# Dokter Kulit Bongkar Kesalahan Skincare & Jelasin Cara Merawat Wajah yang Benar

https://www.youtube.com/watch?v=j-J6AzJ5eEk
Translation: en

[00:00] Kulit itu kan sebenarnya organ hidup ya, Mas.
  The skin is actually a living organ, right, sir?

[00:02] Sama seperti rambut, sama seperti gigi dan lainnya yang memerlukan perawatan secara teratur dan berkala.
  Just like hair, just like teeth and others that require regular and periodic care.

[00:10] Jadi saya tidak setuju dengan ketergantungan karena organ hidup harus dijaga.
  So I don't agree with the term 'dependence' because a living organ must be maintained.

[00:16] Kalau sabun mandi pH-nya berbeda.
  Body soap has a different pH.

[00:17] Sabun yang dipakai di badan tidak serta-merta bisa dipakai di wajah karena pH-nya berbeda.
  Soap used on the body cannot necessarily be used on the face because the pH is different.

[00:22] Efeknya apa kalau kita pakai sabun mandi untuk muka, Dok?
  What is the effect if we use body soap for the face, Doctor?

[00:26] Ritual di malam hari itu perawatannya apa aja sih sebenarnya?
  What exactly is the skincare routine at night?

[00:30] Tiga komponen dasar itu yang perlu secara konsisten dilakukan.
  Those three basic components need to be done consistently.

[00:33] Tapi kalau untuk kulit secara keseluruhan, saya rasa tidak perlu berbelit-belit menumpuk produk-produk yang diaplikasikan.
  But for the skin as a whole, I don't think it's necessary to be complicated by piling up the products applied.

[00:42] Banyaknya skincare berbanding lurus juga dengan sehatnya kulit gitu.
  The amount of skincare is also directly proportional to the health of the skin.

[00:49] Dr. Stanley Setiawan adalah dokter spesialis dermatologi, veneologi, dan estetika dengan fokus keahlian di bidang dermatologi umum dan estetik.
  Dr. Stanley Setiawan is a specialist doctor in dermatology, venereology, and aesthetics with a focus on general and aesthetic dermatology.

[00:57] Kiprahnya di tingkat global semakin diakui melalui perannya sebagai
  His work at the global level is increasingly recognized through his role as

[01:00] Pembicara atau global faculty di berbagai simposium kedokteran internasional.
  Speaker or global faculty at various international medical symposiums.

[01:04] Ia juga rutin berbagi riset dan inovasi terbaru di bidang estetika medis.
  He also routinely shares the latest research and innovations in the field of medical aesthetics.

[01:10] Artinya kalau misalnya ada jerawat ringan gitu, kita pakai serum niacinamide pagi dan malam hari itu membantu dong.
  It means if, for example, there is mild acne, we use niacinamide serum in the morning and at night, that helps, right?

[01:16] Membantu.
  It helps.

[01:17] Bahkan kalau misalnya kulitnya cenderung ada yang jerawatan tapi juga kering.
  Even if, for example, the skin tends to be acne-prone but also dry.

[01:22] Untuk kulit berminyak apa?
  What about for oily skin?

[01:23] Niacin itu juga bisa jadi salah satu pilihan.
  Niacin can also be one of the options.

[01:25] Wah gila ini, paling ngerusak kulit satu habit paling ngerusak kulit.
  Wow, this is crazy, the one habit that damages the skin the most.

[01:29] Merokok.
  Smoking.

[01:30] Merokok walaupun perawatan udah sampai khatam tapi kalau ngerokok itu tetap bisa berpengaruh negatif.
  Smoking, even if your skincare routine is perfect, if you smoke, it can still have a negative effect.

[01:35] Rusak.
  It ruins it.

[01:42] [musik]
  [music]

[01:47] Guys, skincare sekarang udah kayak kebutuhan pokok dan podcast ini adalah buat lo yang pengin tahu seluk-beluk soal skincare.
  Guys, skincare is now like a basic necessity, and this podcast is for those of you who want to know the ins and outs of skincare.

[01:52] Tapi dari perspektif awam dikarenakan untuk kita tampil menarik, tampil sehat, gua adalah orang yang percaya bahwa tidak perlu melakukan hal.
  But from a layman's perspective, because to look attractive and look healthy, I am someone who believes that there is no need to do things.

[02:03] Yang, emm, dalam tanda kutip, aneh-aneh.
  Which, um, in quotation marks, is strange.

[02:08] Dan gua percaya bahwa basic skincare dan overall healthy lifestyle itu menjadi kunci untuk kita bisa tampil awet muda, tampil menarik, bahkan sampai tua.
  And I believe that basic skincare and an overall healthy lifestyle are the keys for us to look youthful, look attractive, even until we are old.

[02:20] Nah, gua akan ngebahas dengan seorang dokter spesialis dermatologi venereologi dan estetika, Dr. Stanley Setiawan.
  So, I will be discussing this with a specialist in dermatology, venereology, and aesthetics, Dr. Stanley Setiawan.

[02:26] Hai, Dok.
  Hi, Doc.

[02:29] Apa kabar?
  How are you?

[02:29] Baik, Mas Rod Stanley.
  I'm good, Mas Rod Stanley.

[02:31] I'm good.
  I'm good.

[02:33] Em, aku pengin disclaimer dulu sama dokter bahwa tadi kita waktu off air aku juga bilang, "Dok, aku pengin ngebahas yang lebih natural dan lebih holistic gitu."
  Um, I want to give a disclaimer first to the doctor that earlier when we were off-air, I also said, "Doc, I want to discuss something more natural and more holistic."

[02:43] Enggak yang misalnya it doesn't have to be rhinoplasty, it doesn't have to be botox, it doesn't have to be facelift gitu.
  Not something like, it doesn't have to be rhinoplasty, it doesn't have to be botox, it doesn't have to be a facelift.

[02:51] Tapi aku pengin ngebahas yang dari sisi yang semua orang bisa afford, semua orang bisa lakukan.
  But I want to discuss it from a side that everyone can afford, that everyone can do.

[02:56] Iya.
  Yes.

[02:57] Nah, aku pengin ngebahas dulu soal basic skincare.
  So, I want to discuss basic skincare first.

[03:02] Sebenarnya kalau misalnya basic skincare...
  Actually, if we talk about basic skincare...

[03:04] Itu yang wajib kita pakai dan enggak boleh ditinggalin, ini apa, Dok?
  That is what we must use and cannot be left behind, what is this, Doc?

[03:11] Ya, pertanyaannya bagus banget ini karena hampir semua juga pasien menanyakan hal yang sama baik secara offline maupun online.
  Yes, this is a very good question because almost all patients ask the same thing, both offline and online.

[03:18] Sebenarnya sederhana basic skincare itu kita akan sesuaikan dengan kebutuhan kulit itu sendiri.
  Actually, it's simple, basic skincare is something we will adjust to the needs of the skin itself.

[03:27] Kulit itu kan akan mengalami yang namanya turnover nih, pergantian kulit dari waktu ke waktu.
  The skin will experience what is called turnover, a skin renewal from time to time.

[03:31] Tapi seiring dengan perjalanan usia, kemampuan itu kan berkurang.
  But as we age, that ability decreases.

[03:37] Nah, makanya kita perlu menambah aktivitas untuk membantu proses normal itu dengan cara membersihkan secara teratur atau cleansing lah.
  So, that's why we need to add activities to help that normal process by cleaning regularly or cleansing.

[03:46] Kita pergunakan ada begitu banyak agen-agen cleanser yang tersedia, tetapi in general kita pilih yang memang gentle cleanser karena kita akan lakukan tiap hari nih.
  We use so many cleanser agents available, but in general, we choose one that is truly a gentle cleanser because we will do it every day.

[03:56] Oke.
  Okay.

[03:56] Bahkan kadang dalam sehari itu bisa sampai dua atau tiga kali tergantung aktivitasnya.
  Sometimes even in a day it can be up to two or three times depending on the activity.

[04:00] Sekarang sudah enggak zaman bahwa cowok enggak pakai cleanser dan apa namanya sebelum tidur.
  Now it's no longer the era where guys don't use cleanser and what-not before sleeping.

[04:08] Enggak pakai cleanser sudah enggak zaman lagi ya, Dok?
  Not using a cleanser is outdated, right, Doc?

[04:09] Jangan, harus dipakai karena itu bagian dari bagaimana kita merawat kulit yang sehat.
  Don't, it must be used because it is part of how we maintain healthy skin.

[04:16] Heeh.
  Yeah.

[04:16] Membantu untuk membersihkan.
  It helps to clean.

[04:18] Apalagi kita tuh dikelilingi, bukan cuman orang dulu tahunya hanya paparan sinar matahari kan, Mas Ori?
  Especially since we are surrounded, it's not just that people in the past only knew about sun exposure, right, Mas Ori?

[04:25] Namun sekarang tuh ada satu istilah yang namanya exposome.
  But now there is a term called exposome.

[04:28] Apa itu?
  What is that?

[04:28] Exposome itu semua komponen yang ada di environment kita yang juga berkontribusi besar terhadap kerusakan kulit.
  Exposome is all the components in our environment that also contribute significantly to skin damage.

[04:35] Hm.
  Hm.

[04:35] Selain matahari itu ada polusi, logam berat, asap rokok.
  Besides the sun, there is pollution, heavy metals, and cigarette smoke.

[04:40] Oke.
  Okay.

[04:40] Dan semua komponen yang memang jadi toksik ya.
  And all the components that are indeed toxic.

[04:44] Heeh.
  Yeah.

[04:45] Kemudian kalau bicara soal sistemik juga ada glycation, you know about it, right?
  Then if we talk about systemic, there is also glycation, you know about it, right?

[04:49] Gitu.
  Like that.

[04:49] Yang juga berkontribusi besar terhadap kerusakan kulit.
  Which also contributes significantly to skin damage.

[04:52] Nah, exposome ini yang juga menjadi salah satu alasan utama kenapa cleansing itu sesuatu yang diwajibkan.
  Now, this exposome is also one of the main reasons why cleansing is something that is mandatory.

[04:59] I itu cleansing berarti apakah sabun?
  Does that mean cleansing is soap?

[05:02] Kalau zaman dulu ada susu pembersih ataukah cukup kayak misalnya cleansing water atau apapun itu?
  In the past, there was cleansing milk, or is it enough to use something like cleansing water or whatever it is?

[05:09] Istilahnya.
  That's the term.

[05:11] Pakai yang mana, Dok?
  Which one should I use, Doc?

[05:12] Ya.
  Yes.

[05:12] Ee sebenarnya sederhananya hanya sabun pembersih saja.
  Actually, simply put, it's just a facial cleanser.

[05:15] Heeh.
  Yeah.

[05:17] Sudah bisa.
  That's enough.

[05:18] Udah bisa.
  That's enough.

[05:19] Hm.
  Hm.

[05:19] He.
  Yeah.

[05:19] Kalau sabun mandi ee pH-nya berbeda untuk nanti kita enggak bisa sesuaikan dengan pH wajah.
  If it's body soap, the pH is different, so we can't adjust it to the pH of the face.

[05:25] Jadi memang beberapa atau sebagian besar daripada cleanser untuk wajah itu diformulasikan secara khusus untuk dipakai di wajah.
  So, indeed, some or most facial cleansers are formulated specifically to be used on the face.

