# Live Pelatihan Dasar Penguatan MA

https://www.youtube.com/watch?v=IdR54E0xmvg

[00:01] Waalaikumsalam.
[00:01] Terima kasih.
[00:02] Selamat pagi.
[00:05] Baik, selamat pagi Bapak dari UJI, Prof.
[00:08] Selamat dan Pak Faris.
[00:11] Ee suara saya sudah terdengar Bapak?
[00:13] Siap.
[00:13] Sudah.
[00:14] Sudah.
[00:15] Ee selamat pagi juga untuk teman-teman ee peserta mahasiswa angkatan 2024.
[00:20] Ee untuk pelatihan dasar hari ini akan segera kami mulai.
[00:24] Namun sebelum itu, kami harap teman-teman bisa mengaktifkan kamera terlebih dahulu dan mengaktifkan mikrofon selama acara berlangsung sebelum dipersilakan agar menjaga ee ketertiban acara.
[00:35] Mungkin kita tunggu sebentar ngih Bapak Ibu.
[00:38] Siap.
[01:33] Baik, ee izinkan saya memulai pelatihan dasar hari ini nggih teman-teman dan Bapak Ibu sekalian.
[01:39] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
[01:41] Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.
[01:43] Om swastiastu, namo buddhaya.
[01:45] Salam kebajikan.
[01:47] Yang terhormat Rektor Universitas Negeri Surabaya Prof. Dr. Nuran, MKes.
[01:53] Yang kami hormati pula Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Negeri Surabaya Prof. Dr. Martadi, M.Sn.
[02:00] Yang kami hormati pula Direktur Pendidikan Transformasi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya Prof. Roslina Ekawati, PhD.
[02:09] Yang kami hormati Bapak Ibu Tim Mobilitas Akademik Unesa, Bapak Dr. MJ, M.Si. selaku Kepala Subdirektorat Mobilitas Akademik Universitas Negeri Surabaya.
[02:21] Bapak Dr. Rusli Hidayah, S.Si., M.Pd. selaku Kasih Asistensi Mengajar dan Plt.
[02:26] Ibu Dwi Anggorwati Rahayu, S.Si., M.Si. selaku Kepala Seksi Magang dan ee Studi Menden dan Kewirausahaan.
[02:35] Lalu ada Bapak Dr. Suprianto, M.Pd.
[02:38] Selaku kasih pemberdayaan masyarakat atau KKN serta seluruh teman-teman angkatan 2024 yang akan melaksanakan mobilitas akademik di semester ini.
[02:47] Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang maha esa atas berkat rahmat dan hidayah-Nya kita semua dapat berkumpul untuk mengikuti kegiatan pelatihan dasar mobils akademik semester gasal tahun 2026-2027 hari kelima ini dalam keadaan sehat tak kurang suatu apapun.
[03:05] Sebelumnya izinkan saya memperkenalkan diri.
[03:09] Eh, saya Nazarif Kmansyah selaku Master of Ceremony yang akan membantu jalannya kegiatan pada hari ini.
[03:17] Sebelum melanjutkan acara, marilah kita buka dengan bacaan basmalah.
[03:23] Semoga acara hari ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat memberikan dampak nyata bagi kita semuanya.
[03:29] Bismillahirrahmanirrahim.
[03:33] Selanjutnya izinkan saya membacakan susunan acara pada pagi hari ini.
[03:37] Yang pertama yaitu pembukaan.
[03:40] Yang kedua kita akan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unesa.
[03:44] Lalu akan ada pemaparan dari Unesa Global Injustment atau UGI.
[03:49] Lalu akan ada pemaparan pula dari eh PPIS Unesa.
[03:52] Lalu akan ada penutup.
[03:55] Selanjutnya yaitu kita akan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unesa.
[04:00] Bapak, Ibu, dan teman-teman dimohon para hadirin untuk bisa mendengarkan dengan hikmat.
[04:04] Jadi untuk ee panitia yang bertugas kami persilakan.
[04:14] [musik]
[04:15] Indonesia
[04:16] [bernyanyi] tanah airku,
[04:19] tanah tumpah darahku.
[04:22] [bernyanyi]
[04:24] [musik]
[04:24] Di sanalah
[04:26] ku berdiri
[04:28] jadi pandu ibuku.
[04:33] Indonesia
[04:35] [bernyanyi] kebangsaanku,
[04:37] [musik] bangsa dan tanah airku.
[04:37] [bernyanyi]
[04:42] Marilah kita berseru Indonesia bersatu.
[04:51] Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku, bangsaku, rakyatku semuanya.
[05:00] Bangunlah jiwanya, bangunlah badinya untuk Indonesia Raya.
[05:10] Indonesia Raya merdeka, merdeka.
[05:15] Tanahku, negeriku yang kucinta.
[05:24] Hiduplah Indonesia Raya.
[05:42] Hiduplah.
[05:42] [bernyanyi] Indonesia [musik] Raya.
[05:59] Universitas [bernyanyi] Surabaya berperan aktif [musik] mencerdaskan bangsa.
[06:07] Tanggung bermartabat berbudaya tulus berbakti laksanakan [musik] triarma [bernyanyi] berkumpul berprestasi karya inovatif olahraga [musik] ilmu dan seni.
[06:23] Inklusif adaptif kolaboratif [bernyanyi] untuk kejayaan [musik] negeri.
[06:32] dankan rab [bernyanyi] cintamu berani jujur [musik] dan tek jaga persatuan luar biasa.
[06:42] Jiwamu untuk sasangka.
[06:46] Di depan.
[06:48] Dalam kau naiklah cintamu berani.
[06:53] Jujur dan teku jaga persatuan dan.
[06:58] Aku tuhkan jiwamu untukku.
[07:02] Shadiran.
[07:07] Cbuk sepeda.
[07:09] Eh, mobil ganti mobil to ganti mobil.
[07:13] Sing cilik RP di.
[07:17] Perbaiki.
[07:21] Oh, Bapak, Pak.
[07:21] Sebelum berlanjut ke inti acara selanjutnya, kepada teman-teman angkatan 2024 kita harapkan bisa mengaktifkan kameranya karena kita akan melaksanakan ee dokumentasi terlebih dahulu.
[07:33] Untuk Bapak, Ibu juga dipersilakan untuk mengaktifkan kameranya.
[07:37] Mungkin akan saya pandu ya Bapak, Ibu, dan Teman-teman.
[07:41] Dan ee panitia yang bertugas.
[07:41] Saya.
[07:43] Hitung 1 2 3.
[07:50] Lalu untuk slide selanjutnya 1 2 3.
[07:58] Baik, slide selanjutnya terakhir.
[08:05] 1 2 3.
[08:05] Baik, terima kasih teman-teman angkatan 2024 dan Bapak Ibu sekalian.
[08:12] Baik, ee setelah teman-teman kemarin ee 4 hari terakhir sudah mengupas tuntas empat jenis BKP Mobiles akademik mulai dari riset, program mahasiswa berdampak, pertukaran mahasiswa, serta mag kemarin.
[08:27] Hari ini kita akan masuk ke materi yang tidak kalah penting juga dan akan menjadi pelengkap buat teman-teman ee angkatan 2024 sekalian untuk kesiapan administrasi maupun pemahaman regulasi selama kalian bermobilas akademik di semester ini.
[08:39] Mungkin untuk ee pemaparan
[08:43] Materi yang pertama kami akan persilakan.
[08:46] Eh Prof. Dr Samat Setiawan, MA. PhD dan Dr. Faris Ibadil Maulana, M.Pd. dari Unesa Global Engagement yang kemudian nantinya akan disambung dengan ee sesi tanya jawab nggih Bapak.
[08:59] Mungkin ee saya ingin menyapa terlebih dahulu Pak eh Prof. Salamat dan Pak Faris.
[09:01] Apa terdengar?
[09:03] Siap.
[09:07] Mungkin ee kepada Bapak sekalian kami persilakan.
[09:13] Baik, terima kasih.
[09:22] Ee telah menyiapkan, telah mengundang, [berdehem] telah mengajak kami berbagi tentang materi yang luar biasa ini, yaitu penguatan dokumen kerja sama berdampak mobilitas akademik tahun akademik 2026-2027.
[09:39] Selamat pagi teman-teman semuanya dan selamat pagi.
[09:41] Salam.
[09:44] Semangat gitu ya.
[09:48] Ee teman-teman.
[09:48] Perkenalkan saya selama Setiawan dan ada Pak Farij Ibadil Maula juga dari UG yaitu Unesa Global Engagement.
[09:59] Jadi saya perkenalkan juga bahwa Unesa sudah mempunyai direktorat yang namanya adalah eh Unesa Global Engagement.
[10:11] Nah, kalau kita lihat bagaimana strukturnya seperti ini yaitu rektor kemudian ee karena kerja sama maka di bawah wakil rektor bidang 4.
[10:23] Kemudian ada direktur kami yaitu ee Bapak Muhammad Arif Al-Arda, S.Pd., MED, dan PhD.
[10:35] Kemudian di situ ada tiga Kubdit yaitu partnership and promotion itu saya sebagai K subdit-nya.
[10:42] Kemudian ee dibantu oleh Kepala
[10:45] Berdehem, Seksi National Partnership ada Pak Farij atau Dr. Farijadil Maula, MPD.
[10:50] Nah, hadir sekarang di sini dan juga ada Kepala Seksi General Affairs di situ ada eh Bu Roni ST, M PSDM.
[11:01] Nah, untuk yang kasub yang kedua itu International Engagement and Grants itu dikawal oleh Pak Beni Setiawan, SBD, MPD, PhD.
[11:11] Ini dibantu juga oleh Pak Harifan ini berkait dengan ee kerja sama internasional ee teman-teman dan juga mencari potensi-potensi lembaga yang memberikan grant atau dana untuk Unesa.
[11:29] Begitu.
[11:31] Kemudian yang tidak kalah penting lagi adalah yang ketiga yaitu Kasudit Office of International Affairs.
[11:37] Mengapa di sini ada dua kepala seksi yaitu Buulan Patri eh Saroinsong?
[11:45] SSI, MPD, BSD ini berkait dengan research and staff mobility.
[11:53] Jadi ee Onesa mempunyai ee kasih ini itu yang senantiasa [berdehem] menghubungkan Onesa dengan ee pihak-pihak negeri untuk riset.
[12:04] Nah, ini yang penting yang bawah ini yaitu Pak Fasih Bintang Ilhami Esep MT BSD itu tentang stud mobility.
[12:16] Jadi kami ee dari narasumber pada kali ini saya dan Pak Farid berharap teman-teman juga mempunyai minat ya mempunyai keinginan untuk melakukan international stud mobility begitu.
[12:28] Karena sebelum-sebelumnya juga ada ee mahasiswa-mahasiswa Unesa yang melakukan mobility ke luar negeri.
[12:36] Nah, nanti ee teman-teman harus anu kalau memang itu yang dikehendaki maka bisa menghubungi Pak Fasih bintang Ilhami atau disebut dengan Pak Fasih dipanggil Pak Fasih biasanya akrabnya begitu.
[12:45] Jadi inilah
[12:47] Struktur eh Unesa Global Engagement.
[12:50] Nah, berikutnya teman-teman bahwa saat ini ee Dikti Saintech itu sudah memiliki tagline yang berbeda, ya kan?
[13:01] Punya tagline yang berbeda.
[13:04] Kalau dulu tidak ada, sekarang sudah ada disebut atau dikatakan ee Dikti Sainttech berdampak begitu.
[13:11] Dikti Saintech berdampak apa artinya?
[13:18] Ee ee perguruan tinggi atau kita Unesa dan teman-teman juga baik dosen maupun mahasiswa itu diharapkan tidak tidak berada di menara Gading.
[13:27] Menara Gading itu artinya adalah hanya duduk di singgahsana tapi tidak berkiprah di masyarakat, tidak membantu pemecahan masalah di masyarakat.
[13:38] Itu maksudnya berdampak.
[13:41] Nah, banyak hal nanti yang kita akan kaji bagaimana maksud berdampak ini.
[13:46] Tapi yang jelas teman-teman harus sensitif dengan
[13:48] Keadaan sekitar begitu ya.
[13:52] Nah, ee saya awali dengan ee status Unesa atau capaian Unesa selama ini tentang kerja sama ee Unesa itu ee mempunyai capaian yang luar biasa di kerja sama.
[14:10] Karena sejak tahun 2021 hingga sekarang atau 2025 maksud saya 2026 belum diumumkan Unesa untuk AKD.
[14:18] AKD itu adalah ee anugerah kerja sama Dikti Saint selalu menjadi nomor satu.
[14:25] Begitu.
[14:28] Yang kedua, yang kedua adalah tentang IKU.
[14:31] IKU itu adalah indikator kerja utama yang ditandatangani oleh rektor dengan ee kementerian.
[14:40] Iku Unesa juga demikian memiliki capaian yang luar biasa yaitu menjadi juara Liga IKU tingkat nasional mengalahkan perguruan tinggi perguruan.
[14:48] Tinggi besar seperti ITS, UNER, UI dan sebagainya.
[14:54] Nah, besar-besar itu kita juara satu, Teman-teman.
[14:58] Nah, ee kalau kita lihat bagaimana sistem penilaiannya ee sebelumnya Pak Farid di tahun sebelumnya yaitu di tahun Mbak Farid sebelumnya nggih he di tahun 2021 sampai dengan 2023 itu dalam kata singkat itu adalah banyak-banyakan dokumen.
[15:19] Nah, Unesa itu sudah mencapai waktu itu bisa mencapai sampai 4.000 atau 5.000 Ibu ee dokumen waktu itu.
[15:26] Nah, kemudian di tahun 2023 sampai 2025 ee yang kemarin dan juga yang akan datang itu eh maaf 2025 itu penilaiannya mulai menggunakan sistem pembobotan.
[15:38] Apa artinya?
[15:42] Kita diberi panduan berdasarkan ee Kementerian ee keputusan Menteri Nomor 210 GAR M G 2023 itu.
[15:50] Mempunyai 12 indikator.
[15:52] Misalnya ee kerja sama dengan perusahaan internasional, multinasional, kemudian dengan lembaga pemerintahan dan sebagainya.
[16:04] Dudi, dunia, dunia industri, dunia usaha, dunia industri itu semuanya mempunyai bobot.
[16:09] Contoh dengan luar negeri nilainya satu, kalau di dalam negeri nilainya setengah dan sebagainya.
[16:15] Nah, itu dihitung nanti total nilainya berapa begitu.
[16:19] Itu 2023 sampai 25.
[16:22] Nah, sekarang ini lebih menantang, Teman-teman.
[16:26] Karena itu kami berharap teman-teman nanti fokus untuk mendapatkan ee informasi terbaru ini yaitu berdasarkan keputusan Menteri nomor 358 GAR M GEP/ 2025 tentang indikator kinerja utama.
[16:44] Sekali lagi itu adalah singkatan dari indikator kinerja utama [berdehem] atau dalam bahasa Inggris disebut dengan
[16:50] Key performance indicator. Nah, begitu.
[16:53] Nah, apa itu yang membedakan sekarang ini, Teman-teman?
[16:57] Penilaiannya tidak hanya banyak-banyakkan dokumen, tidak melalui bobot, tetapi berbasis luaran atau dampak outcome.
[17:06] Artinya apa?
[17:09] Semua kegiatan kerja sama itu harus menghasilkan dampak.
[17:15] Nah, tadi saya sebutkan dampaknya itu apa?
[17:18] Dampaknya itu adalah berkait dengan ee solusi di masyarakat, solusi di solusi di lembaga.
[17:26] Oke.
[17:28] Baik, nanti akan kita lihat ee apa maksudnya itu semuanya.
[17:31] Berikutnya.
[17:31] Nah, ini ee keputusan yang tadi saya sebutkan yaitu nomor 358 GAR M GE/AR 2005 yaitu indikator kinerja utama perguruan tinggi dan lembaga layanan pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
[17:48] Ayo kita bedah sedikit-sedikit teman-teman ya.
