# PDD UKTPT Bidang Pengajaran HARI KURNIAWANTO,S.T., S.SiT.,MM. Tahun 2023

https://www.youtube.com/watch?v=qm_v00OL9DE
Translation: en

[00:01] Musik.
  Music.

[00:09] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  Peace be upon you and Allah's mercy and blessings.

[00:10] Selamat pagi, salam sejahtera buat kita semua, salam prestasi.
  Good morning, peace be upon us all, greetings of achievement.

[00:17] Perkenalkan, nama saya Hari Kurniawanto, dosen program studi Teknik Pesawat Udara, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Kementerian Perhubungan.
  Let me introduce myself, my name is Hari Kurniawanto, a lecturer in the Aircraft Engineering study program at the Indonesian Aviation Polytechnic Curug, Ministry of Transportation.

[00:31] Berikutnya, saya sampaikan untuk spesialisasi saya dalam mengajar adalah mata kuliah Aircraft Instrument.
  Next, I would like to convey that my specialization in teaching is the Aircraft Instrument course.

[00:40] Pesawat udara dengan bobot 3 SKS, komposisinya 2 SKS teori dan 1 SKS praktek.
  Aircraft with a weight of 3 credits, the composition is 2 credits of theory and 1 credit of practice.

[00:49] Pada kesempatan ini, saya akan menjelaskan tentang teknik pengajaran saya dengan metode delivery, interaction, dan assessment.
  On this occasion, I will explain my teaching technique using the delivery, interaction, and assessment method.

[01:00] Selanjutnya, saya akan menjelaskan.
  Furthermore, I will explain.

[01:01] Deskripsi singkat capaian dan metode pembelajaran yang saya terapkan di dalam pembelajaran berikutnya.
  A brief description of the achievements and learning methods that I apply in the following learning.

[01:08] Air craft instrumen merupakan mata kuliah yang mempelajari tentang prinsip-prinsip pengoperasian sistem instrumen di dalam pesawat udara.
  Aircraft instruments is a course that studies the operating principles of instrument systems in aircraft.

[01:19] Diantaranya adalah instrumen, elektrikal instrumen, instrument, dan terakhir adalah kompas.
  Among them are instruments, electrical instruments, instruments, and finally the compass.

[01:33] Dengan mengikuti mata kuliah ini, taruna atau mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan pitot static instrument.
  By taking this course, cadets or students are expected to be able to explain pitot static instruments.

[01:43] Mampu menjelaskan gyroscopic instrument serta menjelaskan tindakan pencegahan saat menangani gyroscopic instrument.
  Be able to explain gyroscopic instruments and explain precautions when handling gyroscopic instruments.

[01:52] Mampu menjelaskan engine instrument, electrical instrument, dan flow measuring instrumen.
  Be able to explain engine instruments, electrical instruments, and flow measuring instruments.

[01:58] Yang terakhir adalah terkait dengan.
  The last one is related to.

[02:02] Mampu menjelaskan kompas yang merupakan instrumen pokok di dalam pesawat udara.
  Able to explain the compass, which is a primary instrument in an aircraft.

[02:07] Berikutnya mampu menjelaskan pengaruh kesalahan pada aircraft engine instrumen.
  Next, able to explain the effect of errors on aircraft engine instruments.

[02:14] Adapun pencapaian pembelajaran lulusan atau CBL pada mata kuliah adalah sebagai berikut.
  The graduate learning outcomes or CBL for the course are as follows.

[02:23] Pertama adalah sikap, yang kedua adalah pengetahuan dan keterampilan khusus, dan keterampilan umum.
  First is attitude, second is knowledge and specific skills, and general skills.

[02:29] Untuk sikap, yang pertama adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius.
  For attitude, the first is to be devoted to God Almighty and able to demonstrate a religious attitude.

[02:37] Yang kedua, menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.
  The second is to internalize academic values, norms, and ethics.

[02:46] Berikutnya adalah menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahlian secara mandiri.
  Next is to demonstrate a responsible attitude towards work in the field of expertise independently.

[02:53] Terkait dengan pengetahuan, yang pertama diharapkan menguasai prinsip-prinsip rekayasa teknologi pesawat udara mencakup rangka, mesin, dan sistem pesawat.
  Regarding knowledge, the first is expected to master the principles of aircraft technology engineering, covering the airframe, engine, and aircraft systems.

[03:04] Udara yang kedua menguasai pengetahuan operasional lengkap tentang inspeksi, pemeliharaan atau perawatan, dan perbaikan rangka mesin sistem pesawat udara.
  The second air [personnel] masters complete operational knowledge regarding inspection, maintenance or care, and repair of aircraft engine frame systems.

