# Mending Jadi Clipper JAHAT atau BAIK? Kita Bedah #ClipPods

https://www.youtube.com/watch?v=NPZOj4gn4jE

[00:00] Cliper baik versus Cliper jahat.
[00:02] Teman-teman harus tahu ya, kalau yang namanya industri baru seperti Clipper ini pasti selalu akan ada good actors and bad actors, ya.
[00:08] Karena Clipper ini bisa dibilang industri yang masih baru gitu kan, jadi baik dan buruknya itu yang masih agak samar-samar, abu-abu.
[00:17] Apa-apa aja sih perbedaan antara kliper baik dan jahat?
[00:19] Gua akan bahas dulu yang pertama, engagement.
[00:21] Menurut gua ini yang paling parah ya, Teman-teman ya.
[00:24] View-nya kelihatan jutaan tapi yang nonton bot semua.
[00:26] Kenapa jangan nyuntik?
[00:29] Satu, kalau di klipo udah pasti kena band ya.
[00:31] Karena kita bisa mendeteksi ya kliperer-kliper mana yang organik dan yang nyuntik.
[00:36] Kita bakal bahas hal kedua ya yang membedakan kliper baik dan jahat.
[00:40] Yang pertama aturan.
[00:42] Banyak Cliper enggak baca aturan.
[00:45] Yang lebih parah adalah ketika si Cliper Jar ini merugikan orang lain.
[00:47] Misalnya aja nih gua bahas.
[00:49] LGBT itu jangan di-support ya penyimpangan, jangan mau klip tadi diambil ditempel-tempelin.
[00:56] Makanya teman-teman harus paham ketika kalian bikin konten jangan merugikan orang yang.
[01:01] Bayar kalian.
[01:04] Kita bahas poin terakhir yaitu teman-teman harus tahu ya kalau yang namanya industri baru seperti Clipper ini pasti selalu akan ada good actors and bad actors ya.
[01:12] Dan biasanya semakin industrinya berkembang ya peraturannya, sistemnya akan makin jelas.
[01:16] Sehingga para bad actors ini ya bakal mendapatkan hukuman dan yang good actors akan mendapatkan reward.
[01:24] Tapi ya karena kliper ini bisa dibilang industri yang masih baru gitu kan, jadi baik dan buruknya itu yang masih agak samar-samar, abu-abu dan bahkan mungkin teman-teman di sini ya amit-amit jangan sampai malah berujung jadi kliper jahat.
[01:37] Nah, makanya hari ini gua bakal bahas apa sih bedanya kliper baik dan kliper jahat supaya kalian jangan jadi si kliper jahat ini.
[01:44] Emang kenapa sih, Ko?
[01:46] Gua enggak boleh jadi kliper jahat gitu ya.
[01:48] Sampai sekarang kan sistem industri klipper ini terus berkembang, peraturan baru akan semakin banyak yang muncul, platform-platform akan semakin adil gitu ya.
[01:56] Misalnya di Klipo, kita nambah terus peraturannya.
[01:58] Berdasarkan temuan-temuan kita di lapangan, peraturan-peraturannya.
[02:03] Akan makin nambah.
[02:06] Misalnya oke cliper kalian harus memastikan si kreatornya ini muncul di klip itu berapa lama durasinya paham ya.
[02:13] Jangan sampai misalnya kalian ngeklip buat gua, tapi 90% videonya muka Fuji gitu loh.
[02:18] Leonya enggak ada loh kalian kliper Leo apa kliper Fuji kan gitu kan.
[02:22] Nah atau yang lain-lain misalnya ada yang nyuntik view gitu ya, ada yang nge-bard ada yang nyuri klipnya orang lain misalnya dan banyak lagilah.
[02:31] Hari ini gua akan bahas berdasarkan temuan-temuan kita selama ini di Clipo.
[02:35] Apa-apa aja sih perbedaan antara kliper baik dan jahat.
[02:41] Tentunya gua akan bahas ee bagaimana kita sekarang itu sudah ngembangin sistem sehingga teman-teman brand di sini atau kreator yang mau buka campaign clipper enggak harus sampai jebol ya.
[02:50] Jebol itu dalam artian oh kalian enggak tahu ternyata cliper itu banyak loh yang pakai kungfu ini, kungfu itu.
[02:57] Sehingga ujung-ujungnya kalian boncos.
