youtube-transcript.ai

DM Tech Skill 2 | Strategic Social Media Advertising: Driving Digital Success Through Paid Campaigns

Watch with subtitles, summary & AI chat
Add the free Subkun extension — works directly on YouTube.
  • Watch
  • Subtitles
  • Summary
  • Ask AI
Try free →

Strategic social media advertising, particularly through paid campaigns, is crucial for driving digital success by enabling precise audience targeting and efficient reach. Understanding the nuances of different platforms like Meta, TikTok, and LinkedIn is key to maximizing campaign effectiveness and achieving business goals.

Full Transcript (Bilingual)

https://www.youtube.com/watch?v=wv9C2Wlv25Q
Translation: en

[00:18] Udah aman aja?
Is it safe already?

[00:21] Udah aman aja?
Is it safe already?

[00:21] Sudah, Mbak. Enak yang dibuka.
It's done, Ma'am. It's nice that it's open.

[00:24] Sudah, Mbak. Enak yang dibuka.
It's done, Ma'am. It's nice that it's open.

[00:24] Oke, selamat pagi semuanya, Teman-teman.
Okay, good morning everyone, friends.

[00:28] Oke, selamat pagi semuanya, Teman-teman.
Okay, good morning everyone, friends.

[00:28] Semoga tidak mengganggu aktivitas teman-teman ya di hari Sabtu ini.
Hopefully it doesn't disturb your activities on this Saturday.

[00:30] Semoga tidak mengganggu aktivitas teman-teman ya di hari Sabtu ini.
Hopefully it doesn't disturb your activities on this Saturday.

[00:33] Semoga masih tetap semangat ya.
Hopefully you are still spirited.

[00:33] Oke.
Okay.

[00:33] Ee hari ini kita kedatangan tamu dari Traveloka
Uh today we have a guest from Traveloka

[00:37] Ee hari ini kita kedatangan tamu dari Traveloka
Uh today we have a guest from Traveloka

[00:41] eh Mas Refki Ari Madani atau biasa dipanggil Mas Eki ya.
uh Mas Refki Ari Madani or usually called Mas Eki.

[00:44] eh Mas Refki Ari Madani atau biasa dipanggil Mas Eki ya.
uh Mas Refki Ari Madani or usually called Mas Eki.

[00:44] Benar ya.
That's right.

[00:47] Eh terus kemudian eh beliau adalah performance senior performance marketing analy gitu.
Uh then, uh, he is a performance, senior performance marketing analyst.

[00:52] senior performance marketing analy gitu.
senior performance marketing analyst.

[00:52] Nah, kurang lebih beliau ee ng-elit performance marketing gitu meliputi Indonesia dan Singapura gitu.
Well, more or less he uh leads performance marketing, covering Indonesia and Singapore.

[00:55] Nah, kurang lebih beliau ee ng-elit performance marketing gitu meliputi Indonesia dan Singapura gitu.
Well, more or less he uh leads performance marketing, covering Indonesia and Singapore.

[00:58] performance marketing gitu meliputi Indonesia dan Singapura gitu.
performance marketing, covering Indonesia and Singapore.

[01:00] Terus kemudian beliau juga sebelumnya punya pengalaman di FLP sebagai senior marketing senior performance marketing executif.
Then, he also previously had experience at FLP as a senior marketing, senior performance marketing executive.

[01:03] Terus kemudian beliau juga sebelumnya punya pengalaman di FLP sebagai senior marketing senior performance marketing executif.
Then, he also previously had experience at FLP as a senior marketing, senior performance marketing executive.

[01:05] Kemudian ada juga sebagai digital performance marketing ee sebelumnya beliau juga adalah eh digital
Then there was also as a digital performance marketing uh previously he was also uh digital

[01:09] pengalaman di FLP sebagai senior marketing senior performance marketing executif.
experience at FLP as a senior marketing, senior performance marketing executive.

[01:12] marketing senior performance marketing executif.
marketing, senior performance marketing executive.

[01:14] executif. Kemudian ada juga sebagai digital performance marketing ee sebelumnya beliau juga adalah eh digital
executive. Then there was also as a digital performance marketing uh previously he was also uh digital

[01:17] digital performance marketing ee sebelumnya beliau juga adalah eh digital
digital performance marketing uh previously he was also uh digital

[01:21] sebelumnya beliau juga adalah eh digital performance marketing associate di Ruang.
Previously, he was also an eh digital performance marketing associate at Ruang.

[01:23] performance marketing associate di Ruang Guru.
performance marketing associate at Ruang Guru.

[01:26] Kemudian ee ada beberapa lagi pengalaman yang lainnya.
Then there were several other experiences.

[01:29] Nah, yang paling ee seru lagi adalah beliau ini lulusannya agak beda jalur nih, Teman-teman.
Now, what's even more exciting is that he graduated from a slightly different path, folks.

[01:34] Jadi, ee S1 beliau adalah dari di Universitas Diponegoro, tapi jurusannya adalah kelautan.
So, his bachelor's degree was from Diponegoro University, but his major was marine science.

[01:41] Benar ya, Mas?
Is that right, Mas?