[17:50] Lebih detail supaya teman-teman nanti ketika melakukan kegiatan mobilitas akademik baik itu PLP, magang atau KKN atau hal-hal yang lain yang berkait dengan mobilitas akademik itu bisa memahami, bisa menterjemahkan apa yang ada di keputusan menteri ini dalam kegiatan nyata.
[18:15] Begitu.
[18:16] Dan sekali lagi outcome-nya apa dan syaratnya bagaimana?
[18:20] Mari kita lihat satu persatu.
[18:23] Ini untuk kerja sama atau yang dibebankan di Indonesia Global Engagement itu ada beberapa indikator tapi untuk kerja sama nasional itu ada dua yaitu IKU 5 dan juga IU8.
[18:38] Mari kita lihat bagaimana EKU 5.
[18:40] Equima itu adalah rasio luaran hasil kerja sama antara perguruan tinggi dan startup atau industri atau lembaga.
[18:47] Lembaga ini maksudnya adalah lembaga pemerintahan.
[18:51] Ya.
[18:51] Itu maksudnya begitu.
[18:53] Misalnya kerja sama dengan ee kecamatan, bahkan dari desa, desa, kecamatan, kabupaten, kemudian provinsi atau kementerian di tingkat nasional begitu.
[19:07] Nah, apa maksudnya ini definisi operasionalnya?
[19:10] Indikator ini mengukur rasio antara jumlah luaran hasil kerja sama dengan perguruan tinggi dengan startup, industri, lembaga pemerintah, yaitu lembaga masyarakat, ya, LM, ee lembaga sosial masyarakat, LSM, kemudian lembaga internasional terhadap jumlah total kerja sama yang dilaksanakan dalam periode tertentu, gitu ya.
[19:33] Jadi misalnya dibatasi ee 2026, maka sejak Januari tanggal 1 sampai nanti 31 ee Desember 2026 itu yang akan diukur.
[19:39] Begitu.
[19:39] Baik.
[19:43] Nah, ayo kita lihat, teman-teman, apa yang dimaksudkan dengan ee indikator-indikator ini.
[19:49] Mari kita lihat di situ adalah karya tulis ilmiah.
[19:52] Sebelumnya Pak Farij mohon maaf.
[19:55] Nah, ini karya tulis ilmiah apa?
[19:59] Kategori luarannya yaitu jurnal ilmiah,
[20:03] Buku akademik, ee kemudian
[20:07] Chapter dalam buku atau book chapter dalam bahasa Inggris ee hasil karya kolaborasi.
[20:14] Jadi sekali lagi harus ada harus ada kata-kata kolaborasi atau harus ada kegiatan kolaborasi sehingga sekali lagi tadi dikatakan adalah kerja sama berdampak.
[20:23] Maka dampaknya apa?
[20:25] Untuk yang kategori karya tulis ilmiah itu adalah seperti ini yang yang pertama.
[20:30] Mari kita lihat sebelah kanan adanya keterlibatan aktif pihak mitra itu start up, pemerintah, lembaga sebagai penulis, kontributor, data atau penyandang dana riset.
[20:39] Artinya apa, Teman-teman?
[20:41] Ketika nanti Mas anu teman-teman itu merancang kerja sama dengan tadi tempat magang, tempat PLP, tempat ee KKN itu jangan lupa mencantumkan nama pihak mitra pada
[20:55] dokumen atau luaran kita. Contoh
[20:57] misalnya tadi kalau misalnya itu sampai
[20:59] ke jurnal ilmiah misalnya
[21:02] ee itu harus ada penulis dari dosen,
[21:06] dari teman-teman, nama teman-teman, dan
[21:08] juga nama mitra. Nah, gitu ya. Nah,
[21:12] kemudian diterbitkan tentu saja karena
[21:14] itu berbentuk artikel misalnya maka bisa
[21:16] diterbitkan atau buku akademik bisa
[21:19] diterbitkan. Harus diterbitkan ee baik
[21:23] ee di tingkat nasional maupun
[21:24] internasional terindeks Scopus, HINTA
[21:27] dan sebagainya. Jadi, teman-teman saya
[21:29] yakin ee sejak sejak awal masuk Unesa
[21:33] itu sudah mendengar apa itu Scopus, apa
[21:35] itu Sinta, itu sudah menjadi makanan
[21:37] sehari-hari kita. maka harus tahu bahwa
[21:40] ee tautan ee maaf apa namanya ee
[21:43] outcome-nya itu harus diunggah di situ.
[21:46] Kemudian karirnya berfokus pada isu
[21:48] strategis atau kebutuhan praktis mitra
[21:50] dengan kontribusi teoritis dan
[21:52] aplikatif, Teman-teman. Kalau tahu
[21:54] misalnya KKN dan juga misalnya kalau
[21:57] dosen itu PKM itu senantiasa adalah
[22:00] mempunyai atau membawa solusi pada
[22:02] kegiatan atau pada masalah-masalah
[22:04] [berdehem] yang ada di masyarakat
[22:05] begitu. Sehingga itu bisa kita bantu.
[22:08] Oh, ini kalau masalah ini maka solusinya
[22:11] seperti ini. Nah, itu bisa melalui ee
[22:13] pendekatan ilmiah kemudian dijadikan
[22:15] sebuah artikel.
[22:17] Kemudian juga ee memperoleh sitasi
[22:21] penghargaan atau menjadi rujukan dalam
[22:23] kebijakan atau ee info ee inovasi mitra
[22:27] itu kalau misalnya menjadi dijadikan
[22:29] buku akademik tadi atau kolaborasi.
[22:32] Baik. Kemudian
[22:37] kemudian berikutnya mari kita lihat yang
[22:40] ee sebelumnya Pak Faris yang kedua
[22:43] yaitu karya tulis yang ee poin kedua,
[22:46] tipe kedua adalah karya rujukan
[22:48] kolaborasi handbook, gu headline,
[22:49] manual, texbook, monograf, ensiklopedia,
[22:52] kamus dan sebagainya. Ini ini juga
[22:54] sangat menantang. Tetapi kalau misalnya
[22:56] teman-teman kerja, katakanlah magang di
[22:59] ee perpustakaan misalnya atau di badan
[23:02] bahasa misalnya ee bukan tidak mungkin
[23:05] teman-teman juga dilibatkan untuk
[23:06] menyusun sebuah misalnya kamus,
[23:10] menyusun ensiklopedia misalnya atau
[23:13] tekbook begitu. Tekbook ini juga bisa
[23:16] dengan guru misalnya. Kalau teman-teman
[23:17] PLP maka bisa menyusun tekbook yang itu
[23:20] dimanfaat atau misalnya buku sekolah
[23:22] atau ee modul. Nah, itu bisa dimasukkan
[23:25] dalam kategori ini. Sekali lagi
[23:27] syaratnya harus mitra itu terlibat dalam
[23:32] kegiatan dan juga dimasukkan
[23:35] nama nama-nama mitra itu ke dalam ee
[23:38] karya itu atau outcome itu, gitu. Nggih,
[23:42] berikutnya.
[23:45] Berikutnya, Pak. Nah, ini
[23:48] kemudian yang untuk berikutnya
[23:51] itu adalah studi kasus kolaborasi. Nah,
[23:55] apa itu maksudnya? ee ini ada studi
[23:58] kasus menggambarkan isu nyata yang
[24:00] dihadapi mitra serta kontribusi secara
[24:03] solusi e dari perguruan tinggi. Sekali
[24:05] lagi tadi saya katakan bahwa ee sebagai
[24:07] mahasiswa, sebagai insan cendikia yang
[24:11] ada di pengguran tinggi tidak duduk saja
[24:13] membiarkan ada masalah dalam masyarakat
[24:15] begitu saja, tapi harus kita bantu. Pak
[24:18] Faris misalnya telah membantu ee UMKM
[24:23] yang belum mapan ya. belum apa itu
[24:25] artinya belum punya izin usaha, kemudian
[24:28] belum punya lapal,
[24:30] kemudian belum rapi pembukuannya
[24:34] ee kemudian belum ee baik pemasarannya
[24:37] itu dibantu Pak Farid ya dan
[24:38] mahasiswa-mahasiswa
[24:40] untuk mengantarkan ee ee UMKM ini naik
[24:45] ke tingkat. Mengapa? Karena ada yang
[24:47] kami bantu itu sampai ee ekspor ya. Nah,
[24:51] seperti itu. Kemudian berikutnya ini
[24:54] adalah ee
[24:57] saya melihat ini yang sebelah kanan,
[24:59] Teman-teman ya. Jadi produk fisik,
[25:01] digital dan algoritme termasuk prototype
[25:05] hasil kolaborasi. Teman-teman biasanya
[25:07] teman-teman yang di dari TI misalnya
[25:10] atau SI itu kan biasanya juga membantu
[25:13] ee administrasi entah itu persuratan
[25:16] atau mungkin keuangan yang ada di desa
[25:19] atau di ee lembaga mitra entah di
[25:22] perusahaan untuk lebih rapi. Nah, itu
[25:24] kalau teman-teman teman-teman bisa
[25:26] menciptakan sebuah aplikasi itu maka
[25:28] itulah disebut dengan ee kerja sama yang
[25:30] berdampak begitu.
[25:32] Kemudian untuk yang KKN biasanya itu
[25:34] sebelah kanan ada ada penjelasan bagus
[25:37] itu. Jadi ee yang ini hasil TTG. Nah,
[25:43] itu teknologi tepat guna sudah
[25:45] dimanfaatkan masyarakat. Artinya apa?
[25:47] Ketika KKN misalnya teman-teman itu kan
[25:49] biasanya ya ke desa atau ke masyarakat
[25:51] tertentu yang di situ punya masalah
[25:53] begitu. punya masalah. Di antaranya
[25:55] misalnya ee ini ee [berdehem]
[25:59] jeruk itu dibiarkan apa? busuk karena
[26:02] overload ya apa namanya? Overproduksi
[26:05] misalnya. Nah, teman-teman bisa
[26:08] memberikan sebuah solusi bahwa oh ini
[26:09] harus di menggunakan alat ini kemudian
[26:12] nanti dibekukan dan sebagainya. Saya
[26:14] ingat sekali teman-teman, overproduksi
[26:17] itu sebenarnya bisa dimanfaatkan dengan
[26:20] teknologi ee ini ee teknologi makan
[26:25] makanan ya. Contohnya misalnya ee
[26:28] Australia saya tahu persis dan New
[26:29] Zealand itu ee mengimpor
[26:33] ee ini ee jus ya yang dari misalnya
[26:36] mangga kemudian jeruk kemudian ee pisang
[26:40] itu dari Brazil. Nah, kalau kita
[26:43] overload sebenarnya bisa dilakukan
[26:44] seperti itu, gitu. Kedua, misalnya kalau
[26:47] perkebunan di misalnya ini perkebunan
[26:49] ini ee apa? Jambo mente, tahu ya? Jambo
[26:53] mente yang produksinya mentor itu. Nah,
[26:55] itu bisa juga dimanfaatkan ee sebagai
[26:58] objek untuk membantu petani bagaimana
[27:01] bisa membuka atau memecahkan ee ee apa
[27:05] namanya mentornya itu. Nah, seperti itu.
[27:06] Itu TTG, Teman-teman. Itu bisa
[27:08] dimanfaatkan. Baik.
[27:10] Kemudian yang berikutnya eh kalau untuk
[27:13] perusahaan itu ada R&D begitu ya, yaitu
[27:16] resist and development. Kalau memang
[27:17] mampu itu bagaimana sebuah ee produk itu
[27:21] bisa ditingkatkan misalnya begitu.
[27:23] Berikutnya Pak Farij saya cepat aja.
[27:26] [berdehem]
[27:26] Kemudian di sini untuk yang teman-teman
[27:28] di bidang seni. Nah, itu bisa
[27:31] melakukan kegiatan-kegiatan yang berkait
[27:33] dengan ee pengembangan seni ya. ada
[27:37] pameran, ada macam-macam di sini. Nanti
[27:39] Pak ee teman-teman bisa membacanya
[27:42] berikutnya Pak Farid. Yang berikutnya
[27:44] [berdehem]
[27:45] saya agak cepat karena nanti ada
[27:46] penjelasan lebih penting ya. Nah, ikut
[27:49] delapan teman-teman itu adalah SDM.
[27:52] [berdehem] Nah, kalau SDM ini
[27:55] persentase
[27:56] eh SDM perguruan tinggi atau dosen
[27:59] peneliti yang terkait langsung dalam
[28:01] penyusunan kebijakan nasional daerah
[28:03] industri. Nah, itu mungkin juga
[28:04] teman-teman mampu ya. kalau memang mampu
[28:06] diajak tim ya dengan dosen, kemudian
[28:10] membantu peremecahan-pemecahan masalah
[28:12] yang ada di ee daerah atau di manaun
[28:15] begitu ya. Berdasarkan tadi tindak
[28:18] lanjut dari pertanya ee dari kegiatan
[28:20] yang di atas tadi itu bisa dijadikan
[28:25] eh outcome atau kegiatan yang masuk ke
[28:28] ikut delapan. Karena apa? Dosen masuk.
[28:31] Jadi ketika teman-teman itu nanti
[28:33] membuat sebuah kerja sama kemudian
[28:35] melakukan sebuah ee inovasi maka
[28:39] teman-teman [berdehem] jangan lupa untuk
[28:42] me menyantumkan nama mitra dan juga
[28:45] dosen itu. Baik
[28:48] ee berikutnya teman-teman mari kita
[28:50] lihat ee presentase maksud saya
[28:53] presentasi dari Pak Farij yang berkenaan
[28:56] dengan ee kerja sama yang secara teknis
[28:59] nggih. Pak Farid dipersilakan monggo.
[29:01] Nggih. Matur sembah nuwun. Terima kasih
[29:05] banyak Prof. Slamet sudah memberikan
[29:07] pencerahan serta landasan dasar kepada
[29:11] teman-teman adik-adik mahasiswa. Yang
[29:13] kami hormati Bapak Ibu dari mobilitas
[29:16] akademik, Pak [berdehem] Jeki, Pak
[29:18] Rusli,
[29:20] Bu Dwi dan Bapak Ibu semuanya serta dari
[29:23] teman-teman yang kami banggakan. Izin
[29:25] melanjutkan apa yang sudah disampaikan
[29:26] sama Prof tadi. Apa yang disampaikan
[29:29] sama Prof tadi perlu kita pahami
[29:31] adik-adik bahwasanya
[29:34] bentar ini slide-nya tidak bisa
[29:35] bergerak.
[29:41] Slide saya apakah sudah berganti di
[29:43] sana?
[29:46] Masih di judul Bapak, judul jenis draf
[29:48] kerja sama tahun 2006.
[29:50] Oh, ini sudah
[29:51] nggih.
[29:52] Ng perlu
[29:55] adik-adik, teman-teman pahami dasar tadi
[29:59] itu ketika ditanya sama mitra, "Mas,
[30:02] enggak usah kerja sama, Mas. Mas, enggak
[30:03] usah draf PKS, Mas. Mas, enggak usah IA,
[30:06] Mbak, apa sih? kan sudah diterima cukup
[30:09] satu surat penyataan ini aja lah
[30:11] adik-adik bisa menunjukkan [berdehem]
[30:13] kepen nomor berapa kewajiban kuran
[30:15] tinggi itu adanya ee kebijakan untuk
[30:19] membuat drafk ini. Unesa itu tidak asal
[30:22] membuat kebijakan. [berdehem] Unesa
[30:24] membuat kebijakan berdasarkan dari
[30:26] peraturan pemerintah dan kita menaati
[30:29] aturan tersebut. Saya kira juga
[30:30] perguruan tinggi yang lain itu juga akan
[30:32] sama. Intinya adalah seperti itu. Ketika
[30:36] saudara semuanya magang, nanti ditanya,
[30:39] "Mas, kenapa kok harus ada PKS?" Mas,
[30:43] Mbak, ini dasarnya apa? Tunjukkan ini,
[30:45] Bu. Dasarnya adalah dari KMEN 358
[30:49] tahun 2005. Nah, itu tunjukkan ini
[30:52] buktinya sebagainya. ditunjukkan PPT
[30:53] ini. Itu itulah sebagai dasar adik-adik
[30:56] sebagai wajib untuk memiliki dokumen PKS
[30:59] dan ada luarannya. Ada sebuah hasil
[31:04] outcome yang tadi sudah dijelaskan sama
[31:06] Prof. Selamet, ada artikel, ada buku
[31:10] pedoman dan sebagainya tadi.