[02:59] Nah, itulah kegunaannya.
[03:01] Kenapa platform itu ada? supaya kalian itu juga lebih aman.
[03:03] Brand-brand yang mau kerja sama dengan Clipper ya.
[03:07] Nah, gua akan bahas dulu yang pertama engagement.
[03:09] Menurut gua ini yang paling parah ya teman-teman ya.
[03:11] Jadi kalau misalnya Clipper baik, nah ini kita pastikan kalau misalnya engagement-nya organik.
[03:16] Kenapa organik?
[03:18] Karena ya memang kalian itu kan gini loh, dibayar untuk memviralkan, untuk meramaikan ya sosok tertentu, konten tertentu, brand tertentu, ya.
[03:28] View-nya harus organik.
[03:28] Kalau misalnya, nah ini kliper jahat, kliper jahat dia akan suntik.
[03:33] Artinya apa?
[03:33] Mungkin view-nya akan naik, view-nya kelihatan jutaan, tapi yang nonton bot semua.
[03:39] Ngefek enggak ke orang yang buka campaign?
[03:41] Enggak akan ngefek walaupun view-nya banyak.
[03:43] Kenapa?
[03:43] Karena bot ini enggak akan kepo dengan produknya, enggak akan kepo dengan kreatornya, enggak akan kepo dengan podcastnya.
[03:49] Bot mana bisa setelah nonton klip tertarik terus nonton podcast gua atau misalnya video YouTube gua begini.
[03:55] Paham ya?
[03:57] Nah, jadi buat teman-teman di sini ya jangan sampai jadi kliper yang nyuntik.
[04:02] Kenapa?
[04:02] Pertama ya ini kita bahas dulu kenapa.
[04:04] Jangan nyuntik?
[04:07] Satu, kalau di Klipo sudah pasti kena band ya, karena kita bisa mendeteksi ya kliper-kliper mana yang organik dan yang nyuntik.
[04:13] Kalau yang nyuntik sudah langsung band permanen tanpa ada penjelasan apapun lagi gitu loh.
[04:18] Nah, kalau yang ketahuan nyuntik sudah langsung kita band.
[04:19] Kenapa?
[04:21] Karena ini berarti dia emang niatan jahat, niat menipu.
[04:23] Kalau misalnya kalian postingnya sebagai kliper baik, kalian ngejarnya organik.
[04:27] Kalau misalnya ngejarnya organik, caranya seperti apa?
[04:29] Ya, kalian cari angle yang bagus, kalian nyari hook yang keren gitu ya.
[04:33] Editannya kalian buat keren.
[04:35] Paham ya, teman-teman ya?
[04:37] Dan kalau misalnya ngomongin engagement, keuntungan lain kalau kalian jadi cliper baik, engagementnya full organic, kalian clippingnya tenang, enggak banyak takut.
[04:45] Kenapa enggak banyak takut?
[04:47] Karena kan konten kalian itu full organic engagementnya.
[04:48] Enggak mungkin kedeteksi bot.
[04:50] Sedangkan kalau kalian pakai suntik, nah hati-hati nih.
[04:52] Apalagi kalau di TikTok atau IG ya, platformnya makin lama makin canggih.
[04:56] Kalian nyuntik yang pertama yang akan terjadi potensinya ya band.
[05:00] Nah, ini sudah jelas nih.
[05:02] Bayangin lu udah ngembangin akun susah-susah.
[05:04] Tiba-tiba kena band.
[05:06] Kalau kena band enggak bisa klaim reward.
[05:07] Kalau di clip jangankan mau klaim reward, pas mau klaim aja kita udah udah tolak dan udah band gitu ya.
[05:10] Yang kedua, engagement kalian unjlock.
[05:12] Kenapa unjlock?
[05:15] Karena konten-konten kalian sebelumnya ditonton oleh bot semua.
[05:16] Algoritma akun kalian sudah rusak.
[05:19] Jadinya apa?
[05:21] Kalian akan terus ketergantungan sama suntik-suntikan ini, gitu loh.
[05:23] Mungkin kalian mikir, "Aduh, udahlah aku coba-coba nyuntik di satu video biar video-video yang lain keangkat."
[05:28] Enggak bisa gitu loh.
[05:28] Konsep suntik itu enggak begitu.
[05:30] Kalian nyuntik, misalnya ini ada ada enam video, ya.