[05:35] Ee sementara sabun yang dipakai di badan tidak serta-merta bisa dipakai di wajah karena pH-nya berbeda.
  Meanwhile, soap used on the body cannot necessarily be used on the face because the pH is different.

[05:39] Dan kalau pH yang berbeda itu kan bisa menentukan berbagai macam nanti respons daripada kulit.
  And if the pH is different, it can determine various kinds of skin responses later.

[05:45] Efeknya apa kalau kita pakai sabun mandi untuk muka, Dok?
  What is the effect if we use body soap for the face, Doc?

[05:49] Ya, terlalu kering.
  Well, it's too dry.

[05:50] Eh, kering bisa lead to eh risk of ee iritasi dan bisa berbagai macam respon lainnya.
  Eh, dryness can lead to a risk of irritation and various other kinds of responses.

[05:59] Kadang-kadang bisa terlalu kering, bisa terlalu berminyak, kadang-kadang juga bisa tiba-tiba yang orang awam kenal dengan nama bruntusan.
  Sometimes it can be too dry, it can be too oily, sometimes it can also suddenly cause what laypeople know as breakouts.

[06:06] Oh.
  Oh.

[06:07] Heeh.
  Yeah.

[06:08] atau jerawatan.
  or acne.

[06:08] Ya memang tidak.
  Yes, indeed it doesn't.

[06:10] Diformulasikan untuk wajah karena ini anatomi dan karakternya itu berbeda dengan kulit badan gitu.
  It is formulated for the face because its anatomy and characteristics are different from the skin on the body.

[06:16] I see.
  I see.

[06:18] Siap.
  Understood.

[06:18] Siap.
  Understood.

[06:18] Paham.
  I understand.

[06:19] Sekarang selain cleanser yang wajib apa lagi dokter ST?
  Now, besides a cleanser, what else is mandatory, Doctor ST?

[06:22] Iya.
  Yes.

[06:23] Kulit harus dibersihkan dan diberikan nutrisi.
  The skin must be cleaned and given nutrition.

[06:27] Nah, kita kenal dengan namanya pelembab ya atau moisturizer itu benar-benar membantu kulit kita agar terjaga baik secara tekstur maupun struktur.
  Well, we know it by the name of moisturizer, and it really helps our skin to be maintained in terms of both texture and structure.

[06:37] Artinya begini, kulit itu kan harus selalu dilindungi ya, selalu akan ada kerusakan demi kerusakan yang terjadi akibat ya tadi osom, UV dan lain sebagainya atau chronologic aging aja.
  It means like this, the skin must always be protected, there will always be damage after damage occurring due to, as mentioned earlier, pollution, UV, and so on, or just chronological aging.

[06:49] Nah, moisturizer itu fungsinya satu, dia hanya dia melindungi, menutrisi, dan mencegah juga berbagai macam penguapan yang terjadi karena struktur daripada kulit yang cenderung mengalami kerusakan tadi.
  Well, the function of moisturizer is one thing: it protects, nourishes, and also prevents various kinds of evaporation that occur because of the structure of the skin that tends to experience the aforementioned damage.

[07:03] I see.
  I see.

[07:04] Pagi dan malam adalah waktu yang memang disarankan.
  Morning and night are the times that are indeed recommended.

[07:11] Untuk dipakai moisturizer ini karena memang kulit harus tetap dijaga kelembabannya, kadar airnya supaya aktivitas biologis di bawah kulit itu berjalan dengan baik.
  This moisturizer is used because the skin's moisture and water content must be maintained so that biological activities under the skin run well.

[07:22] Harus berbeda enggak jenisnya, Dok, antara pagi dan malam pelembab ini?
  Does the type of moisturizer need to be different between morning and night, Doctor?

[07:26] Itu pertanyaan yang sangat menarik.
  That is a very interesting question.

[07:28] Nah, tergantung tujuannya nih.
  Well, it depends on the purpose.

[07:30] Ee nanti kalau in general dari secara keseluruhan itu kan fungsinya melembabkan.
  In general, the overall function is to moisturize.

[07:38] Pelembab itu ada kandungan nutrisi, ada kandungan vitamin, antioksidan, tapi juga ada kandungan yang mereka kenal untuk anti penuaan.
  Moisturizers contain nutrients, vitamins, and antioxidants, but they also contain ingredients known for anti-aging.

[07:47] Hm.
  Hm.

[07:47] Jadi isinya bisa bermacam-macam dan itu juga merefleksikan yang pagi itu sebaiknya kandungannya apa, yang malam sebaiknya kandungannya apa.
  So the contents can vary, and that also reflects what ingredients should be in the morning one and what should be in the night one.

[07:56] Biasanya kalau pagi itu memang memperkuat kulit kita pada saat kita keluar ruangan terkena yang tadi semua itu.
  Usually, in the morning, it strengthens our skin when we go outside and are exposed to all those things mentioned earlier.

[08:03] Jadi perlu ada antioksidan seperti vitamin C di dalamnya atau yang menurunkan anti UV sunscreen ya atau yang menurunkan inflamasi atau radang.
  So it needs to contain antioxidants like vitamin C, or something that reduces UV exposure like sunscreen, or something that reduces inflammation.

[08:13] Oke.
  Okay.

[08:14] Bahan-bahan aktifnya banyak.
  There are many active ingredients.

[08:15] Contohnya ini ya, cinemite itu juga bisa.
  For example, this, cinemite can also be used.

[08:17] Sementara malam biasanya sesuai dengan kategori usia ee objektifnya itu menjaga supaya tampilan kulit itu sehat, kenyal, halus, dan tampak awet muda.
  Meanwhile, at night, usually according to the age category, the objective is to keep the skin looking healthy, supple, smooth, and youthful.

[08:29] Oke.
  Okay.

[08:30] Jadi bahan-bahan aktif yang disarankan tuh mostly adalah vitamin A.
  So the active ingredients suggested are mostly vitamin A.

[08:34] Oh, gitu.
  Oh, I see.

[08:34] Di dalam moisturizer untuk malam.
  Inside the moisturizer for the night.

[08:36] Nah, dua ini aja sebenarnya sudah cukup dong.
  So, these two are actually enough, right?

[08:38] Dua ini aja udah cukup banget.
  These two are already very sufficient.

[08:39] Jadi cowok-cewek juga dua ini aja.
  So for both men and women, these two are enough.

[08:43] Oh, jadi itu basicnya ya.
  Oh, so that's the basic, right?

[08:44] Betul.
  Correct.

[08:45] Tapi kan sebenarnya gini, sesederhana itu tidak akan pernah berhasil kalau tidak dibarengi dengan konsistensi.
  But actually, it's like this: as simple as that, it will never work if it's not accompanied by consistency.

[08:52] Hm.
  Hm.

[08:54] Kuncinya itu ya konsistensinya itu iya compliance gitu.
  The key is the consistency, yes, compliance.

[08:58] Aku udah di masa di mana, Dok?
  I'm already at a stage where, Doc?

[09:00] Sekarang kalau misalnya sebelum tidur lupa misalnya lupa cuci muka ya mandi gitu ya biasa gitu tapi terus enggak pakai enggak pakai moisturizer emang bangun-bangun tuh lingkaran hitam di bawah mata makin tebal.
  Now, if for example before sleeping I forget, for example, forget to wash my face or shower, it's normal, but then if I don't use moisturizer, when I wake up, the dark circles under my eyes get thicker.

[09:14] Kulit kering, kusam, enggak nyaman aja ya.
  Dry, dull skin, it just feels uncomfortable.

[09:16] Enggak nyaman itu efek ketergantungan terhadap si skin care ini atau seperti apa ya?
  Is that discomfort an effect of dependency on this skin care or what?

[09:22] Ini juga sesuatu yang memang paradigmanya harus dipahami ya.
  This is also something whose paradigm must be understood.

[09:28] Kulit itu adalah mirror ya atau refleksi dari apa semua yang terjadi di dalam badan kita.
  Skin is a mirror or a reflection of everything that happens inside our body.

[09:33] Itu pertama.
  That's the first thing.

[09:35] Kedua, kulit itu kan bagian yang terluar.
  Second, the skin is the outermost part.

[09:38] Heeh.
  Yeah.

[09:38] Fungsinya macam-macam.
  Its functions are varied.

[09:40] Selain perlindungan, dia mempertahankan keutuhan dari sistem tubuh kita juga.
  Besides protection, it also maintains the integrity of our body's systems.

[09:46] Dan yang ketiga, kulit itu kan sebenarnya organ hidup ya, Mas.
  And third, the skin is actually a living organ, Mas.

[09:49] Sama seperti rambut, sama seperti gigi dan lainnya yang memerlukan perawatan secara teratur dan berkala.
  Just like hair, just like teeth and others that require regular and periodic care.

[09:55] Jadi saya tidak setuju dengan ketergantungan karena organ hidup harus dijaga, hasil nutrisi terus.
  So I don't agree with the term dependency because living organs must be maintained, they need constant nutrition.

[10:05] Betul.
  Correct.

[10:05] Dan Mas Rodi tahu enggak sekarang tuh ee paradigmanya sudah mulai bergeser nih.
  And Mas Rodi, do you know that now the paradigm has started to shift?

[10:12] Apa itu, Dok?
  What is that, Doc?

[10:13] Yang terkait dengan perawatan kulit.
  Regarding skin care.

[10:16] Perawatan kulit dulu kita akan aplikasikan waktu kita lihat syoms ya.
  In the past, we would apply skincare when we saw symptoms.

[10:21] Ada pigmentasi atau flek, ada jerawat, ada kerut, ada lexity dan lain sebagainya.
  There is pigmentation or dark spots, there is acne, there are wrinkles, there is laxity, and so on.

[10:27] Kita lihat syoms-nya dulu ini dulu.
  We look at the symptoms first, this first.

[10:29] Oke.
  Okay.

[10:29] Nah, sekarang paradigma itu mulai bergeser ke satu pemahaman bahwa yang harus kita rawat itu adalah biologi daripada kulitnya.
  Now, that paradigm is starting to shift to an understanding that what we must treat is the biology of the skin.

[10:41] Oh, artinya gimana gitu?
  Oh, what does that mean?

[10:44] Kadar air yang kita perhatikan, kelembaban yang kita perhatikan gitu ya.
  We pay attention to the water content, we pay attention to the moisture, right.

[10:49] Terus performa kulit yang sehat itu sebaiknya mendapat perhatian yang lebih dari sekedar memperbaiki semua yang akhirnya sudah tampak.
  Then, healthy skin performance should receive more attention than just fixing everything that has finally become visible.

[10:56] Nah, itu kembali ke yang kita bicarakan sebelumnya, moisturizer, sunscreen, ee cleansing itu merupakan perangkat-perangkat yang diwajibkan untuk menjaga kesehatan biologis daripada kulit sebelum semua syptoms itu ee terlihat atau Heeh.
  Well, that goes back to what we discussed before; moisturizer, sunscreen, and cleansing are the required tools to maintain the biological health of the skin before all those symptoms become visible or, yeah.

[11:17] Jadi, memang paradigmanya sudah enggak seperti itu.
  So, the paradigm is indeed no longer like that.

[11:21] Jadi, sedini mungkin kulit itu harus dirawat.
  So, the skin must be cared for as early as possible.

[11:24] Kapan kita harus mulai?
  When should we start?

[11:26] Heeh.
  Yeah.