[31:13] Sekarang kita membahas lebih teknis apa
[31:16] saja yang harus adik-adik teman-teman
[31:19] siapkan. Ini ada jenis draf kerja sama
[31:21] tahun 2026.
[31:23] ini sebagai intermezo.
[31:26] Tahun 2025 dokumen kerja sama itu ada
[31:29] tiga macam. Ada MOU, MO atau PKS, dan
[31:33] IA.
[31:35] Ya, tahun 2026 sekarang hanya ada dua,
[31:38] yaitu MOU dan PKS.
[31:42] MOA dan IA kita leburkan menjadi dokumen
[31:45] yang namanya PKS. itu kita beradaptasi,
[31:49] kita harus cepat berubah mengikuti
[31:51] aturan yaitu dasarnya nomor 35 sori
[31:54] nomor 358/ M/ 2025
[31:58] ya.
[32:00] Draf MOU tidak mengalami beban yang
[32:02] signifikan, tetapi dokumen MOA dan IA
[32:06] dimerger atau dielaborasikan serta
[32:08] disederhanakan menjadi satu dokumen PKS.
[32:11] PKS dengan mitra. Kalau dulu itu IA atau
[32:17] PKS tidak boleh ditandatangani oleh
[32:19] kepala sekolah, kepala desa, HRD. itu
[32:24] tidak boleh harus di level kepala dinas,
[32:27] harus di level eslon, harus di level
[32:30] misalkan kalau KKN di desa itu harus di
[32:33] level Banglit ee desa seperti itu ya.
[32:38] Sehingga kalau sekarang itu lebih mudah
[32:40] saudara boleh siapa saja tangan boleh
[32:43] itu
[32:45] HRD-nya
[32:46] boleh itu pimpinan kepala bagian di
[32:50] kantor tersebut sehingga tidak perlu ke
[32:52] level direktur utamanya gitu ya.
[32:56] Kemudian
[32:57] untuk PKS ini lebih integratif dapat
[33:00] memayungi seluruh program studi yang ada
[33:02] di fakultas atau ada yang di ee kegiatan
[33:06] magang tersebut atau mobilitas akrib
[33:08] yang lain. Hal itu tercantum pada pasal
[33:10] 3 seperti itu ya. Ini sebagai intermezo
[33:13] sehingga adik-adik tidak perlu bingung
[33:17] untuk dokumen kerja sama ini boleh
[33:18] ditangani ditandatangani oleh siapa
[33:20] saja. Kemudian kita akan cermati satu
[33:24] persatu step dokumennya. Yang pertama
[33:27] ada MOU atau memorandum of understanding
[33:32] atau bisa lebih terkenal ada nota
[33:34] kesepaman, ada lagi yang namanya
[33:36] kesepakatan bersama. Itu sama saja
[33:39] berbicara tentang MOU. Sifat dari Moyo
[33:42] ini bersifat universitas white kegiatan
[33:45] ruang lingkupnya adalah umum, sangat
[33:47] umum sekali, dan bisa memayungi seluruh
[33:50] kegiatan yang ada di dalam sebuah
[33:51] universitas. Yang bertanda tangan itu
[33:54] adalah rektor universitas dan pimpinan
[33:57] tertinggi perusahaan lembaga.
[34:00] Nah, contohnya ada di sebelah sini. Ini
[34:02] implementasi tridarma tinggi. Itu kan
[34:04] sangat umum. Putri dharma yang sangat
[34:05] luas dan pengembangan sumber daya
[34:07] manusia
[34:09] ini antara Unesa dengan Kamar Daga,
[34:13] MOU-nya ini ya.
[34:16] Adik-adik tidak perlu bingung untuk
[34:19] ketika
[34:20] ketika mitra menginginkan sebuah MOU
[34:24] misalkan adik-adik magang
[34:26] Bapak Ibu izin kami mendapat tugas untuk
[34:31] membuat PKS. Apakah diperkenankan?
[34:34] Terus jawaban dari pihak mitra, "Ya,
[34:38] boleh, tapi harus MOU dulu lah baru
[34:40] saudara mengajukan. Tapi kalau pihak
[34:42] mitra, ya boleh, silakan lah." Itu boleh
[34:46] kita lewati MOU. Yang penting ada
[34:47] PKS-nya. Artinya MoU ini sebagai payung
[34:51] ee utamanya itu sambil jalan boleh. Yang
[34:53] penting adik-adik adalah wajibnya PKS
[34:54] MoU sambil jalan.
[34:57] Nah, untuk alur pengajuan MoU bisa kita
[35:00] cermati bersama. Yang pertama, Saudara
[35:03] silakan nanti mengisi formul ee Google
[35:06] Form yang sudah ada. Nanti linknya bisa
[35:08] diklik di bawahnya sini. Nah, ini ada
[35:10] linknya di sini ya. Ini gambarnya.
[35:13] Kemudian
[35:14] nanti dari kami dari Direktorat UGA akan
[35:17] mengcek dan memverifikasi.
[35:20] Baru setelah itu kami akan menyusun
[35:23] drave MOU yang sudah Saudara
[35:26] tuliskan di dalam Google Form tersebut.
[35:28] Google Form tersebut nanti isinya mulai
[35:30] dari nama pengaju yaitu nama mahasiswa
[35:33] atau nama dosen, prodi apa, nomor WA-nya
[35:36] berapa, supaya kalau ada apa-apa kita
[35:38] bisa langsung hubungi ke saudara ke
[35:40] PS-nya itu. Setelah itu bagian kedua ada
[35:46] bagian informasi mitra, nama perusahaan
[35:49] atau nama nama calon mitra entah itu
[35:51] lembaga entah itu perusahaan, entah itu
[35:54] desa dituliskan di situ. Kemudian
[35:58] dituliskan nomor P mitra supaya kita
[36:01] bisa komunikasi untuk kesepakatan draf
[36:03] di dalamnya. Cukup itu yang dituliskan.
[36:06] Oh, sama alamat sama nama pimpinan
[36:09] tertinggi supaya kita bisa memasukkan di
[36:11] dalam sebuah drave MOU tersebut. Baru
[36:14] nanti yang komunikasi untuk MOU ini
[36:17] adalah kami dari UA karena sifatnya
[36:19] adalah universitas ya. baru nanti akan
[36:22] kita WA, kita hubungi nomor WA PC mitra
[36:26] yang Saudara tuliskan di Google Form
[36:28] untuk penantangan MOU bagaimana apakah
[36:31] seremonial atau des to. Tapi biasanya
[36:34] untuk lebih efisien, untuk lebih efektif
[36:36] itu kita lakukan toh. Apa itu das toh?
[36:41] D to atau paralel itu penandatanganan
[36:43] secara bergantian.
[36:46] Boleh dari mitra, boleh dari kita dulu.
[36:48] Misalkan dari Unesa dulu berarti Mo itu
[36:51] di proses di Unesa dulu mulai dari
[36:54] Parabaw 4 kemudian ditandatangani oleh
[36:58] Pak Rektor. Setelah itu dokumen akan
[37:00] dican, soft file juga akan kita kirimkan
[37:03] ke mitra, hard file juga akan kita
[37:05] kirimkan melalui paket pos atau
[37:07] pengiriman ekspedisi yang lainnya kita
[37:09] kirimkan ke mitra baru pihak mitra itu
[37:12] menandatangani dokumen MU tersebut dan
[37:15] dikirimkan kembali ke kita. Dokumen
[37:17] dikirimkan kembali ke kita adalah
[37:19] dokumen yang ada materai dari
[37:24] mitra. Jadi kan ada dua rangkap berarti
[37:26] kita jelaskan satu persatu ter PKS atau
[37:29] terkait tentang MU ini ya. Kemudian baru
[37:32] setelah itu kita scan, kita kirimkan,
[37:34] kita unggah di SIMKERma. Adik-adik bisa
[37:36] mengunggah dokumen itu di SIMKMA melalui
[37:38] tim AK lah. Ini yang saya maksud tadi
[37:41] adalah dokumen MO ini dua rangkap ya.
[37:45] Rangkap pertama itu materai terletak
[37:48] pada pihak mitra. Materai kedua itu
[37:51] terletak pada pihak Unesa. Artinya
[37:53] [berdehem]
[37:54] satu dokumen itu satu materai, bukan
[37:56] satu dokumen ada dua materi. Jadi
[37:58] satu-satu seperti ini contohnya itu juga
[38:00] berlaku untuk PKS
[38:02] gitu ya.
[38:04] Oke itu untuk MOU. Ini pengajuan ee
[38:07] alurnya sama seperti yang ada di gambar
[38:10] tetapi ini juga ada form yang sudah bisa
[38:11] diklik termasuk Google Drive. Nanti
[38:14] saudara pantau di Google Drum tersebut.
[38:17] Di sana insyaallah tim UGA sudah upgrade
[38:20] dan update terus surat permohonan
[38:23] beserta MoU yang masuk untuk segera
[38:26] diproses.
[38:27] Itu untuk MOU. Sehingga MOU ini yang
[38:30] pengurus adalah UGA. Adadik mahasiswa
[38:33] tinggal mengisi Google Form. Itu
[38:34] perannya ya. Lah sekarang PKS khususnya
[38:38] PKS mobilitas akademik.
[38:45] Mas Nazar, apakah terlihat share screen
[38:47] saya untuk PKS Musis akademik dan
[38:50] terlihat jelas untuk tulisannya?
[38:52] Ya sampun terlihat Bapak.
[38:53] Oke. Yang perlu kita cermati bersama
[38:56] adalah bagian yang berstabilo kuning dan
[39:00] hijau
[39:02] judulnya PKS. Kemudian yang bekerja sama
[39:05] adalah PKS itu turunan dari MOU.
[39:11] Setelah MOU baru ada PKS. Sifatnya lebih
[39:14] kecil lagi, lebih ke teknis, lebih ke
[39:17] jenis kegiatan. Makanya di sini
[39:19] tentangnya berbeda ya.
[39:21] Khusus untuk mobilitas akademik untuk
[39:24] PKS-nya
[39:27] itu antara Direktorat Pendidikan dan
[39:30] Transformasi Pendidikan Unesa dengan
[39:33] nama calon litra entah itu perusahaan,
[39:35] entah itu lembaga, entah itu sekolah,
[39:37] entah itu desa.
[39:39] Tentangnya ini sudah given, sudah ee
[39:43] sudah tertuliskan yaitu implementasi
[39:45] kerja sama berdampak dalam program ciri
[39:47] darah Pur tinggi melalui mobilitas
[39:49] akademik. Nah, kan sudah sudah merujuk
[39:52] pada suatu kegiatan yaitu kegiatannya
[39:54] meng akademik warna kuning ini
[39:58] silakan itu pengisian dari pihak kita.
[40:01] Pihak pertama. Pihak pertama adalah
[40:03] Unesa. Unesa adalah berarti saudara
[40:06] mahasiswa yang terlibat.
[40:08] Nomor dari DPTB nanti ada alur untuk
[40:12] permintaan nomornya nanti akan saya ee
[40:16] kasih alurnya ada di bawah.
[40:23] Kemudian
[40:24] untuk yang warna hijau itu nomor dari
[40:27] pihak mitra
[40:29] ya diminta ke mitranya.
[40:33] Kemudian untuk
[40:36] harinya
[40:39] itu hari yang telah disepakati.
[40:42] Hari yang telah tanggal dan hari yang
[40:45] telah disepakati oleh mitra. Nah,
[40:47] Saudara komunikasikan dengan mitra
[40:48] disepakati tanggal berapa? Untuk pihak
[40:51] dari Unesa yang bertanda tangan adalah
[40:54] Prof. Roselina Ekawati, P.D selaku
[40:58] jabatannya Direktur Pendidikan dan
[41:01] Transformasi Pendidikan [berdehem]
[41:03] Universitas Negeri Surabaya. Alamatnya
[41:05] sudah tertera. Artinya itu given. Yang
[41:08] perlu Saudara perhatikan dan dirubah
[41:10] adalah bagian stabilo saja, Teman-teman.
[41:13] Kemudian pihak kedua tabelo hijau ini
[41:16] merupakan pengisian dari
[41:19] pihak mitra.
[41:21] Misalkan yang mewakili tempat magangnya
[41:24] Mas Nazar. Mas Nazar misalkan magang di
[41:28] perusahaan ABC. Oh, ada ABC CBA lah. ABC
[41:32] kan ada ya sirup ya? CBA enggak ada ya.
[41:36] Oke. Mas Nazar magang di perusahaan CBA.
[41:39] Tidak harus pimpinan yang di Jakarta Mas
[41:42] Nazar, tetapi yang tanda tangan adalah
[41:46] pimpinan atau posisi tertinggi di ruang
[41:49] tersebut. Boleh. Misalkan Mah Nazar
[41:52] dimagangkan pada bagian
[41:56] administrasi di kantor ruang TU staf
[41:59] berarti boleh. Yang datang adalah kepala
[42:01] administrasi boleh HRD-nya di situ.
[42:03] Boleh jabatan dituliskan di situ ya.
[42:06] Alamatnya dituliskan alamat tempat Mas
[42:08] Nazar Magang. Dalam hal ini bertindak
[42:12] untuk dan atas nama perusahaan CBA
[42:14] [berdehem]
[42:16] ya. Selanjutnya disebut pihak kedua.
[42:19] Nah, terus ini given.
[42:22] Pasal 1 itu sudah given, umum. Pasal 2
[42:25] perlu diperhatikan ayat 1.
[42:28] Ruang lingkup perjanjian kerja sama ini
[42:30] meliputi tridarma perguruan tinggi
[42:32] melalui mobilitas akademik dalam
[42:34] program. Program apa? Ada program
[42:37] magang, ada program KKN, ada program
[42:41] PLP, ada program riset ataupun KWU dan
[42:45] sebagainya. Tuliskan di situ titik-titik
[42:47] itu diisi program-program saudara.
[42:50] Ayat 2 itu sudah given tidak perlu
[42:53] dirubah. lah. Yang perlu Saudara cermati
[42:57] adalah yang saya kotak merah ini pasal 3
[43:00] pelaksanaan kegiatan dan luaran.
[43:03] Kalau tahun sebelumnya luaran itu tidak
[43:05] ada.
[43:06] Seperti tadi yang sudah disampaikan Paul
[43:08] Samet, kita merujuk pada
[43:11] peraturan pemerintah
[43:14] yang terbaru tahun 2025 bulan November
[43:18] atau Desember kemarin itu sudah
[43:19] ditayangkan peraturan sehingga kita
[43:21] masukkan pelaksanaan kegiatan dan
[43:23] luaran. Perlu diperhatikan dan perlu di
[43:26] ee garis bawahi nanti di pasal 3 ini
[43:28] perlu digaris bawahi ya.
[43:31] Kegiatan ini dilakukan oleh Direktorat
[43:34] Pendidikan dan Transformasi Pendidikan
[43:36] di PT CBA sesuai dengan visi dan misi
[43:41] kedua belah pihak. Artinya tempat miter
[43:43] tuliskan di PTCBA tadi itu. Ayat 2.
[43:47] Program studi yang mahasiswanya
[43:49] melaksanakan kegiatan mobilitas akademik
[43:51] sebagaimana pada pasal 3 ayat 1 tersedia
[43:55] dalam lampiran yang tidak dipisahkan
[43:57] dari PKS. ini nanti ada lampirannya kita
[44:00] cermati bersama sehingga pasal 2 ini
[44:02] juga tidak bisa dihilangkan.
[44:06] Pasal 3.