[01:43] Benar. [tertawa]
Correct. [laughter]

[01:45] Terus sekarang beliau menerjuni di bidang digital marketing.
Now he is pursuing a career in digital marketing.

[01:50] Nah, tanpa perlu memperlama lagi ya teman-teman, topiknya sangat menarik dan apalagi beliau nanti akan sharing gimana ceritanya awal prosesnya kenapa bisa tiba-tiba berubah jalur gitu ya kan agak split jauh banget gitu ya.
Now, without further ado, folks, the topic is very interesting, and moreover, he will share the story of the initial process, why he suddenly changed paths, which is quite a significant shift.

[02:04] Nah, topik kali ini akan membahas strategic social media advertising eh driving digital success paid campaign.
Now, this topic will discuss strategic social media advertising, eh, driving digital success paid campaigns.

[02:12] Nah, tanpa perlu lama-lama lagi silakan Mas Refki, Mas Eki.
Now, without further ado, please, Mas Refki, Mas Eki.

[02:16] Terima kasih, Mbak.
Thank you, Mbak.

[02:19] Oke. Oke. Pagi, Teman-teman. Ee
Okay. Okay. Good morning, everyone. Eh

[02:22] Teman-teman.
Friends.

[02:24] Ee seperti yang Mbak Ira sudah jelasin ya, seperti yang Mbak Ira sudah jelasin ya, hari ini aku akan coba share pengalaman hari ini aku akan coba share pengalaman aku.
Uh, as Mbak Ira has already explained, as Mbak Ira has already explained, today I will try to share my experience, today I will try to share my experience.

[02:30] Ee benar, aku juga sebelumnya dari aku. Ee benar, aku juga sebelumnya dari Ilmu Kelautan Undip yang enggak ada yang ngitung-ngitung sama sekali, enggak ada
Uh, true, I was also previously from, true, I was also previously from Marine Science Undip which didn't have any calculation at all, didn't have

[02:34] ngitung-ngitung sama sekali, enggak ada digital-digital sama sekali. Eh, nanti
any calculation at all, didn't have any digital aspects at all. Uh, later

[02:38] digital-digital sama sekali. Eh, nanti mungkin teman-teman yang ee pengin
any digital aspects at all. Uh, later, maybe friends who uh want to

[02:40] mungkin teman-teman yang ee pengin shifting karir juga atau ee pengin
maybe friends who uh want to shift careers too or uh want to

[02:43] shifting karir juga atau ee pengin explore terkait ee karir atau bidang ini
shift careers too or uh want to explore related to uh careers or this field

[02:46] explore terkait ee karir atau bidang ini boleh banget tanyain [berdehem] aja
explore related to uh careers or this field, you can definitely ask [clears throat]

[02:47] boleh banget tanyain [berdehem] aja lewat chat atau raise hand feel free.
you can definitely ask [clears throat] via chat or raise your hand, feel free.

[02:50] lewat chat atau raise hand feel free. Eh, nanti juga di akhirnya akan ada Q&A.
via chat or raise your hand, feel free. Uh, later at the end there will also be a Q&A.

[02:53] Eh, nanti juga di akhirnya akan ada Q&A. Mungkin kalau ada yang mau teman-teman
Uh, later at the end there will also be a Q&A. Maybe if there's anything friends

[02:54] Mungkin kalau ada yang mau teman-teman tanyain boleh banget. Aku akan share
Maybe if there's anything friends want to ask, feel free. I will share

[02:58] tanyain boleh banget. Aku akan share luas dulu itu seperti apa sih pekerjaan
ask, feel free. I will share broadly first about what kind of work

[03:02] luas dulu itu seperti apa sih pekerjaan yang aku kerjain selama 4 tahun ini
share broadly first about what kind of work I've been doing for the past 4 years

[03:05] yang aku kerjain selama 4 tahun ini gitu. Eh, feel free teman-teman again
I've been doing for the past 4 years. Uh, feel free friends again

[03:08] gitu. Eh, feel free teman-teman again tanya apapun enggak ada pertanyaan yang
So. Uh, feel free friends again to ask anything, there are no questions that are

[03:09] tanya apapun enggak ada pertanyaan yang bodoh, enggak ada pertanyaan yang
ask anything, there are no stupid questions, there are no questions that are

[03:11] bodoh, enggak ada pertanyaan yang terlalu cetek, please tanyain aja,
stupid, there are no questions that are too shallow, please just ask,

[03:14] terlalu cetek, please tanyain aja, habisin aja pertanyaannya di ee
too shallow, please just ask, finish all your questions in uh

[03:17] habisin aja pertanyaannya di ee pertemuan hari ini ya gitu. Oke. Ee
finish all your questions in uh today's meeting, okay. Uh

[03:20] pertemuan hari ini ya gitu. Oke. Ee panggil aja eki aja. Kalau Refki
today's meeting, okay. Uh, just call me Eki. If Refki

[03:22] panggil aja eki aja.
Just call me Eki.

[03:25] Kalau Refki biasanya manggil guru, jadi e biar lebih akrab manggilnya Eki aja gitu.
If Refki usually calls the teacher, then to be more familiar, just call him Eki.