[03:17] Keterampilan khusus meliputi mampu menerapkan matematika, desain, alam, prinsip rekayasa ke dalam prosedur dan praktek technical untuk menyelesaikan masalah teknologi rekayasa pada pesawat udara mencakup rangka mesin sistem pesawat udara.
  Special skills include being able to apply mathematics, design, natural sciences, and engineering principles into technical procedures and practices to solve engineering technology problems on aircraft, including aircraft engine frame systems.

[03:32] Yang kedua mampu menyelesaikan masalah teknologi rekayasa pesawat udara menggunakan metode preventif dan korektif dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial, dan lingkungan.
  The second is able to solve aircraft engineering technology problems using preventive and corrective methods while considering economic factors, public health and safety, cultural, social, and environmental factors.

[03:51] Yang terakhir terkait dengan keterampilan umum mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan jenis pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta.
  The last one relates to general skills, being able to apply logical, critical, innovative, high-quality, and measurable thinking in performing specific types of work in their field of expertise, as well as...

[04:04] Sesuai dengan standar kompetensi kerja yang bersangkutan mampu menunjukkan kinerja mandiri, mutu, dan terukur.
  In accordance with the relevant work competency standards, they are able to demonstrate independent, quality, and measurable performance.

[04:13] Mampu menggunakan minimal satu bahasa internasional untuk komunikasi, baik lisan maupun komunikasi secara tertulis.
  Able to use at least one international language for communication, both oral and written.

[04:21] Selanjutnya, saya akan menjelaskan metode delivery, interaktif, dan assessment.
  Next, I will explain the delivery, interactive, and assessment methods.

[04:31] Untuk yang pertama, delivery, bagaimana saya menyampaikan perkuliahan kepada para Taruna.
  For the first one, delivery, how I deliver lectures to the cadets.

[04:38] Yang pertama, menyampaikan dengan textbook sebagai referensi adalah buku Aviation Maintenance tahun 2018 chapter 10 tentang airframe instrumen.
  First, delivering using a textbook as a reference, which is the 2018 Aviation Maintenance book, chapter 10, regarding airframe instruments.

[04:54] Yang kedua, presentasi dan diskusi.
  Second, presentation and discussion.

[04:59] Berikutnya adalah interaction, bagaimana saya berinteraksi dengan para Taruna.
  Next is interaction, how I interact with the cadets.

[05:05] Taruna diantaranya di kelas dan di luar kelas.
  Cadets, including in class and outside of class.

[05:08] Untuk di kelas, setiap akhir sesi prestasi saya sering memanfaatkan aplikasi CM ataupun Kahoot sebagai media interaktif sehingga membuat suasana kelas menjadi lebih menarik.
  For in-class, at the end of every achievement session, I often utilize the CM application or Kahoot as an interactive medium, making the classroom atmosphere more engaging.

[05:25] Selain itu, saya juga selalu memberikan kesempatan untuk para Taruna bertanya terkait dengan materi atau topik-topik yang sedang dibahas.
  Besides that, I also always provide opportunities for the cadets to ask questions related to the material or topics being discussed.

[05:33] Yang kedua, di luar kelas, interaksi dengan memanfaatkan media WhatsApp atau Instagram sehingga pembelajaran tetap berjalan walaupun berada di luar kelas.
  Secondly, outside of class, interaction is done by utilizing WhatsApp or Instagram media so that learning continues even when outside the classroom.

[05:48] Yang ketiga adalah assessment, bagaimana saya menilai para Taruna.
  The third is assessment, how I evaluate the cadets.

[05:52] Pada awal pertemuan, saya selalu membuat kontrak pembelajaran dengan Taruna sehingga para Taruna mengerti pola penilaian yang digunakan serta bobotnya.
  At the beginning of the meeting, I always create a learning contract with the cadets so that they understand the assessment pattern used and its weight.

[06:05] Penilaian yang diberikan berikut contoh bobot penilaian: kehadiran 10%, tugas mandiri 20%, UTS 30%, dan UAS-nya adalah 50%.
  The assessment given is as follows, for example, the assessment weight: attendance 10%, independent assignments 20%, midterm exam 30%, and the final exam is 50%.

[06:23] Baik, berikut penjelasan singkat terkait dengan metode pembelajaran Aircraft Instrument.
  Alright, here is a brief explanation regarding the Aircraft Instrument learning method.

[06:30] Berikutnya kita saksikan cuplikan pengajaran yang saya lakukan terkait materi Aircraft Instrument.
  Next, let's watch a snippet of the teaching I conducted regarding the Aircraft Instrument material.

[06:40] Ini saya akan menjelaskan pesawat yang digunakan untuk praktek taruna teknik pesawat udara, khususnya pada materi Aircraft Instrument.
  Here I will explain the aircraft used for the practice of aviation engineering cadets, specifically for the Aircraft Instrument material.

[06:49] Jadi di sini terdapat banyak pesawat.
  So here there are many aircraft.

[06:55] Kira-kira ada 12 pesawat berbagai jenis yang ada di sini.
  There are approximately 12 aircraft of various types here.