[05:32] Nah, kalian nyuntik di sini udah view-nya di sana aja gitu loh.
[05:36] Dia enggak akan lari.
[05:38] Itulah bedanya nyuntik sama organik.
[05:40] Kenapa?
[05:40] Kalau nyuntik, lu nyuntik ke sini.
[05:42] Ini kan bot lari ke mana-mana lagi.
[05:44] Sedangkan kalau organik manusia, contoh yang masuk ke sini yang nonton video ini ada 5 juta orang, anggaplah 1% buka profil gitu ya.
[05:53] 1% buka profil.
[05:55] Ada yang nonton ini, ada yang nonton ini, ada yang nonton ini, ada yang follow.
[05:59] Jadinya next konten dia tonton gitu ya.
[06:02] Ada yang scroll sampai ke bawah-bawah, ada yang ninggalin komen.
[06:04] Jadi video ini.
[06:06] Bisa makin naik.
[06:07] Jadi teman-teman harus tahu sebenarnya mungkin di pikiran kalian oh lebih enak nyuntik gitu ya, lebih enak curang.
[06:13] Padahal apa?
[06:13] Secara jangka panjang ya enaknya itu di organik.
[06:16] Dan teman-teman kalian jangan anggap enteng ya yang namanya akun yang kuat, akun yang memang algoritmanya itu udah kebaca sama TikTok.
[06:25] Nih gua mau angkat satu study case.
[06:27] Oke, kita di Clipo ada beberapa campaign yang rutin ya, top up.
[06:32] Jadi tiap bulan itu campaign-nya jalan terus ya.
[06:34] Bulan ini campaignnya jalan, bulan depan campaign-nya jalan, bulan depan campaign-nya jalan lagi.
[06:38] Coba deh kalian pikir dulu lebih enak kalian punya akun ya yang akunnya ini organik atau akunnya itu yang nyuntik.
[06:47] Lebih enak organik dong apalagi kalau kalian ketemu campaign yang tiap bulan ada.
[06:51] Kenapa?
[06:52] Karena kalian udah ngembangin akun ini, anggap aja ini akun yang membahas Leo.
[06:57] Ketika view-nya naik, audience dari akun kalian ini akan dipenuhi dengan orang-orang yang minat terhadap konten Leo.
[07:03] Bulan depan Leo buka campaign lagi, view kalian lebih gampang naik enggak?
[07:07] Lebih gampang naik.
[07:08] 2 bulan lagi Leo buka campaign lagi, view kalian lebih gampang naik lagi enggak?
[07:11] Kenapa?
[07:13] Memang audiens-nya ini audience yang minatnya ke Leo.
[07:14] Bahkan kemarin pernah cek ya, Cliperer gua ya yang performanya sangat bagus.
[07:19] Ketika gua cek data analytics dari audiens-nya ya itu enggak jauh beda sama punya gua ya.
[07:24] Jadi secara lokasi, secara demografik, secara ya umur cowok-cewek itu mirip banget ya.
[07:30] Bisa dibilang kayak audience gua pindah ke dia gitu loh.
[07:34] Jadi ke depannya dia mau posting konten tentang gua lebih gampang naik.
[07:36] Sedangkan yang nyuntik ini gitu ya, kalian nyuntik di satu video algoritma kalian rusak.
[07:40] Next, si orang ini buka campaign lagi.
[07:43] Udahlah nyangkut semua view kalian di 20, 30, 50.
[07:45] Akhirnya apa?
[07:48] kalian jadi kecanduan nyuntik, nyuntik lagi, nyuntik lagi, nyuntik lagi.
[07:51] Mau sampai kapan ya?
[07:53] Jadi mending main organik.
[07:53] Kita bakal bahas hal kedua ya yang membedakan kliper baik dan jahat.
[07:57] Gua bakal bahas dari segi hook ya, karena gua lihat banyak banget sekarang ini ya cliper-kliper itu yang hook-nya itu aneh-aneh bahkan sampai enggak benar.
[08:04] Maksudnya apa enggak benar?
[08:06] Udah menyalahi aturan, enggak ada etikanya.
[08:09] Gitu ya.
[08:11] Oke, kita bahas dulu yang pertama aturan.
[08:13] Banyak kliper enggak baca aturan gitu loh.
[08:16] Kadang ya beberapa brand ada request khusus dia mau kontennya menggunakan hook yang seperti apa.