[11:26] He pakai moisturizer dan sunscreen.
  Use moisturizer and sunscreen.

[11:28] Ya, itu juga satu pertanyaan yang memang kadang orang bingung ya.
  Yes, that is also a question that people are sometimes confused about.

[11:33] Heeh.
  Yeah.

[11:34] Menurut saya kalau di tropical country kayak begini itu sudah mulai dari sejak dini.
  In my opinion, if you are in a tropical country like this, it should start from an early age.

[11:40] Sejak dini itu usia berapa?
  What age is considered early?

[11:42] Kalau misalnya sesuai kebutuhan anak-anak nih ya mungkin mereka tidak lengkap full dengan moisturizer dan lain sebagainya tapi kegiatan mereka seperti berenang, sepeda, tabir surya atau sunscreen itu kewajiban.
  If it's according to children's needs, maybe they don't need a full routine with moisturizer and so on, but for their activities like swimming or cycling, sunscreen is a must.

[11:54] Wajib.
  Mandatory.

[11:54] Artinya ini bukan dianggap sebagai perawatan, tapi ini adalah perlindungan ya, Dok, kalau misalnya kita outdoor dan prevensi.
  This means it's not considered treatment, but rather protection, Doctor, if we are outdoors and for prevention.

[12:02] Oke.
  Okay.

[12:02] Tapi sekarang banyakan SMP yang sudah make up full, Dok.
  But nowadays, many middle schoolers are already wearing full makeup, Doctor.

[12:05] Jadi aku juga mempertanyakannya juga bingung gitu loh.
  So I'm also confused about questioning it.

[12:08] Tapi yang jelas itu bukan perawatan, itu adalah perlindungan ya, Dok ya.
  But what's clear is that it's not treatment, it is protection, right, Doctor?

[12:10] Perlindungan ya.
  Protection, yes.

[12:10] Perawatan dalam arti ya memang kulit itu organ yang perlu dirawat supaya tetap sehat gitu.
  Treatment in the sense that the skin is indeed an organ that needs to be cared for so it stays healthy.

[12:17] Siap.
  Ready.

[12:18] Sekaligus di dalamnya proteksi dan preventif.
  At the same time, it includes protection and prevention.

[12:20] Oke, jadi tiga ini ya, cleanser, moisturizer, dan sunscreen.
  Okay, so these three, right: cleanser, moisturizer, and sunscreen.

[12:24] I.
  Yeah.

[12:25] Nah, sekarang aku pengin tanya dengan membagi untuk perempuan dan laki-laki, Dok.
  Now, I want to ask by dividing it for women and men, Doc.

[12:30] He.
  Yeah.

[12:30] Untuk perempuan aku kalau misalnya lihat di sosial media itu rezimnya, he urut ritualnya itu panjang banget.
  For women, if I look at social media, their regimen, their ritual sequence is very long.

[12:38] Iya.
  Yes.

[12:38] Iya.
  Yes.

[12:39] Belum maskernya lah, belum masker bibir lah gitu ya.
  Not to mention the masks, not to mention the lip masks and so on.

[12:43] Aku yang membayangkan wow waktunya bisa sangat lama gitu.
  I imagine, wow, the time it takes can be very long.

[12:46] Tapi aku salut ketelaten buat teman-teman perempuan ini telaten banget dan akhirnya hasilnya juga bagus-bagus gitu.
  But I salute the diligence of these female friends, they are very diligent and in the end, the results are also good.

[12:54] Kalau untuk perempuan, Dok, yang harus mereka lakukan ritual di malam hari itu perawatannya apa aja sih sebenarnya?
  For women, Doc, what are the treatments they actually have to do for their night ritual?

[13:02] Seharusnya oke sebenarnya sih sama aja Mas Rori seperti yang tadi kita sampaikan ya.
  Actually, it should be okay, it's basically the same, Mas Rori, as what we mentioned earlier.

[13:09] Tiga komponen dasar itu yang perlu secara konsisten dilakukan ya.
  Those three basic components are what need to be done consistently.

[13:14] Additional atau tambahan yang lain.
  Additional or other supplements.

[13:18] Ya, seperti let's say untuk area mata atau area bibir, memang itu kan ada area-area yang memang secara khusus diperhatikan karena ketebalan kulit berbeda.
  Yes, for example, for the eye area or lip area, there are indeed areas that are specifically paid attention to because the skin thickness is different.

[13:30] Menurut saya sah-sah saja kalau ada penambahan di situ.
  In my opinion, it is perfectly fine if there is an addition there.

[13:31] Tapi kalau untuk kulit secara keseluruhan, saya rasa tidak perlu berbelit-belit.
  But for the skin as a whole, I don't think it needs to be complicated.

[13:37] Oke.
  Okay.

[13:37] Atau menumpuk ya produk-produk yang diaplikasikan.
  Or piling up the products that are applied.

[13:42] Enggak perlu, enggak perlu.
  No need, no need.

[13:43] Karena produk yang sama itu juga punya resiko.
  Because the same product also has risks.

[13:49] Hm.
  Hm.

[13:49] Resikonya tuh macam-macam ya.
  The risks are various.

[13:52] Alergi bisa, iritasi, kemudian overeksfoliasi.
  Allergies are possible, irritation, then over-exfoliation.

[13:58] I see ya.
  I see.

[13:58] Tanpa sadar kita menggerus aktivitas dan karakter daripada kulit kita dengan pendamping.
  Without realizing it, we are eroding the activity and character of our skin with supplements.

[14:08] Jadi salah satunya itu yang harus diperhatikan.
  So that is one of the things that must be considered.

[14:10] Tidak jadi gini, banyaknya skincare berbanding lurus juga dengan sehatnya.
  It doesn't mean that the amount of skincare is directly proportional to how healthy it is.

[14:19] Kulit gitu.
  Like skin.

[14:20] Oke.
  Okay.

[14:20] Oke.
  Okay.

[14:21] By the way, gue pengen ngajak lu ikutan One Solve Upgrade.
  By the way, I want to invite you to join One Solve Upgrade.

[14:23] Ini adalah event offline pertama Room for Improvement yang bakal ngajarin lo tiga hal penting dalam hidup.
  This is the first offline event by Room for Improvement that will teach you three important things in life.

[14:29] Finansial pribadi, kesehatan, dan skill public speaking.
  Personal finance, health, and public speaking skills.

[14:32] Nah, di sini akan ada tiga pakar.
  So, there will be three experts here.

[14:34] Ligwina Hananto akan ngajarin lo cara mengatur gaji dan mempersiapkan lo biar masa tua lo enggak miskin dan melarat.
  Ligwina Hananto will teach you how to manage your salary and prepare you so that your old age isn't poor and destitute.

[14:41] Dokter Putri Sakti bakal ngajarin lo biar badan lo enggak gampang melar dan kita enggak gampang jompo.
  Doctor Putri Sakti will teach you how to keep your body from easily expanding and how to keep us from easily feeling frail.

[14:48] Dan gua sendiri, Guys, akan ngajarin lo biar bisa lebih PD, terstruktur, dan efektif dalam public speaking dan komunikasi.
  And I myself, guys, will teach you how to be more confident, structured, and effective in public speaking and communication.

[14:54] Utamanya ketika lo meeting, presentasi, atau pitching ke klien.
  Especially when you are in meetings, presenting, or pitching to clients.

[14:59] Acaranya Sabtu 4 Juli di Mangkuluhur Artotel, Jakarta.
  The event is on Saturday, July 4th at Mangkuluhur Artotel, Jakarta.

[15:02] Tiket bisa dibeli di description box.
  Tickets can be purchased in the description box.

[15:04] Yuk, kita lanjutin lagi.
  Come on, let's continue.

[15:07] Kalau misalnya aku perhatikan di sosial media nih, e yang teman-teman yang eh aku salut eh konsistensinya dan juga apa namanya?
  If I observe on social media, the friends who, uh, I salute for their consistency and also, what is it called?

[15:18] Panjang begitu ritualnya, mereka pakai.
  The ritual is that long, they use.

[15:20] Facial wash, of course, kemudian toner.
  Facial wash, of course, then toner.

[15:22] Kemudian eh facial eh miselar, miselar water.
  Then, uh, facial, uh, micellar, micellar water.

[15:27] Terus habis itu em apa lagi ya?
  And then after that, um, what else?

[15:28] Moisturizer eh serum dulu, terus moisturizer.
  Moisturizer, uh, serum first, then moisturizer.

[15:33] Habis moisturizer nanti mungkin pakai yang bawah mata, pakai bibir eh belum lagi nanti ada semprotan lagi gitu.
  After moisturizer, maybe later use the one for under the eyes, use for lips, uh, not to mention later there's a spray too.

[15:38] Banyak banget dong.
  That's a lot, right.

[15:40] Artinya ketika kita terlalu banyak pakai em skincare itu juga tidak bagus.
  It means when we use too much, um, skincare, that is also not good.

[15:47] Saya enggak bilang itu tidak bagus.
  I'm not saying it's not good.

[15:49] Kalau memang itu sesuai dengan indikasi ee menurut saya sah-sah saja ya.
  If it is indeed in accordance with the indications, uh, in my opinion, it's perfectly fine.

[15:55] Misalnya untuk penuaan.
  For example, for aging.

[15:58] Semakin bertambahnya problematika yang tampak mungkin juga kita harus sesuaikan gitu ya.
  As the visible problems increase, maybe we also have to adjust, right.

[16:03] Tetapi itu tidak boleh kebalik dengan ee dasar dari perawatan kulit yang tadi kita bicarakan gitu.
  But it must not be the reverse of, uh, the basics of skincare that we talked about earlier.

[16:12] Nah, kemudian yang kedua bahan yang kita pakai pun itu juga benar-benar harus kritis gitu.
  Now, then the second thing is the ingredients we use must also be really critical.

[16:19] Facial cleanser setuju ya.
  Facial cleanser, I agree, right.

[16:20] He.
  Yeah.

[16:21] Toner juga saya setuju karena memang kadang-kadang ada pembersih wajah, sabun misalnya gitu ya.
  I also agree about toner because sometimes there are facial cleansers, soap for example.

[16:29] Begitu selesai kita lakukan pembersihan wajah, pH kulit itu akan berubah.
  Once we finish cleansing our face, the skin's pH will change.

[16:32] Nah, untuk mengembalikan ke pH yang normal itu kita perlukan toner di situ tujuannya.
  Now, to return it to a normal pH, we need toner; that is its purpose.

[16:37] Nah, setelah moisturizer, area organ-organ itu seperti mata, bibir perlu, boleh.
  Now, after moisturizer, those organ areas like the eyes and lips are necessary, it's allowed.

[16:42] Heeh.
  Yeah.

[16:42] Tapi bukan sesuatu yang diwajibkan.
  But it is not something that is mandatory.

[16:45] Oke, artinya menarik banget tadi yang dokter S sampaikan, semakin banyak skincare berbanding lurus dengan kulit yang sehat ya.
  Okay, that means what Doctor S said earlier is very interesting, that more skincare is directly proportional to healthy skin, right.

[16:53] Oke.
  Okay.

[16:53] Karena pada dasarnya kulit itu kan cukup dinutrisi dan dilindungi, di-maintain dari waktu ke waktu.
  Because basically, skin just needs to be nourished, protected, and maintained from time to time.

