melarang perkawinan dengan saudara tiri makanya
[14:31] perkawinan dengan saudara tiri makanya keinginannya ditentang sama para ketua
[14:34] keinginannya ditentang sama para ketua kerajaan dalam naskah babad dalam yang
[14:38] kerajaan dalam naskah babad dalam yang berasal dari Bali diceritain kalau jadi
[14:40] berasal dari Bali diceritain kalau jadi negara ini tuh sering menggoda perempuan
[14:42] negara ini tuh sering menggoda perempuan dan bahkan bisa dibilang melecehkan
[14:44] dan bahkan bisa dibilang melecehkan mereka nggak terkecuali para istri
[14:47] mereka nggak terkecuali para istri bawahannya sendiri
[14:49] bawahannya sendiri tapi yang mau gimana nggak ada yang
[14:51] tapi yang mau gimana nggak ada yang berani menentang Jayanegara karena dia
[14:53] berani menentang Jayanegara karena dia kan seorang Raja
[14:55] kan seorang Raja Jayanegara pun dapat julukan kalagemet
[14:58] Jayanegara pun dapat julukan kalagemet yang artinya penjahat lemah orang-orang
[15:01] yang artinya penjahat lemah orang-orang di istana Majapahit lama-lama kesel kan
[15:03] di istana Majapahit lama-lama kesel kan sama kelakuannya gitu sama tingkah
[15:05] sama kelakuannya gitu sama tingkah Jayanegara yang nggak mencerminkan
[15:07] Jayanegara yang nggak mencerminkan kebijaksanaan seorang raja sama sekali
[15:09] kebijaksanaan seorang raja sama sekali akhirnya pada tahun 1328 Jayanegara
[15:13] akhirnya pada tahun 1328 Jayanegara dibunuh sama tabibnya tanca sewaktu
[15:16] dibunuh sama tabibnya tanca sewaktu Jayanegara Lagi dioperasi bedah menurut
[15:19] Jayanegara Lagi dioperasi bedah menurut naskah pararaton tanca membunuh
[15:21] naskah pararaton tanca membunuh Jayanegara karena dia tuh udah melecehkan istri tanca.
[15:26] Dalam catatan lain disebutin kalau otak pembunuhan Jayanegara ini itu adalah Gajah Mada sendiri.
[15:30] Buat nyingkirin raja yang menurutnya nggak pantes buat memimpin majapahit juga buat melindungi dua putri kerajaan yang tadi gitu aja.
[15:40] Dan raja Dewi dari Nafsu Liar Jayanegara dengan meninggalnya Jayanegara maka mahkota pemimpinan Majapahit itu seharusnya jatuh ke Gayatri rajapat.
[15:50] Ini yang merupakan salah satu orang yang sangat dihormati di lingkungan kerajaan ibu tiri Jayanegara.
[15:54] Tapi Gayatri ini lebih milih jadi biarawati Buddha dan udah lelah banget gitu dengan urusan duniawi.
[15:59] Dia pun kemudian ngangkat putrinya dia gitarnya sebagai Ratu Majapahit di bawah pengawasan Gayatri.
[16:11] Dia gitar Jae ini itu bergelar Sri Tribuana Tunggadewi maharajasa Jaya wisnuwardhani.
[16:18] Mungkin lebih familiar dengan nama ratu Tribuana Wijaya Tunggadewi ya pada masa Ratu.
[16:23] Wijaya Tunggadewi ya pada masa Ratu Tribuana inilah Gajah Mada diangkat.
[16:25] Tribuana inilah Gajah Mada diangkat menjadi perdana menteri pada tahun 1336.
[16:28] Menjadi perdana menteri pada tahun 1336 pada saat upacara pengangkatan Gajah.
[16:30] Pada saat upacara pengangkatan Gajah Mada sebagai Perdana Menteri disitulah.
[16:32] Mada sebagai Perdana Menteri disitulah Gajah Mada mengucapkan sumpah yang.