[07:01] Terus berikutnya ini khusus adalah pesawat Delta.
  And then next, this one specifically is a Delta aircraft.

[07:05] Jadi Dakota merupakan batik pesawat dari luar negeri ini sudah lama digunakan.
  So, the Dakota is an aircraft batik from abroad that has been used for a long time.

[07:13] Disini dari tahun 1980 terus berikutnya digunakan untuk sarana praktek ini.
  It has been here since 1980 and subsequently used as a practice tool.

[07:21] Pesawat ini secara umum adalah pesawat piston engine yang dilengkapi dengan instrumen yang masih era tahun 90-an.
  This aircraft is generally a piston engine aircraft equipped with instruments that are still from the 90s era.

[07:31] Nah tapi ini sangat cocok digunakan untuk pembelajaran materi Aircraft instrumen.
  However, this is very suitable for learning Aircraft instrument material.

[07:36] Nah berikutnya setelah kita lihat secara luar pesawat seperti ini kita langsung ke instrumen yang ada di dalam pesawat.
  Next, after we look at the outside of the aircraft like this, we go directly to the instruments inside the aircraft.

[07:43] Secara umum di dalam instrumen pesawat ini adalah eh flight instrument, navigation instrument, dan engine instrumen.
  In general, the instruments in this aircraft are flight instruments, navigation instruments, and engine instruments.

[07:54] Ada tiga instrumen itu.
  There are those three instruments.

[07:57] Nah kita perkenalkan sebelum pembelajaran di kelas ini untuk materi Aircraft instrument pesawat ini sudah mencakup seluruhnya ada di.
  We will introduce them before the class learning, as this aircraft already covers everything for the Aircraft instrument material.

[08:06] Dalam pesawat ini, yang pertama sampaikan instrumen dari yang paling kiri, paling kiri atas ini adalah Air Speed.
  In this aircraft, the first instrument to mention, starting from the far left, the top far left, is the Air Speed.

[08:15] Air Speed, jadi untuk mengetahui kecepatan pesawat, laju pesawat ini menggunakan Aircraft speed atau Air Speed indikator.
  Air Speed, so to determine the aircraft's speed, the speed of this aircraft uses the Aircraft speed or Air Speed indicator.

[08:25] Terus berikutnya di sebelah kanannya ini adalah artificial Horizon.
  Then next, to the right of it, is the artificial Horizon.

[08:31] Jadi untuk mengetahui horizontal atau level tidaknya pesawat pada saat terbang dan berapa kemiringannya, ini digunakan untuk mereferensikan ketika pesawat mau naik atau turun, miring kiri kanan, atau berbelok, beng-nya berapa besar sebagai referensinya adalah dengan menggunakan artificial Horizon.
  So to determine whether the aircraft is horizontal or level while flying and what its tilt is, this is used as a reference when the aircraft wants to climb or descend, tilt left or right, or turn, and how large the bank is, the reference used is the artificial Horizon.

[08:51] Berikutnya di ELT instrumen ini untuk mengetahui, karena ini prinsipnya impact benturan, kalau seandainya pesawat terjadi kecelakaan, maka ini akan menunjukkan nanti memberikan sinyal ke satelit posisi.
  Next, this ELT instrument is to determine, because its principle is impact, if the aircraft were to have an accident, then this will later show and provide a signal to the satellite regarding the position.

[09:07] Pesawat itu terjadi lokasinya ada di mana?
  Where is the location of the plane crash?

[09:09] Jadi pencari tim SAR atau penolong bisa mengetahui posisi pesawat ini terjadi crashnya atau kecelakaannya ada dimana.
  So, the SAR team or rescuers can know the position of where this plane crashed or where the accident occurred.

[09:16] Jadi berdasarkan benturan sehingga menimbulkan memberikan sinyal ke satelit terus ke pusat.
  So, based on the impact, it generates and sends a signal to the satellite and then to the center.

[09:20] Maka nanti tim penolong bisa mengetahui koordinat lokasinya ada di mana.
  So later, the rescue team can know the coordinates of where the location is.

[09:26] Nah berikutnya yang ada di bawah ini ada manifold pressure.
  Now, next, what is below this is the manifold pressure.

[09:32] Jadi manifold pressure untuk mengetahui pressure udara yang mensuplai ke dalam pesawat ini berapa pressurenya.
  So, the manifold pressure is to determine the air pressure being supplied into this plane, what the pressure is.

[09:38] Nah ini ada RPM engine.
  Now, this is the engine RPM.

[09:41] Ini RPM ada 500 sampai dengan 3500 RPM engine.
  This RPM is from 500 up to 3500 engine RPM.

[09:45] Jadi berbedanya kalau di RPM pesawat ini sampai 3500, tapi kalau mobil lebih tinggi bisa sampai 6000.
  So the difference is that this plane's RPM goes up to 3500, but for a car, it is higher and can reach 6000.