[08:21] Dia mau di hook-nya itu ada scene seperti apa.
[08:24] Nah, karena kalian enggak baca, kalian asal-asal comot video lain jadi hook, hancurlah itu.
[08:31] Terakhir pas mau klaim enggak bisa.
[08:32] Kenapa?
[08:32] Enggak ngikutin aturan.
[08:35] Tapi ini masih level terendah dari kliper jahat.
[08:37] Kenapa?
[08:37] Karena yang kalian rugikan diri kalian sendiri kan.
[08:40] Kalian yang capek ngedit, capek posting, ujung-ujungnya enggak bisa klaim.
[08:42] Yang rugi kalian sendiri.
[08:44] Nah, yang lebih parah adalah ketika si Cliper Jar ini merugikan orang lain.
[08:49] Misalnya dia menggunakan hook yang enggak etis.
[08:50] Nih nih gua pernah nih kena nih.
[08:52] Gua dilaga-lagain sama kreator lain.
[08:55] Padahal gua enggak ada bahas si kreator ini gitu loh.
[08:56] Misalnya gua bahas, nah ini pernah kejadian nih.
[09:01] Misalnya aja nih gua bahas LGBT itu jangan di-support ya.
[09:03] Penyimpangan.
[09:06] Jangan mau klip tadi diambil, ditempel-tempelin kreator-kreator lain.
[09:10] Yang menurut si orang ini LGBT padahal belum tentu dia LGBT.
[09:15] Paham ya?
[09:16] Atau bisa jadi dia LGBT.
[09:17] Tapi kan di guanya rugi dong gua sebagai kreator.
[09:20] Gua di sini ngomong gua enggak ada niatan nyerang siapa-siapa.
[09:23] Gua cuman bilang LGBT jangan di-support, harus dibasmi, dipotong-potong, ditempelin ke orang lain.
[09:28] Seakan-akan gua lagi ngatain dia.
[09:30] Nah, lu bayangin enggak teman-teman?
[09:32] Kalau misalnya ya nih ini kita anggap aja namanya versus ya.
[09:36] Lu bayangin kalau dibentrok-bentrokin gini ya bisa jadi kreator atau brand tertentu yang dari enggak ada masalah ya bisa-bisa ujung-ujungnya saling nyerang nih gara-gara kalian ya.
[09:45] Makanya ini enggak boleh.
[09:46] Yang kedua, yang kedua hook yang menyenggol ya mengandung unsur sara ya.
[09:53] Jadi buat teman-teman di sini ini jangan ada kalian kliper motong-motong video gitu kan.
[09:59] Kalau misalnya viral rame tapi arahnya salah nih bisa-bisa yang kena itu bukan kalian.
[10:04] Yang kena itu si kreator yang muncul di cliper itu walaupun yang nge-clip kalian.
[10:08] Misalnya gua contoh deh.
[10:10] Gua lagi aja deh.
[10:13] Misalnya deh gua bahas ini spidol warnanya hitam.
[10:16] Nah gitu ya.
[10:16] Bisa tuh ada kliperer-kliperer yang agak jauh nih pemikirannya.
[10:19] Cuman urusan ini spidol warnanya hitam ditempel-tempelin entah hook apa di depan seakan-akan apa misalnya gua menyinggung orang-orang yang kulitnya agak gelap bisa jadi.
[10:30] Nah kliper bisa seperti itu.
[10:32] Makanya teman-teman harus paham ketika kalian bikin konten jangan merugikan orang yang bayar kalian.
[10:37] Jangan merugikan si yang bikin yang buka campaign buat kalian.
[10:42] Harus paham etikanya.
[10:42] Dan yang ketiga, copyright.
[10:45] Nah, nih banyak sekali ya cliper-kliper ya pakai hook dia download itu video entah dari mana-mana, entah dari film lah, entah dari live stream orang lain lah, entah dari podcast orang lain lah, entah muka artis lah, entah siapalah yang si artis ini enggak ngizinin sebenarnya.
[10:59] Si artis ini enggak ada urusan sama perkliperan ini.
[11:01] Paham ya?
[11:04] Tapi kalian ambil misalnya contoh, gua enggak tahu apa-apa nih.
[11:06] Ada brand A jualan spidol.
[11:08] Brand A enggak pernah ngendorse gua.