[03:28] Oke, intinya hari ini ee aku akan lebih banyak highlight ee gimana caranya bisa ee kalau kalian punya brand mungkin ee papa, mamanya atau keluarganya ada ee mungkin usaha yang sebenarnya menurut kalian ih ee makanannya atau ini bagus banget barangnya, tapi kok kayak enggak enggak banyak yang beli ya gitu.
Okay, the point is today I will highlight more on how if you have a brand, maybe their dad, mom, or family has a business that you think, wow, the food or this item is really good, but why aren't many people buying it?

[03:53] Nah, itu tuh pekerjaannya aku sebenarnya selama 4 tahun ini.
Well, that's actually my job for the past 4 years.

[03:58] Jadi, dari ee aku enggak cuman di app doang, enggak cuman di Ruang Guru, Flip atau Traveloka, aku juga ada beberapa pengerjaan freelance yang ee lebih banyak bantuin UMKM tuh buat bisa dapetin ee lebih banyak ee purchase lah bahasanya biar bisa dikenal orang lebih banyak gitu.
So, I'm not just in apps, not just in Ruang Guru, Flip, or Traveloka, I also have several freelance projects that mostly help MSMEs to get more purchases, so to speak, to be known by more people.

[04:14] inti konsep dari ee pekerjaan yang aku lakuin.
The core concept of the work I do.

[04:18] Nah, kita ee aku akan share sedikit kayak mm
Now, I will share a little bit like mm

[04:23] kita ee aku akan share sedikit kayak mm sebenarnya tuh kenapa sih kita harus ee
We, I will share a little, like, um, actually, why do we have to, um

[04:26] sebenarnya tuh kenapa sih kita harus ee bahasanya mungkin ngiklan kali ya,
Actually, why do we have to, um, maybe the language is advertising, right?

[04:28] bahasanya mungkin ngiklan kali ya, ngiklan di ee sosial media.
Maybe the language is advertising, right? Advertising on, um, social media.

[04:31] Nah, aku ngambil data 2024.
Now, I took data from 2024.

[04:35] Ee 2024 aja tuh kita tuh sebenarnya spendnya udah ee 227 billiun.
Um, just for 2024, we actually spent already, um, 227 billion.

[04:38] Dion itu berarti miliar dolar which is gede banget.
Dion, that means billion dollars, which is very big.

[04:41] Di Indonesia sendiri mungkin di beberapa company ada
In Indonesia itself, maybe in several companies there are

[04:43] yang udah spend let's say kayak belasan M dalam sebulan doang cuma buat dia
who have already spent, let's say, like tens of M in just a month, just for them

[04:46] ngiklan di Instagram, di TikTok, di eh Twitter, you name it lah, semua sosial
to advertise on Instagram, on TikTok, on, um, Twitter, you name it, all social

[04:49] media, Google juga itu tuh ratusan eh miliar.
media, Google too, it's hundreds of, um, billions.

[04:52] Kenapa? Eh puluhan miliar.
Why? Uh, tens of billions.

[04:56] Kenapa? karena ee iya audiens-nya memang kebanyakan di situ.
Why? Because, um, yes, the audience is indeed mostly there.

[04:57] Contohnya kayak aku juga ngambil data kayak e ternyata ada 52 miliar orang yang ee gunain sosial media gitu.
For example, like I also took data, like, uh, it turns out there are 52 billion people who, um, use social media.

[05:01] Ini di world wide ya.
This is worldwide.

[05:03] Dan rata-rata tuh ee aku pengin tahu deh mungkin teman-teman boleh share nih di chat di sini atau Mbak Ara juga boleh jawab sehari itu sebenarnya main di
And on average, um, I want to know, maybe friends can share here in the chat, or Ms. Ara can also answer, how much is actually played daily

[05:24] jawab sehari itu sebenarnya main di sosial media itu berapa menit sih?
How many minutes a day do we actually spend on social media?

[05:25] sosial media itu berapa menit sih? Berapa lama?
How many minutes a day is social media? How long?

[05:28] Tapi kalau average daily time-nya itu almost 2 jam lebih at least ya.
But if the average daily time is almost more than 2 hours at least.

[05:31] Jadi kayak aku sendiri pun juga seperti kalian juga lah doom scrolling di TikTok atau lihat-lihat eh something di Instagram eh story eh which is itu ya mungkin lebih dari 2 jam lah gitu.
So, like me myself, like you all, doom scrolling on TikTok or looking at, uh, something on Instagram stories, uh, which is probably more than 2 hours.

[05:44] Jadi sebenarnya most of the eh mungkin ada part di mana ketika orang kosong waktu itu sebenarnya orang tuh akan ke sosial media dulu gitu.
So actually, most of the, uh, maybe there's a part where when people have free time, they actually go to social media first.

[05:53] Jadi that's why kenapa ee lumayan lumayan penting nih ee apa namanya kita bisa understand dulu ee gimana caranya kita bisa ee ngiklan di sosial media gitu.
So that's why it's quite important, uh, what's its name, that we understand first, uh, how we can, uh, advertise on social media.