[09:55] Soalnya kalau terlalu sini, kalau terlalu RPM yang tinggi banget, over RPM menimbulkan gaya dorong jadi sampai.
  Because if it's too much, if the RPM is too high, over-RPM causes thrust, so it reaches...

[10:10] 3500 saja, tapi kalau di mobil bisa sampai 6000.
  Only 3500, but if it's in a car it can reach 6000.

[10:15] Berikutnya ini termasuk peralatan, ini adalah radio komunikasi yang digunakan untuk komunikasi pesawat dengan pesawat dan pesawat dengan ground atau dengan menara pengawas dengan tower ini untuk membantu komunikasi.
  Next, this includes equipment; this is a communication radio used for aircraft-to-aircraft communication and aircraft-to-ground or aircraft-to-control tower communication to assist with communication.

[10:27] Terus berikutnya ini adalah transponder.
  Then next, this is a transponder.

[10:30] Jadi setiap penerbangan itu, terutama penerbangan jarak jauh, tidak penerbangan serket di lokasi tertentu, ini selalu diberikan responder dan wajib ini hukumnya.
  So every flight, especially long-haul flights, not just flights in certain locations, is always given a responder and it is mandatory by law.

[10:41] Jadi transponder ini nanti ketika kita set transponder yang diberikan oleh penara lalu lintas udara, maka nanti posisi pesawat kita pada saat terbang bisa dimonitor di tower atau di bandara.
  So when we set this transponder as given by the air traffic controller, our aircraft's position while flying can be monitored at the tower or at the airport.

[10:54] Dari posisi kita ada, ketinggiannya berapa, posisi yang di mana, heading-nya ke mana, ini sudah bisa diketahui di bandara pengawas.
  From our current position, what the altitude is, where the position is, and where the heading is, this can already be known at the monitoring airport.

[11:05] Nah, terus berikutnya adalah di sini adalah mencakup engine.
  Now, next is that this covers the engine.

[11:08] Jadi ada exhaust gas temperatur diketahui.
  So there is the exhaust gas temperature that is known.

[11:11] Ini terkait dengan engine instrumen.
  This is related to the engine instrument.

[11:15] Saya ulangi tadi ada flat instrument untuk mengetahui klaim untuk mengetahui belok dan sebagainya.
  I repeat, earlier there was a flight instrument to determine climb, to determine turns, and so on.

[11:22] Terus berikutnya navigation instrument termasuk dari DME pure untuk mengetahui arah dan sebagainya.
  Then next is the navigation instrument, including the DME, to determine direction and so on.

[11:28] Terus berikutnya engine instrumen terdiri dari fuel press filter, manipol pressure, RPM.
  Then next, the engine instrument consists of fuel pressure, manifold pressure, and RPM.

[11:39] Terbaru dari materi-materi instrumen tadi itu yang dipelajari dalam materi Aircraft instrumen.
  The latest from the instrument materials mentioned earlier is what is studied in the Aircraft instrument material.

[11:44] Cukup menarik bukan untuk dipelajari biar tambah wawasan terkait dengan pesawat.
  It is quite interesting to study to increase insight regarding aircraft.

[11:49] Jadi pesawat tidak akan bisa terbang, tidak boleh dijadikan terbang tanpa dengan instrumen yang kondisinya bagus.
  So, an aircraft cannot fly, it is not allowed to be flown without instruments that are in good condition.

[11:58] Jadi ini pesawat ini adalah logo item.
  So this aircraft is a logo item.

[12:01] Apabila hanya ini rusak satu dengan bagus semuanya maka pesawat tidak boleh digunakan untuk terbang.
  If only one of these is broken while everything else is good, then the aircraft is not allowed to be used for flight.

[12:09] Demikian terima kasih.
  That is all, thank you.

[12:11] Salam semangat, salam belajar.
  Greetings of spirit, greetings of learning.

[12:14] Mudah-mudahan sukses untuk kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia.
  Hopefully successful for the progress of the nation and the Republic of Indonesia.

[12:19] Baik, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  Alright, peace be upon you, and Allah's mercy and blessings.

[12:22] Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
  And peace be upon you, and Allah's mercy and blessings.

[12:24] Selamat pagi, salam prestasi, salam sejahtera buat kita semua.
  Good morning, greetings of achievement, best wishes to us all.

[12:30] Kita lanjut pada pertemuan kali ini membahas terkait dengan aircraft instrument.
  We continue in this meeting to discuss matters related to aircraft instruments.

[12:36] Instrumen berbagai macam instrumen yang ada di pesawat di dalam kokpit pesawat akan kita bahas mulai dari instrumen pada saat di ground, instrumen pada saat terbang.
  Instruments, various kinds of instruments that are in the aircraft, inside the aircraft cockpit, we will discuss starting from instruments while on the ground, instruments while flying.