[44:09] Setelah melaksanakan kegiatan
[44:11] implementasi sebagaimana dimaksud pada
[44:14] pasal 3 ayat 2,
[44:19] para pihak sepakat untuk menghasilkan
[44:22] luaran atau outcome yang memberikan
[44:24] dampak positif bagi kedua belah pihak
[44:27] yang meliputi lah kan ini ada
[44:30] sampai poin R ya lebih dari 10 ada
[44:33] kurang lebih 15. Silakan saudara pilih
[44:37] luaran yang dipilih sesuaikan dengan
[44:39] hasil program kerja sama yang telah
[44:40] dihasilkan. Contoh
[44:42] di PT CBA ini selain Mas Nazar itu juga
[44:47] ada dari Mas Nazar dari prodi apa Mas
[44:50] Nazar?
[44:52] Saya dari administrasi negara Bapak.
[44:54] Mas Nazar dari Fakultas Visipol iya.
[44:58] Adminasi Negara. Kemudian katakanlah ada
[45:01] lagi dari pendidikan administrasi
[45:03] perkantoran FEB, satu mahasiswa magang
[45:06] di PTCBA. Katakanlah ada lagi magang
[45:10] dari Fakultas Bahasa dan Sastra FBS dari
[45:14] prodi Sastra Inggris. Ada dua mahasiswa
[45:18] berarti ada empat. Katakanlah lagi ada
[45:21] dari ee DKV FBS
[45:25] satu mahasiswa. Berarti ada lima, lima
[45:27] mahasiswa. Ingat ada lima mahasiswa, ada
[45:32] tiga fakultas. Mas Nazar dari Visipol 1
[45:35] PAP, ada katakanlah Farid di sana magang
[45:38] kemudian dari FBS 2 Sastra Inggris dan
[45:41] DKV di sana ya. Mas Nazar menghasilkan
[45:46] artikel berarti poin A dituliskan
[45:49] komikasi ilmiah. Kemudian katakanlah
[45:53] dari PAP itu menghasilkan sebuah manual
[45:57] rujukan. Buku rujukan berarti [berdehem]
[45:59] dituliskan buku rujukan. Kemudian dari
[46:02] FBS bisa jadi menghasilkan sebuah produk
[46:06] fisik atau dikatakan pengembangan sistem
[46:10] model dari sastra Inggris tadi itu.
[46:13] Kemudian dari DKV menghasilkan sebuah
[46:17] katakanlah bisa dikatakan sebuah produk
[46:21] inovasi DKV ya. Sehingga untuk luaran
[46:24] yang lain bisa dihilangkan disesuaikan
[46:27] dengan mini project yang akan Saudara
[46:30] hasilkan. merujuk pada sebuah luaran
[46:32] pasal 3 ini nanti.
[46:36] Oke, bisa dipahami ya sampai sini.
[46:38] Kemudian baru ke pasal 4. Pasal 4 Spras
[46:42] ini given.
[46:44] Eh, tidak bisa saudara tinggal
[46:46] [berdehem] mengikuti aja. Pasal 5 juga
[46:48] given. Pasal 6 sekarang
[46:51] perjanjian tentang jangka waktu ya.
[46:54] Perjanjian kerja sama ini berlaku selama
[46:55] 1 tahun
[46:58] dimulai dari tahap observasi.
[47:01] penyesuaian dengan bidang keilmuan
[47:03] penempatan di tuliskan mitranya di PT
[47:07] CBA hingga penyusunan
[47:11] laporan akhir dipilih nanti salah satu
[47:14] laporan akhir apa laporan akhir magang
[47:17] KKMPLP atau apa disesuaikan selanjutnya
[47:20] perjanjian ini akan dievaluasi dan dapat
[47:23] diperbarui sesuai dengan ketentuan yang
[47:25] berlaku serta berdasarkan kesepakatan
[47:28] para pihak. Jadi yang perlu disesuaikan
[47:30] adalah stabilo warna biru khususnya pada
[47:33] mitra apa PT CBA. Kemudian laporan
[47:36] akhir.
[47:38] Laporan akhir untuk kegiatan apa gitu
[47:41] ya.
[47:43] Pasal 7 lah. Pasal 7 ini hak dan
[47:47] kewajiban. Untuk hak dan kewajiban ini
[47:52] perhatikan stabil warna kuning. Isi dari
[47:55] hak dan kewajiban para pihak. tentatif.
[47:58] Tentatif [berdehem] ini artinya bisa
[47:59] disepakati ulang. Tidak harus seperti
[48:01] itu. Bersama mitra sesuai dengan jenis
[48:04] kegiatannya. Tetapi hak dan kewajiban
[48:07] yang sudah kami template kan ini adalah
[48:10] hak kewajiban yang sangat normatif. Hak
[48:14] dan kewajiban yang sangat bisa digunakan
[48:16] untuk umum jika mitra kederatan bisa
[48:19] disesuaikan kembali.
[48:23] Masuk ke pasal 8. Ini sudah given,
[48:26] Saudara. Tidak perlu merubah. Pasal 9
[48:28] juga sudah given. Pasal 10 juga given.
[48:31] Yang perlu diperhatikan pasal 10 adalah
[48:36] perjanjian kerja kerja sama ini dibuat
[48:39] dan ditandatangani pada hari, tanggal,
[48:42] bulan, tahun tersebut di atas dalam
[48:45] rangkap lah ini yang perlu dikanis
[48:46] bawahi dalam rangkap dua ya. Tidak
[48:49] diprint satu, tapi diprint dua kopi
[48:51] bermatra 10.000
[48:54] masing-masing untuk pihak kesatu dan
[48:56] pihak kedua. Artinya mohon diperhatikan
[49:00] kadang itu ada mahasiswa materinya
[49:02] diletakkan kedua-duanya di sini. Itu
[49:04] salah. Yang benar adalah
[49:07] satu rangkap materi terletak pada pihak
[49:10] kesatu,
[49:12] rangkap kedua materi terletak pada pihak
[49:14] kedua. Sehingga nanti materai yang untuk
[49:17] mitra itu adalah ee mohon maaf dokumen
[49:21] yang untuk mitra itu adalah matra yang
[49:23] berada pada pihak kesatu atau pihak
[49:25] UNESA. Kebalikannya dokumen yang untuk
[49:28] disimpan oleh Unesa itu adalah materai
[49:31] yang berada pada pihak mitra atau pihak
[49:33] kedua.
[49:35] Kemudian ada di lampiran.
[49:38] Lampiran ini wajib diisi
[49:40] tabel peserta mobilitas akademik Unesa
[49:43] yang melakukan program apa dengan
[49:45] disesuaikan entah itu magang, entah itu
[49:48] PLP, KKN dan sebagainya dipilih salah
[49:50] satu di PTCBA. Kat seperti itu lah.
[49:53] Contohnya tadi misalkan di PTCBA ini ada
[49:56] lima mahasiswa magang.
[49:59] dituliskan nama program studi
[50:02] administrasi negara visipol fakultasnya
[50:06] unitnya di bagian apa misalkan ee
[50:10] Mas Nazar itu magang di bagian umum ya
[50:14] nama siapa yaitu Nazar jumlahnya satu
[50:18] kemudian dari S1 PAP contohnya tadi dari
[50:21] pendidikan anis perkantoran fakultasnya
[50:24] dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis
[50:26] misalkan diletakkan sama di bagian unit
[50:29] layanan umum ada satu mahasiswa
[50:32] dituliskan nama mahasiswa secara
[50:33] lengkap.
[50:34] Kemudian ada satu lagi dari prodi sastra
[50:39] Inggris.
[50:41] Ada dua fakultasnya FBS itu misalkan
[50:45] diletakkan di posisi humas hubungan
[50:48] masyarakat. Karena mungkin dari PTCBA
[50:50] ini membutuhkan audiensi dengan pihak
[50:52] asing sehingga dibutuhkan translator
[50:55] dari sesta Inggris. Ya, katakanlah nama
[50:57] mahasiswanya adalah Wulan dan Guritno.
[51:00] Ada dua di sana. Kemudian satu lagi itu
[51:04] dari DKV
[51:07] ya. Dari DKV ini
[51:10] berarti masuk ke FBS diletakkan bagian
[51:13] magangnya pada bagian perencanaan.
[51:15] Mungkin akan mendesain layout, mendesain
[51:18] kegiatan fl kegiatan dan sebagainya
[51:20] sehingga masuk di perencanaan. Namanya
[51:22] katakanlah ada namanya Arfan satu
[51:24] mahasiswa. tuliskan di situ, gitu ya.
[51:27] Ini untuk PKS. Jadi, mahasiswa mobilitas
[51:30] akademik wajib membuat PKS. Kalau MOU
[51:33] itu kita bantu dari UGA, mahasiswa
[51:35] tinggal mengisi Google Form. Catatannya
[51:38] MOU itu diperlukan jika pihak mitra
[51:40] minta. Jika pihak mitra minta cukup PKS
[51:43] saja.
[51:47] Dokumen yang kedua
[51:50] yang wajib dibuat oleh mahasiswa
[51:52] Universitas Akademik yaitu surat
[51:55] pernyataan hasil kerja sama berdampak
[51:57] kegiatan akademik.
[52:00] Nanti seluruh dokumen ini akan ada di
[52:02] Google Drive. Sudah kami siapkan linknya
[52:05] juga.
[52:07] Ada dua lembar saja yang dibutuhkan.
[52:10] Lembar yang pertama itu adalah
[52:12] identitas. Kop. Jangan lupa kop ini
[52:15] adalah kop dari mitra, kop dari PTCBA
[52:18] ya. Surat pernyataan hasil berdampak.
[52:21] Nomor nomor ini berbeda dengan nomor
[52:25] PKS.
[52:29] Jadi minta nomor dua kali kepada mitra,
[52:31] nomor PKS dan nomor surat pernyataan
[52:34] berdampak.
[52:36] Ya, bisa jadi minta nomor lebih dari dua
[52:39] kali karena surat pernyataan berdampak
[52:40] ini lebih dari satu. Nanti saya
[52:43] jelaskan. Kita satu persatu ke sini
[52:44] dulu.
[52:46] yang bertandangan di bawah ini nama
[52:48] katakanlah tadi adalah kepala bagian
[52:52] TU yang ada di PTCBA katakanlah namanya
[52:55] Farik jabatannya kepala bagian TU
[52:58] instansinya adalah PTCBA
[53:01] menyatakan bahwa berdasarkan perjanjian
[53:04] kerja sama antara
[53:06] nanti dirubah bukan fakultas tapi
[53:10] berdasarkan dari ini ee Direktorat DPTP
[53:14] tadi ini ya Berdasarkan ini ya,
[53:15] berdasarkan dari PKS saudara ini ya,
[53:18] berdasarkan ini
[53:21] antara Direktorat
[53:24] DPTP Unesa dengan PTCBA
[53:28] nomornya berapa? Nomor ini bukan nomor
[53:30] yang atasnya ini, tetapi nomor PKS yang
[53:33] ada di sini,
[53:36] yaitu nomor IPKS yang ada di sini ya.
[53:39] Dimasukkan dua-duanya, nomor PKS dari
[53:41] DPTP dan nomor PKS dari mitra.
[53:46] Nah, sehingga dimasukkan di sini
[53:48] katakanlah nomor 214
[53:50] garing bla bla bla dan nomor dari mitra
[53:54] mitra PT CBA nomor berapa? Tanggal
[53:57] berapa? Tanggal ini dilihat dari sini.
[54:00] Nah, tanggal berapa disepakatinya? Ini
[54:03] yang warna kuning ini dilihat baru di
[54:06] situ tentangnya tentang monitas akademik
[54:08] telah melakukan kegiatan apa dituliskan,
[54:11] disesuaikan misalkan magang ya magang di
[54:13] sini.
[54:14] Mas Nazar, suara saya terdengar di sana,
[54:16] Masan?
[54:18] Nggih, Bapak terdengar.
[54:20] Untuk share screen-nya masih bergerak
[54:22] aktif secara real time?
[54:27] Aman, Bapak.
[54:28] Oke.
[54:29] Kemudian, data mahasiswa ini bukan
[54:32] seluruh data mahasiswa yang ada di dalam
[54:34] PKS lampiran ini, bukan ya. Tetapi
[54:37] berdasarkan jenis luarannya.
[54:41] Jenis luaranya katakanlah Mas Nazar tadi
[54:44] menghasilkan artikel. Berarti tuliskan
[54:46] nama mahasiswa di sini adalah
[54:47] Nazaruddin. Name berapa program studi
[54:51] dari administrasi negara.
[54:54] Boleh ditambahkan fakultas tabelnya.
[54:56] Kemudian perhatikan untuk adapun luaran
[54:59] outcome kerja sama yang telah digunakan
[55:02] dan diimplementasikan oleh pihak kami
[55:03] sebagai berikut. Kalau bisa ini yang
[55:05] ngisi adalah saudara.
[55:07] Nanti pihak mitra itu tinggal
[55:09] konfirmasi. Untuk poin pertama ini
[55:11] adalah kerja sama berdampak yang telah
[55:13] dilaksanakan apa. Misalkan kerja sama
[55:16] mobilitas akademik dalam program
[55:19] kegiatan magang.
[55:21] Produk yang dihasilkan katakanlah hasil
[55:23] penelitian.
[55:27] Produk yang telah dihasilkan telah
[55:29] dipublik pada jurnal. Katakanlah jurnal
[55:32] apa? Jurnal administrasi negara.
[55:36] Ya. Kemudian
[55:39] Sinta berapa? Katakan Sinta 6, Sinta 5
[55:42] atau Kopernikus boleh. Saya kira dan
[55:46] saya yakin adik-adik mahasiswa ini sudah
[55:49] memahami tinta dan Scopus yang tadi juga
[55:53] telah disinggung oleh Prof. L.
[55:55] link berita kegiatan semisal saudara itu
[55:58] KKN, semisal saudara itu kegiatan projek
[56:02] yang lainnya atau magang ada berita yang
[56:05] terbit di media online entah itu di
[56:08] Kompasan dan sebagainya itu masukkan.
[56:10] Kalau tidak ada boleh link yang di atas
[56:13] ini dimasukkan ke sini ya. Link berita
[56:17] ini bukan link dokumentasi tapi link
[56:18] berita kegiatan. Boleh semisal link
[56:20] berita kegiatan ini masuk ke website-nya
[56:23] tempat magang mahasiswa Unesa telah
[56:26] berdampak kepada PTCBA dengan membuat
[56:28] terobosan bla bla bla sehingga masuk
[56:30] website itu boleh
[56:34] atau link YouTube minimal link YouTube
[56:36] atau link Instagram. Nah, sosial media
[56:38] boleh, link TikTok, Instagram, YouTube
[56:41] boleh berkaitan dengan kegiatan magang
[56:43] saudara.
[56:45] Kemudian dampak nyata pada mitra berupa
[56:48] kalau finansial dilingkari, kalau
[56:49] nonfinansial dilingkari.
[56:53] Kebanyakan adalah nonfinansial
[56:54] dilingkari. Nanti nonfinal berupa apa?
[56:56] Katakanlah berupa wawasan hasil
[56:58] penelitian. Karena contohnya ters Nazar.
[57:03] Mas Nazar memberikan hasil dampak berupa
[57:06] hasil penelitian di PTCBA. Baru tanda
[57:09] tangan mitra tanggal dituliskan pimpinan
[57:11] mitranya berupa ee siapa katakanlah tadi
[57:14] Farid sebagai ee pimpinan mitra yang
[57:16] dituliskan ganti kepala bagian PTCBA
[57:20] nama lengkap dan jelas baru ada mater 10
[57:24] stempel dari pihak mitra ya. Lampiran
[57:27] satu ini adalah hasil proyek ini
[57:29] berdampak contohnya foto waktu
[57:31] observasi.
[57:33] mungkin foto waktu pengenalan data, foto
[57:35] waktu magang boleh dilampirkan di sini.
[57:39] Ini adalah petunjuk pengisiannya. Apa
[57:41] yang tadi saya sampaikan adalah ada di
[57:42] sini semua ya. Apa yang tadi saya
[57:45] sampaikan sudah ada di bentuk pengisian
[57:47] sehingga untuk ini tidak perlu
[57:48] dilampirkan. Jadi untuk surat pernyataan
[57:50] hasil kerja saya berdampak ini hanya
[57:52] perlu dua lembar saja. Ini dihapus. Ini
[57:55] sifatnya hanya petunjuk gitu.