[06:10] Oke.
Okay.

[06:12] Nah, ini pertanyaan ee selanjutnya di sini.
Now, this is the next question here.

[06:16] Teman-teman yang ada di sini boleh ee aku tungguin 3 menit, 4 menit lah.
Friends who are here can, uh, I'll wait for 3 minutes, 4 minutes.

[06:22] Berapa orang di sini yang udah
How many people here have already

[06:26] Berapa orang di sini yang udah beli sesuatu 30 hari ke belakang beli sesuatu 30 hari ke belakang gara-gara ngelihat barangnya di sosial media?
How many people here have bought something in the last 30 days because they saw the item on social media?

[06:31] gara-gara ngelihat barangnya di sosial media? Enggak usah adds deh, sosial media aja.
Because they saw the item on social media? No need to add, just social media.

[06:33] Jadi kayak, "Ih, bagus nih. E, beli ah gitu."
So it's like, "Wow, this is good. Uh, I'll buy it."

[06:36] kayak kan suka ada tuh di Instagram namanya ee ada katalog-katalog gitu suka di story di antara story-story teman-teman terus kayak ih nih tadi nyari di Tokopedia nih beli ah gitu
It's like there's often on Instagram, uh, there are catalogs like that, often in stories, among friends' stories, then it's like, oh, I was looking for this on Tokopedia, I'll buy it.

[06:49] terus ee mungkin lihat iklannya di story juga kayak ah beli ah
And uh, maybe I saw the ad on stories too, like, ah, I'll buy it.

[06:56] boleh share teman-teman kalau aku sendiri itu udah dua kebetulan [tertawa]
I can share, friends, if I myself have already done it twice, coincidentally [laughter].

[07:00] jadi ee walaupun aku orang performance marketing juga kadang kayak tetap jadi bukan korban si bahasanya tetap jadi orang yang ee keinfluence karena ee dapetin ee ads di sosial media.
So, uh, even though I'm in performance marketing, sometimes it's like I still become, not a victim, let's say, I still become someone who is influenced because, uh, I get, uh, ads on social media.

[07:15] Oke. Nah, jadi em mungkin teman-teman bisa jawab sendirilah.
Okay. Now, so, um, maybe you can answer yourselves.

[07:18] Mungkin kalau misalkan kalian ngerasa oh udah pernah beli nih walaupun hal-hal yang remeh karena iklan atau karena sosial media aja itu tuh menurut aku udah something yang ee jadi
Maybe if you feel, oh, I've bought something before, even trivial things, because of ads or just because of social media, that to me is already something that, uh, becomes

[07:29] menurut aku udah something yang ee jadi ice opening lah ya.
In my opinion, it's already something that's an icebreaker, right?

[07:32] Jadi kayak wah ee ice opening lah ya.
So it's like, wow, an icebreaker, right?

[07:36] Jadi kayak wah ee perkara brandnya bisa apar atau hadir di audience aja tuh bisa bikin eh purchase tuh naik sebenarnya.
So it's like, wow, the fact that the brand can appear or just be present to the audience can actually make purchases increase.

[07:41] Orang bisa tahu brand kamu, orang akan beli brand kamu.
People can know your brand, people will buy your brand.

[07:46] Nah, kenapa social media ads kita ngiklannya di sosial media ya instead of kayak mm kayak Google.
Now, why do our social media ads advertise on social media instead of, like, um, like Google?

[07:51] Google tuh punya kalau kalian lagi nyari sesuatu itu tuh biasanya dia paling atas dipush ee emailnya apa website-nya ee di mana nanti orang ngeklik.
Google has, if you're looking for something, it's usually pushed to the top, like its email or website, where people will click.

[08:01] Tapi itu ee menurut aku nanti aku akan jelasin kenapa kita perlu di sosial media.
But in my opinion, I will explain later why we need to be on social media.

[08:06] Tapi sosial media adalah channel yang di mana kamu tuh bisa targeting specific person.
But social media is a channel where you can target specific people.

[08:13] Kayak ini aku ambil contoh umur 23 sampai 28.
Like, here I'll take an example, ages 23 to 28.

[08:16] Benar-benar bebas deh kamu mau 23 sampai 28 apa 25 sampai 26 ee umur 18 sampai 75 ee cewek atau cowok di Jakarta interestnya apa dan cuman 5.000
You are really free, whether you want 23 to 28 or 25 to 26, um, ages 18 to 75, um, female or male in Jakarta, what their interests are, and only 5,000

[08:30] Jakarta interestnya apa dan cuman 5.000 per ee impresinya per 1000 impresinya.
What is Jakarta's interest, and it's only 5,000 per, uh, impressions per 1000 impressions.

[08:33] per ee impresinya per 1000 impresinya gitu.
Per, uh, impressions per 1000 impressions, like that.

[08:36] Jadi ee biasanya kita hitungannya per 1000 impresi, per 1000 orang yang.
So, uh, usually our calculation is per 1000 impressions, per 1000 people who.