[16:59] Saya senang banget Mas Rori ulang-ulang menyampaikan tentang konsistensi.
  I am very happy that Mas Rori keeps repeating about consistency.

[17:03] Karena menurut saya konsistensi dengan komponen yang pas itu kunci.
  Because in my opinion, consistency with the right components is the key.

[17:11] Oke.
  Okay.

[17:11] Oke.
  Okay.

[17:12] Untuk kulit yang sehat, tadi perempuan, Dok.
  For healthy skin, that was for women, Doc.

[17:14] Sekarang laki-laki.
  Now for men.

[17:16] Laki-laki apakah cukup dengan tiga hal tadi yang disebutkan atau seharusnya ada tambahan lain?
  For men, is it enough with the three things mentioned earlier, or should there be other additions?

[17:21] Ya.
  Yes.

[17:21] Em.
  Um.

[17:22] Kan kebanyakan laki-laki kulitnya kayak badak, Dok.
  Most men have skin like a rhino, Doc.

[17:24] Iya, kulitnya jauh lebih tebal ya.
  Yes, their skin is much thicker.

[17:27] Produksi minyaknya juga lebih berbeda gitu ya.
  Their oil production is also quite different.

[17:29] Tetapi pada hakikatnya prinsipnya sama Mas Rori, cleansing, moisturizing, dan protection.
  But in essence, the principles are the same, Mas Rori: cleansing, moisturizing, and protection.

[17:36] Ya, I see.
  Yes, I see.

[17:37] Dan yang lebih perlu diperhatikan adalah karena kegiatan pria kan mungkin sedikit lebih berbeda dengan perempuan.
  And what needs more attention is that men's activities might be a little different from women's.

[17:46] Terus keberadaan mereka di outdoor juga lebih sering mungkin ya.
  And their presence outdoors is also likely more frequent.

[17:52] Sehingga pengulangan itu bisa sangat dianjurkan sih untuk membersihkan wajah.
  So, repetition is highly recommended for cleaning the face.

[17:58] Kadang-kadang enggak bisa hanya dua kali, misalnya setelah main apa ya olahraga, futsal gitu.
  Sometimes you can't just do it twice, for example after playing sports, like futsal.

[18:03] Mungkin tidak semua stepnya dilakukan, tapi paling tidak membersihkan wajahnya itu perlu.
  Maybe not all the steps are done, but at least cleaning the face is necessary.

[18:09] Jadi wajib ya habis untuk cuci muka ya, Dok.
  So it's mandatory to wash your face, Doc.

[18:11] Oke, sekarang aku akan ngebahas soal sunscreen, Dok.
  Okay, now I will discuss sunscreen, Doc.

[18:13] Karena kemarin-kemarin aku lihat banyak di sosial media yang artikel mengatakan bahwa sunscreen itu.
  Because lately I've seen many articles on social media saying that sunscreen...

[18:23] Justru berbahaya untuk kulit dan bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker dikarenakan kandungan kimianya.
  It is actually dangerous for the skin and is carcinogenic or causes cancer due to its chemical content.

[18:31] Orang-orang zaman dulu tidak pakai sunscreen dan justru malah eh sehat, tulang kuat, mereka butuh vitamin D.
  People in the past didn't use sunscreen and were actually healthy, had strong bones, and they needed vitamin D.

[18:39] Sementara sekarang orang takut sinar matahari dan tiap hari akhirnya bersinggungan dengan sunscreen.
  Meanwhile, nowadays people are afraid of sunlight and end up in contact with sunscreen every day.

[18:47] Apakah itu fakta ataukah itu hoax?
  Is that a fact or is that a hoax?

[18:49] Bahwa sunscreen karsinogenik, Dok.
  That sunscreen is carcinogenic, Doc.

[18:51] Itu hoax.
  That is a hoax.

[18:51] Itu hoax.
  That is a hoax.

[18:52] Heeh.
  Yeah.

[18:52] Ee formulasi daripada sunscreen itu dibuat sedemikian rupa untuk berbagai macam tujuan.
  The formulation of sunscreen is made in such a way for various purposes.

[19:01] Hm.
  Hm.

[19:01] Yang pasti melindungi dari pajanan sinar matahari.
  What is certain is that it protects from sun exposure.

[19:04] Nah, kalau bicara soal sinar matahari itu kan banyak spektrumnya, Mas.
  Well, when talking about sunlight, there are many spectrums, Mas.

[19:09] Ada UVB, UVA, UVA juga ada yang short wavelength, ada yang long wave length.
  There is UVB, UVA, and UVA also has short wavelengths and long wavelengths.

[19:15] Kemudian ada visible light.
  Then there is visible light.

[19:17] Artinya yang mau saya sampaikan tabir surya diformulasikan sedemikian rupa untuk melindungi kulit dari berbagai macam pajaran spektrum sinar.
  The point I want to convey is that sunscreen is formulated in such a way to protect the skin from various spectrums of light exposure.

[19:23] I see.
  I see.

[19:25] Itu yang pertama.
  That is the first one.

[19:28] Dan yang kedua, tabir surya yang sama itu juga dilengkapi dengan berbagai bahan-bahan yang sifatnya mendetoks semua komponen racun yang menempel ke permukaan kulit dari environment kita.
  And the second one, that same sunscreen is also equipped with various ingredients that have the property of detoxifying all toxic components that stick to the skin's surface from our environment.

[19:39] Bisa itu?
  Is that possible?

[19:40] Bisa.
  It is possible.

[19:40] Dan kemudian yang ketiga, tabir surya yang sama itu menjaga DNA kulit kita pada saat terkspose itu tidak mengalami mutasi.
  And then the third one, that same sunscreen protects our skin DNA so that it does not undergo mutation when exposed.

[19:52] Maksudnya gimana, Dok?
  What do you mean, Doctor?

[19:53] Jadi, UV mempunyai dua sisi.
  So, UV has two sides.

[19:56] Satu memang benefit buat kulit kita, pembentukan vitamin D dan lain-lainnya.
  One is indeed a benefit for our skin, the formation of vitamin D and others.

[20:00] Tapi ada spektrum UV tertentu yang menyebabkan kerusakan tidak hanya di permukaan kulit, tapi sampai ke DNA.
  But there is a certain UV spectrum that causes damage not only to the skin surface, but down to the DNA.

[20:06] Dan itu bisa menyebabkan mutasi dariak kulit dan meningkatkan risiko penyakit-penyakit kulit sampai keganasan kulit.
  And that can cause skin mutation and increase the risk of skin diseases up to skin malignancy.

[20:15] Kanker kulit.
  Skin cancer.

[20:16] I artinya sebenarnya bukan yang menyebabkan kanker.
  It means it is actually not what causes cancer.

[20:19] Sunscreen ini mencegah kita kena kanker karena paparan UV tepat.
  This sunscreen prevents us from getting cancer due to UV exposure, exactly.

[20:26] Dan itu perlu dipahami dengan baik. Ada

[20:28] begitu banyak tipe sunscreen ya. Tetapi

[20:31] yang perlu kita pahami bahwa sunscreen

[20:34] itu wajib hmm dengan berbagai alasan

[20:38] yang tadi. Kemudian yang kedua, pilihan

[20:40] sunscreen juga nanti pasti akan

[20:41] ditentukan dengan karakter dan tipe

[20:43] kulit

[20:44] kegiatan kita ya indoor, outdoor,

[20:48] kemudian juga pilihan bahan

[20:50] yang kadang-kadang juga

[20:52] menjadi isu nih karena ada beberapa yang

[20:54] enggak suka terlalu white cash, terlalu

[20:56] tebal dan lain sebagainya. Tapi itu

[20:59] nanti preference lah, Mas.

[21:00] Oke.

[21:01] Yang wajibnya adalah sun protection

[21:03] factornya itu perlu diperhatikan

[21:06] perhatikan ya. SPF ya

[21:08] itu yang melindungi terhadap UVB.

[21:10] Kemudian eh protection factor untuk UVA.

[21:14] Biasanya kalau di sunscreen itu tandanya

[21:16] seperti plus plus gitu ya. Nah, kemudian

[21:19] yang ideal tabir surya itu dia juga bisa

[21:22] meng-cover untuk visible light ya

[21:25] atau blue light dari telepon kita atau

[21:28] sel pajanan ee komputer dan lain

[21:32] sebagainya itu juga

[21:33] kontribusi besar terhadap kerusakan

[21:35] kulit.

[21:36] Dan yang ketiga ya itu tadi ada

[21:38] tambahan-tambahan misalnya di dalam

[21:40] sunscreen tuh sudah ada antioksidannya.

[21:43] Heeh. Itu penting tuh yang di Iya. untuk

[21:46] Indonesia

[21:47] SPF berapa, Dok?

[21:49] Oke, that's a very good questions. Kalau

[21:52] misalnya kegiatannya lebih banyak

[21:55] indoor, SPF sekitar 305 itu sudah cukup

[21:59] indoor ya.

[22:00] Tapi in general saat ini sangat

[22:02] dianjurkan 50 SPF.

[22:04] 50 SPF.

[22:05] Iya.

[22:07] Kemudian misalnya teman-teman kita nih

[22:11] main golf seharian,

[22:13] cycling gitu ya, kadang-kadang kita bisa

[22:15] anjurkan 100 SPF.

[22:17] Wow.

[22:18] I. Tapi sebenarnya begini, tingginya SPF

[22:21] itu penting, tetapi harus dibarengi

[22:26] dengan satu pemahaman seberapapun

[22:28] tingginya SPF itu yang jauh lebih

[22:31] penting adalah reaplikasi.

[22:33] Hmm. Setiap berapa jam? setiap 2 sampai

[22:36] 3 jam sekali kalau memang ada di

[22:39] kegiatannya di luar ruangan. Oke. Oke.

[22:41] Karena itu yang jauh lebih penting

[22:43] dibandingkan SPF-nya saja atau nilai

[22:46] SPF-nya saja.

[22:47] Oke. Oke. Artinya kalau misalnya kita di

[22:50] outdoor sudah 2 jam perlu kita tumpuk

[22:53] aja atau kita bersihin dulu baru pakai

[22:54] yang baru, Dok?

[22:55] That's a very good question. [tertawa]

[22:58] Karena pasien juga sering nanya kayak

[22:59] gitu.

[22:59] Exactly. Kalau misalnya tumpuk berminyak

[23:01] banget.

[23:01] Gua udah make up nih masa gua hapus

[23:03] gitu. Makanya sekarang juga banyak

[23:06] formulasi dari sunscreen dalam bentuk

[23:08] spray, Mas Rori.

[23:10] Jadi tinggal di kayak miss gitu aja.

[23:12] Oke, berarti enggak apa-apa yang pertama

[23:14] kita pakai sunscreen cream terus make up

[23:16] kalau misalnya buat yang teman-teman

[23:17] cewek terus nanti

[23:18] tinggal

[23:19] aplikasinya yang spray.

[23:20] Spray. Heeh. Dan spray itu jauh lebih

[23:23] apa ya? Nyamanlah kalau memang kita mau

[23:26] sampai sebadan-badan.

[23:27] Oke. Aku termasuk orang yang suka dengan

[23:29] sinar matahari pagi, Dok. Ya kan?

[23:31] Sementara sekarang kok banyak orang di

[23:33] luar sana yang bahkan takut banget

[23:35] dengan matahari, even matahari pagi,

[23:37] even matahari sore gitu. Seberapa lama

[23:40] sebenarnya kita butuh paparan sinar

[23:42] matahari di pagi atau sore hari? Which

[23:44] one is better?