[11:10] Tiba-tiba kalian ambil.
[11:12] Klip gua lagi megang spidol begini gitu ya.
[11:15] Terus kalian pasang di depan.
[11:17] Leo Giovanny sangat merekomendasikan spidol merek ini.
[11:20] Tapi itu jadi hook.
[11:23] Terus lanjutannya ya orang ngejelasin spidolnya, bukan Leo.
[11:25] Spidol ini mereknya berkualitas ya, harganya murah.
[11:27] Yuk langsung check out.
[11:30] Leo ini kan enggak tahu apa-apa, enggak dapat untung apa-apa.
[11:32] Kenapa dipakai mukanya?
[11:34] Paham ya?
[11:36] Nah, itu ada copyright-nya.
[11:38] Jangan sampai ya.
[11:40] Jadi buat teman-teman di sini harus paham.
[11:42] Oke, jangan sampai kalian ujung-ujungnya jadi kliper yang menyalahi aturan atau jadi klipper yang jahat.
[11:47] Kita bahas poin terakhir yaitu purpose.
[11:49] Oke, purpose dari kliper baik versus cliper jahat.
[11:52] Udah jelas ya, baik dan jahat.
[11:53] Kalau purpose-nya baik ya dia kliper baik.
[11:55] Kalau dia purpose-nya jahat ya dia kliper jahat.
[11:58] Kenapa?
[11:59] Karena clipper ini sangat powerful ya teman-teman ya.
[12:01] Kalian yang jadi cliper di sini harus tahu kalau pekerjaan kalian ya itu tanggung jawabnya besar.
[12:08] Jangan sampai kalian salah gunakan.
[12:10] Kalau kliper baik bakal dipakai untuk apa?
[12:12] Untuk promote.
[12:13] Mau promote apa?
[12:14] Mau.
[12:15] Promote podcast, brand, kreator yang memang sifatnya baik.
[12:18] Sedangkan yang jahat, nah ini untuk apa?
[12:20] Untuk destroy atau menghancurkan.
[12:23] Nah, ini kan untuk membangun, menaikkan gitu ya.
[12:24] Ini untuk menghancurkan.
[12:26] Contohnya apa?
[12:28] Kalian jadi cliper tapi kalian black campaign.
[12:29] Kalian dibayar untuk nge-black campaign-in orang.
[12:31] Ya, ujung-ujungnya kalian jadi cliper jahat.
[12:33] Paham ya?
[12:35] Ini sama kayak hacker.
[12:35] Hacker ada black hat, ada white hat.
[12:36] Black hat hacker dia memang nge-hack website orang ya, terus apa?
[12:39] Dia minta bayaran ransom gitu ya.
[12:42] Lu kalau mau website-nya gua buka lagi, lu harus bayar sekian.
[12:46] White hat dia akan mencari celah dari website tertentu.
[12:49] Terus dia lapor ke pemilik dari website itu.
[12:51] Eh, gua menemukan kejanggalan di website el nih ya.
[12:54] Lu mau enggak gua bantu perbaikin tapi bayar?
[12:57] Paham ya?
[12:59] Yang satu udah ngancurin duluan.
[13:02] Yang satu ngasih tahu, "Eh, itu ada lubang loh, lu jangan masuk loh."
[13:05] Sama halnya seperti kliper.
[13:07] Kalau kalian bantu mempromote sesuatu yang baik, ya kalian kliper baik.
[13:11] Kalian hancurin sesuatu yang baik, kalian kliper jahat.
[13:13] Atau.
[13:15] Kalian mempromosikan sesuatu yang jahat, itu sama aja kliper jahat ya, teman-teman, ya.
[13:20] Nah, jadi buat teman-teman di sini harus tahu perbedaan dari purpose-nya.
[13:23] Nah, yang kedua kliper baik juga akan melihat pada quality.
[13:29] Oke, bagaimana impact ya?
[13:33] Ini sebenarnya nyambung lagi ke hook sama engagement ya.
[13:35] Bagaimana impact dari klip yang dia buat ke si kreator atau siapapun yang buka campaign?
[13:40] Apakah impact-nya positif?
[13:42] Apakah meningkatkan citra baik dari si kreatornya, si brandnya, atau malah merusak?
[13:50] Bisa jadi kalian niatannya itu memang mau mempromote gitu loh, tapi salah cara.
[13:55] Paham ya?