[16:35] Gajah Mada mengucapkan sumpah yang terkenal yaitu Sumpah Palapa dimana.
[16:37] Terkenal yaitu Sumpah Palapa dimana Gajah Mada bersumpah nggak akan makan.
[16:39] Gajah Mada bersumpah nggak akan makan buah Palapa sebelum beberapa wilayah di.
[16:42] Buah Palapa sebelum beberapa wilayah di nusantara tunduk di bawah kekuasaan.
[16:44] Nusantara tunduk di bawah kekuasaan Majapahit dan benar aja Gajah Mada.
[16:47] Majapahit dan benar aja Gajah Mada melaksanakan sumpahnya itu saat itu.
[16:50] Melaksanakan sumpahnya itu saat itu Gajah Mada berhasil menaklukkan beli.
[16:52] Gajah Mada berhasil menaklukkan beli tahun 1343 dan juga ngalahin Kerajaan.
[16:55] Tahun 1343 dan juga ngalahin Kerajaan Samudra Pasai di Sumatera tahun.
[16:58] Samudra Pasai di Sumatera tahun 1349 Ratu Tribuana Wijaya Tunggadewi.
[17:01] 1349 Ratu Tribuana Wijaya Tunggadewi berkuasa di Majapahit sampai ibunya.
[17:04] Berkuasa di Majapahit sampai ibunya meninggal pada tahun 1350 habis itu sang.
[17:07] meninggal pada tahun 1350 habis itu sang ratu turun tahta dan nyerahin Tahta.
[17:09] Ratu turun tahta dan nyerahin Tahta Majapahit ke putranya Hayam Wuruk yang.
[17:12] Majapahit ke putranya Hayam Wuruk yang juga dikenal sebagai Maharaja Sri.
[17:14] Juga dikenal sebagai Maharaja Sri rajasanagara Majapahit di era Hayam.
[17:17] Rajasanagara Majapahit di era Hayam Wuruk ini tuh bisa dibilang periode.
[17:18] Wuruk ini tuh bisa dibilang periode Puncak kekuasaan Majapahit seluruh.
[17:21] Puncak kekuasaan Majapahit seluruh Sumatera Malaysia Singapura pesisir.
[17:24] Sumatera Malaysia Singapura pesisir Kalimantan dari Bali sampai Pulau Nusa
[17:26] Kalimantan dari Bali sampai Pulau Nusa Tenggara sebagian besar Pulau Sulawesi
[17:28] Tenggara sebagian besar Pulau Sulawesi kepulauan Maluku sampai sebagian Papua
[17:31] kepulauan Maluku sampai sebagian Papua bahkan sampai ke Filipina itu ada di
[17:35] bahkan sampai ke Filipina itu ada di bawah kekuasaan Majapahit Tapi tentu aja
[17:37] bawah kekuasaan Majapahit Tapi tentu aja selain Gajah Mada kita nggak boleh
[17:39] selain Gajah Mada kita nggak boleh melupakan jasa punala yang merupakan
[17:42] melupakan jasa punala yang merupakan Panglima Majapahit karena Berkat dialah
[17:45] Panglima Majapahit karena Berkat dialah daerah Timur Nusantara itu bisa dikuasai
[17:47] daerah Timur Nusantara itu bisa dikuasai Majapahit dengan armada laut dan pada
[17:50] Majapahit dengan armada laut dan pada masa Hayam Wuruk majapahit juga menjalin
[17:53] masa Hayam Wuruk majapahit juga menjalin kerjasama dengan kerajaan luar negeri
[17:55] kerjasama dengan kerajaan luar negeri kaya campak Kamboja siam Selatan Burma
[17:59] kaya campak Kamboja siam Selatan Burma Vietnam dan China ini kayak kerjasama
[18:01] Vietnam dan China ini kayak kerjasama perdagangan sih tapi ada kerajaan yang
[18:03] perdagangan sih tapi ada kerajaan yang dari awal Majapahit berdiri sampai
[18:05] dari awal Majapahit berdiri sampai dengan runtuhnya Majapahit itu nggak
[18:07] dengan runtuhnya Majapahit itu nggak pernah bisa ditaklukin Sebenarnya ada
[18:11] pernah bisa ditaklukin Sebenarnya ada banyak sih tapi yang menarik adalah
[18:12] banyak sih tapi yang menarik adalah kerajaan Sunda kerajaan Sunda ini tuh
[18:16] kerajaan Sunda kerajaan Sunda ini tuh adalah Tetangga dari Majapahit Majapahit
[18:18] adalah Tetangga dari Majapahit Majapahit berkuasa di bagian timur pulau Jawa dan
[18:21] berkuasa di bagian timur pulau Jawa dan di bagian barat ada kerajaan Sunda dan
[18:23] di bagian barat ada kerajaan Sunda dan Galuh yang kemudian bergabung jadi
[18:26] Galuh yang kemudian bergabung jadi kerajaan Sunda pas itu yang buruk pengen kerajaan Sunda pas itu yang buruk pengen jadiin kerajaan Sunda ini sebagai salah.