[08:38] per 1000 impresi, per 1000 orang yang ngelihat itu tuh kita cuma bayar 5.000.
Per 1000 impressions, per 1000 people who see it, we only pay 5,000.

[08:41] Itu murah banget daripada kalian kayak ee mungkin tradisional marketingnya.
That's very cheap compared to you, like, uh, maybe traditional marketing.

[08:46] Kalau zaman dulu ngelihatin abang-abang yang di depan, mas-mas yang di depan ee bengkel Yamaha misalkan nge-share-nge-share brosur itu dia harus berdiri lama.
If in the past you saw the guys in front, the guys in front of, uh, a Yamaha workshop, for example, sharing brochures, they had to stand for a long time.

[08:55] Terus kayak ee itu juga belum tentu tepat sasaran.
Then, like, uh, it's also not necessarily targeted.

[08:58] Terus juga ee cost-nya gede banget.
Also, uh, the cost is very high.

[09:02] Kayak nge-print aja udah berapa, bayar orang yang ngasihnya udah berapa.
Just printing it already costs so much, paying the person who distributes it costs so much.

[09:05] Nah, sedangkan kalau di ads kalian tuh cuma bayar 5.000 ee kreatifnya bisa bikin sendiri di Kanva, bisa bikin generate by AI.
Now, whereas if you're on ads, you only pay 5,000, uh, the creatives can be made yourself on Canva, can be generated by AI.

[09:15] Eh, dan itu tuh 1000 orang yang ngelihat tepat sasaran itu cuma 5.000, which is itu udah eh sebuah gap yang gede banget gitu.
Uh, and for 1000 people who see it, targeted, it's only 5,000, which is, uh, a very big gap, like that.

[09:24] Makanya kenapa banyak company yang sudah mulai starting to invest di sini gitu.
That's why many companies have started to invest here, like that.

[09:29] Kayak even aku ada klien yang dia
Like, even I have a client who he

[09:32] gitu. Kayak even aku ada klien yang dia tuh batik duster eh garmen yang gede
So. Like, I even have a client who, they're a batik duster, uh, a big garment company

[09:36] tuh batik duster eh garmen yang gede banget dan dia tuh udah mulai kayak
that batik duster, uh, a really big garment company, and they've started to

[09:38] banget dan dia tuh udah mulai kayak shifting to Shopee sama Tokopedia dan
really, and they've started to shift to Shopee and Tokopedia, and

[09:42] shifting to Shopee sama Tokopedia dan dipush-nya lewat sosial media gitu.
shift to Shopee and Tokopedia, and push it through social media.

[09:45] dipush-nya lewat sosial media gitu. Nah, itu tuh sangat lebih efisien kalau aku
push it through social media. Now, that is much more efficient if I

[09:48] itu tuh sangat lebih efisien kalau aku sudah ngitung-ngitung kemarin.
that is much more efficient if I had calculated it yesterday.

[09:50] sudah ngitung-ngitung kemarin. Nah, tapi ada catch-nya.
had calculated it yesterday. Now, but there's a catch.

[09:51] ada catch-nya. catch-nya tuh adalah sebenarnya ee kalau sosial media tuh kan
there's a catch. The catch is, actually, uh, if social media, there are

[09:55] sebenarnya ee kalau sosial media tuh kan ada banyak ya, ada Tokop, ada TikTok,
actually, uh, if social media, there are many, right? There's Tokop, there's TikTok,

[09:57] ada banyak ya, ada Tokop, ada TikTok, ada Instagram, ada Linkin.
there are many, right? There's Tokop, there's TikTok, there's Instagram, there's LinkedIn.

[10:00] ada Instagram, ada Linkin. Linkin tuh juga sosial media, ada Twitter, ada PTH,
there's Instagram, there's LinkedIn. LinkedIn is also social media, there's Twitter, there's PTH,

[10:03] juga sosial media, ada Twitter, ada PTH, ada eh Peth, ada Pinterest, you name it
also social media, there's Twitter, there's PTH, there's uh Peth, there's Pinterest, you name it

[10:06] ada eh Peth, ada Pinterest, you name it lah, semua sosial media yang kalian
uh Peth, there's Pinterest, you name it, all the social media that you

[10:08] lah, semua sosial media yang kalian tahu.
know.

[10:10] tahu. Nah, itu tuh semuanya punya logic, punya audience, dan punya creative yang
know. Now, all of them have logic, have an audience, and have creative that

[10:12] punya audience, dan punya creative yang berbeda language-nya gitu.
have an audience, and have creative that has a different language.

[10:14] berbeda language-nya gitu. Nanti aku akan jelasin lebih dalam.
has a different language. Later I will explain in more detail.

[10:17] akan jelasin lebih dalam. Tapi eh bisa jadi adalah using the wrong platform
explain in more detail. But uh, it could be using the wrong platform

[10:20] jadi adalah using the wrong platform atau kalian pakai platform yang salah
it could be using the wrong platform, or you're using the wrong platform

[10:21] atau kalian pakai platform yang salah ketika ngiklan itu bisa jadi kalian
or you're using the wrong platform when advertising, it could be that you

[10:23] ketika ngiklan itu bisa jadi kalian cuman ngebakar duit aja gitu.
when advertising, it could be that you're just burning money.