[58:00] Yang ketiga ada laporan kerja sama.
[58:04] Laporan kerja sama ini hanya satu lembar
[58:07] saja
[58:10] yang berisikan judul kerja sama itu
[58:13] di-copy paste dari PKS tadi ya. Dicopy
[58:16] paste dari sini. Judulnya apa? Judul itu
[58:18] tentang berarti judul itu tentang ininya
[58:21] judul ini nih implementasi kerja sama
[58:23] berdampak ini judulnya itu dicopy paste
[58:25] dimasukkan ke dalam sini referensi kerja
[58:28] sama itu adalah ini nomor PKS-nya
[58:32] dimasukkan dua-duanya nomor PKS
[58:34] dikopaste dimasukkan ke dalam sini mitra
[58:37] kerja sama siapa PTCBA ruang lingkupnya
[58:41] itu dicopy paste dari ruang lingkup PKS
[58:43] yaitu pasal 3 lah ini dikopy pasda pada
[58:47] sini ayat 1 dikopaste di sini dimasukkan
[58:51] ke dalam ruang lingkup hasil
[58:53] pelaksanaannya ini dicopy paste dari
[58:55] pasal 3 ayat 3 silakan saudara kias dari
[58:59] sini
[59:01] dias di sini makanya ini saya highlight
[59:04] ini saya kasih tanda warna merah karena
[59:06] ini banyak rujukannya nantinya
[59:11] kemudian untuk tautan atau link
[59:14] dokumentasi gigatan mohon jangan jangan
[59:18] memasukkan foto langsung ke situ, tetapi
[59:20] adalah masukkan foto-foto video saudara,
[59:23] kegiatan magang atau kakinnya
[59:26] dalam Google Drive. Pastikan link Google
[59:28] Drive bisa diakses baru linknya masukkan
[59:31] ke dalam tautan tersebut ya. Kemudian
[59:34] tanggung jawab kegiatan hari tanggal
[59:36] dituliskan disesuaikan dengan PKS boleh,
[59:39] tidak pun juga boleh. Tanda tangan Prof.
[59:41] Rose juga stempel kemudian tanda tangan
[59:44] dari mitra juga ya.
[59:47] Ya, itu adalah dokumen yang perlu wajib
[59:50] saudara buat.
[59:52] Kemudian ini adalah keterangan
[59:55] pentingnya tiga dokumen penting dalam
[59:57] pelaksanaan kerja sama akademik. Satu
[01:00:00] ini kita review dan kita refleksi tiga
[01:00:02] hal tadi itu untuk PKS jenisnya satu
[01:00:06] mitra 1 PKS. 1 PKS berlaku untuk seluruh
[01:00:10] mahasiswa yang melaksanakan kegiatan
[01:00:11] pada mitra tersebut sesuai template yang
[01:00:13] ditetapkan.
[01:00:16] Kedua, surat pernyataan hasil kerja
[01:00:18] berdampak itu diterbitkan berdasarkan
[01:00:21] dari step luaran output yang dihasilkan.
[01:00:25] Contoh, kalau di PKS tadi, Saudara di
[01:00:27] pasal 3 ada empat output ya kan.
[01:00:31] dari Visipol ada artikel dari
[01:00:34] administrasi dari ee FEB PAP itu
[01:00:38] hasilnya tadi ee berupa buku pedoman
[01:00:42] dari FBS prodi sastra Inggris berupa
[01:00:47] buku pedoman juga kemudian dari DKV
[01:00:50] berupa karya inovasi lah berarti ada
[01:00:52] empat surat hasil kerja sama berdampak
[01:00:54] berbeda-beda dan disesuaikan dengan nama
[01:00:56] masing-masing yang ada di dalamnya ya
[01:00:59] laporan kerja sama satu mitra atau satu
[01:01:01] PKS, satu laporan kerja sama. Laporan
[01:01:04] disusun sebagai dokumentasi pelang dan
[01:01:06] capaian kerja sama. Jadi, satu tempat
[01:01:09] atau satu mitra, satu PKS, satu laporan
[01:01:11] surat hasil kerja berdampaknya
[01:01:13] disesuaikan berdasarkan luaran
[01:01:17] gitu ya.
[01:01:19] Ya, silakan untuk semua dokumen bisa
[01:01:22] diunduh pada template yang tersaji pada
[01:01:26] PPT ini. Nanti PPT ini juga sudah kami
[01:01:29] share kepada mobilitas akademik. Semoga
[01:01:32] nanti juga akan di-share, akan kami
[01:01:34] share juga ke [berdehem]
[01:01:37] seluruh tim adhok kerja sama prodi dan
[01:01:39] fakultas untuk membimbing dan
[01:01:41] mengarahkan saudara. Sekarang adalah
[01:01:44] bagaimana Pak proses kita mendapatkan
[01:01:47] tanda tangan Prof. Rus. Bagaimana, Pak
[01:01:49] Cara kita proses mendapatkan nomor PKS
[01:01:51] dari Prof. Rus atau dari DPTP? Kita
[01:01:54] perhatikan proses keempat.
[01:01:57] Yang pertama yang perlu diperhatikan
[01:02:02] persiapan dokumen. Seluruh mahasiswa
[01:02:05] wajib menyiapkan draf PKS, laporan kerja
[01:02:09] sama, surat perencataan kerjasan
[01:02:11] berdampak yang sudah ada isinya. Jangan
[01:02:13] sampai diletakkan kesannya kosongan. Itu
[01:02:15] ada mahasis seperti itu ada.
[01:02:19] terburu-buru, terbirit-birit, sudah
[01:02:22] ketinggalan jauh dari teman-temannya
[01:02:23] sehingga datang ke direktorat bawa draf
[01:02:26] kosongan, minta tanda tangan dulu, nanti
[01:02:27] di sisi setelahnya salah. Jangan seperti
[01:02:30] itu. Ini saya jauh-jauh hari disiapkan
[01:02:32] dengan baik. Kemudian
[01:02:35] format tanda tangan mahasiswa
[01:02:38] berkoordinasi dengan pihak mitra. Proses
[01:02:41] penandatanganan danel pada PKS dan
[01:02:45] laporan kerja sama itu bisa disusulkan.
[01:02:49] Urutan tanda tangannya itu fleksibel ya,
[01:02:51] Teman-teman. Fleksibel itu artinya boleh
[01:02:54] dari pihak mitra dulu, boleh dari
[01:02:56] Indonesia dulu. Yang efektif saja, yang
[01:02:59] mana yang mau dulu. Misalkan pihak mitra
[01:03:02] mau tanda tangan dulu, silakan
[01:03:04] ditandatangani ke pihak mitra dulu
[01:03:06] meskipun nomor dari pihak ee DPTP belum
[01:03:11] ada, nanti boleh tulis tangan. Jadi
[01:03:14] untuk nomor PKS nomor ini
[01:03:18] nomor PKS ini itu boleh tulis tangan ya
[01:03:21] artinya boleh menyusul
[01:03:23] boleh menyusul boleh tulis tangan.
[01:03:29] Jadi untuk tantangan ini ee adik-adik
[01:03:32] boleh menanyakan ke pihak mitra apakah
[01:03:35] berkenan tanda tangan dulu. Kalau sudah
[01:03:37] berkenan silakan nanti ditandatangani ke
[01:03:39] pihak mitra. Kalau belum berkenan
[01:03:41] berarti diproses dulu ke Unesa lah.
[01:03:45] Setelah Saudara menyiapkan ketiga draf
[01:03:47] itu silakan ini perlu diperhatikan.
[01:03:49] Nomor tiga, mahasiswa mengumpulkan
[01:03:51] secara kolektif. Kolektifnya kumpulkan
[01:03:54] ya, tidak sendiri-sendiri. Ada PKS,
[01:03:57] laporan kerja sama, surat pernyataan
[01:03:58] yang berdampak dalam satu map. Dokumen
[01:04:01] disusun rapi dibinder atau dibinder ya
[01:04:04] diklip itu loh pakai warna hitam atau
[01:04:06] diper clip dimasukkan ke dalam satu map
[01:04:09] serta diberi identitas
[01:04:12] nama mahasiswa,
[01:04:14] program studi, CV yang bisa dihubungi,
[01:04:17] nomor WA-nya berapa
[01:04:19] ya. Artinya apa?
[01:04:22] Artinya saudara kumpulkan ke DPTP itu
[01:04:25] dalam satu map berisikan tiga dokumen
[01:04:27] itu ada nama P tidak harus nama seluruh
[01:04:31] mahasiswa tapi P-nya siapa, WA-nya mana
[01:04:33] supaya nanti dari direktorat itu gampang
[01:04:35] menghubunginya. Setelah itu dokumen
[01:04:39] tersebut serahkan ke kantor DPTP
[01:04:43] letaknya di Rektorat Unesa lantai
[01:04:46] ground. Pojok kanan dekatnya sekolah
[01:04:50] rakyat,
[01:04:52] depannya lapangan belakang posisi di
[01:04:55] belakang sebelah kanan ya. Kalau sebelah
[01:04:58] kiri itu kan Tobis. Kalau sebelah kanan
[01:05:00] itu adalah ada sekolah rakyat dekatnya
[01:05:04] parkir base, Guys. Di situ ada
[01:05:05] direktorat DPTP. Nanti letakkan di situ,
[01:05:09] titipkan ke satpam. Nanti satpam sudah
[01:05:12] ada tempatnya sendiri di situ, ya. Baru
[01:05:15] nanti dari DPTP akan memproses ditunggu.
[01:05:19] Biasanya prosesnya kurang lebih 5 hari
[01:05:23] jam kerja.
[01:05:25] Tim DPTP akan melakukan satu, nanti akan
[01:05:27] diproses nomor PKS-nya, ditulis tangan,
[01:05:30] kemudian
[01:05:31] diproses tanda tangan oleh DPTP, baik
[01:05:33] itu PKS ataupun laporan kerja sama.
[01:05:37] Setelah itu akan distampel oleh DPTP ya.
[01:05:41] Setelah itu dokumen yang sudah diproses
[01:05:43] oleh tim DPTP akan diletakkan kembali ke
[01:05:45] satpam dan saudara nanti akan dihubungi
[01:05:48] di WA oleh tim DPTP bahwasanya dokumen
[01:05:51] sudah siap bisa diambil. silakan diambil
[01:05:54] ke BPTP di kantor tersebut. Di mana ini?
[01:05:57] Di ground lantai di lantai ground
[01:06:00] rektorat Unesa pojok kanan kantor DPTP.
[01:06:02] Itu catatan penting.
[01:06:06] Mohon bagi mahasiswa
[01:06:09] mengikuti koordinasi prosasi ini tidak
[01:06:12] menghubungi kepada Prof. R langsung,
[01:06:15] tidak menghubungi direktur GBTP langsung
[01:06:16] secara melalui WA. Jadi proses ini harus
[01:06:20] diikuti dan tidak langsung tembak.
[01:06:23] WA, Prof. izin saya mau minta datangan.
[01:06:25] Tidak seperti itu prosesnya ya. Mohon
[01:06:28] untuk menjadi catatan.
[01:06:31] Lah sekarang ada proses unggah dokumen.
[01:06:35] Unggah dokumen ini setelah PKS, laporan
[01:06:38] kerja sama dan surat pernyataan
[01:06:40] berdampak selesai diproses dan
[01:06:42] ditandatangani serta distampel lakukan
[01:06:44] langkah sebagai berikut. Artinya setelah
[01:06:46] seluruh dokumen selesai, setelah PKS,
[01:06:49] surat hasil kerja sama sama laporan
[01:06:51] ditanda J stampel, Saudara scan kemudian
[01:06:55] unggah dokumen ke Melisa. Nanti ada step
[01:06:57] cara-caranya. Setiap mahasiswa wajib
[01:07:00] mengunggah ketiga dokumen tersebut
[01:07:02] sebagai bukti pelaksanaan di Melisa.
[01:07:04] Jadi Saudara wajib unggunggah
[01:07:05] tiga-tiganya itu ke Melissa ya. lah ini
[01:07:09] proses ungahan Melisa nanti bisa dibaca
[01:07:12] sendiri dan ini ada videonya nanti dicek
[01:07:15] sendiri videonya ya ini saya percepat
[01:07:17] saja ini ada videonya nanti PPT sudah
[01:07:18] saya berikan mulai dari login eh Melissa
[01:07:21] kemudian Sinkerma dan sebagainya silakan
[01:07:24] saudara cermati dan perhatikan videonya
[01:07:27] ada proses unggah videonya ya setelah
[01:07:30] itu penyerahan dokumen akhir ini juga
[01:07:32] penting setelah seluruh pros selesai
[01:07:35] termasuk unggat dokumen Melissa seluruh
[01:07:37] dokumen fisik hard copy terdiri atas
[01:07:39] PKS, surat hasil berdampak sama laporan
[01:07:42] itu hardfil-nya
[01:07:44] disimpan diserahkan ke tim adhoc prodi
[01:07:48] atau fakultas.
[01:07:51] Seperti yang tadi sudah saya sampaikan,
[01:07:52] saya ulangi lagi. PKS yang bermatra di
[01:07:55] mitra disimpan oleh Unesa. PKS yang
[01:07:58] bermitra di sori PKS yang bermatra di
[01:08:02] Unesa disimpan oleh mitra. Jangan sampai
[01:08:04] kebalik ya. kemudian diserahkan ke tim
[01:08:07] adhok kerja sama fakultas atau prodi.
[01:08:12] Ini ketentuan penting yang harus
[01:08:13] diperhatikan.
[01:08:15] Nomor satu
[01:08:17] untuk draf PKS.
[01:08:20] Isi draf PKS bersifat fleksibel
[01:08:23] dapat disesuaikan dengan kebutuhan mitra
[01:08:26] dengan ketentuan pasal 3 wajib
[01:08:28] dipertahankan. Makanya tadi saya
[01:08:30] highlight terus, saya notice terus pasal
[01:08:32] 3 itu tidak bisa dirubah. Artinya yang
[01:08:34] lain boleh dihilangkan. Misalkan
[01:08:36] biasanya di kes lapangan atau di masalah
[01:08:39] di lapangan itu pihak mitra khawatir
[01:08:42] atau pihak mitra ee Mas, Mbak ini kok
[01:08:47] banyak sekali pasal-pasalnya, apakah
[01:08:48] bisa dihilangkan atau disesuaikan? Bisa
[01:08:51] silakan nanti silakan bisa. Oh,
[01:08:54] disesuaikan sebentar ya.
[01:09:01] Ya, buka dulu ya.
[01:09:04] Ini mohon maaf ini juga saya sambil
[01:09:06] nguji ya. Jadi semua harus berjalan.
[01:09:09] Oke,
[01:09:14] saya lanjutkan ya. Suara saya terdengar
[01:09:16] di sana Mas Nazat?
[01:09:18] Giih Bapak terdengar.
[01:09:20] Oke. Kemudian artinya apa? Kadang itu
[01:09:24] mahasiswa dikomplain sama pihak mitra,
[01:09:27] "Mas, ini kok banyak sekali pasalnya?
[01:09:29] Kalau satu lembar gimana? Boleh.
[01:09:31] Silakan. Untuk pasalnya boleh
[01:09:32] dihilangkan. Yang terpenting untuk pasal
[01:09:34] 3 dipertahankan kayak pasal ee biaya,
[01:09:38] pasal hak dan kewajiban, pasal waktu dan
[01:09:40] sebagainya boleh dihilangkan. Dan yang
[01:09:42] menjadi catatan berkaitan dengan jangka
[01:09:44] waktu boleh dikurangi tidak 1 tahun
[01:09:47] tetapi minimal 1 semester. Jangka waktu
[01:09:50] kerja sama dapat disutkan berdasarkan
[01:09:53] kesepakatan dengan masa berlaku minimal
[01:09:55] 6 bulan atau satu semester. Kalau
[01:09:56] ditanya, "Loh, Mbak Mas, Anda kan magang
[01:10:00] cuman 4 bulan, kenapa kok ditulis 6
[01:10:03] bulan?" Enj, Bapak enj, Ibu. Karena 6
[01:10:07] bulan itu juga terhitung proses saya
[01:10:09] membuat proposal magang. 6 bulan itu
[01:10:12] terhitung juga saya berproses dalam
[01:10:14] penyusunan laporan akhir magang.