[18:29] jadiin kerajaan Sunda ini sebagai salah satu negara bawahan Majapahit caranya.
[18:32] satu negara bawahan Majapahit caranya dengan mengangkat Putri Citra rashmi di epitaloka yaitu putri kerajaan Sunda.
[18:36] dengan mengangkat Putri Citra rashmi di epitaloka yaitu putri kerajaan Sunda yang terkenal akan kecantikannya buat dijadiin sebagai Ratu sama Hayam Wuruk.
[18:40] yang terkenal akan kecantikannya buat dijadiin sebagai Ratu sama Hayam Wuruk Lingga Buana yang merupakan raja kerajaan Sunda.
[18:42] Lingga Buana yang merupakan raja kerajaan Sunda senang dong bisa jadiin Hayam Wuruk sebagai teman tuh ini.
[18:46] kerajaan Sunda senang dong bisa jadiin Hayam Wuruk sebagai teman tuh ini kesempatan buat memperkuat kerajaan Sunda.
[18:49] kesempatan buat memperkuat kerajaan Sunda akhirnya Sang Raja dan rombongan kerajaan Sunda pergi ke Trowulan ibukota Majapahit.
[18:54] kerajaan Sunda pergi ke Trowulan ibukota Majapahit mereka berkemah di alun-alun Bubat bagian utara Trowulan.
[18:57] Majapahit mereka berkemah di alun-alun Bubat bagian utara Trowulan Gajah Mada yang masih berambisi buat ngelebarin kekuasaan Majapahit.
[19:02] yang masih berambisi buat ngelebarin kekuasaan Majapahit punya rencana Gajah Mada datangin perkemahan kerajaan Sunda.
[19:06] Gajah Mada datangin perkemahan kerajaan Sunda dan kemudian memaksa kerajaan Sunda buat tunduk ke Majapahit.
[19:09] dan kemudian memaksa kerajaan Sunda buat tunduk ke Majapahit sedangkan dia Pitaloka yang rencananya dikawinin sama Hayam Wuruk.
[19:14] Pitaloka yang rencananya dikawinin sama Hayam Wuruk kemudian cuma dijadiin sebagai selir dan hadiah buat Hayam Wuruk.
[19:18] Hayam Wuruk kemudian cuma dijadiin sebagai selir dan hadiah buat Hayam Wuruk sebagai seorang ayah Lingga Buana.
[19:23] Wuruk sebagai seorang ayah Lingga Buana marah dong kalau putrinya yang cantik.