[12:51] Jadi akan kita bahas pada pertemuan kali ini.
  So we will discuss it in this meeting.

[12:56] Berikutnya, macam-macam instrumen yang akan kita bahas yaitu terkait dengan pitot-static instrument.
  Next, the various instruments that we will discuss are related to pitot-static instruments.

[13:02] Terus berikutnya altimeter, vertical speed indicator, airspeed indicator.
  Then next, altimeter, vertical speed indicator, airspeed indicator.

[13:07] Giroskopik principle, artificial horizon atau AH.
  Gyroscopic principle, artificial horizon or AH.

[13:12] Direction turn and bank dan sleep indikator pompa sistem kompas sistem remote trading sama elektronik instrument and information display system.
  Direction, turn and bank, and slip indicator, pump system, compass system, remote trading, and electronic instrument and information display system.

[13:22] Jadi yang kita bahas adalah terkait dengan materi tersebut.
  So what we are discussing is related to that material.

[13:28] Jadi seluruhnya digunakan di dalam pesawat, baik pesawat yang kelas 1, kelas 2, kelas 3.
  So everything is used inside the aircraft, whether it is class 1, class 2, or class 3 aircraft.

[13:34] Pesawat tradisional pun sudah harus dilengkapi dengan instrumen yang ada di dalam pesawat ini.
  Even traditional aircraft must be equipped with the instruments that are inside this aircraft.

[13:41] Kita contoh pada pesawat yang pernah kita sajikan yaitu pesawat kelas 1, pesawat group 1, jadi general aircraft.
  We take as an example the aircraft we have presented, which is the class 1 aircraft, group 1 aircraft, so general aircraft.

[13:48] Instrumen ini adalah di dalam pesawat semuanya.
  These instruments are all inside the aircraft.

[13:52] Barangsiapa tidak mau merasakan pahitnya belajar, dia akan merasakan indahnya kebodohan.
  Whoever does not want to taste the bitterness of learning will taste the beauty of ignorance.

[13:57] Semacam hidung ini menasehati ke Anda, menasehati ke saya, terus selalu semangat dan belajar terus.
  It's like this nose advising you, advising me, to always be enthusiastic and keep learning.

[14:04] Berikutnya ini introduksi gambar yang kita tunjukkan adalah gambar display yang di pesawat.
  Next, this introduction of the image we are showing is the image of the display in the aircraft.

[14:08] Kita lihat seperti ini.
  We see it like this.

[14:12] Ini gambar sebelum ada pembahasan detail tiap-tiap sistem.
  This is the image before there is a detailed discussion of each system.

[14:15] Kita tunjukkan bahwa intronya adalah demikian, yaitu ini air speed indikator, arti diesel horison.
  We show that the intro is as follows, namely this air speed indicator, artificial horizon.

[14:25] Terus berikutnya ini QR.
  Then next is this QR.

[14:28] Terus lanjut ke vertikal speed indikator, directory.
  Then continue to the vertical speed indicator, directory.

[14:35] Ini instrumen yang pokok digunakan untuk flash instrumen.
  These are the main instruments used for flight instruments.

[14:38] Terus berikutnya lagi ada instrumen yang lain.
  Then next there are other instruments.

[14:41] Ini terkait sama pilpress biru theme termasuk dalam engine instrumen.
  This is related to the engine instruments, including the engine instruments.

[14:48] Jadi instrumen ini penampang yang ada di sesungguhnya yang ada di pesawat.
  So these instruments are the actual cross-sections that are in the aircraft.

[14:54] Ini seperti ini kita lihat gambarnya.
  It is like this, we see the picture.

[14:57] Gambar penampangnya adalah seperti ini.
  The cross-section image is like this.

[15:00] Nanti lebih detailnya akan kita bahas satu persatu cuman atau kita berkunjung ke tempat praktek di pesawat.
  Later we will discuss the details one by one, or we will visit the practice area in the aircraft.

[15:04] Lanjut pada bagian berikutnya ini instrumen requirement jadi.
  Continuing to the next part, these are the instrument requirements.

[15:14] Yang diperlukan dari instrumen ini, baik secara umum instrumen di pesawat itu dibagi 3, yaitu flight instrument, engine instrumen, dan navigation instrument.
  What is needed from these instruments, in general, aircraft instruments are divided into three: flight instruments, engine instruments, and navigation instruments.

[15:30] Instrumen digunakan pada saat pesawat terbang.
  Instruments are used when the aircraft is flying.

[15:32] Kalau di bawah berarti tidak bisa digunakan, tidak dibaca, digunakan terus.
  If it is on the ground, it means it cannot be used, it is not read, it is used continuously.

[15:38] Berikutnya adalah engine instrumen, jadi instrumen yang memberikan data-data informasi terkait sama engine yang digunakan di pesawat.
  Next are engine instruments, which are instruments that provide data and information related to the engine used in the aircraft.