[23:45] Em dan berapa lama?

[23:47] Oke, untuk pemahaman yang sangat awam di

[23:50] bawah jam 0.00 pagi itu enggak apa-apa

[23:53] atau di atas jam .00 sore itu enggak

[23:54] apa-apa. Hm. He.

[23:55] Tetapi di antara itu sebaiknya satu,

[24:00] kita bisa hindari pajanan secara

[24:02] langsung terus menerus dalam-dalam waktu

[24:04] yang lama.

[24:06] Oke.

[24:06] Heeh. Kedua, penggunaan tabir surya

[24:09] sesuatu yang diwajibkan.

[24:11] Jadi di bawah jam 8.00 pagi atau setelah

[24:12] jam 3.00 sore.

[24:13] Yes.

[24:14] Nanti aku akan ada gambar sih

[24:15] perbandingan antara ini ada ee sopir

[24:18] truk di ee Eropa yang tiap hari di sisi

[24:21] pipikirinya terpapar sinar matahari

[24:23] selama 30 tahun. bentuknya seperti apa,

[24:25] sisi kanannya yang enggak terpapar

[24:26] seperti apa nanti

[24:27] boleh itu, Mas. Iya. Heeh. Karena itu

[24:28] jurnal ilmiah.

[24:29] Oke.

[24:30] Dan itu e otentik

[24:31] dan bisa dipertanggungjawabkan. Itu

[24:33] bagus banget buat edukasi.

[24:35] Betul. Betul. Oke, Dok. Emm, kalau

[24:38] mendung masih perlu pakai sunscreen?

[24:40] Harus. Even di misalnya teman-teman kita

[24:43] ke for season country salju itu harus

[24:47] kenapa dong?

[24:47] Matahari tetap ada. Oke.

[24:50] Dan tetap bersinar dengan spektrum yang

[24:52] bermacam-macam tadi dan punya kapasitas

[24:55] yang sama untuk merusak kulit. Pantesan

[24:58] waktu aku ke Bogor mendung

[25:01] mendung dan enggak mendung udaranya

[25:03] dingin. Aku pikir ah juga enggak

[25:05] usahlah. [tertawa]

[25:07] Dan aku ke situ, Dok.

[25:08] Iya.

[25:08] Waktu itu liputan pesawat jatuh Suko ini

[25:10] tahun 2013. Aku enggak pakai ee

[25:13] sunscreen dan lain sebagainya. Selama 4

[25:15] hari aku pulang-pulang udah kayak tikus

[25:16] celurut. [tertawa]

[25:18] Mengelupas merah terus hitem banget

[25:21] kusam banget. Dan aku waktu itu

[25:24] meremehkan karena ah enggak usah ah

[25:25] orang dingin ini kenapa harus pakai

[25:27] sunscreen?

[25:28] Ternyata itu salah ya.

[25:29] Pajanan sinat matahari ke kulit kita tuh

[25:32] kan banyak pengaruhnya ya.

[25:34] Satu karena spektrumnya tadi. Kedua di

[25:37] altitude kita di mana kita berada gitu.

[25:40] Nah, terus ketiga ya [berdehem] tidak

[25:43] berarti bahwa perubahan temperatur atau

[25:47] di mana kita berada kita tidak bisa

[25:50] enggak pakai sunscreen karena matahari

[25:52] tetap sama gitu.

[25:53] Oke, Dok. Ee tadi menarik banget yang

[25:56] disampaikan ada pasien yang habis pulang

[25:59] liburan nih misalnya dari Jepang, dari

[26:01] ee Eropa, ya sudah udara dingin gitu

[26:03] kan, tapi pulang-pulang kok jadi hitam

[26:05] kulitnya. Tu kenapa Dok? Ya, itu juga

[26:07] yang dikeluhkan beberapa pasien yang

[26:09] sama dan itu memang fakta yang terjadi.

[26:12] Sebenarnya ini kembali ke pemahaman sih,

[26:14] Mas Rori, bagaimana sih sampai itu bisa

[26:17] terjadi di kulit mereka? Ee secara mudah

[26:21] ya, matahari itu kan dia bersinar ya,

[26:25] bisa langsung ke kulit kita,

[26:27] tetapi juga bisa mengenai semua objek

[26:30] yang memang ada di environment kita.

[26:32] Aspal, rumput,

[26:34] salju. salju,

[26:35] pasir di pantai

[26:36] dan itu akan reflect

[26:39] ke kulit kita juga

[26:40] h

[26:40] dengan energi yang berbeda dan itu

[26:43] menambah beban dari pajanan matahari

[26:46] yang tadi sudah secara langsung ke

[26:47] kulit.

[26:48] Jadi malah lebih parah ketika dia mantul

[26:49] ke objek sekitar kita, Dok.

[26:51] Betul.

[26:52] Makanya perlindungan itu tidak saja di

[26:54] kulit wajah, idealnya seluruh kulit

[26:57] harus dilindungi dengan penggunaan tabir

[26:58] surya.

[26:59] Tabir surya itu juga sebenarnya kan

[27:01] dibantu dengan yang namanya tabir surya

[27:03] fisik. pakaian kita misalnya orang

[27:06] berhijab itu semua tuh tabir surya loh

[27:09] dan itu penting untuk dipahami oleh

[27:11] semua orang gitu.

[27:12] Oke.

[27:13] Em dan ada pemahaman yang berikutnya

[27:17] kadang-kadang pasien punya pemikiran

[27:20] gini, "Dok, saya kok jadi gelap ya

[27:22] kulitnya? Padahal saya sudah pakai

[27:23] sunscreen gitu atau saya sudah pakai

[27:25] tabir surya.

[27:27] Di mana letak kesalahannya?

[27:29] Kalau saya sampaikan enggak ada yang

[27:31] salah."

[27:32] Heeh. Heeh. Justru pada saat kulit kita

[27:34] berespon dengan warna yang lebih gelap

[27:37] itu menunjukkan bahwa kondisi kulit kita

[27:40] sehat.

[27:41] Oh,

[27:42] terjadi respons pigmentasi untuk

[27:45] melindungi kulit.

[27:46] I see.

[27:47] Apalagi orang kita, orang Asia itu

[27:50] cenderung cepat menjadi lebih gelap

[27:53] waktu kena pajanan sinar matahari.

[27:55] Tetapi ini tolong dipahami sebagai suatu

[27:58] ee kondisi bahwa itulah perlindungan

[28:00] kulit kita

[28:01] lebih baik. jadi ten daripada jadi

[28:03] merah.

[28:04] Oh,

[28:05] kalau merah itu justru iritasi

[28:08] ya. Ya.

[28:08] Dan nanti bisa

[28:10] berlanjut ke semua resiko termasuk skin

[28:14] cancer. Dan itu yang terjadi di

[28:15] saudara-saudara kita di eh Caucasian.

[28:18] Caucation

[28:19] karena tipe satu, tipe dua gitu. Mereka

[28:21] cenderung burn.

[28:23] Kalau kita nih diberkahi dengan komponen

[28:25] melanin yang kuat.

[28:27] Melanin banyak ya, Dok. He

[28:28] ini artinya kita juga harus meredefine

[28:30] arti kecantikan sih. Bahwa kecantikan

[28:32] tidak harus terlalu putih, kegantengan

[28:33] tidak harus terlalu putih.

[28:34] Enggak bisa diglorify.

[28:36] Iya. Dan kita juga tinggal di negara

[28:37] tropis. So, ya kulit kita adalah kulit

[28:40] sawah matang atau kuning langsat ya kan.

[28:43] Enggak putih.

[28:44] Oh, oke. Aku pengin sekarang ke

[28:46] kandungan-kandungan dari skincare

[28:48] berdasarkan gejala, Dok.

[28:49] Oke.

[28:50] Kalau misalnya

[28:51] ada orang yang jerawatan,

[28:53] he

[28:53] gitu, parah, apa yang harus dia pakai?

[28:57] Oke, berarti ini ada kategori ya.

[29:00] Nah, saya setuju banget itu

[29:02] dikelompokkan dulu dengan kategori akne

[29:06] yang ringan,

[29:07] sedang, dan berat. Itu ada algoritmenya,

[29:09] Mas.

[29:10] Kalau dari perspektif dermatologo, kalau

[29:12] sudah berat itu ditandai dengan ada

[29:14] jumlahnya tuh jerawat yang kecil ada

[29:16] berapa, yang besar ada berapa. Betul.

[29:19] Itu algoritmanya ada. Dan yang memang

[29:21] seperti mulai kayak bisul itu ada

[29:22] berapa. baru kita bisa kategorikan itu

[29:25] severe acne gradation.

[29:27] Hm.

[29:28] Nah, kalau sudah sampai yang berat

[29:30] tentunya pasien membutuhkan pertolongan

[29:32] dari profesional misalnya ke dermatolog.

[29:34] Heeh.

[29:35] Untuk mengasses dengan detail apakah ini

[29:38] sudah memerlukan antibiotik yang

[29:40] dioleskan atau diminum,

[29:42] apakah memerlukan agen eksfoliasi untuk

[29:44] mengangkat kulit mati dan melonggarkan

[29:46] kembali tumpukan ee sumbatan

[29:49] dari kelenjar minyaknya dan menurunkan

[29:51] peradangan. Oke,

[29:53] gitu. Jadi memang tidak sesederhana itu

[29:55] kalau sudah derajatnya berat.

[29:56] Tapi kalau misalnya ringan, Dok.

[29:58] Oke. Jerawat ringan ini harus pakai

[30:00] bahan apa?

[30:00] Kalau ringan itu sebenarnya bahan-bahan

[30:03] yang tersedia secara over the counter

[30:05] itu banyak. Contohnya neacasinamite.

[30:09] Oh, itu buat jerawat ya?

[30:09] Buat jerawat ya. Karena dia ada efek

[30:12] untuk antiinlamasi.

[30:13] Hm.

[30:14] Dan itu sangat membantu dan bisa

[30:16] diperoleh secara over the counter.

[30:18] Oke.

[30:18] Heeh. Kemudian sebenarnya jerawat itu

[30:21] pun juga bukan sekedar kondisi inflamasi

[30:25] belaka,

[30:26] tetapi juga diiringi dengan kerusakan

[30:28] barrier.

[30:28] He.

[30:29] Jadi bahan-bahan yang membantu untuk

[30:31] memperbaiki barrier itu juga diperlukan.

[30:33] Barrier ini apa maksudnya?

[30:34] Perlindungan kulit,

[30:35] epidermis gitu kalau

[30:37] iya. Bayangkan saja kulit kita tuh kayak

[30:39] bata dan semen.

[30:40] Oh.

[30:41] Nah, kalau menyatu dengan baik,

[30:43] berdirilah tembok yang kokoh dan itu

[30:45] melindungi kita dari apa saja. Heeh.

[30:47] Tapi begitu dia mulai retak, apa aja

[30:50] bisa masuk dan keluar. Itulah skin

[30:52] barrier. I see.

[30:53] Nah, itu perlu dijaga dengan baik.

[30:55] Kemampuan secara natural kita punya tuh

[30:58] untuk memperbaiki barrier. Tapi karena

[31:00] usia, overksfoliasi kosmetik, pajanan

[31:03] environment mulai perlahan-lahan rusak.