[19:28] marah dong kalau putrinya yang cantik cuma dijadiin selir doang pertempuran
[19:31] cuma dijadiin selir doang pertempuran pun tak terhindarkan pertempuran ini
[19:33] pun tak terhindarkan pertempuran ini dikenal dengan sebutan perang Bubat yang
[19:36] dikenal dengan sebutan perang Bubat yang terjadi tahun 1357 karena kalau jumlah
[19:39] terjadi tahun 1357 karena kalau jumlah seluruh anggota kerajaan Sunda yang
[19:41] seluruh anggota kerajaan Sunda yang datang ke Majapahit dibantai sama
[19:43] datang ke Majapahit dibantai sama pasukan Majapahit sang putri dia
[19:46] pasukan Majapahit sang putri dia Pitaloka yang melihat keluarganya
[19:47] Pitaloka yang melihat keluarganya dibantai kemudian gak punya pilihan lain
[19:49] dibantai kemudian gak punya pilihan lain Sang Putri lebih memilih untuk bunuh
[19:52] Sang Putri lebih memilih untuk bunuh diri untuk menjaga
[19:54] diri untuk menjaga kehormatan ayahnya dan kerajaan Sunda
[19:57] kehormatan ayahnya dan kerajaan Sunda penyatuan kerajaan Sunda dengan kerajaan
[20:00] penyatuan kerajaan Sunda dengan kerajaan Majapahit akhirnya gak bakalan bisa lagi
[20:03] Majapahit akhirnya gak bakalan bisa lagi bagi kerajaan Sunda ini adalah hal yang
[20:05] bagi kerajaan Sunda ini adalah hal yang paling menyedihkan karena kehilangan
[20:08] paling menyedihkan karena kehilangan Keluarga Kerajaan dengan cara licik
[20:10] Keluarga Kerajaan dengan cara licik kayak gitu hal yang buruk pun berduka
[20:13] kayak gitu hal yang buruk pun berduka atas kejadian itu Gajah Mada yang nggak
[20:16] atas kejadian itu Gajah Mada yang nggak ngira bakalan jadi begini akhirnya dapat
[20:18] ngira bakalan jadi begini akhirnya dapat tantangan dan cibiran di lingkungan
[20:20] tantangan dan cibiran di lingkungan istana Majapahit ambisinya Buat jadiin
[20:23] istana Majapahit ambisinya Buat jadiin Majapahit berkuasa malah bikin nama baik
[20:25] Majapahit berkuasa malah bikin nama baik Hayam Wuruk dan Majapahit tercoreng
[20:28] Hayam Wuruk dan Majapahit tercoreng Gajah Mada pun dia ingin dari lingkungan
[20:30] Gajah Mada pun dia ingin dari lingkungan istana dan kemudian menghabiskan
[20:32] istana dan kemudian menghabiskan waktunya menjadi pertapa di Madakaripura
[20:36] waktunya menjadi pertapa di Madakaripura Probolinggo sebelum akhirnya meninggal
[20:38] Probolinggo sebelum akhirnya meninggal pada tahun 1364
[20:43] akhir kisah Majapahit kematian Gajah
[20:46] akhir kisah Majapahit kematian Gajah Mada bisa dibilang berdampak Secara
[20:48] Mada bisa dibilang berdampak Secara nggak langsung ke kekuasaan Majapahit
[20:50] nggak langsung ke kekuasaan Majapahit hilangnya sosok Mahapatih yang ambisius
[20:53] hilangnya sosok Mahapatih yang ambisius kayak gitu bikin negara bawahan
[20:55] kayak gitu bikin negara bawahan Majapahit bertanya-tanya soal gimana
[20:57] Majapahit bertanya-tanya soal gimana nasib mereka tapi untungnya Hayam Wuruk
[21:00] nasib mereka tapi untungnya Hayam Wuruk masih bisa mempertahankan wilayah
[21:03] masih bisa mempertahankan wilayah kekuasaannya dengan cara kerja sama
