# Kurikulum Merdeka Rangkuman PAI Kelas 8 Bab 1: Melestarikan Alam Menjaga Kehidupan

https://www.youtube.com/watch?v=YToBg3hUZhI
Translation: en

[00:00] [Musik]
  [Music]

[00:10] Hai semuanya kembali lagi di channel portal edukasi.
  Hi everyone, welcome back to the portal edukasi channel.

[00:14] Pada kesempatan kali ini kita akan membahas rangkuman materi PAI kelas 8 bab 1 yaitu tentang inspirasi al-qur'an melestarikan alam menjaga kehidupan.
  On this occasion, we will discuss the summary of PAI material for grade 8 chapter 1, which is about the inspiration of the Qur'an to preserve nature and protect life.

[00:25] Materi ini sudah kurikulum Merdeka ya.
  This material is already from the Merdeka curriculum, yes.

[00:27] Mari kita mulai dengan hukum bacaan lam jalalah.
  Let's start with the rules of reading lam jalalah.

[00:31] Lam jalalah adalah huruf lam yang terdapat pada lafal Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
  Lam jalalah is the letter lam found in the word Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

[00:39] Ada dua cara dalam membaca lam jalalah yaitu secara tafkhim dan tarqiq.
  There are two ways to read lam jalalah: tafkhim and tarqiq.

[00:42] Tafkhim adalah membunyikan huruf-huruf tertentu dengan suara atau bacaan tebal.
  Tafkhim is pronouncing certain letters with a heavy sound or reading.

[00:47] Bacaan tafkhim dibaca dengan cara mengucapkan huruf di bibir sambil menjorokan ke depan.
  The tafkhim reading is done by pronouncing the letter on the lips while pushing them forward.

[00:54] Dalam jalallah dibaca tafkhim apabila berada di awal kalimat setelah harokat fathah atau.
  In jalallah, it is read as tafkhim if it is at the beginning of a sentence after a fathah vowel or.

[01:00] Setelah harokat dhomah tarq adalah membunyikan huruf-huruf tertentu dengan suara atau bacaan tipis.
  After the dhomah vowel, tarq is pronouncing certain letters with a thin sound or reading.

[01:05] Bacaan tarqiq dibaca dengan cara mengucapkan huruf di bibir agak mundur sedikit dan tampak agak meringis dan jalalah dibaca tarqiq apabila berada setelah harakat kasrah.
  Tarqiq reading is done by pronouncing the letter with the lips slightly pulled back and appearing somewhat grimaced, and jalalah is read as tarqiq when it comes after a kasrah vowel.

[01:22] Selanjutnya hukum bacaan ra seperti dalam jalalah ada huruf ra juga bisa dibaca secara tafkhim ataupun tarqiq.
  Next, the rule for reading ra, as in jalalah, the letter ra can also be read as tafkhim or tarqiq.

[01:29] Huruf ra dibaca tafkhim apabila berharakat fathah, sukun yang didahului huruf berharakat fathah, atau sukun yang didahului harakat dhammah.
  The letter ra is read as tafkhim when it has a fathah vowel, a sukun preceded by a letter with fathah, or a sukun preceded by a dhammah vowel.

[01:40] Huruf ra dibaca tarqiq apabila berharakat kasroh atau sukun yang didahului oleh huruf berharakat kasrah.
  The letter ra is read as tarqiq when it has a kasrah vowel or a sukun preceded by a letter with kasrah.

[01:51] Selanjutnya kita masuk ke materi mensyukuri nikmat dengan melestarikan alam.
  Next, we move on to the material of being grateful for blessings by preserving nature.

[01:58] Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah menciptakan bumi beserta isinya untuk...
  Allah Subhanahu Wa Ta'ala has created the earth and everything in it for...

[02:02] Dapat kita manfaatkan dan nikmati dalam
  We can utilize and enjoy it in

[02:05] Quran Surat Ibrahim ayat 32 dijelaskan
  Quran Surah Ibrahim verse 32 explains

[02:08] Bagaimana Allah memberikan nikmatnya
  How Allah bestows His blessings

[02:09] Kepada kita semua di muka bumi ini dalam
  To all of us on this earth in

[02:13] Surat berikut ini yang artinya Allah
  The following verse which means Allah

[02:15] Yang telah menciptakan langit dan bumi
  Who has created the heavens and the earth

[02:17] Dan menurunkan air hujan dari langit
  And sent down rain from the sky

[02:20] Kemudian dengan air hujan itu dia
  Then with that rainwater He

[02:23] Mengeluarkan berbagai buah-buahan
  Brings forth various fruits

[02:24] Sebagai rezeki untukmu dan dia telah
  As provision for you, and He has

[02:27] Menundukkan kapal bagimu agar berlayar
  Subjugated ships for you to sail

[02:30] Di lautan dengan kehendaknya dan dia
  On the sea by His command, and He

[02:33] Telah menundukkan sungai-sungai bagimu
  Has subjugated rivers for you

[02:35] Quran surat Ibrahim ayat 32
  Quran Surah Ibrahim verse 32

[02:39] Terlihat jelas nih dalam surat tersebut
  It is clearly seen in that verse

[02:41] Bagaimana karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala sangatlah besar untuk kita semua
  How the grace of Allah Subhanahu Wa Ta'ala is so great for all of us

[02:46] Dia menurunkan hujan dari langit
  He sends down rain from the sky

[02:48] Sehingga muka bumi ini subur
  So that the face of the earth becomes fertile

[02:51] Tentu juga dengan adanya sungai dan laut membuat
  Certainly also with the presence of rivers and seas, it makes

[02:53] Manusia dapat memanfaatkan hal tersebut
  Humans can utilize these things

[02:55] Sebagai sumber makanan dan penghasilan
  As a source of food and livelihood

[02:58] Pada ayat ini juga dijelaskan bahwa
  In this verse it is also explained that

[03:01] Manusia pun bisa memanfaatkan alam
  Humans can also utilize nature

[03:03] Sebagai sarana transportasi untuk mendistribusikan makanan dari suatu tempat ke tempat lain.
  As a means of transportation to distribute food from one place to another.