[01:10:16] Berproses dalam membuat luaran akhir
[01:10:19] magang atau KKM. Sehingga penjelasnya
[01:10:21] seperti itu. Meskipun pelaksanaannya 3
[01:10:23] bulan atau 4 bulan, tetapi harus minimal
[01:10:25] 1 semester. Itu sudah aturan. Silakan
[01:10:28] bisa dicek dimen 358 gar
[01:10:32] M G
[01:10:34] 2025. Ya. Kemudian poin nomor tiga ini
[01:10:38] yang penting juga. Jika mahasiswa
[01:10:41] mengalami kendala misalkan seperti sulit
[01:10:43] memperoleh tanda tangan mitra, mitra
[01:10:45] mengajukan permohonan audiensi dengan
[01:10:48] Unesa atau pihak ee kita mengalami
[01:10:51] kesulitan dalam penyusunan substansi PKS
[01:10:53] atau saudara bingung dalam pengisiannya,
[01:10:56] bingung mengisi surat hasil berdampak
[01:10:57] maupun laporan kerja sama, maka silakan
[01:11:01] Saudara menghubungi dan berkoordinasi
[01:11:03] dengan baik dengan tim adhok kerja sama
[01:11:06] program studi dan fakultas
[01:11:08] masing-masing. ingat ya, langsung
[01:11:10] menghubungi tim atau kerja sama prodi
[01:11:12] dan fakultas bukan ke DPTP bukan ke UGA
[01:11:16] tapi ke tim ADH prodi dan fakultas.
[01:11:19] Berikut sudah juga kami siapkan
[01:11:22] nama-nama tim adhok prodi dan fakultas
[01:11:26] ini sudah kami siapkan pada Google
[01:11:28] spritset ini. Ini bisa dibuka ya.
[01:11:31] Silakan nanti bisa dibuka dan bisa
[01:11:32] dihubungi di situ sudah ada namanya juga
[01:11:35] sudah ada nomor WA-nya. Jadi seperti itu
[01:11:39] untuk materinya. Semoga bisa diikuti,
[01:11:44] dicerna dengan baik dan diimplementen
[01:11:46] dengan baik. Saya kembalikan lagi kepada
[01:11:49] Mas Nazar.
[01:11:51] Baik, terima kasih Bapak dari Unesa
[01:11:54] Global Engagement, Prof. Selamat, dan
[01:11:56] Pak Faris atas informasi yang sangat
[01:11:57] penting mengenai kerja sama di UNSP.
[01:12:00] Mungkin kita lanjutkan ee ke sesi tanya
[01:12:02] jawab. Namun karena keterbatasan waktu
[01:12:04] mungkin kita batasi ee dua sampai
[01:12:07] penanya saja nggih teman-teman dan Bapak
[01:12:10] Bu. Izin untuk teman-teman apabila ada
[01:12:12] pertanyaan dipersilakan untuk Ris atau
[01:12:14] ee menulis di kolom komentar.
[01:12:19] Silakan teman-teman.
[01:12:34] Ng ee silakan untuk ee Harmoni
[01:12:38] dipersilakan untuk ee on mik dan
[01:12:40] menyampaikan pertanyaannya.
[01:12:42] Mohon izin bertanya ya, Pak ya. Mungkin
[01:12:45] ini berbeda dari materi. Jadi kemarin
[01:12:48] saya itu em daftar di Melisa. Nah, itu
[01:12:52] saya salah pencet itu pada periode yang
[01:12:54] punyanya kakak tingkat. Saya juga sudah
[01:12:57] menghubungi pihak MA, tapi untuk saat
[01:13:00] ini tuh belum ada respon, Kak. Jadi itu
[01:13:02] gimana ya?
[01:13:04] Baik, mungkin izin menjawab nggih, Pak
[01:13:06] Faris dan Prof. Selamat karena ini ee
[01:13:08] mengenai pendaftaran di Melisa ee kita
[01:13:11] sudah menyampaikan informasi di ee
[01:13:13] channel ee channel WA-nya Buas Akademik
[01:13:16] mengenai penghapusan atau cancel
[01:13:19] pendaftaran di Melisa bisa email ke Ibu
[01:13:22] Dwi Angurwati selaku kasih magang.
[01:13:25] Mungkin bisa dicek untuk eh ke Harmoni
[01:13:27] ya bisa melihat channel WA-nya Mobiles
[01:13:31] Akademik Unesa. Di situ ada emailnya Ibu
[01:13:33] Duwirahayu @unesa.ac.id
[01:13:35] bisa dilakukan di situ agar nanti bisa
[01:13:37] ditinjak lanjuti. Mungkin seperti itu,
[01:13:40] Kak Armoni. Apakah sudah terjawab?
[01:13:42] Ee sudah, Kak. Terima kasih.
[01:13:44] Baik, mungkin teman-teman yang lain ada
[01:13:48] pertanyaan?
[01:14:04] Baik. Eh mungkin izin menyampaikan
[01:14:06] pertanyaan yang ada di komentar nggih
[01:14:07] Bapak. Ini ada dari eh Kak Dwi Maulina
[01:14:11] Nurisa. Izin bertanya untuk pengerjaan
[01:14:14] tiga dokumen yang sudah dijelaskan tadi
[01:14:16] yaitu PKS, surat pernyataan hasil dan ee
[01:14:19] laporan pelaksanaan kerja sama itu
[01:14:21] apakah ada ketentuan batas pengerjaan
[01:14:24] atau pengumpulannya Bapak? Jadi untuk
[01:14:26] deadelinnya pengerjaannya kira-kira
[01:14:28] kapan ngih?
[01:14:30] Gitu Pak Faris dan Prof. Selamat.
[01:14:39] Oke. Ee saya jawab sebentar. Nanti
[01:14:42] mungkin ditambah oleh Pak Barit begini.
[01:14:45] Untuk penyelesaian itu diharapkan
[01:14:47] secepatnya saat teman-teman
[01:14:50] ee kalau misalnya ini dokumen ya, saat
[01:14:53] teman-teman itu dalam waktu melakukan
[01:14:57] mobilitas akademik. Mengapa?
[01:15:01] karena teman-teman nanti akan meminta
[01:15:03] tanda tangan ee ke pihak mitra
[01:15:08] sehingga kalau misalnya dilakukan pada
[01:15:11] saat melakukan kegiatan itu, itu kan
[01:15:13] masih bertemu dengan pihak mitra.
[01:15:16] Bayangkan nanti teman-teman itu kalau
[01:15:18] sudah selesai
[01:15:20] kemudian belum mendapatkan tent tangan
[01:15:22] kalau jaraknya dekat misalnya tidak
[01:15:24] masalah tapi kalau jaraknya jauh bahkan
[01:15:27] itu misalnya lintas negara misalnya itu
[01:15:29] kan akan menjadi susah.
[01:15:30] Ya, gitu. Jadi, selama teman-teman
[01:15:33] melakukan kegiatan itu, maka seharusnya
[01:15:36] semuanya bisa diselesaikan pada saat
[01:15:38] itu.
[01:15:39] Kemudian yang kedua, manfaatnya ketika
[01:15:41] teman-teman itu tepat waktu selama ee
[01:15:45] dalam waktu pengerjaan atau melakukan
[01:15:47] mobilitas akademik dari pihak kami itu
[01:15:50] segera bisa mengunggah laporan ke pihak
[01:15:53] Dikti. Karena kami punya simkerma,
[01:15:56] Teman-teman. tadi dijelaskan oleh Pak
[01:15:57] Faris itu, tapi kami tidak punya akses
[01:16:00] secara langsung ke lapor kerja sama di
[01:16:04] Dikti. Artinya simkerma kita itu adalah
[01:16:07] internal itu tidak bisa nyambung
[01:16:09] langsung misalnya ke lapor kerma
[01:16:12] misalnya kalau misalnya teman-teman
[01:16:14] mengisi ee apa MOU atau PKS maksudnya ke
[01:16:18] ke sistem Unesa itu tidak terkonnect
[01:16:20] langsung dibaca oleh sana tapi kami
[01:16:21] harus mengunggah satu persatu ke lapor
[01:16:24] kerma itu. Apa harapannya kalau
[01:16:26] teman-teman secepat mungkin bisa
[01:16:28] menyelesaikan itu pada saat melakukan ee
[01:16:31] pada waktu melakukan mobilitas akademik
[01:16:33] itu KKN, PLP atau magang itu akan sangat
[01:16:37] baik dan bisa membantu semuanya tidak
[01:16:39] hanya untuk kami tapi juga untuk
[01:16:41] teman-teman juga. Begitu nggih. Terima
[01:16:42] kasih Pak Farid. mungkin bisa menambah.
[01:16:47] Gigih Bapak Bapak mohon maaf dan Mas
[01:16:50] teman-teman tadi saya sambil membuka
[01:16:52] ujian sambil menguji soalnya ee saya
[01:16:54] sepakat dengan yang disampaikan dengan
[01:16:56] Prof. Selamat bahwasanya
[01:16:58] ikan cepat ikan baguslah lebih cepat
[01:17:01] lebih bagus seperti itu. Gitu Mas Nazar.
[01:17:05] Baik terima kasih Prof dan Pak atas
[01:17:07] jawabannya. Mungkin ee kita lanjutkan ke
[01:17:10] pertanyaan terakhir nggih Bapak karena
[01:17:11] keterbatasan waktu dan masih ada satu
[01:17:13] materi penting yang ee perlu dijelaskan
[01:17:15] nantinya. Ee pertanyaan terakhir ee dari
[01:17:19] Kak Habibatul Karimah. Jika di mitra
[01:17:21] tersebut ada banyak mahasiswa yang
[01:17:23] magang di sana, akan tetapi tanggal
[01:17:26] mulainya berbeda, Bapak. Ee untuk lalu
[01:17:29] untuk tabel peserta yang ada di Paks itu
[01:17:31] dicantumkan semua mahasiswa yang makan
[01:17:33] di mitra atau hanya mahasiswa yang
[01:17:35] magang di ee tanggal yang sama. seperti
[01:17:38] itu.
[01:17:41] Baik, ee saya jawab ee untuk tanggal
[01:17:47] yang berbeda tidak masalah asalkan tidak
[01:17:49] beda semester gitu ya. Tapi tetap
[01:17:52] menjadi dalam satu waktu kurun semester
[01:17:54] itu bisa dimasukkan karena mungkin ee
[01:17:57] dari pihak mitra atau dari pihak kampus
[01:18:00] itu masih ada
[01:18:02] komunikasi, ada koordinasi, tidak
[01:18:04] masalah. yang penting dalam satu dalam
[01:18:06] satu kurun waktu ee beritas akademik
[01:18:10] atau [berdehem] semester itu dicantumkan
[01:18:13] semuanya. Terima kasih.
[01:18:18] Baik, terima kasih banyak Pak Samat dan
[01:18:20] Pak Faris atas informasi yang
[01:18:22] disampaikan. Mungkin ee untuk sesi
[01:18:25] Qupkan di sini karena keteran waktu dan
[01:18:28] ee kami menyampaikan terima kasih yang
[01:18:30] sebesar-besarnya kepada Prof. Selamat
[01:18:31] dan Pak Faris atas informasi yang
[01:18:33] disampaikan. Untuk teman-teman apabila
[01:18:35] masih ada pertanyaan atau ee yang masih
[01:18:37] dibingungkan bisa ee menghubungi tim
[01:18:40] adhok kerja sama yang tadi sudah
[01:18:41] di-share oleh Pak Faris dan Prof. Samet.
[01:18:44] Di situ ada tiap ee nomor WA juga tiap
[01:18:47] ee untuk tim adok tiap prodi teman-teman
[01:18:50] sekalian. Jadi setiap ada kendala atau
[01:18:52] kebingungan selama kalian menyusun kerja
[01:18:55] sama bisa menghubungi nomor tersebut ya.
[01:18:57] [berdehem] Dan jangan khawatir juga
[01:18:59] untuk PPT nanti akan diunggah di link
[01:19:01] drive setelah meet ini. Mungkin seperti
[01:19:03] itu, Bapak.
[01:19:05] Terima kasih. Izin. Mohon nanti
[01:19:08] pertanyaan-pertanyaan yang belum
[01:19:09] terjawab di di anu ya diambil ya, Mas
[01:19:12] ya. Sehingga kami bisa nanti
[01:19:13] menindaklanjutinya. Nggih.
[01:19:15] Siap, Bapak. Nggih.
[01:19:16] Nggih. Matur nuwun, Mas. Terima kasih
[01:19:18] banyak Bapakih teman-teman semuanya ya.
[01:19:19] Heeh.
[01:19:20] Matur nuwun nggih Prof.
[01:19:22] Pak Farwun.
[01:19:23] Makasih.
[01:19:26] menyiapkan teman-teman ya untuk
[01:19:28] mobilitas akademik nggih
[01:19:29] sukses baik
[01:19:31] dan semoga senantiasa dilindungi oleh
[01:19:33] Allah ee subhanahu wa taala
[01:19:35] amin berjalan dengan lancar kegiatan apa
[01:19:37] yang kita rencanakan matur nuwun saya
[01:19:39] akhiriam
[01:19:41] amin profih terima kasih Pak
[01:19:43] terima kasih Bu dan Bapak Ibu dan matur
[01:19:44] nuwun Pak Farij Prof selamat sehat
[01:19:47] selalui
[01:19:50] baik Bapak
[01:19:54] Baik teman-teman E kita lanjutkan ke
[01:19:57] pemaparan materi selanjutnya yang tidak
[01:20:00] kalah penting juga yang akan disampaikan
[01:20:02] oleh Prof. ee Pak Wiryo dari Direktorat
[01:20:06] PPIS Unesa. Selamat siang Bapak. Apakah
[01:20:09] sampun bergabung di grup ee di Zoom ini?
[01:20:12] Giih Mas. Asalamualaikum. Waalaikumsalam
[01:20:16] Pak Wiro. Mungkin ee kami persilakan
[01:20:18] kepada ee Pak Wiro untuk menyampaikan
[01:20:20] materinya. Monggo Bapak.
[01:20:23] Nggih izin. Terima kasih, Mas Nazar.
[01:20:26] Yang saya hormati eh Budir Akademik,
[01:20:29] Prof. Roslin tadi ada Prof. Slamet, Pak
[01:20:32] Farid juga ada Bu Dwi serta tim
[01:20:36] mobilitas akademik yang luar biasa
[01:20:38] termasuk duta-dutanya yang keren-keren
[01:20:40] ini ya. Serta rekan-rekan ee peserta
[01:20:44] mobilitas akademik tahun 2026-2027. Yang
[01:20:47] berbahagia, izin share screen. Mohon
[01:20:50] dibantu Mbak Okta. Nggih, Mbak.
[01:20:53] Mohon nanti waktu saya bisa di pendek
[01:20:56] ya, Mas Nazan nggih. Ee
[01:20:58] karena mohon izin kereta saya jam 10.45
[01:21:03] gak apaapa. Nggih.
[01:21:04] Heeh. Nggih ee
[01:21:07] kami dari PPIS mengucapkan selamat untuk
[01:21:11] bermobilitas akademik RIA gitu nggih.
[01:21:14] Semoga mobilitas akademik hari ee pada
[01:21:16] periode ini menjadi sebuah kesempatan
[01:21:18] yang penuh berkah dan juga penuh rasa
[01:21:22] aman, bahagia, bebas kekerasan, dan
[01:21:25] narkotika. ini menjadi poin di kami.
[01:21:28] [mendengus] Selanjutnya, Teman-teman
[01:21:30] sekalian, ada beberapa tantangan mungkin
[01:21:32] yang nanti bisa diperhatikan.
[01:21:35] Yang pertama adalah berkaitan dengan
[01:21:37] aspek waktu gitu nggih. Waktu
[01:21:40] pelaksanaan gitu ya. Karena teman-teman
[01:21:43] sekalian berada next, Mbak.