[21:07] kekuasaannya dengan cara kerja sama diplomasi dan kerja sama perdagangan dan
[21:11] diplomasi dan kerja sama perdagangan dan sebenarnya Majapahit itu berkuasa di
[21:13] sebenarnya Majapahit itu berkuasa di hampir seluruh wilayah nusantara waktu
[21:14] hampir seluruh wilayah nusantara waktu itu bukan karena saling perang tapi
[21:17] itu bukan karena saling perang tapi dengan diplomasi kerajaan-kerajaan kecil
[21:21] dengan diplomasi kerajaan-kerajaan kecil di berbagai wilayah tuh diajak buat
[21:22] di berbagai wilayah tuh diajak buat kerjasama dan bersatu di bawah kekuasaan
[21:25] kerjasama dan bersatu di bawah kekuasaan Majapahit apalagi dulu kan majapahit
[21:28] Majapahit apalagi dulu kan majapahit dikenal sebagai penguasa Laut Nusantara
[21:30] dikenal sebagai penguasa Laut Nusantara sampai ke Selat Malaka dan bisa
[21:32] sampai ke Selat Malaka dan bisa memonopoli perdagangan salah satunya
[21:35] memonopoli perdagangan salah satunya rempah-rempah ketika Hayam Wuruk tutup
[21:37] rempah-rempah ketika Hayam Wuruk tutup usia tahun
[21:39] usia tahun 1389 di sinilah awal mula Majapahit
[21:42] 1389 di sinilah awal mula Majapahit mengalami kemunduran Sebenarnya ada dua
[21:44] mengalami kemunduran Sebenarnya ada dua faktor utama Kenapa Majapahit bisa
[21:46] faktor utama Kenapa Majapahit bisa hancur yang pertama adalah adanya perang
[21:49] hancur yang pertama adalah adanya perang saudara yang kedua adalah bangkitnya
[21:52] saudara yang kedua adalah bangkitnya kerajaan-kerajaan Islam di nusantara
[21:54] kerajaan-kerajaan Islam di nusantara kita bahas yang pertama Dulu semasa
[21:57] kita bahas yang pertama Dulu semasa hidupnya Hayam Wuruk tuh dianugrahi 2
[21:59] hidupnya Hayam Wuruk tuh dianugrahi 2 orang anak dari pernikahannya sama ratu
[22:01] orang anak dari pernikahannya sama ratu Sri sudewi Hayam Wuruk punya anak
[22:03] Sri sudewi Hayam Wuruk punya anak perempuan yang bernama
[22:05] perempuan yang bernama Kusumawardhani lalu sebelumnya murup
[22:08] Kusumawardhani lalu sebelumnya murup juga punya anak lelaki hasil hubungannya
[22:10] juga punya anak lelaki hasil hubungannya dengan seorang selir yang tidak
[22:13] dengan seorang selir yang tidak diketahui namanya anak lelakinya itu
[22:15] diketahui namanya anak lelakinya itu bernama brey wirabumi waktu masih hidup
[22:18] bernama brey wirabumi waktu masih hidup Hayam Wuruk udah membagi kekuasaan di
[22:21] Hayam Wuruk udah membagi kekuasaan di antara anak-anaknya ini Kusuma Wardani
[22:24] antara anak-anaknya ini Kusuma Wardani nikah sama Wikrama Wardhana dan memimpin
[22:27] nikah sama Wikrama Wardhana dan memimpin istana barat Kerajaan Majapahit
[22:29] istana barat Kerajaan Majapahit sedangkan anak laki-lakinya bumi
[22:32] sedangkan anak laki-lakinya bumi memimpin istana Timur kerajaan Majapahit
[22:34] memimpin istana Timur kerajaan Majapahit ketika yang buruk meninggal kedua
[22:36] ketika yang buruk meninggal kedua anaknya ini tuh saling klaim soal Siapa
[22:39] anaknya ini tuh saling klaim soal Siapa yang berhak Jadi Raja tunggal Majapahit
[22:40] yang berhak Jadi Raja tunggal Majapahit kemudian mereka berdua akhirnya