[15:46] Engine panas berapa temperaturnya berapa, terus berikutnya lagi RPM-nya berapa, ini informasi dari engine instrumen.
  How hot is the engine, what is the temperature, and then what is the RPM; this is information from the engine instruments.

[15:58] Nah, terus berikutnya navigation instrumen, itu instrumen yang digunakan di dalam pesawat untuk menentukan arah.
  Now, next are navigation instruments, which are instruments used in the aircraft to determine direction.

[16:03] Jadi kalau di atas itu arahnya mau ke mana, ini menggunakan navigasi ini.
  So if you are up there and want to know where to go, you use these navigation instruments.

[16:08] Teman-teman tidak ada pakai perasaan, pakai feeling mau ke sana dan sebagainya.
  Friends, you don't use your feelings, you don't use your gut instinct to go there and so on.

[16:13] Ini perasaannya harus pasti.
  This feeling must be certain.

[16:15] Jadi nabi biasanya instrumen menunjukkan.
  So, usually the navigation instrument shows.

[16:17] Misalkan sini mau ke Semarang dari sini.
  For example, if you want to go to Semarang from here.

[16:20] Berarti headingnya berapa, terus ini nyampe di mana, terus di sana cek poinnya apa.
  It means what the heading is, then where you arrive, and what the checkpoint is there.

[16:25] Nyampe di cek poin berapa ditujukan dengan menggunakan instrumen yang ada di navigation.
  Arriving at which checkpoint is intended by using the instruments available in navigation.

[16:32] Kalau di kendaraan, di motor, di mobil bisa menggunakan GPS.
  If in a vehicle, on a motorcycle, or in a car, you can use GPS.

[16:35] Di pesawat juga.
  In an airplane too.

[16:37] Cuman kalau di pesawat, penunjukannya GPS-nya adalah lurus.
  But in an airplane, the GPS indication is straight.

[16:43] Kalau di mobil, kendaraan, GPS-nya ngikutin jalan, berbelok menuju gang, jalan, dan sebagainya.
  If in a car or vehicle, the GPS follows the road, turning into alleys, streets, and so on.

[16:53] Tapi kalau di pesawat ada lurus cek point yang dituju.
  But if in an airplane, there is a straight checkpoint being targeted.

[16:57] Jadi navigation instrumen ada VOR arah, ada DME.
  So, navigation instruments include VOR for direction, and DME.

[17:07] Terus berikutnya adalah ILS yaitu sistem.
  Then the next one is ILS, which is a system.

[17:13] Atau di Bandung sebelah kanannya.
  Or in Bandung on the right side.

[17:21] Saya ulangi, lihat instrumen adalah instrumen yang digunakan yang ada di pesawat yang digunakan untuk pada saat itu bisa diulang yang jelas kan ya jelaskan.
  I repeat, look, instruments are instruments used that are on the aircraft that are used for, at that time, can it be repeated, is it clear, yes, explain.

[17:38] Untuk yang pertama untuk Mad instrumen di instrumen yang digunakan hanya pada saat pesawat terbang pada saat kita [Musik] untuk menyampaikan informasi-informasi terkait fungsi pesawat ketika sedang terbang.
  For the first one, for the Mad instrument, the instrument used only when the aircraft is flying, when we [Music] convey information related to the aircraft's functions while it is flying.

[17:58] Baik ya betul, kira-kira ada dua tadi ya.
  Okay, yes, that's correct, there were roughly two earlier, right.

[18:01] Itu semuanya saling melengkapi.
  They all complement each other.

[18:03] Nah berikutnya engine instrumen, jadi bisa saya jelaskan instrumen.
  Now next is the engine instrument, so I can explain the instrument.

[18:30] Suatu menunjukkan suatu suara pesawat sederhana dan lain-lain.
  Something shows a simple aircraft sound and others.

[18:34] Terima kasih untuk yang menjawab instrumen navigation instrumen.
  Thank you to those who answered regarding navigation instruments.

[18:40] Tepuk tangan semuanya.
  Applause everyone.

[18:42] [Tepuk tangan].
  [Applause].

[18:45] Nah, ini mulai instrumen dan navigation instrumen.
  Now, this is starting with instruments and navigation instruments.

[18:49] Lanjut ke bagian berikutnya.
  Moving on to the next part.

[18:56] Dibawah itu ada fitur static.
  Below that, there is a static feature.

[18:59] Gambarnya seperti itu ada yang seperti ini, tapi kita lihat gambarnya seperti ini biar lebih jelas.
  The picture is like that, there is one like this, but let's look at the picture like this so it is clearer.

[19:03] Itu static instrument akan saya jelaskan.
  I will explain that static instrument.

[19:08] Mitos nanti instrument baik bisa dilihat di monitor ini.
  Later, the instrument can be seen well on this monitor.

[19:11] Instrumen ada bagian-bagiannya.
  The instrument has its parts.