[01:21:46] Karena teman-teman berada dalam sebuah
[01:21:48] konteks lembaga mitra, maka perlu
[01:21:50] hati-hati. Mungkin jamnya akan berbeda.
[01:21:53] Bisa jadi ada lebih pagi, ada lembaga
[01:21:56] mitra yang modelnya sip-sipan, ada yang
[01:21:59] sip pagi, siip siang, sip malam. Monggo.
[01:22:02] Ee itu menjadi perhatian ee karena waktu
[01:22:06] itu juga berkaitan dengan waktu tidur
[01:22:08] teman-teman, waktu istirahat
[01:22:10] teman-teman, bagaimana teman-teman
[01:22:11] membagi waktu dan seterusnya.
[01:22:14] Kemudian yang perlu menjadi perhatian
[01:22:15] kedua adalah budaya tempat mitra. Nah,
[01:22:18] ini juga perlu diperhatikan.
[01:22:22] Yang ketiga adalah tuntutan pengalaman
[01:22:24] di mitra. Nah, ini juga menjadi
[01:22:27] perhatian teman-teman sekalian kita yang
[01:22:30] biasanya santai atau bagaimana nanti
[01:22:33] kebetulan ada mitra yang menuntut
[01:22:34] ekspektasi tinggi pada teman-teman
[01:22:36] mitra, teman-teman apa namanya peserta
[01:22:38] mobilitas akademik ini. Itu perlu
[01:22:41] dikomunikasikan dengan baik. Berikutnya
[01:22:44] juga tim. Nah, ini juga tim satu
[01:22:46] kelompok. Nah, ini juga tantangan juga
[01:22:50] bisa jadi tim yang Anda pilih tidak satu
[01:22:53] circle gitu ya. bisa jadi atau bisa jadi
[01:22:56] tim yang Anda pilih itu berbeda. Ada
[01:22:59] lagi tim yang lain dari universitas lain
[01:23:01] dan sebagainya. Berikutnya juga
[01:23:04] berkaitan dengan jarak tempat tinggal ke
[01:23:06] lokasi. Nah, ini juga menjadi perhatian
[01:23:10] rekan-rekan sekalian.
[01:23:12] Ee next. Berkaitan dengan itu, maka
[01:23:16] kita perlu melihat, kita perlu
[01:23:18] mencermati, kita perlu memperhatikan.
[01:23:21] berkaitan yang pertama adalah
[01:23:24] pentingnya kemampuan diri kita untuk
[01:23:27] bisa satu nanti beradaptasi. Nah, ini
[01:23:30] nanti sebagai adaptasi bagaimana
[01:23:33] adaptasi minimal di budaya kerja mitra.
[01:23:36] Budaya mitra termasuk budaya untuk tidak
[01:23:40] melakukan penghinaan, pelecehan, guyonan
[01:23:44] dan sebagainya terkait budaya yang ada
[01:23:46] di mitra ataupun simbol-simbol yang ada
[01:23:49] di mitra. itu gak boleh. Misalkan
[01:23:52] misalkan menghina logo, meninggal budaya
[01:23:55] apa dan sebagainya. Ini yang perlu
[01:23:57] diperhatikan. Jangan sampai terjadi
[01:23:59] muncul-muncul hal yang tidak diinginkan.
[01:24:02] Kemudian yang kedua adalah kemampuan
[01:24:04] komunikasi.
[01:24:06] Monggo. Komunikasi ini penting antar
[01:24:09] siapa saja? Pertama antar jenengan,
[01:24:12] teman-teman sekalian dengan mitra.
[01:24:15] Teman-teman mengkomunikasikan dengan
[01:24:17] baik program-program yang ada.
[01:24:20] termasuk
[01:24:22] juga nanti berdiskusi.
[01:24:24] Ah, ini kan ada ekspektasi ya,
[01:24:26] ekspektasi teman-teman belajar di mitra
[01:24:29] ataupun ekspektasi mitra pada
[01:24:30] teman-teman. Nah, ini yang perlu
[01:24:32] dikomunikasikan juga. Hal-hal apa yang
[01:24:34] boleh, hal-hal yang tidak boleh, dan
[01:24:36] seterusnya ini menjadi poin penting
[01:24:38] untuk dikomunikasikan.
[01:24:40] Termasuk juga kepada teman satu
[01:24:43] kelompok. Eeah jangan sampai nanti satu
[01:24:45] kelompok malah ribut sendiri. Nah, ini
[01:24:48] ini yang perlu diperhatikan juga
[01:24:50] termasuk juga ee dengan masyarakat pihak
[01:24:54] ketiga masyarakat di mitranya misalkan
[01:24:56] jenengan berada di mitra tertentu, mitra
[01:24:58] itu membuka layanan berarti jenengan
[01:25:01] juga pintar harus pintar-pintar
[01:25:02] berkomunikasi dengan ee model pelayanan
[01:25:05] yang ada di mitra tersebut.
[01:25:09] Dan yang ketiga ini adalah kemampuan
[01:25:11] regulasi. regulasi berkaitan dengan
[01:25:14] waktu,
[01:25:16] regulasi berkaitan dengan kemampuan,
[01:25:19] regulasi kesehatan, dan jangan lupa
[01:25:21] regulasi tentang keselamatan.
[01:25:25] Karena tadi bisa waktunya bisa pagi
[01:25:27] sekali, bisa sipsipan Anda nanti sip
[01:25:30] malam. Nah, ini kan berarti penting
[01:25:32] penting untuk membagi waktu, kemudian
[01:25:35] belajar kemampuan, menjaga kesehatan,
[01:25:38] dan juga keselamatan.
[01:25:41] Oke, next. Nah, ini pun juga penting
[01:25:45] teman-teman ya. Tadi sudah disinggung
[01:25:47] bagaimana kita perlu ada dukungan
[01:25:48] sosial, ada pembagian waktu, gaya hidup
[01:25:52] sehat. Ya, jangan lupa nggih. Ada
[01:25:53] aktivitas fisik, ada peningkatan
[01:25:56] keterampilan. Ini ajang teman-teman
[01:25:58] untuk belajar lebih. Nah, ada belajar
[01:26:01] lebih. Termasuk yang terakhir itu adalah
[01:26:04] bagaimana kita memiliki strategi coping
[01:26:06] yang baik.
[01:26:09] Oke, next.
[01:26:12] Nah, regulasi diri. Nah, ini monggo,
[01:26:16] monggo. Karena tadi kata kuncinya ada
[01:26:18] adaptasi, ada apa, ada komunikasi, ada
[01:26:22] pengaturan diri. Maka teman-teman harus
[01:26:25] mampu untuk melakukan kontrol. Kontrol
[01:26:27] diri, kontrol emosi, kontrol pada
[01:26:30] lingkungan. Nah, ini bagian yang
[01:26:31] penting. Nah, kemudian next. Jangan
[01:26:35] sampai nanti seperti ini, Teman-teman
[01:26:37] sekalian. Secara kesehatan mental,
[01:26:40] Teman-teman nanti di di di apa di
[01:26:42] lembaga mitra ada tekanan yang tidak
[01:26:44] teman-teman atasi. Nanti teman-teman
[01:26:47] menjadi yang dua di atas ada fre, ada
[01:26:50] fake atau flat.
[01:26:52] Ada orang yang kadungus ditekan di
[01:26:54] lembaga mitra karena tadi tidak ketemu
[01:26:57] ya, tidak matching antara
[01:27:00] inginan keinginan teman-teman,
[01:27:02] ekspektasi teman-teman dan ee apa yang
[01:27:04] teman-teman peroleh ataupun yang
[01:27:07] diinginkan oleh lembaga mitra. Akhirnya
[01:27:09] teman-teman apa ya? Mengisolasi diri,
[01:27:12] enggak mau bekerja, enggak mau ini
[01:27:14] menghindar dan seterusnya. Ini jangan
[01:27:16] sampai. Tapi yang paling baik adalah
[01:27:18] yang paling bawah ada social investment.
[01:27:21] bagaimana teman-teman nanti bisa
[01:27:22] menciptakan koneksi, ada keamanan di
[01:27:25] situ, ada compassion dan seterusnya.
[01:27:28] Nah, ini yang harapan harapan kami.
[01:27:31] Berikutnya
[01:27:33] mungkin kita singkat-singkat saja ini
[01:27:35] tak ee ini berkaitan dengan keselamatan
[01:27:37] gitu nggih. Hati-hati teman-teman
[01:27:39] sekalian. satu berkaitan dengan
[01:27:41] berkendara
[01:27:43] ng ee banyak kasus kecelakaan dan
[01:27:46] sebagainya. Mohon ini di hati-hati.
[01:27:49] Terus kemudian juga penggunaan
[01:27:52] penggunaan gadget, laptop dan sebagainya
[01:27:55] sampai laptopnya meledak sendiri pada
[01:27:57] teman-teman sekalian. Habnya teman-teman
[01:27:59] kok panas aja sampai gitu nggih. Ah ini
[01:28:02] ini jangan sampai yang penting dijaga
[01:28:05] kesehatan, keselamatan cop-copane kabel
[01:28:08] olore kabele cilik tapi sing nyolokne
[01:28:11] rek 10 aku medos. Nah iki ini nanti
[01:28:15] bahaya gitu nggih bahaya. Monggo
[01:28:17] teman-teman sekalian dijaga diperhatikan
[01:28:21] dan sebagainya. Je wis je ngantuk, jeek
[01:28:24] kiip-kriip tangi. Nah, langsung naik
[01:28:26] sepeda motor berangkat itu juga resiko
[01:28:29] ba bahaya. Jadi dijaga kesehatan,
[01:28:32] keselamatannya. Ojo ngopine bengi-bengi,
[01:28:35] rek. Nah, kalau ngopi cangkruh ya jangan
[01:28:37] terlalu malam-malam nanti aktivitas
[01:28:39] ininya gak baik. Berikutnya
[01:28:45] ee berikutnya juga berkaitan dengan
[01:28:47] kekerasan, Teman-teman. Monggo langsung
[01:28:49] aja, Mbak. Kalau tadi itu berkaitan
[01:28:52] aspek kesehatan mental, keselamatan,
[01:28:55] kami juga menitipkan pesan satu yaitu
[01:28:57] berkaitan dengan aspek kekerasan gitu
[01:28:59] nggih. Bagaimana kekerasan itu bisa
[01:29:02] terjadi? Satu, kekerasan itu bisa
[01:29:04] terjadi antar teman-teman sendiri. Bisa
[01:29:06] jadi demikian teman-teman kepada ee
[01:29:11] mitra.
[01:29:13] Ini juga bisa terjadi kekerasan pada
[01:29:16] temel
[01:29:18] pelanggan mitra.
[01:29:20] Nah, itu juga bisa terjadi. Hati-hati.
[01:29:22] Termasuk juga kekerasan yang dilakukan
[01:29:24] oleh mitra kepada teman-teman.
[01:29:27] Nah, ini ini yang perlu kita minta
[01:29:30] antisipasi. Paling tidak teman-teman
[01:29:32] harus memiliki pemahaman. Hati-hati loh
[01:29:34] ya, ada banyak kasus-kasus kekerasan
[01:29:36] termasuk kasus kekerasan seksual ya.
[01:29:38] tipe-tipenya monggo ini yang sudah biasa
[01:29:42] anu nggih teman-teman bisa baca sendiri
[01:29:45] termasuk juga next kasus-kasus
[01:29:48] perundungan gitu nggih ee perundungan
[01:29:51] verbal, fisik, kemudian sosial atau
[01:29:54] psikologis maupun nanti perundungan
[01:29:57] digital. Nah, ini yang perlu diwaspadai.
[01:30:00] Nah, pesan saya tadi nggih jangan sampai
[01:30:03] kita mengolok-ngolok meng ini ee link
[01:30:06] lembaga mitra atau membuat
[01:30:08] percandaan-percandaan yang ini atau
[01:30:10] mungkin nanti bahkan diajak orang-orang
[01:30:12] dari mitra untuk melakukan pelecean,
[01:30:14] perundungan. Nah, itu yang bermotif
[01:30:16] candaan. Nah, serangkali yang motif
[01:30:18] besarnya kan candaan gitu ya alasannya
[01:30:20] ya. Tapi itu juga termasuk bagian dari
[01:30:23] kekerasan.
[01:30:25] Oke,
[01:30:27] next, Mbak.
[01:30:30] Saya tidak melihat ini. Kemudian ee
[01:30:36] next saja terus kita bisa teruskan terus
[01:30:42] terus sampai kemudian mengenal
[01:30:44] jenis-jenis kekerasan ya. Jadi kalau
[01:30:47] kita memperhatikan maka kita akan
[01:30:49] memperhatikan ada beberapa jenis
[01:30:51] kekerasan gitu nggih. Kekerasan pertama
[01:30:54] adalah kekerasan fisik, kemudian
[01:30:57] kekerasan psikis. Kemudian kekerasan
[01:31:01] ee perundungan tadi ada kekerasan
[01:31:04] seksual, ada diskriminasi, intoleransi,
[01:31:07] dan juga ada kebijakan yang mengandung
[01:31:09] kekerasan. Nah, ini ini yang perlu
[01:31:11] diperhatikan.
[01:31:13] Kita menghindari semua ini ya, baik
[01:31:15] kekerasan fisik, kekerasan psikis,
[01:31:17] perundungan, kekerasan seksual dan
[01:31:20] seterusnya.
[01:31:22] Ee kemudian,
[01:31:24] nah ini apa itu kekerasan ini dan
[01:31:27] seterusnya. Nah, ini saya pikir bisa
[01:31:29] dibacalah.
[01:31:30] Lanjut aja, Mbak.
[01:31:33] Lanjut. Terus.
[01:31:35] Nah, terus. Nah, ini yang termasuk dalam
[01:31:37] jenis kekerasan seksual. Ada beberapa
[01:31:39] yang perlu diperhatikan ya, mencapai ee
[01:31:42] mulai dari nomor 1 sampai dengan 26.
[01:31:47] Hm. Ini ini bagian yang perlu
[01:31:50] diperhatikan oleh teman-teman sehingga
[01:31:52] teman-teman tidak perlu tidak melakukan
[01:31:54] hal ini.
[01:31:56] Next.
[01:31:58] Next,
[01:32:00] next. Ah, terus next. Nah, ini faktor
[01:32:04] yang menyebabkan kekerasan mungkin juga
[01:32:06] menjadi perhatian kita. Ee satu bisa
[01:32:09] jadi ada relasi kuasa tadi ada dengan
[01:32:11] mitra dan seterusnya.
[01:32:13] Kemudian juga ee trauma masa lalu bisa
[01:32:17] jadi ada kelompok intolerance, ada
[01:32:20] rendahnya literasi digital, ada ketidak
[01:32:23] matangan emosi dan seterusnya. Nah, ini
[01:32:25] monggo bisa diperhatikan. Terus kemudian
[01:32:28] yang perlu jadi catatan kita, terus kita
[01:32:31] akan memiliki fakta integritas.
[01:32:35] Next, Mbak.
[01:32:37] Nah, terus next. Fakta integritas dan
[01:32:40] loa jadi fakta integritas sih. Next. Pat
[01:32:43] inilah yang harus teman-teman isi nanti
[01:32:45] nggih. Ee
[01:32:48] bagaimana masing-masing dari kita untuk
[01:32:51] menjaga diri termasuk juga yang bagian
[01:32:54] LOC itu bagaimana mitra itu juga
[01:32:57] berkomitmen untuk memberikan tempat yang
[01:32:59] aman nyaman bagi teman-teman sekalian
[01:33:02] terutama dari bebas dari kekerasan.