[22:43] kemudian mereka berdua akhirnya kurang nih buat saling memperebutkan
[22:46] kurang nih buat saling memperebutkan Tahta perang ini dikenal dengan nama
[22:48] Tahta perang ini dikenal dengan nama perang regreg yang berlangsung tahun
[22:51] perang regreg yang berlangsung tahun 1405 sampai 1406 di perang saudara itu
[22:55] 1405 sampai 1406 di perang saudara itu pihak brawira bumi kalah dan kepalanya
[22:58] pihak brawira bumi kalah dan kepalanya dipenggal gara-gara sibuk perang saudara
[23:01] dipenggal gara-gara sibuk perang saudara ini kontrol Majapahit dengan
[23:03] ini kontrol Majapahit dengan negara-negara bawahannya pun jadi
[23:04] negara-negara bawahannya pun jadi berkurang wikra mawardana akhirnya yang
[23:08] berkurang wikra mawardana akhirnya yang menjadi raja Majapahit menggantikan
[23:10] menjadi raja Majapahit menggantikan Hayam Wuruk setelah itu sebagian besar
[23:13] Hayam Wuruk setelah itu sebagian besar dari sejarah Majapahit isinya tuh cuma
[23:16] dari sejarah Majapahit isinya tuh cuma perang saudara yang bikin
[23:18] perang saudara yang bikin kerajaan-kerajaan bawaannya itu tuh jadi
[23:20] kerajaan-kerajaan bawaannya itu tuh jadi mulai satu-satu tuh ngelepasin diri
[23:22] mulai satu-satu tuh ngelepasin diri selanjutnya faktor kedua adalah
[23:24] selanjutnya faktor kedua adalah bangkitnya kerajaan Islam bangkitnya
[23:27] bangkitnya kerajaan Islam bangkitnya kerajaan Islam ini nggak lepas dari
[23:28] kerajaan Islam ini nggak lepas dari peranan Kesultanan Malaka Kesultanan
[23:31] peranan Kesultanan Malaka Kesultanan Malaka didirikan oleh Parameswara yang
[23:34] Malaka didirikan oleh Parameswara yang merupakan raja terakhir kerajaan
[23:36] merupakan raja terakhir kerajaan Singapore yang runtuh akibat diserang
[23:38] Singapore yang runtuh akibat diserang Majapahit tahun 1398 Kesultanan Malaka
[23:42] Majapahit tahun 1398 Kesultanan Malaka kemudian tumbuh menjadi daerah
[23:44] kemudian tumbuh menjadi daerah perdagangan penting dan berkuasa di
[23:46] perdagangan penting dan berkuasa di Selat Malaka kerajaan Malaka lalu
[23:49] Selat Malaka kerajaan Malaka lalu menjadi pelabuhan perdagangan
[23:51] menjadi pelabuhan perdagangan internasional yang dikunjungi para
[23:54] internasional yang dikunjungi para pedagang dari Timur maupun barat
[23:56] pedagang dari Timur maupun barat kerajaan ini juga mendapat dukungan dari
[23:58] kerajaan ini juga mendapat dukungan dari Dinasti Ming Tiongkok yang berkuasa pada
[24:01] Dinasti Ming Tiongkok yang berkuasa pada saat itu Majapahit yang sibuk perang
[24:03] saat itu Majapahit yang sibuk perang saudara itu nggak bisa mengantisipasi
[24:05] saudara itu nggak bisa mengantisipasi munculnya Kerajaan baru ini Kerajaan
[24:07] munculnya Kerajaan baru ini Kerajaan Malaka adalah kerajaan Islam kedua di
[24:10] Malaka adalah kerajaan Islam kedua di daerah Asia Tenggara pengaruh kerajaan
[24:13] daerah Asia Tenggara pengaruh kerajaan ini kemudian meluas di Sumatera sampai
[24:16] ini kemudian meluas di Sumatera sampai ke jawa pedagang Islam dari India