[31:05] Apalagi kalau terjadi pada pasien dengan

[31:07] jerawat.

[31:08] Hmm. Artinya kalau misalnya em ada

[31:11] jerawat ringan gitu, kita pakai serum

[31:12] niacinamite pagi dan malam hari itu

[31:15] membantu Dok? membantu. Bahkan kalau

[31:17] misalnya kulitnya cenderung ada yang

[31:20] jerawatan tapi juga kering gitu ya atau

[31:23] mudah iritasi. Kemungkinan besar kita

[31:25] juga harus memperbaiki skin barrier pada

[31:26] waktu yang bersamaan.

[31:28] Jadi penambahan seperti contohnya

[31:30] seramite.

[31:31] Oh

[31:31] itu bisa diaplikasikan.

[31:33] Seramite ini untuk apa, Dok? Fungsinya

[31:35] perbaikan ya tadi kayak mortar and

[31:37] bricks.

[31:38] Heeh.

[31:39] Dia melindungi contohnya gini.

[31:42] kebocoran-kebocoran yang terjadi

[31:44] oke

[31:44] sebenarnya ada di dalam kulit kita, cuma

[31:47] kondisinya semakin berkurang ee

[31:49] beriringan dengan kerusakan yang

[31:51] terjadi. Jadi pada waktu dan ee sesuai

[31:55] kebutuhan kita perlu yang dari eksogen

[31:57] yang dari luar untuk ditambahkan

[31:59] membantu natural seramite kita.

[32:01] Oke.

[32:01] Berfungsi melindungi kulit.

[32:02] Kalau jerawat sedang, Dok.

[32:04] Nah, ini tungannya sedang juga gimana

[32:06] nih?

[32:06] Itu ada algoritmanya sih. Heeh. Dan itu

[32:08] ada hitung-hitungannya.

[32:10] Tetapi tentunya [berdehem] itu sudah

[32:13] memerlukan perawatan yang tidak sekedar

[32:15] hanya over the counter saja dengan

[32:17] yaamite atau dengan seramite atau dengan

[32:19] salicil acid gitu ya.

[32:21] Ada beberapa ee bahan aktif yang

[32:25] diresepkan oleh dokter untuk membantu

[32:29] contohnya bahan-bahan dengan kandungan

[32:30] vitamin A

[32:32] ee seperti retinol gitu ya.

[32:34] Itu buat jerawat juga. itu buat jerawat

[32:36] bisa selain untuk ee ini ya ee tata

[32:39] laksana anti penuaan.

[32:41] Oh, jadi retinol itu untuk jerawat juga

[32:43] sama untuk anti penuaan.

[32:44] Aku kemarin pernah dengar ngomong soal

[32:46] retinol nih. Sori aku ke sini dulu, Dok.

[32:48] Katanya enggak boleh dipakai pagi hari

[32:50] karena enggak boleh kena sinar matahari,

[32:51] Dok.

[32:51] Itu betul.

[32:52] Jadi harus malam aja. Retinol

[32:54] sebaiknya diaplikasikan malam hari.

[32:56] Why?

[32:57] Karena ada karakter daripada vitamin A

[33:00] ini yang terminologinya tuh

[33:03] fotosensitif, Mas. Oh,

[33:05] fotosensitif itu kalau dia kena cahaya,

[33:08] absorsi atau reaksi dari vitamin A ini

[33:11] menyerap cahaya jauh lebih banyak.

[33:13] Oh, gitu.

[33:14] Nah, dan itu akan menyebabkan risiko

[33:16] iritasi yang ditandai dengan kemerahan,

[33:19] sensitif, dan lain sebagainya.

[33:21] Malahan ya.

[33:21] Iya.

[33:22] Dan itu merusak semua program nanti.

[33:24] Oke. Tapi ada produk yang ini enggak

[33:26] apa-apa retinol ini dipakai untuk pagi

[33:28] hari.

[33:29] Heeh.

[33:30] Ini valid enggak sih, Dok? Ada beberapa

[33:32] yang memang secara saintifik mulai di

[33:37] pakai dan dianjurkan. Tapi biasanya

[33:39] komponen retinol tersebut diambil dari

[33:42] bahan-bahan tumbuhan.

[33:44] Oh.

[33:44] Namanya baku ciol.

[33:46] Heeh. Tetapi personally saya sih

[33:50] menganjurkan pasien-pasien saya semua

[33:52] komponen vitamin A ada baiknya dipakai

[33:54] malam hari aja. Karena kan ini ada

[33:56] interaksi Mas Rori, enggak cuma melulus

[33:58] soal bahan aktifnya, tapi skin biologi

[34:01] tiap orang akan berbeda dan itu akan

[34:03] berbanding lurus dengan responsnya.

[34:05] Oke.

[34:05] Jadi, ya udahlah malam aja,

[34:07] malam aja ya. Tapi menarik sih ini kalau

[34:09] misalnya jerawat ringan ya bisa

[34:11] ngebantu. Kalau sedang berarti

[34:13] neasinamite, seramite, salicil acid sama

[34:16] vitamin A atau retinal. Ya. Kalau berat

[34:18] ketemu D Stanley. [tertawa]

[34:21] Sekarang masalahnya, Dok, kulit merah

[34:23] sensitif. Oke.

[34:25] Apa tuh ee obatnya

[34:27] kulit merah dan sensitif? Itu berarti

[34:29] kan secara klinis atau secara simptoms

[34:32] kan visibel ya, Mas.

[34:34] Hm.

[34:34] Ada radang. Radang itu pasti disertai

[34:37] dengan ee barrier juga yang rusak.

[34:40] Heeh.

[34:40] Nah, kalau misalnya merah kita bisa

[34:42] pakai ini cinamite untuk menurunkan

[34:44] kemerahannya.

[34:45] Wah, sakti banget nih. Sinamit.

[34:46] Iya. Karena dia ada efek antiinlamasi.

[34:49] Hm. Sementara tadi karena saya singgung

[34:52] karena juga terjadi kerusakan di kulit

[34:54] sensitif itu makanya skin barriernya

[34:57] juga perlu diperbaiki. Kita bisa pakai

[34:59] seramite atau centella itu juga bisa.

[35:02] Hm.

[35:02] Ya.

[35:03] Nah, jawaban yang paling menurut saya

[35:07] pas adalah kombinasi keduanya.

[35:10] Menangani inflamasi atau menangani

[35:13] peradangan atau bahasa awamnya kulit

[35:14] merah sensitif dan lain sebagainya

[35:16] adalah perpaduan antara antiinlamasi dan

[35:19] perbaikan skin barrier.

[35:20] Oke, jadi ceramite dan seramite ini ya.

[35:22] Seramite atau sentella juga bisa

[35:24] atau sentella juga bisa. Oh, wow

[35:25] menarik. Kalau kulit aku kering, Dok.

[35:28] Bahkan sampai keriput terus bahkan

[35:30] sampai iritasi karena saking keringnya

[35:32] aku harus pakai apa nih, Dok? Nah, itu

[35:34] juga ee suatu kondisi yang

[35:38] perlu dicermati ya, Mas. Kering retak

[35:41] kadang-kadang itu juga jadinya sensitif.

[35:43] Hm.

[35:44] Berarti kan komponen tadi tuh ada tuh

[35:46] radangnya ada, skinberry rusaknya ada,

[35:49] dan airnya juga terganggu.

[35:51] Oke.

[35:51] Nah, kita tangani inflamasi kemerahan

[35:54] dengan kita perbaiki barriernya dengan

[35:57] seramite dan sentel asiatika. Tapi ada

[35:59] yang kurang airnya.

[36:01] Nah, air itu kira-kira kita pergunakan

[36:03] apa? komponen yang namanya hialuronic

[36:05] acid.

[36:05] Oke.

[36:06] Nah, ini semua saling terkait nih satu

[36:08] dengan yang lain. Kulit sudah diturunkan

[36:11] radangnya, sudah dilindungi barriernya

[36:16] supaya waktu hialuronic acid kita

[36:18] masukkan seperti kayak nyiram, karena

[36:20] barriernya bagus tidak akan terjadi

[36:22] penguapan, tapi tertahan di kulit dan

[36:24] memperbaiki atau repair kerusakan.

[36:26] Oh,

[36:27] makanya saling berhubungan satu dengan

[36:28] yang lain.

[36:29] Kalau kulit aku normal-normal aja, Dok.

[36:30] Kalau misalnya aku, tapi karena aku

[36:32] pengin go ekstra, jadi aku memakai semua

[36:35] ini.

[36:36] Bolehkah?

[36:36] Boleh.

[36:37] Enggak apa-apa.

[36:37] Enggak apa-apa.

[36:38] Walaupun enggak ada masalah.

[36:39] Enggak ada masalah enggak apa-apa. Itu

[36:41] kan semua nanti ada konsentrasinya, Mas.

[36:44] Niasinemite punya konsentrasi,

[36:46] hialuronic acid juga punya konsentrasi.

[36:48] Nah, itu nanti disesuaikan dengan

[36:50] karakter dan kebutuhan kulit

[36:52] masing-masing.

[36:53] Apakah nesenamite, ee seramide,

[36:56] hyaluronic acid ini harus yang mahal?

[36:59] Dari pandangan saya, sesuatu yang cukup

[37:02] ee mahal itu pastilah disertai dengan

[37:07] teknologi

[37:08] h

[37:09] ee invention yang baik,

[37:11] kestabilan bahan aktif yang bagus,

[37:13] dan resik lokal. Iya, itu juga salah

[37:16] satu.

[37:17] Jadi, ya saya juga enggak bisa

[37:18] menyalahkan bahwa yang mahal tuh belum

[37:20] tentu enggak bagus. Oke.

[37:21] Tapi kan kalau misalnya melihat ini kan

[37:23] kebutuhan yang di ee harus dipenuhi

[37:26] setiap hari loh.

[37:27] Oke.

[37:27] Jadi kan juga mesti hitung hitungan

[37:29] dong.

[37:29] Iya. Benar.

[37:30] Jadi kita cari bahan aktif yang memang

[37:32] efektif gitu

[37:33] dan enggak harus selalu mahal.

[37:35] Dalam hal ini saya pengin posisinya aman

[37:37] dulu nih sebagai dermatologo. [tertawa]

[37:40] Kebutuhan untuk sesuatu yang memang ada

[37:43] harganya itu juga bisa saya katakan

[37:45] berbanding lurus dengan

[37:47] kualitas

[37:47] investasi dan kualitasnya. Oke. Oke.

[37:49] Tetapi juga karena ini kebutuhan harian

[37:52] dan tidak semua juga pengin spend semua

[37:55] biaya untuk hanya serum saja. Jadi cari

[37:58] yang memang benar-benar sesuai dengan

[37:59] kebutuhan yang pas dan ya key-nya

[38:02] konsistennya gitu.

[38:04] Oke, Dok. Kalau buat ee laki-laki dan

[38:06] perempuan yang mungkin sudah 40 tahun ke

[38:09] atas atau 45 tahun ke atas

[38:11] ee menopaus, andropa gitu em harus pakai

[38:14] apa dong?

[38:16] Pakai banyak. [tertawa]

[38:18] Pakai banyak ya, Dok?

[38:19] Aduh, semakin tua semakin butuh banyak

[38:21] biaya.

[38:22] Heeh.