[03:11] Selain menurunkan air yang sangat kita butuhkan, Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga menciptakan hewan di bumi ini sebagaimana dijelaskan dalam Quran Surat Az Zukhruf ayat 13 berikut ini.
  Besides sending down the water that we desperately need, Allah Subhanahu Wa Ta'ala also created animals on this earth as explained in the Quran, Surah Az-Zukhruf, verse 13 as follows.

[03:22] Yang artinya: agar kamu duduk di atas punggungnya, kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya, dan agar kamu mengucapkan Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya.
  Which means: so that you may sit on its back, then remember the favor of your Lord when you have settled upon it, and say: Glory be to Allah who has subjected this to us, whereas we were not capable of mastering it.

[03:41] Quran surat Az-Zukhruf ayat 13.
  Quran surah Az-Zukhruf verse 13.

[03:44] Dan surat tersebut dijelaskan bahwa manusia dapat memanfaatkan hewan baik sebagai sumber makanan maupun sebagai alat transportasi untuk mendistribusikan sumber-sumber daya melalui jalur darat.
  And that surah explains that humans can utilize animals both as a source of food and as a means of transportation to distribute resources via land routes.

[03:55] Kita sebagai manusia yang beriman tentu saja sudah seharusnya mensyukuri nikmat-nikmat tersebut.
  We, as believers, should certainly be grateful for those blessings.

[04:00] Namun seringkali manusia kufur atas nikmat tersebut.
  But often humans are ungrateful for those blessings.

[04:05] Dengan berbuat semena-mena yang menyebabkan kerusakan alam.
  By acting arbitrarily that causes damage to nature.

[04:10] Sebetulnya kerusakan yang disebabkan oleh tindakan manusia ini sudah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dalam Quran surat ar-rum ayat 41.
  Actually, the damage caused by human actions has already been mentioned by Allah subhanahu wa ta'ala in the Quran, Surah Ar-Rum, verse 41.

[04:18] Berikut ini yang artinya telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia.
  The following is its meaning: corruption has appeared on land and sea because of what the hands of people have done.

[04:25] Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar.
  Allah intends that they taste some of the consequences of their deeds so that they may return to the right path.

[04:37] Dalam surat tersebut kerusakan alam diistilahkan dengan Alpha set yang berarti kerusakan.
  In that surah, damage to nature is termed 'Alpha set,' which means damage.

[04:44] Kerusakan yang dimaksud itu ada dua makna nih, ada kerusakan alam dan kerusakan sosial.
  The damage referred to has two meanings: there is damage to nature and social damage.

[04:48] Kembali lagi sebagai manusia kita harus bisa mensyukuri nikmat yang telah diberikan.
  Again, as humans, we must be able to be grateful for the blessings that have been given.

[04:53] Dengan memahami bahwa semua yang ada dalam ini merupakan nikmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala, maka manusia akan terdorong untuk mensyukurinya yaitu dengan cara menjaga dan melestarikannya.
  By understanding that everything in this is a blessing from Allah Subhanahu Wa Ta'ala, humans will be encouraged to be grateful for it, namely by preserving and conserving it.

[05:05] Sesuai dengan tujuan penciptaannya.
  In accordance with the purpose of its creation.

[05:09] Selanjutnya kita masuk ke materi peran pelajar muslim dalam melestarikan alam.
  Next, we move on to the material about the role of Muslim students in preserving nature.

[05:16] Sebagai seorang pelajar muslim tentu saja kita harus menunjukkan perilaku yang berdampak pada pelestarian alam.
  As a Muslim student, of course we must demonstrate behavior that has an impact on preserving nature.

[05:22] Nah, contohnya kayak gimana nih?
  So, what are some examples?

[05:24] Bisa mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah organik dan anorganik, mendaur ulang sampah anorganik, menanam dan merawat tanaman, dan lain-lain.
  We can reduce the use of single-use plastic, dispose of trash in its place, separate organic and inorganic waste, recycle inorganic waste, plant and care for plants, and so on.

[05:35] Masih banyak ya.
  There are still many, right.

[05:38] By the way, kalau tentang menanam tanaman itu ada hadisnya juga loh.
  By the way, regarding planting plants, there is also a hadith about it, you know.

[05:43] Ini seperti ini yang artinya dari Anas bin Malik ia berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda tidaklah seorang muslim menanam pohon tidak pula menanam tanaman kemudian pohon atau tanaman tersebut dimakan oleh burung manusia atau binatang melainkan menjadi sedekah baginya hadits riwayat Al Bukhari.
  This is like this, which means from Anas bin Malik, he said, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam said, 'No Muslim plants a tree or plants a crop, then that tree or crop is eaten by a bird, a human, or an animal, except that it becomes a charity for him,' a hadith narrated by Al Bukhari.

[06:05] Nah ya, mungkin cukup sekian, terima kasih.
  Well yes, perhaps that's enough, thank you.

[06:07] Telah menyimak video pembelajaran hingga selesai.
  Have watched the learning video until it finished.

[06:09] Semoga bermanfaat kita semua.
  Hopefully it benefits all of us.

[06:11] Jangan lupa like, comment, and subscribe.
  Don't forget to like, comment, and subscribe.