[10:25] cuman ngebakar duit aja gitu. Itu mungkin bahasa-bahasa startup zaman 2020
just burning money. That might be startup jargon from around 2020,

[10:28] mungkin bahasa-bahasa startup zaman 2020 bakar duit.
around 2020, burning money.

[10:29] bakar duit. Nah, sekarang tuh udah enggak udah enggak begitu cara mainnya.
burning money. Now, it's not, it's not the way to play anymore.

[10:32] enggak udah enggak begitu cara mainnya. Sekarang semua eh start event startup di
not the way to play anymore. Now, all uh, start, even startups are

[10:34] Sekarang semua eh start event startup di Indonesia tuh udah mereka maunya on Indonesia tuh udah mereka maunya on point target audience-nya jelas dan
Now all, uh, start event startups in Indonesia, they already want it to be on point, their target audience is clear, and

[10:39] point target audience-nya jelas dan enggak mau ada money yang dipakai buat ads tapi enggak ada yang balik gitu gitu.
their target audience is clear and they don't want money to be spent on ads but nothing comes back, you know.

[10:46] Jadi hari ini kita akan coba belajar gimana caranya kita bisa nge-match ship platformnya ini ke goal-nya kita, gitu.
So today we will try to learn how we can match this platform to our goals.

[10:53] Oke. Nah, hari ini yang akan aku jelasin tuh sebenarnya akan lebih banyak di landscape-nya akan seperti apa sih sebenarnya di ee dunia performance marketing-nya.
Okay. Now, today what I will explain is actually going to be more about what the landscape will be like in the world of performance marketing.

[11:07] Terus tiap platformnya seperti apa? Terus kayak gimana caranya kita milih si platformnya eh dan best practice-nya tuh gimana.
Then, what is each platform like? Then, how do we choose the platform and what are the best practices?

[11:14] Nanti ada akhirnya nanti akan ada Q&A dan teman-teman kalau ada mau nanya apapun please aku akan happy banget buat ngejawab pertanyaan teman-teman gitu.
Later, in the end, there will be a Q&A, and if any of you want to ask anything, please, I will be very happy to answer your questions.

[11:26] Oke. Nah, ini yang akan aku jelasin ee tadi di awal sebenarnya kenapa kita enggak pakai Google dan kenapa kita harus pakai ee
Okay. Now, this that I will explain, uh, earlier, actually why we don't use Google and why we should use uh

[11:34] ee Facebook dan e Meta dan Twitter. Nah, ee
Uh, Facebook and Meta and Twitter. Well, uh,

[11:39] Facebook dan e Meta dan Twitter. Nah, ee
Facebook and Meta and Twitter. Well, uh,

[11:41] kalau di sini kalau di sini sebenarnya tuh ada dua, aku menganggap
if here, if here, actually there are two, I consider

[11:43] sebenarnya tuh ada dua, aku menganggap [berdehem] dua platform ads itu ada dua
actually there are two, I consider [clears throat] two ad platforms, there are two

[11:46] [berdehem] dua platform ads itu ada dua yang di mana tuh ada interpase sama ada
[clears throat] two ad platforms, there are two where there is interpase and

[11:49] yang di mana tuh ada interpase sama ada int base. Bedanya apa sih interp base
where there is interpase and int base. What's the difference between interp base

[11:52] int base. Bedanya apa sih interp base itu adalah kamu ngiklan itu untuk
int base. What's the difference between interp base is that you advertise to

[11:54] itu adalah kamu ngiklan itu untuk ng-reach orang bahasanya mungkin ee
it is that you advertise to reach people, the language maybe uh,

[11:58] ng-reach orang bahasanya mungkin ee kayak nyamperin nyamperin orangnya.
reach people, the language maybe uh, like approaching, approaching the person.

[12:01] Contohnya gimana? Kayak misalkan kalau
How is that an example? Like for instance, if

[12:02] di sosial media kalian kan sebenarnya
on social media, you actually

[12:05] di sosial media kalian kan sebenarnya tujuan untuk ee ke TikTok atau ke
on social media, your goal is uh, to TikTok or to

[12:09] tujuan untuk ee ke TikTok atau ke Instagram kan bukan biar dapetin ads
the goal is uh, to TikTok or to Instagram, not to get ads

[12:11] Instagram kan bukan biar dapetin ads atau biar dapetin certain info. Kalian
Instagram, not to get ads or to get certain info. You

[12:14] atau biar dapetin certain info. Kalian kayak ya udah pengin di ada di situ
or to get certain info. You're like, okay, I want to be there

[12:17] kayak ya udah pengin di ada di situ terus kalian nyari nyari nyari apa
like, okay, I want to be there, then you search, search, search for what

[12:19] terus kalian nyari nyari nyari apa ngelihat ngelihat ngelihat ngelihat dan
then you search, search, search for what, look, look, look, look and

[12:20] ngelihat ngelihat ngelihat ngelihat dan kebetulan ada ads di antara hal yang
look, look, look, look and coincidentally there are ads among the things that

[12:23] kebetulan ada ads di antara hal yang kalian lihat gitu. Itu namanya interup
coincidentally there are ads among the things you see. That's called interup

[12:25] kalian lihat gitu. Itu namanya interup base. Jadi kalian nge-reach orang yang
you see. That's called interup base. So you reach people who

[12:27] base. Jadi kalian nge-reach orang yang enggak nyari kalian gitu.
base. So you reach people who aren't looking for you.