[13:55] Jadinya apa? Jadinya malah menghancurkan.
[13:58] Makanya harus tahu quality-nya, harus ngecek kira-kira klip yang kalian buat itu membantu enggak sih supaya orang ini kesannya jadi lebih baik, supaya produknya makin laris, supaya dia makin terkenal.
[14:10] Sedangkan yang jahat, nah ini selain salah.
[14:16] Salah arah.
[14:18] Ya bisa juga dia sistemnya spam doang.
[14:22] Nah, ini juga jelek nih.
[14:24] Ini dua-dua nih ya.
[14:26] Tapi lebih parah, salah arah gitu ya.
[14:28] Maksudnya apa?
[14:29] Dia posting ngasal aja gitu loh.
[14:31] Ngasal aja.
[14:32] Yang benar dia posting, yang jelek dia posting, yang hook-nya benar dia posting.
[14:36] Yang penting spam.
[14:37] Mana yang viral udah itulah jadi rezekinya dia.
[14:40] Nah, itu jangan, Teman-teman.
[14:41] Kenapa?
[14:42] Tetap fokus di quality, tetap fokus di hal baiknya.
[14:45] Jangan kalian nge-spam semua kalian nge-spam.
[14:47] Kalau yang naik yang baik, kalau yang naik yang jahat gimana?
[14:50] Kan gitu ya.
[14:51] Nah, jadi buat teman-teman di sini balik lagi sebenarnya beda dari kliperer baik dan jahat.
[14:54] Kalian nanya aja ke diri kalian sendiri gitu loh.
[14:56] Apa yang kalian kerjain itu benar enggak?
[14:59] Karena gua yakin yang namanya manusia ya itu ada yang namanya nurani menurut gua ya.
[15:02] Jadi kalau kalian mempertanyakan simpelnya gini deh.
[15:06] Contoh kalian em ngelihat ada nenek-nenek gitu ya rentah gitu ya dia mau nyeberang jalan.
[15:14] Kalian kan enggak akan mempertanyakan salah enggak ya gua gua bantu.
[15:17] Nenek-nenek ini nyebrang jalan enggak akan gitu loh ya.
[15:19] Ya udah lihat nenek-nenek bantu nyebrangin.
[15:21] Paham enggak?
[15:23] Tapi misalnya kalian lihat, oh di di jalan ada anak kucing.
[15:25] Anak kucingnya mengganggu jalan nih.
[15:29] Mengganggu jalanku.
[15:32] Ku terutendang enggak ya?
[15:33] Kalian kan mempertanyakan dong.
[15:35] Benar enggak?
[15:37] Gua yakin enggak ada lah manusia di dunia ini yang lihat anak kucing gitu ya tanpa mempertanyakan langsung tendang aja gitu kan.
[15:40] Enggak mungkin.
[15:42] Pasti kalian mempertanyakan.
[15:43] Hm.
[15:43] Salah enggak ya?
[15:45] Gua lagi dilihat orang enggak ya?
[15:46] Hm.
[15:46] Dengan kalian mempertanyakan aja kemungkinan besar itu sudah salah.
[15:50] Nah, dan menurut gua ini hal yang bisa kalian praktikin di hampir semua hal di dunia ini ya.
[15:55] Kalau kalian mulai questioning yourself gitu kan, kemungkinan besar hal yang kalian lakukan itu ada sedikit indikasi salah.
[16:04] Nah, sama ke clipper.
[16:06] Sebelum kalian posting konten, sebelum kalian nge-clip, coba pikirin dulu nih konten lu posting, lu mempertanyakan diri sendiri enggak?
[16:12] Kalau enggak, ya udah berarti aman.
[16:14] Oke.
[16:17] Nah, kira-kira itu aja buat teman-teman.
[16:19] Kalau kalian nonton video ini sampai akhir, gua yakin ya kalian itu pengin banget viral di 2026.
[16:24] Kenapa?
[16:26] Karena jadi cliper mau itu baik atau mau jahat gitu ya, fokusnya cuman satu, viral gitu kan.
[16:31] Nah, buat kalian yang pengin tahu gimana tiga cara viral di tahun 2026, kalian bisa nonton video gua yang satu ini langsung diklik aja.
[16:38] Oke, terakhir jangan lupa subscribe ke channel ini supaya gua makin semangat sharing ilmu-ilmu gratis seperti ini.