[19:17] Di sini ada pompa starting, air dynamic, air pitot static, static chamber, dan terus.
  Here there is a starting pump, air dynamic, air pitot static, static chamber, and so on.

[19:24] Ini instrumen ini jadi sensor yang ada di pitot static ini yang bagian luar ini.
  This instrument becomes the sensor that is in this pitot static, this outer part.

[19:32] Starting pressure yang bagian tengah ini adalah dengan pressure perbedaan starting sama dynamic pressure tadi.
  The starting pressure in the middle part is the pressure difference between the starting and dynamic pressure mentioned earlier.

[19:38] Menunjukkan bisa lanjut presetnya tadi sebagai sensor untuk air speed indikator.
  It shows that the preset can be continued as a sensor for the air speed indicator.

[19:43] Terus berikutnya instrumen yang lain yang terkait dengan fitur static.
  Then next are other instruments related to the static feature.

[19:48] Jadi kita fokus pembahasan kita adalah pada sistem kerja fitur static ini.
  So our discussion focus is on the working system of this static feature.

[19:56] Sistem kerjanya yang pertama pengertiannya adalah suatu alat di pesawat yang mempunyai sensor statik pressure dan dimensi.
  The first part of its working system is defined as a tool on the aircraft that has a static pressure sensor and dimensions.

[20:08] Dan tadi dilanjutkan untuk memberikan sensor kepada indikator seperti untuk mengetahui kecepatan pesawat.
  And it was continued to provide sensor data to indicators, such as for determining the aircraft's speed.

[20:17] Jadi sensornya adalah dari sini, jadi dari sini dilanjutkan ke insume yang memerlukan ini ada di pesawat.
  So the sensor is from here, so from here it is continued to the instruments that require this on the aircraft.

[20:25] Nah ini cukup rapi didesain sedemikian rupa, jadi ketika pesawat terbang jadi statiknya.
  Now, this is designed quite neatly, so when the aircraft flies, the static [pressure] is [captured].

[20:34] ini tetap dynamiknya dari kecepatan

[20:36] tinggi makin sederhana baik jadi ke Air

[20:41] Speed indikator antimeter ini semuanya

[20:43] menggunakan

[20:45] input yang berasal dari mitos Tatik ini

[20:48] ada tiga instrumen yang dapat input dari

[20:51] statik ini nah ini mau pesawat besar

[20:55] pesawat kecil update pasti ada mitos

[20:58] tadi Kalau pesawat kecil cukup satu saja

[21:00] tapi kalau pesawat besar bisa dua statik

[21:02] bahkan ada tiga lingkaran di kiri bahkan

[21:05] ada juga yang ada di Nusa

[21:10] ada pertanyaan nah ini kalau terbang

[21:12] tinggi berarti pressurenya akan berubah

[21:14] Iya akan berubah akan terjadi es yang

[21:16] ada di sekitar sini S gumpalan ketika

[21:19] ada gumpalan es berarti pressurenya

[21:20] tidak bisa memberikan sensor ke dalam

[21:22] maka di sini diberikan heater ada heater

[21:26] ini heater ini panas panas yang tinggi

[21:28] sampai sekian ratus bisa sampai 300

[21:31] derajat panasnya ya tujuannya apa biar

[21:34] tidak terjadi gumpalan es di sekitar

[21:37] sini yang akan mengganggu masuknya

[21:40] sensor air pressure maupun Dynamic

[21:43] pressure ke dalam fitur starting baik

[21:45] gerakan itu ada pertanyaan lagi

[21:48] adalah pertanyaan lagi ya

[21:55] [Musik]