[12:29] enggak nyari kalian gitu. Nah, yang kedua adalah ada intend base.
aren't looking for you. Now, the second is intend base.

[12:31] Nah, yang kedua adalah ada intend base. Intent base itu kalau Google kalian
Now, the second is intend base. Intent base, if on Google, you

[12:33] Intent base itu kalau Google kalian nyari di eh Google ee misalkan kayak eh
Intent base, if on Google, you search on uh Google, uh, for example, like uh,

[12:38] nyari di eh Google ee misalkan kayak eh kursi roda ee mutakahir misalkan gitu.
Looking on Google, for example, like a wheelchair, for example, like that.

[12:41] kursi roda ee mutakahir misalkan gitu.
A wheelchair, for example, like that.

[12:44] Terus nanti paling atas nih ee iklannya biasanya itu namanya intin base.
Then at the very top, the ad is usually called intent-based.

[12:46] Jadi kita yang ng e orang udah setengah jalan ee ada nyari kita terus kita yang nyamperin gitu.
So we approach people who are halfway there, looking for us, and then we approach them.

[12:52] Jadi itu kita capture demand orang yang actively searching gitu.
So we capture the demand of people who are actively searching.

[12:58] gitu. Apakah eh intend base itu jadi lebih bagus, Mas?
Is intent-based better, Mas?

[13:01] Enggak juga sih sebenarnya.
Not necessarily, actually.

[13:03] Eh karena sometimes kita perlu interup base.
Because sometimes we need to interrupt.

[13:05] Kayak contoh eh kayak in base ketika kalian UMKM yang baru banget launch kemarin gitu.
For example, when you are an MSME that just launched yesterday.

[13:17] Nah, misalkan ee orang tuh enggak langsung serta-merta nyari misalkan nama brand aku eh After Office Agency misalkan.
Well, for example, people don't immediately search for my brand name, like After Office Agency, for example.

[13:21] orang tuh enggak akan nyari after office agency.
People won't search for After Office Agency.

[13:22] Kalaupun nyari agency mungkin aku akan enggak paling atas karena aku akan e banyak faktor lah yang mungkin aku enggak bakal kelihatan paling atas.
Even if they search for an agency, I might not be at the top because there are many factors that might prevent me from appearing at the top.

[13:34] Nah, tapi kalau aku brandnya baru, aku pakai interbase, aku kayak ngasih aku
Now, but if my brand is new, I use intent-based, I'm like giving myself

[13:39] pakai interbase, aku kayak ngasih aku cuman targeting orang yang mungkin akan
Using interbase, I'm like giving, I'm just targeting people who might

[13:41] cuman targeting orang yang mungkin akan nyari eh mungkin akan nyari agency atau
just targeting people who might be looking for, uh, might be looking for an agency or

[13:44] nyari eh mungkin akan nyari agency atau kerjanya mungkin related sama agency
looking for, uh, might be looking for an agency or their work might be related to an agency

[13:47] kerjanya mungkin related sama agency yang perlu perlu agency.
their work might be related to an agency that needs an agency.

[13:51] Nah, aku akan tembak iklan aku ke mereka walaupun
So, I will target my ads to them even though

[13:54] tembak iklan aku ke mereka walaupun mereka mungkin enggak ada intensinya
target my ads to them even though they might not have the intention

[13:55] mereka mungkin enggak ada intensinya tapi probabilitasnya ada.
they might not have the intention, but the probability is there.

[13:58] Kayak at least misalkan dari 1000 orang eh yang akan
Like at least, for example, out of 1000 people, uh, who will

[14:02] convert itu cuman dua atau tiga, it's fine enggak apa-apa daripada yang nyari
convert, it's only two or three, it's fine, it's okay, rather than those who are looking for

[14:05] fine enggak apa-apa daripada yang nyari tuh cuman lima tapi kita pun belum tentu
fine, it's okay, rather than those who are looking for, there are only five, but we are not even sure

[14:07] tuh cuman lima tapi kita pun belum tentu kelihatan gitu.
there are only five, but we are not even sure if they will be seen.

[14:09] Nah, dari 1000 orang yang kita dapat tiga atau dua itu tuh
So, out of 1000 people, the three or two we get

[14:12] yang kita dapat tiga atau dua itu tuh udah more than enough sebenarnya gitu.
the three or two we get is already more than enough, actually.

[14:14] udah more than enough sebenarnya gitu.
is already more than enough, actually.

[14:16] Jadi ee contoh casesnya seperti itu.
So, uh, that's an example case.

[14:20] Jadi ee contoh casesnya seperti itu.
So, uh, that's an example case.

[14:24] Nah, di dua ini tuh valuable-nya beda-beda lah stage-nya.
Now, these two have different values in their stages.