[38:23] Oke. Yang pertama adalah yang tadi Mas

[38:27] Rori yang saya sampaikan saat ini

[38:29] terjadi shifting nih.

[38:30] Hm.

[38:31] Ee bukan lagi memperbaiki hanya simptoms

[38:34] yang terlihat seiring dengan penuaan

[38:35] yang terjadi, tapi bagaimana

[38:37] mempertahankan biologi kulit supaya

[38:39] sehat.

[38:39] Hm.

[38:40] Kandungan airnya, kelembabannya. Karena

[38:43] itu nanti resiprokal dengan perbaikan di

[38:45] permukaan.

[38:46] Gerutnya berkurang. He. [berdehem]

[38:49] Nah, yang harus dipakai tentunya tiga

[38:51] yang dasar tadi.

[38:52] He.

[38:52] Kemudian antioksidan.

[38:54] Oke.

[38:55] Retinol atau vitamin A tadi.

[38:57] Oh, penting ini ya.

[38:58] Itu perlu secara teratur dipergunakan

[39:01] apakah dalam bentuk serum, krim, lotion,

[39:04] disesuaikan aja dengan karakter

[39:06] kulitnya. Tapi itu yang mandatori.

[39:07] Ini yang mandatori ya, Dok. Nah, selain

[39:10] itu sekarang kan juga banyak ya ee

[39:12] opsi-opsi yang ditawarkan di berbagai

[39:15] klinik yang termasuk dalam kategori non

[39:18] surgical approach

[39:20] operasi

[39:21] tanpa operasi. Jadi treatment-treatment

[39:23] yang menggunakan modalitas energy based

[39:25] devices seperti laser, radio frequency

[39:27] atau ultrasound. Kemudian bahan-bahan

[39:30] yang dimasukkan dengan cara injectables

[39:32] itu juga membantu di kategori usia

[39:34] tertentu

[39:35] kayak botok gitu.

[39:36] Iya. Heeh. He.

[39:37] Pada saat ini pemahamannya tadi bukan

[39:40] sekedar hanya mengoreksi apa yang sudah

[39:42] muncul, tetapi lebih ke arah regeneratif

[39:45] ke sel kulitnya,

[39:46] even menggunakan alat ataupun juga

[39:49] injectables. Makanya sekarang trennya

[39:51] skin booster tuh bagus banget.

[39:53] Oke. Menurut dokter botoks ini perlu

[39:55] enggak sih? Wajib enggak sih, Dok?

[39:57] Kalau wajib enggak, tetapi pada

[40:02] orang-orang yang merasa ingin tampil

[40:06] lebih percaya diri atau terganggu dengan

[40:09] kerutan-kerutan yang pada saat

[40:11] berekspresi tampak jelas.

[40:13] He.

[40:14] Dan berbagai macam alasan lainnya itu

[40:15] bisa dilakukan.

[40:17] Hm.

[40:17] Dan aman.

[40:18] Dan aman.

[40:19] Untuk jangka panjang enggak ada efek

[40:20] samping.

[40:20] Untuk jangka panjang aman karena

[40:22] studinya sudah sangat banyak sekali.

[40:26] Keberadaan botolinum toksin itu kan

[40:28] sebenarnya ada dua indikasi, satu untuk

[40:29] medis, satu untuk estetik ya.

[40:33] Dan keduanya itu sudah sangat panjanglah

[40:36] studinya.

[40:36] Studiasy,

[40:39] safety-nya itu bisa

[40:41] dipertanggungjawabkan

[40:42] tergantung indikasinya buat apa.

[40:44] Oke, tadi sudah bahas kulit tua. Em

[40:46] sekarang bagaimana dengan kalau kulit

[40:48] berminyak, Dok? sampai yang karena kulit

[40:50] berminyak jadi sangat mengganggu,

[40:52] gampang kotor, gampang jerawatan,

[40:54] pori-pori besar. Untuk kulit berminyak

[40:56] apa?

[40:57] Ada bahan-bahan aktif yang memang juga

[40:59] bisa dipakai kembali niin itu juga bisa

[41:01] jadi salah satu pilihan.

[41:02] Wah, gila ini palu gade ini dok.

[41:04] [tertawa]

[41:04] Eh, salicil acid itu juga bisa. Retinol

[41:08] itu juga bisa membantu untuk mengontrol

[41:11] produksi kelenjar minyak. Hm.

[41:13] Karena sistemnya yang dia benerin enggak

[41:16] cuma produksi akhir minyaknya, tapi

[41:18] kelenjarnya,

[41:20] proliferasi dari kerja apa ee lapisan

[41:23] kulitnya itu semua diatur

[41:25] sehingga end produknya itu terkontrol

[41:27] dengan baik.

[41:28] Ee ini benar atau enggak? Kalau kulit

[41:29] berminyak di pagi hari pakai sunscreen

[41:32] yang SPF rendah aja

[41:34] enggak relate?

[41:35] Enggak relate,

[41:35] enggak relate ya.

[41:37] SF rendah dan tinggi ya tergantung kita

[41:39] di mana

[41:39] paparannya seperti apa ya. Betul.

[41:42] Tapi biar enggak parah, gimana kalau

[41:44] kulit berminyak di pagi hari?

[41:45] Jenis bahan di sunscreen-nya biasanya

[41:48] untuk kulit berminyak kita anjurkan

[41:50] untuk pakai yang bentuk gel.

[41:53] Oh.

[41:53] Ee supaya tetap terlindungi kulitnya

[41:57] tapi juga produksi minyaknya terkontrol

[41:59] dengan baik. I see.

[42:01] Nah, sekarang formulasinya macam-macam

[42:03] nih, Mas.

[42:04] Enggak hanya geling, tapi krim like gel

[42:08] itu juga ada. Jadi, bentuknya seperti

[42:09] krim, tapi ternyata konsistensinya gel.

[42:11] Aku juga pakai.

[42:12] Nah, itu juga mempertahankan atau ya

[42:15] tadi fungsi proteksinya ada, tapi fungsi

[42:17] kontrol minyaknya juga ada dan fungsi

[42:20] dekoratifnya juga ada. Kita kelihatan

[42:22] lebih radian,

[42:23] lebih kelihatan apa ya, luminosity lah

[42:25] ya.

[42:27] I bahkan ada produk yang ini dari Jepang

[42:30] yang dia pakai kayak milk gitu

[42:32] teksturnya jadi kayak susu gitu. Terus

[42:34] ada juga yang gelap

[42:36] menarik-menarik. Ini usulan bagus buat

[42:38] teman-teman yang punya karakteristik

[42:39] kulit berminyak. Oke, Dok. Aku sekarang

[42:41] pengin em tanya soal operasi plastik

[42:47] atau yang saat ini lagi banyak

[42:49] digandrungi termasuk di Indonesia.

[42:52] Temanku banyak banget soalnya yang pakai

[42:53] em correctionnya tiba-tiba hidungnya

[42:55] baru, tiba-tiba bibirnya baru gitu kan.

[42:58] Emm seberapa aman sih sebenarnya untuk

[43:01] kita melakukan tindakan itu rinoplast.

[43:04] Oke, kalau pertanyaannya aman.

[43:07] Sori, rinoplast itu berarti khusus untuk

[43:09] hidung, Dok?

[43:10] Hidung. Iya. Oke.

[43:10] Ren Reno plasti ya, hidung ya. Operasi

[43:14] plastik untuk area nasal atau hidung ya

[43:16] atau Reno.

[43:17] Kalau soal aman, saya rasa aman kalau

[43:22] dikerjakan oleh dokter yang

[43:23] berkompetensi.

[43:24] Hm.

[43:25] Ya, dalam hal ini dokter bedah plastik.

[43:28] Heeh.

[43:28] Ya,

[43:29] itu aman-aman saja. Dan mm kenapa

[43:33] pertanyaannya kenapa mau melakukan

[43:35] rinoplasti itu? Banyak alasannya. Nah,

[43:39] saya enggak tahu kalau teman-teman Mas

[43:40] Rori itu alasannya apa, tapi kalau dari

[43:44] ee perspektif medis itu pasti ada

[43:47] indikasinya mulai dari let's say susah

[43:50] bernafas gitu ya, kemudian ada asimetri

[43:53] yang cukup jelas

[43:55] atau memang hasil dari trauma yang harus

[43:58] direkonstruksi.

[43:59] H. He.

[44:00] Dan yang terakhir mungkin ini yang

[44:01] menjadi alasan banyak teman-teman juga

[44:03] bahwa pengin punya

[44:07] tampilan estetik yang lebih nyaman ya

[44:11] buat dirinya sendiri atau buat

[44:13] lingkungan atau untuk profesinya dia.

[44:16] Pakai apa sih, Dok?

[44:17] Apakah aku kemarin dengar pakai ee

[44:20] tulang lunak, tulang rusuk, bahkan di

[44:23] tulang ekor pakai apa untuk ganjel ini?

[44:27] Ya, sebenarnya kompetensi ini ada

[44:29] baiknya disampaikan oleh dokter bedah

[44:31] plastik, tapi secara pengetahuan tadi

[44:34] sumber-sumber yang sudah disebutkan Mas

[44:36] Rori itu betul bisa diambil dari

[44:38] cartilage ya, baik dari belakang kuping

[44:40] atau ribs kita. Tapi juga ada komponen

[44:43] yang memang sengaja diformulasikan yang

[44:44] namanya implan.

[44:45] Hm.

[44:46] Ya, jadi dari sintetik. Nah, nanti

[44:48] tergantung ekspektasi dan disesuaikan

[44:51] dengan tentunya keseluruhan area wajah

[44:54] ya. Heeh.

[44:55] Ee bagaimana pasien itu mau tampilan

[44:57] akhirnya

[44:58] dan itu membutuhkan diskusi yang cukup

[45:00] detail antara pasien dengan dokter yang

[45:03] nanti memprovide

[45:05] dan ini memang sudah ee spesialisasinya

[45:07] sudah sendiri bedah plastik ya, Dok. He.

[45:10] Jadi kalau aku pun tanya karena banyak

[45:11] banget kasus ee di luar negeri yang dia

[45:15] operasi plastik sampai hidungnya bolong

[45:17] tuh ee Dr. Stanley menurut dokter punya

[45:20] kapasitas untuk pengomentarin enggak?

[45:22] Eh secara keilmuan

[45:26] ya mungkin harus relate dengan spesialis

[45:30] yang punya kompetensi. Tetapi kalau

[45:32] secara risiko ya saya bisa mengomentari

[45:35] bahwa itu juga salah satu risiko

[45:37] bisa terjadi.

[45:38] Apapun tindakan medis itu ada resikonya,

[45:40] Mas. Oke.

[45:41] Ee makanya kita perlu ee berkomunikasi

[45:45] dengan dokter-dokter yang punya

[45:46] kompetensi yang jelas

[45:48] ya,

[45:48] punya

[45:50] apa ya ranah

[45:51] ee praktik yang memang terafiliasi

[45:55] dengan

[45:56] asosiasi yang kredibel

[45:58] dan bertanggung jawab dan juga ee punya

[46:02] banyak portfolio.

[46:04] Yes. Eh, jadi jangan asal gitu tergiur

[46:09] karena tergiur kan karena banyak.

[46:11] Satu FOMO, kedua ee ulasan singkat di

[46:15] TikTok misalnya atau di sosial media,

[46:17] terus ketiga peer pressure gitu.