[21:57] bisa ada Jelaskan lanjut

[22:00] jenis-jenisnya baik Jadi intinya seperti

[22:04] ini ada ada yang apa itu Yang

[22:08] konvensional lama dan ada juga pita

[22:11] statik yang sudah di desain demikian

[22:13] rumah yang terbaru tetapi prinsipnya

[22:16] sama dari mitos batik ini ada dua yaitu

[22:19] untuk memberikan sensor perbedaan antara

[22:26] sensornya untuk membedakan pressure apa

[22:29] belakang diminta statistik

[22:34] bisa dibantu apa yang ada di sensor di

[22:37] fitur ini ada dua pressure apa saja ya

[22:45] baik ini yang karunia dua kali jawab

[22:48] kita kasih tepuk tangan

[22:53] jadi ada Static pressure dan Dynamic

[22:55] pressure ini hanya dua ini saja

[22:57] memberikan sensor nah Berikutnya saya

[23:00] jelaskan kalau Apa yang terjadi apabila

[23:03] di statik pressure ini terjadi mampet

[23:05] misalkan ada es misalkan di bawah

[23:09] terjadi apa laba-laba bersarang di sini

[23:11] Terus misalkan pesawat selama berapa

[23:13] hari nggak dipakai terus ada laba-laba

[23:15] membawa kotoran tanah di sini untuk

[23:17] bersarang kan berarti tidak lubangnya

[23:19] tidak akan berfungsi

[23:22] Jadi apa yang terjadi kira-kira yang

[23:25] terjadi tidak bisa memberikan sensor

[23:28] jadi kayak antimeter Air Speed ini pada

[23:31] saat terbang dia akan diam tidak akan

[23:33] menunjukkan nanti karena nggak ada

[23:35] sensor yang memberikan sensor kepada

[23:38] instrumen di sini yang inputnya adalah

[23:41] dinamik dan statis

[23:44] jadi terbang nggak diketahui tingginya

[23:46] tidak diketahui kecepatannya

[23:48] tapi yang menggunakan biasanya teknisi

[23:52] maupun pilot kalau teknisi pagi pesawat

[23:54] sebelum digunakan dicek kalau seandainya

[23:57] ndak bekerja dengan normal berarti

[23:59] pesawat tidak perlu untuk terbang

[24:00] pilotnya juga sebelum terbang dia pasti

[24:03] prepaid inspection

[24:06] kalau nggak bagus berarti tidak boleh

[24:07] terbang kalau teknisi tugasnya adalah

[24:10] prepaid inspection inspeksi secara

[24:13] pesawat secara keseluruhan pagi-pagi

[24:15] sebelum digunakan kalau pilot tugasnya

[24:17] adalah FreePlay reply cek back kalau

[24:22] teknisi triplek inspect kalau pilotnya

[24:24] ada free fight check mengecek kesehatan

[24:26] semuanya bisa juga nah kalau pagi-pagi

[24:29] pesawat tidak bagus ya tidak tanda

[24:31] tangan berarti pesawat tidak boleh tetap

[24:32] tapi berikutnya Kalau pesawatnya mau

[24:36] terbang ngecek

[24:38] tidaknya maka pesawat juga tidak jadi

[24:42] harus direkam Nah ini

[24:44] instrumen-instrumen yang ada di sini

[24:46] adalah yang berdasarkan sensor dan ini

[24:48] instrumen

[24:50] Jadi kalau dalam satu display pesawat

[24:53] itu pesawat display pesawat kalau

[24:56] seperti Gambar itu Itu salah satu ya

[24:58] salah satu instru Misalkan aha atau air

[25:01] speednya tidak berfungsi tidak boleh

[25:03] terbang maka disebut logo itu

[25:06] ada pertanyaan jadi penjelasan yang

[25:07] terakhir ya silakan Mas

[25:10] [Musik]

[25:11] eepeater itu terjadi ada misalkan ada

[25:14] binatang atau serangga yang masuk ke

[25:16] dalam kita Apakah sipitan itu harus

[25:19] direvival atau ada cairan khusus untuk

[25:23] baik ini teman Anda bertanya kalau

[25:25] seandainya di pitot Cup tadi terjadi

[25:28] penyumbatan atau telur laba-laba atau

[25:31] sarang laba-laba langkahnya Bagaimana ya

[25:34] langkahnya adalah dibersihkan

[25:36] dibersihkan dengan manual dibersihkan

[25:39] dengan beras dengan lap dibersihkan

[25:42] dengan dicuci bisa berarti sudah bisa

[25:45] Tetapi kalau seandainya tingkat

[25:46] berikutnya apabila dengan langkah

[25:48] pertama tadi tidak bisa maka dibikin

[25:50] menggunakan alat yang disebut vakum

[25:52] untuk membersihkan jadi lebih bagus

[25:54] dibersihkan maka kotorannya dilepas jadi

[25:58] tidak kemana-mana jadi di vakum cara

[26:00] pembersihan

[26:01] ya di atau di tapi tidak ada di semprot

[26:06] dengan cairan tertentu Tidak ada tapi di

[26:08] vakum dibersihkan sudah selesai ini

[26:09] pengalamannya kalau di dalam internet

[26:11] manual disebutkan cara untuk trouble

[26:14] shooting Apabila terjadi kotoran di

[26:16] dalam fitur maka langkahnya adalah 1 2 3

[26:19] diantaranya sudah saya Sebutkan

[26:22] baik

[26:24] ada lagi pertanyaan cukup semangat jadi

[26:28] kita harus belajar selalu waktunya

[26:30] belajar-belajar suatu saat nanti kerja

[26:32] dan berarti harus bekerja tapi belajar

[26:34] sampai sepanjang hayat

[26:37] sekali lagi di Anda di sini ada 3

[26:40] tujuannya saya ingatkan yang pertama di

[26:42] sini adalah belajar terus berikutnya

[26:45] belajar lagi terus berikutnya apa

[26:47] Belajar lagi semoga sukses Selamat siang

[26:50] wassalamualaikum warahmatullahi

[26:51] wabarakatuh

[26:57] [Musik]