[24:18] ke jawa pedagang Islam dari India kemudian jalin kerjasama dengan penduduk
[24:20] kemudian jalin kerjasama dengan penduduk pesisir Pulau Sumatera dan Jawa sehingga
[24:23] pesisir Pulau Sumatera dan Jawa sehingga Islam juga Mulai menyebar negara bawahan
[24:26] Islam juga Mulai menyebar negara bawahan Majapahit khususnya di Sumatera dan Jawa
[24:29] Majapahit khususnya di Sumatera dan Jawa kemudian ngeliat kalau berhubungan
[24:31] kemudian ngeliat kalau berhubungan dengan kerajaan Malaka itu kayaknya
[24:33] dengan kerajaan Malaka itu kayaknya lebih untung deh makanya banyak negara
[24:35] lebih untung deh makanya banyak negara bawahan Majapahit itu melepaskan diri
[24:37] bawahan Majapahit itu melepaskan diri Islam pun makin menyebar dan kerajaan
[24:40] Islam pun makin menyebar dan kerajaan kecil Islam mulai bermunculan salah satu
[24:43] kecil Islam mulai bermunculan salah satu ini adalah kerajaan Demak Kerajaan Demak
[24:45] ini adalah kerajaan Demak Kerajaan Demak didirikan oleh Raden Patah yang dalam
[24:47] didirikan oleh Raden Patah yang dalam sebuah catatan disebutin kalau dia
[24:49] sebuah catatan disebutin kalau dia adalah anak dari kertabumi yang bergelar
[24:52] adalah anak dari kertabumi yang bergelar Raja Brawijaya 5 Majapahit tahun 1468
[24:56] Raja Brawijaya 5 Majapahit tahun 1468 Majapahit terbagi dua yaitu pemerintahan
[24:59] Majapahit terbagi dua yaitu pemerintahan di Daha bekas ibukota Kerajaan Kediri
[25:01] di Daha bekas ibukota Kerajaan Kediri dan di Trowulan ketika kertabumi
[25:04] dan di Trowulan ketika kertabumi terbunuh dalam perang saudara tahun 1478
[25:07] terbunuh dalam perang saudara tahun 1478 Demak kemudian misahin diri dari
[25:09] Demak kemudian misahin diri dari Majapahit 3 tahun kemudian kerajaan
[25:11] Majapahit 3 tahun kemudian kerajaan Islam Demak berdiri tahun 1527 pasukan
[25:15] Islam Demak berdiri tahun 1527 pasukan kerajaan Demak kemudian menghancurkan
[25:17] kerajaan Demak kemudian menghancurkan Daha ibukota Majapahit parah bangsawan
[25:20] Daha ibukota Majapahit parah bangsawan Majapahit kemudian melarikan diri ke
[25:22] Majapahit kemudian melarikan diri ke Pulau Bali dan akhirnya kerajaan Demak
[25:25] Pulau Bali dan akhirnya kerajaan Demak berkuasa di sebagian besar pulau Jawa
[25:27] berkuasa di sebagian besar pulau Jawa dan itulah akhir dari kerajaan Majapahit
[25:32] dan itulah akhir dari kerajaan Majapahit dan selamat Majapahit
[25:34] dan selamat Majapahit seru ya kerajaan-kerajaan di nusantara
[25:37] seru ya kerajaan-kerajaan di nusantara ini kalau misalnya Kalian ada Mau
[25:40] ini kalau misalnya Kalian ada Mau request ada salah-salah kata mohon maaf
[25:42] request ada salah-salah kata mohon maaf ada yang mau dikoreksi ada yang kurang
[25:44] ada yang mau dikoreksi ada yang kurang berkenan mohon maaf as always thank you
[25:47] berkenan mohon maaf as always thank you so much for watching hobi guys video bye
[25:50] so much for watching hobi guys video bye bye
[25:52] bye dan belasan kabel-kabel menurut naskah
[25:58] [Musik]
[26:00] [Musik] dengan meninggalnya Jayanegara maka