[01:33:04] Mohon nanti diisi gitu nggih. Ada isian
[01:33:06] yang akan kita siapkan link Google
[01:33:08] Drive-nya. terakhir ee mungkin karena
[01:33:11] waktunya terbatas ini teman-teman
[01:33:14] sekalian. Next. Ee sebelum terima kasih
[01:33:17] ya. Nah, jadi teman-teman sekalian jika
[01:33:20] teman-teman mengalami aspek kekerasan
[01:33:23] di mitra silakan teman-teman
[01:33:27] hubungi Satgas PPK Unesa atau
[01:33:30] teman-teman satu kelompok itu ada yang
[01:33:33] terindikasi kekerasan dan sebagainya
[01:33:35] silakan langsung hubungi di kami biar
[01:33:37] kami backup untuk membantu penanganannya
[01:33:41] gitu nggih. termasuk kalau yang nanti
[01:33:43] berkaitan aspek kesehatan mental, jika
[01:33:46] teman-teman mengalami tetekan, stres di
[01:33:49] sana ee gelisah dan sebagainya, maka
[01:33:52] kami juga akan hadir untuk memberikan
[01:33:54] layanan support. Tahun kemarin setiap
[01:33:57] semester itu rata-rata untuk yang masuk
[01:33:59] ke layanan kesehatan mental kami ada 10
[01:34:02] sampai 15. Jadi, ini bukan hal yang
[01:34:05] perlu ditakuti, bukan hal yang perlu
[01:34:07] dihindari. silakan disampaikan saja ee
[01:34:10] bisa DM di Instagram kami atau
[01:34:13] menghubungi call center kami. Mungkin
[01:34:15] itu Mas Nazar yang bisa saya sampaikan.
[01:34:18] Mungkin ada pertanyaan dan penekanan
[01:34:20] waktu dan tempat saya persilakan.
[01:34:24] Baik, terima kasih banyak Pak Wio atas
[01:34:26] informasi yang sangat penting yang
[01:34:27] disampaikan. Nah, ini mungkin ada satu
[01:34:29] ee teman kita, Kak Fati
[01:34:33] ee Suraya. Silakan apabila ada
[01:34:35] pertanyaan, Kak.
[01:34:37] Ee baik, terima kasih atas waktu yang
[01:34:39] telah diberikan. Ee
[01:34:43] saya masih cemas terkait
[01:34:47] bagaimana nanti saya ketika
[01:34:51] apa berproses melanjutkan
[01:34:55] ini apa namanya proposal sampai mengurus
[01:34:59] dokumen-dokumen tadi yang sudah
[01:35:02] dipaparkan oleh Pak Far.
[01:35:04] sampai dengan ee
[01:35:08] akhir
[01:35:10] apa namanya proses akhir dari magang
[01:35:17] ee dikarenakan saya
[01:35:20] ee
[01:35:22] di bawah pengawasan psikiater dan
[01:35:26] terkadang
[01:35:29] memiliki
[01:35:31] emosi yang
[01:35:34] ee kurang di bisa dibilang kurang
[01:35:36] stabil.
[01:35:40] Kemudian
[01:35:43] ee
[01:35:47] saya
[01:35:51] ingin mungkin ini bisa
[01:35:56] saya mintakan
[01:36:00] apa namanya pengantar KK Prodi
[01:36:03] menggunakan surat dari psikiater.
[01:36:08] Kemudian saya tunjukkan ke instansi
[01:36:11] tempat saya magang atau seperti apa?
[01:36:16] Terima kasih Pak Wiro.
[01:36:18] Terima kasih. Terima kasih. Ini luar
[01:36:19] biasa. Saya kita beri applause dulu
[01:36:21] kepada Mbak Fatih kita. Mari kita beri
[01:36:25] applause dulu atas sebuah kesadaran
[01:36:27] kesehatan mental yang bersangkutan gitu
[01:36:29] nggih. Dan ini menjadi hal yang positif.
[01:36:33] ee artinya Mbak Fatia mengakui ada
[01:36:36] sebuah permasalahan psikologis yang
[01:36:38] sedang dialami gitu ya Mbak Fatih ya. Ee
[01:36:41] dan insyaallah kita support Mbak Fatiah
[01:36:43] gitu nggih. Mbak Fatiah rumahnya mana
[01:36:45] Mbak Fatia?
[01:36:48] Saya berdomisili di ee Gedek Mojokerto.
[01:36:53] Oke Mbak Fatiah bisa dicatat nomor HP
[01:36:56] saya 081 selain call tadi 081.
[01:37:00] Sebentar Pak.
[01:37:01] Heeh.
[01:37:04] 081
[01:37:06] 22
[01:37:09] 825
[01:37:11] nggih 08122825
[01:37:15] 1099.
[01:37:18] Ee teman-teman sekalian, dalam
[01:37:20] perjalanan kami bekerja sama dengan
[01:37:23] mobilitas akademik SMCC selalu
[01:37:26] men-support tentang mahasiswa terutama
[01:37:28] mahasiswa yang mengalami permasalahan
[01:37:30] kesehatan mental. tentu ada
[01:37:31] pertimbangan-pertimbangan tertentu.
[01:37:33] Tentu pencapaian, tentu targetnya
[01:37:35] mungkin akan sedikit berbeda karena itu
[01:37:38] bersampai berdasarkan dengan kemampuan
[01:37:40] yang bersangkutan gitu ya Mbak Fatih ya.
[01:37:43] Nanti tugas kamilah yang melakukan
[01:37:45] asesmen itu. Mbak Fadia tidak perlu
[01:37:47] tidak perlu ke psikiater gak apa-apa
[01:37:48] kalau memang tidak bisa mengeluarkan
[01:37:51] surat keterangan. Cukup nanti
[01:37:53] menghubungi saya nanti kami bisa
[01:37:56] melakukan asesmen online. Mungkin minggu
[01:37:57] depan kami lakukan asesmen online dengan
[01:38:00] Mbak Fatia. nanti kami yang akan
[01:38:01] memberikan rekomendasi kepada mitra
[01:38:03] maupun kepada DPN gitu nggih. Ee
[01:38:07] termasuk teman-teman mohon maaf dengan
[01:38:09] sekali bahwa ketika teman-teman
[01:38:11] mengalami sebuah permasalahan apapun
[01:38:12] yang tidak bisa diselesaikan di kelompok
[01:38:15] bilang ke kami bilang kepada mobilitas
[01:38:17] akademik tim mobilitas akademik bilang
[01:38:19] kepada tim PPIS untuk bisa kami bantu
[01:38:21] menyelesaikan karena setiap permasalahan
[01:38:23] itu bisa jadi tidak selesai pada
[01:38:26] teman-teman sendiri. Teman-teman
[01:38:28] membutuhkan bantuan ekstan. Oke, Mbak
[01:38:30] Fatihah ya. Keren. Nah, nanti coba nanti
[01:38:33] kami hubungi atau jenengan nanti WA saya
[01:38:35] insyaallah minggu depan hari Selasa pagi
[01:38:38] nanti kita jadwalkan untuk asesmen
[01:38:40] kepada Mbak Fatiha sehingga nanti kami
[01:38:42] bisa mengeluarkan rekomendasi kepada
[01:38:44] sekolah mitra atau lembaga mitra dan
[01:38:47] juga nanti kita akan berdiskusi dengan
[01:38:48] DPL-nya Mbak Fatihah terkait dengan
[01:38:51] target-target yang ada gitu nggih Mbak
[01:38:54] Fatihah ya. Keren. Kita beri applause
[01:38:56] buat semangat buat Mbak Fatiah
[01:38:57] teman-teman sekalian. Wah, ini luar
[01:38:59] biasa.
[01:38:59] Matur nuwun sanget, Bapak.
[01:39:01] Nggih. Sama-sama. Monggo. Jadi gitu ya,
[01:39:04] Mas Nazar ya. Ee mungkin nanti
[01:39:06] disampaikan bahwa tim mobilitas akademik
[01:39:09] ee tim Duta akademik, Duta mobilitas
[01:39:11] akademik, tim mobilitas akademik yang
[01:39:13] luar biasa. Kami seluruh tim Unesa itu
[01:39:16] selalu bekerja sama untuk mahasiswanya.
[01:39:20] Monggo saya kembalikan ke Mas Nazar.
[01:39:23] Terima kasih banyak Pak Wo atas
[01:39:25] informasi dan eh bimbingan untuk kita
[01:39:28] semua termasuk Kak Fatia sendiri tetap
[01:39:30] semangat untuk ee teman-teman juga yang
[01:39:32] lain dalam menjalankan kegiatan Wasentik
[01:39:35] ini. Mungkin ee untuk karena waktunya
[01:39:37] samp menunjukkan pukul 10.44 nggih
[01:39:39] Bapak, kami ee mengucapkan terima kasih
[01:39:41] banyak atas pemaparan yang sangat
[01:39:43] berguna ini. Ee mungkin Bapak bisa
[01:39:46] menyelanjutkan ee kegiatan Bapak. Terima
[01:39:49] kasih banyak Pak.
[01:39:50] Terima kasih. Kalau ada apa-apa monggo
[01:39:51] matur nuwun nggih Pak Wiryo. Matur nuun
[01:39:53] sanget Pak Wo. Sehat selalu Bapak lancar
[01:39:56] perjalanannya.
[01:39:57] Siap-siap matur nuwun. Ngapunten.
[01:39:59] Ngapunten.
[01:39:59] Matur nuun sanget Bapak Tiagubungi saya
[01:40:02] ya WA. Nggih Pak Tia. Nggih. Nggih.
[01:40:04] Makasih.
[01:40:08] Baik. Terima kasih untuk teman-teman.
[01:40:10] Ee tak terasa.
[01:40:11] Oke Mas Nazar.
[01:40:12] Nah sebelum ditutup sama Mas Nazar ya Bu
[01:40:14] Dwi mau menyampaikan ke adik-adik semua.
[01:40:18] Jadi adik-adikku yang luar biasa.
[01:40:19] Alhamdulillah ya ee 5 hari Senin sampai
[01:40:22] Jumat aktivitas kegiatan mobilitas
[01:40:24] akademik pelatihan dasar ee dengan
[01:40:27] penguatan dari Bapak Ibu tim mobilitas
[01:40:29] akademik tadi ada dari Prof. Slamet dan
[01:40:31] Pak Faris yang luar biasa. Kemudian dari
[01:40:34] ee tim PPIS ee Pak Wiro dan tim ee luar
[01:40:37] biasa juga membersamai nanti serangkaian
[01:40:39] aktivitas adik-adik selama berkegiatan
[01:40:42] mobilitas akademik. Jadi nanti kami
[01:40:45] ingatkan lagi untuk adik-adik semuanya
[01:40:47] yang tadi ee menyampaikan ya Mas Nazar
[01:40:49] ya masih sudah mendaftar padahal sistem
[01:40:52] kan belum dibuka tidak usah khawatir ya
[01:40:54] kami masih proses menyelesaikan yang
[01:40:56] semester genap adik-adik. Jadi adik-adik
[01:40:59] tidak usah khawatir nanti secara
[01:41:00] bertahap akan kami hapus semua adik-adik
[01:41:03] yang sudah secara tidak sengaja masuk ke
[01:41:06] dalam ee sistem yang genap ataupun yang
[01:41:08] gasal sebelumnya ya. ee kami ingatkan
[01:41:11] kembali adik-adik untuk terus ee
[01:41:13] membangun kolaborasi ee bersama bisa
[01:41:16] bekerja sama observasi dengan
[01:41:18] mitra-mitra yang sudah Anda semua akan
[01:41:22] kolaborasikan begitu ya. Jadi kami harap
[01:41:25] tadi sudah disampaikan oleh Prof. Slamet
[01:41:27] luaran-luaran adik-adik ini bisa
[01:41:29] berdampak begitu ya. Jadi kalau ada
[01:41:32] kesulitan apapun jangan segan untuk ee
[01:41:34] menghubungi dari kakak-kakak duta juga
[01:41:36] yang luar biasa selalu membersamai kami.
[01:41:39] Jadi adik-adik ee tidak sendiri kita
[01:41:41] sama-sama gitu ya sama-sama setiap ada
[01:41:43] permasalahan tadi dari tim Pak Wiro juga
[01:41:45] siap begitu. Jadi adik-adik mohon ee
[01:41:48] menjaga semuanya menjaga diri,
[01:41:50] keselamatan dan apapun itu. Kami
[01:41:52] berharap nanti serangkaian kegiatan
[01:41:54] mobilitas akademik adik-adik bisa
[01:41:56] berjalan dengan lancar dan ee dalam
[01:41:59] waktu dekat kami akan m-launching ya Mas
[01:42:01] Nazar ya, pelepasan mobilitas akademik
[01:42:04] serentak di tanggal 28 yang wajib
[01:42:06] dihadiri oleh semua mahasiswa. Jadi
[01:42:09] adik-adik ee cek IG ya, IG ya Mas Nasar
[01:42:12] ya, dari PMMA Unesa maupun DPTP Unesa
[01:42:16] untuk adik-adik ee ngecek seperti apa
[01:42:19] nanti hal-hal yang ee dibawa pakai baju
[01:42:22] apa itu nanti akan ee kami infokan
[01:42:24] secara serentak ya. Terima kasih
[01:42:26] adik-adik yang luar biasa baik yang
[01:42:28] hadir ee secara langsung pada Zoom
[01:42:30] maupun di streaming ya, maupun nanti
[01:42:33] yang akan menyimak di malam atau
[01:42:35] besoknya. Ee kami berterima kasih
[01:42:37] sekali. Jangan lupa sindik ya, CD-nya
[01:42:41] dicek terus dibaca-baca secara berulang
[01:42:44] supaya kalau ada adik-adik yang tidak
[01:42:46] paham itu adik-adik bisa mengetahui dari
[01:42:48] pedoman maupun peraturan rektor nomor 6
[01:42:51] tahun 2026. Ya, seperti itu ya adik-adik
[01:42:54] ya. Saya kembalikan ke Mas Nasar dan
[01:42:57] Kakak Okta.
[01:42:59] Baik, terima kasih banyak Bu atas
[01:43:00] informasinya.
[01:43:02] Mungkin kita lanjutkan karena ee tak
[01:43:04] terasa kita sudah sampai di pengujung
[01:43:06] acara. Kami dari Timolis Akademik
[01:43:09] mengucapkan terima kasih atas ee
[01:43:11] partisipasi dari teman-teman mahasiswa
[01:43:12] angkatan 2024 yang luar biasa dari
[01:43:15] pelatihan dasar akademik dari hari
[01:43:18] pertama Senin lalu sampai hari kelima
[01:43:20] atau hari terakhir ini. Ee kami
[01:43:22] sampaikan juga apabila dari teman-teman
[01:43:24] ada pertanyaan atau kendala atau apapun
[01:43:27] selama kalian bermobilas akademik satu
[01:43:29] semester ke depan ee teman-teman bisa
[01:43:31] menghubungi Duta Mobilas Akademik di
[01:43:33] fakultas masing-masing. Untuk nomornya
[01:43:35] sudah ada di eh Instagram PMM UNESA atau
[01:43:39] bisa menghubungi call center Mobilas
[01:43:40] Akademik. Ee untuk info terbaru,
[01:43:43] teman-teman juga jangan lupa untuk
[01:43:44] selalu mengikuti ee ee sosial mediaik
[01:43:48] Unesa, ada IG PMMA Unesa atau ee jangan
[01:43:52] lupa follow juga eh DPTP Unesa, lalu ada
[01:43:55] saluran WA Mobilas Akademik, lalu ada
[01:43:58] YouTube-nya kami eh kampus Merdeka dan
[01:44:01] website kita MBKM Unesa. Mungkin itu
[01:44:04] teman-teman yang bisa kami sampaikan eh
[01:44:06] dengan berakhirnya seluruh rangkaian
[01:44:07] acara eh saya Nazarif Germansyah selaku
[01:44:10] master of ceremony pamit undur diri.
[01:44:13] Mohon maaf apabila ada salah kata atau
[01:44:15] eh perbuatan yang kurang berkenan. Kami
[01:44:18] mengucapkan terima kasih dan sampai
[01:44:19] jumpa di lain kesempatan. Selamat
[01:44:22] melanjutkan aktivitas teman-teman.
[01:44:24] Wasalamualaikum warahmatullahi
[01:44:25] wabarakatuh. Waalaikumsalam warakatuh.
[01:44:28] Waalaikumsalam wabarakatuh.
[01:44:29] Waalaikumsalam.