[46:19] Iya, benar. Benar.

[46:20] Terus keempat ee enggak ada budget tapi

[46:24] pengin tampil gitu.

[46:25] Iya. Akhirnya nanti jadi ke tukang

[46:27] operasi plastik, Dok. Iya,

[46:29] kayak ke tukang gigi bukan ke dokter

[46:30] gigi. [tertawa]

[46:32] Oke, Drter Stanley kita sudah sampai di

[46:34] e segmen rapid fire question. Aku pengin

[46:36] tanya cepat, dokter, jawab cepat. Nanti

[46:38] along the way kita akan elaborate, you

[46:40] know, some point in the middle.

[46:41] Oke.

[46:42] Skinc harus mahal buat dapetin hasil

[46:44] maksimal. Benar atau enggak, Dok?

[46:46] Enggak.

[46:46] Enggak. Satu habit paling ngerusak

[46:48] kulit?

[46:50] Merokok.

[46:51] Merokok.

[46:52] Iya.

[46:52] H. Walaupun perawatan udah sampai

[46:55] khatam, tapi kalau ngerokok itu tetap

[46:57] bisa berpengaruh negatif. Dok,

[46:58] rusak.

[46:59] Kenapa, Dok?

[47:00] Ya, semua komponen yang bertanggung

[47:02] jawab untuk performa dan kualitas kulit

[47:05] akan rusak, kolagennya, rusak, serat

[47:07] elastinnya rusak, sirkulasi itu mati di

[47:11] permukaan kulit. Sementara kan sirkulasi

[47:13] itu dibutuhkan untuk nutrisi di

[47:14] kulitnya. [berdehem] Kalau dia stop, apa

[47:17] yang nanti menyalurkan nutrisinya, gitu.

[47:19] I

[47:20] mitos skincare yang paling toksik tapi

[47:23] masih dipercaya, Dok. pakai krim

[47:25] tertentu dalam waktu kurang dari

[47:27] seminggu sudah langsung putih.

[47:29] Oh, itu justru malah berbahaya ya.

[47:31] Berbahaya

[47:32] artinya karena pakai kandungan

[47:35] gitu bisa bahan-bahan ya. Bukan cuman

[47:37] hidrokinon mungkin lebih dari itu

[47:40] merkuri.

[47:41] Wow. Dan itu toksik bukan cuma buat

[47:43] kulitnya tapi juga buat sistemik badan.

[47:45] Hm. Tapi zaman sekarang masih ada Dok

[47:47] yang pakai

[47:47] masih ada tergiur

[47:51] supaya cepat kinclong gitu. Oke. Jadi

[47:53] dalam seminggu sudah pasti putih nih,

[47:55] gitu. Nah, karena juga mungkin beberapa

[47:59] teman-teman literasinya kurang. Heeh.

[48:01] Ee ya tergiur aja gitu untuk tampil jauh

[48:06] lebih kulitnya lebih kinclong gitu ya.

[48:08] Oke. Jadi hati-hati ya buat yang

[48:09] menawarkan hasil instan ya, Dok. He.

[48:11] Oke. Orang sekarang lebih butuh skinc

[48:13] atau self acceptance, Dok?

[48:16] That's a very good question. Dua-duanya.

[48:18] Dua-duanya.

[48:19] Iya. karena sangat terkait satu dengan

[48:22] yang lainnya. Begitu kulit kita sehat,

[48:24] dia juga akan lebih nyaman dengan

[48:26] dirinya

[48:27] dan lebih percaya diri.

[48:30] Perawatan kulit hanya untuk perempuan,

[48:32] tidak untuk laki-laki.

[48:33] Ah, itu mitos. Semua orang perlu merawat

[48:36] kulit. Bukan karena gender, tapi kulit

[48:38] itu organ hidup.

[48:39] Hm.

[48:41] Collagen drink dan suplemen itu real

[48:44] impact atau lebih ke marketing? To some

[48:48] extent ada impact-nya tetapi diperlukan

[48:52] penelitian lebih lanjut.

[48:54] Oke. Jadi enggak yang serta-merta kita

[48:56] minum kolagen tiap hari kulit kita jadi

[48:58] bagus, kandungan kolagen di kulit jadi

[49:01] meningkat gitu enggak ya?

[49:02] Saya kurang setuju karena kolagen drink

[49:06] atau collagen suplemen akan sangat baik

[49:07] untuk tubuh kita. Let's say tulang,

[49:10] sendi ya. Heeh. Kuku,

[49:13] rambut gitu bisa. Tapi kalau untuk kulit

[49:16] perlu

[49:18] jumlah yang lebih banyak dan makanya

[49:20] sekarang tuh ada

[49:22] ee

[49:24] approach yang memang langsung ke kulit

[49:26] karena itu jauh lebih proven.

[49:28] Apa itu?

[49:29] Skin booster. Oh, oke.

[49:31] Collagen stimulator baik itu bahan

[49:33] kalsium maupun polimer

[49:35] itu yang jauh lebih adekuat untuk

[49:37] menstimulasi pembentukan kolagen baru.

[49:40] Oke. Kalau mau aging gracefully tanpa

[49:43] overtreatment dengan budget yang minim

[49:46] aja, satu habit paling penting apa, Dok?

[49:48] Konsistensi

[49:51] teratur.

[49:52] Hm.

[49:52] Dari sejak awal dan enggak usah

[49:54] macam-macam.

[49:56] Oke, Dok. Ini pertanyaan terakhirku. em

[49:59] saat ini kita ya standar global mungkin

[50:01] mulai bergeser ya dari e kalau dulu kita

[50:04] bule banget sekarang kita ke Korea

[50:06] banget gitu. Apakah memang standar

[50:08] global itu bisa dan harus mungkin

[50:12] diterapkan untuk orang Indonesia?

[50:18] Bisa. Bisa.

[50:21] Menariknya begini. Saya pernah melakukan

[50:23] satu survei, Mas Rori, ya.

[50:25] Eh, apa persepsi beauty maksudnya facial

[50:30] beauty dari subjek yang saya sebarkan

[50:32] angket gitu?

[50:34] Apakah western atau Asian? Western

[50:37] mengacu kepada Caucasian. Western waktu

[50:39] itu eh Korean eh base lah gitu.

[50:43] Surprisingly

[50:44] angket yang kembali mereka in between.

[50:47] Hm.

[50:48] Jadi itu yang menarik. Kenapa? Karena

[50:51] pada area wajah katakanlah ya bagian

[50:53] luar mereka senang kontur wajah Asia

[50:57] yang kecil.

[50:58] Heeh.

[50:58] Petit Vsape dan innocent.

[51:01] Hmm.

[51:01] Tapi more to the central mereka mau

[51:03] hidung yang mancung, lips yang full,

[51:06] dago yang terbentuk.

[51:07] Kombinasi.

[51:08] Jadi kombinasi antara western dan Asian.

[51:10] Oh,

[51:11] itu dari survei kecil saya ya. Perlu

[51:14] data yang lebih banyak tentunya.

[51:16] Tapi kembali ke ee apakah itu memang

[51:20] dibutuhkan, apakah itu hanya mengikuti

[51:22] tren, apakah itu memang cuma karena

[51:24] kebanyakan duit gitu. Jadi sebenarnya

[51:28] perlu didiskusikan tentang motivasi,

[51:31] ekspektasi, dan indikasi.

[51:33] Oke.

[51:34] Heeh. Itu yang nanti baru bisa diarahkan

[51:37] oh memang diperlukan atau mungkin enggak

[51:39] perlu gitu.

[51:40] Oke. Dan enggak perlu itu juga it's ok.

[51:43] Oh, sangat oke gitu. Eh, dan kalau

[51:46] misalnya kita punya versi cantik, versi

[51:48] Indonesia, versi sendiri juga, well,

[51:50] that's even better.

[51:51] Setuju banget itu. Setuju banget.

[51:54] Oke, Dok. Eh, terakhir saran untuk

[51:56] teman-teman room for improvement,

[51:58] teman-teman improvers untuk memilih

[52:00] skinc eh yang bijak apa, Dok?

[52:04] Oke, pertama ee skincare wajib itu harus

[52:08] ada seperti yang tadi kita bicarakan,

[52:10] ya. Kemudian yang kedua, sesuaikan

[52:13] dengan kebutuhan kulit dan karakter

[52:16] kulit.

[52:16] Hm.

[52:17] Ketiga, in general pilihlah bahan-bahan

[52:20] yang nonkomedogenik dan hipoalergenik.

[52:24] Apa itu maksudnya? Non komedogenik.

[52:25] I tidak menyebabkan terbentuknya komedo

[52:28] yang nanti leads to jerawat

[52:30] dan yang hipoalergenik ya. Bahan-bahan

[52:33] yang tidak mencetus reaksi kemerahan,

[52:35] radang, gatal dan lain sebagainya. Dan

[52:38] setiap produk yang baik selalu akan

[52:40] mencantumkan h

[52:42] ini non komedogenik atau hipoalergenik.

[52:45] Kalau misalnya memang enggak ada

[52:46] dicantumkan itu ada bahan aktifnya.

[52:49] Itu harus dibaca dengan baik. Sekarang

[52:50] akses untuk informasi banyak kok.

[52:52] He.

[52:52] Tinggal kita cari, kita lihat apakah ini

[52:56] bahannya termasuk kategori yang tadi

[52:57] atau enggak.

[52:58] Hmm.

[52:59] Itu penting karena pada akhirnya ini kan

[53:01] sesuatu yang harus dilakukan

[53:02] terus-menerus kan. Oke.

[53:04] Jadi kita perlu pertama aman dulu lah

[53:07] I

[53:07] mencari bahan-bahan untuk perawatan

[53:09] kulit.

[53:10] Terakhir banget, apakah kita harus pakai

[53:12] brand yang sama terus bertahun-tahun

[53:14] atau kita boleh gonta-ganti?

[53:17] Boleh gonta-ganti. Kenapa?

[53:21] Mudahnya karena usia bertambah,

[53:23] kebutuhan akan juga berbeda.

[53:26] One size doesn't fits all gitu ya. Jadi

[53:28] memang ee perlu

[53:31] disesuaikan

[53:32] seiring dengan

[53:34] perubahan kebutuhan kulit dari waktu ke

[53:36] waktu.

[53:37] Jadi guna ganti merek, ga ganti bahan

[53:40] atau formula, enggak apa-apa ya, Dok?

[53:41] Iya. Tapi bukan ya tiap du hari sekali

[53:43] ganti ya. Itu juga merusak kul.

[53:46] [tertawa]

[53:47] Yang tadi boleh aku tambahin yang ee

[53:50] selain merokok

[53:51] tabir surya.

[53:52] Boleh.

[53:52] Oh,

[53:53] itu harus e wajib. Misalnya moisturizer

[53:56] enggak sempat gitu ya. Misalnya udah

[53:58] habis cuci muka, gak sempat pakai serum

[54:01] dan lain-lain, tapi tabir surya jangan

[54:03] ditinggalin.

[54:04] Siap. Siap, Dok. Stanley, thank you

[54:06] banget buat waktunya dan edukasinya

[54:08] kesempatannya.

[54:09] Sukses terus ya, Dok.

[54:10] Semoga bermanfaat, guys. I'll see you in

[54:12] the next video. Bye bye. Alri.

[54:16] [musik]