[14:26] beda-beda lah stage-nya. ini nanti aku akan jelaskan di next-nya.
different stages. I will explain this in the next part.

[14:29] Itu adalah ee namanya kita punya konsep tuh funnel.
That is, uh, we have a concept called a funnel.

[14:32] namanya kita punya konsep tuh funnel.
we have a concept called a funnel.

[14:35] Nah, ini namanya funel marketing.
Now, this is called marketing funnel.

[14:37] Jadi, eh si platform ini itu tuh ada mm ada
So, uh, this platform has, um, has

[14:42] si platform ini itu tuh ada mm ada waktunya kapan kamu harus pakai platform
This platform has a time when you should use the platform.

[14:44] waktunya kapan kamu harus pakai platform ini, kapan kamu harus enggak pakai
When to use this platform, when not to use it.

[14:46] ini, kapan kamu harus enggak pakai platform ini. Tapi yang kamu harus
When not to use this platform. But what you need to

[14:48] platform ini. Tapi yang kamu harus ngerti keduanya adalah itu si ee
This platform. But what you need to understand about both is the funneling.

[14:52] ngerti keduanya adalah itu si ee si funeling-nya ini. Jadi, funneling ini
Understand both is the funneling. So, why is funneling called a funnel?

[14:54] funeling-nya ini. Jadi, funneling ini kenapa namanya funnel? Karena setiap
Because every

[14:57] kenapa namanya funnel? Karena setiap setiap orang tuh punya punya stage-nya
Why is it called a funnel? Because every person has their own stages.

[15:00] setiap orang tuh punya punya stage-nya masing-masing di setiap brand. Ee contoh
Each person has their own stages for each brand. For example,

[15:03] masing-masing di setiap brand. Ee contoh misalkan ee kalau aku beli apa ya
For each brand. For example, if I buy something.

[15:06] misalkan ee kalau aku beli apa ya kemarin ya? Ya misalnya misalkan aku
For example, what did I buy yesterday? For instance, if I

[15:09] kemarin ya? Ya misalnya misalkan aku beli
Yesterday? For instance, if I buy

[15:11] beli beli headset deh. Aku kemarin beli
Buy, buy headphones. I bought

[15:13] beli headset deh. Aku kemarin beli headset itu tuh nyari-nyari
Headphones. I bought headphones yesterday, I was looking for

[15:17] headset itu tuh nyari-nyari dulu mau beli headset apa gitu. Aku nemu
Which headphones to buy. I found

[15:20] dulu mau beli headset apa gitu. Aku nemu nih ada beberapa headset eh misalkan
Which headphones to buy. I found some headphones, for example,

[15:23] nih ada beberapa headset eh misalkan beli eh Soundcore, Anker, Anker eh
Buy Soundcore, Anker, Anker

[15:28] beli eh Soundcore, Anker, Anker eh Soundcore, E JBL sama misalkan Dreamy
Soundcore, JBL, and Dreamy

[15:32] Soundcore, E JBL sama misalkan Dreamy misalkan tiga itu. Nah, itu tuh aku di
For example, those three. I was in the

[15:35] misalkan tiga itu. Nah, itu tuh aku di state awareness. Aku tahu dulu oh ada
State of awareness. I knew there was

[15:37] state awareness. Aku tahu dulu oh ada ada Tata ada barang ini, Tata ada barang
Awareness. I knew there was this product, that product

[15:39] ada Tata ada barang ini, Tata ada barang itu, Tata ada barang ini. Nah, dari situ
This product, that product, this product. From there

[15:42] itu, Tata ada barang ini.
So, Tata has this product.

[15:42] Nah, dari situ namanya dia awareness.
Well, from there it's called awareness.

[15:45] namanya dia awareness.
It's called awareness.

[15:48] Kalau udah mulai kayak, "Aduh, kayaknya gua mau coba beli yang mau nyoba beli yang JBL misalkan yang JBL tuh gimana sih speknya segala macam.
If it starts like, "Oh, I think I want to try buying the JBL, for example, what are the specs of the JBL like, and so on.

[15:56] Dia sudah mulai nyari tahu, dia udah mulai masuk nih ke dalam website-nya nyari tahu.
He has started to find out, he has started to enter the website to find out.

[16:00] Nah, itu tuh dia namanya J sudah consideration.
Well, that's called consideration.

[16:02] Dia meng-consider mau beli apa enggak gitu.
He considers whether to buy it or not.

[16:08] Nah, eh setelah itu pasti dia akan convert.
Well, after that, he will definitely convert.

[16:10] Habis itu misalkan convert, udah convert masuknya ke conversion.
After that, for example, convert, already converted, it goes into conversion.

[16:15] Nanti kalau udah convert dia pasti dia pasti akan loyalty.
Later, if he has converted, he will definitely be loyal.

[16:17] Loyalty tuh kayak misalkan udah mulai beli lagi ee terus juga eh dia udah mulai eh beli another productnya JBL itu udah loyalty jatuhnya.
Loyalty is like, for example, starting to buy again, and also, he has started to buy another JBL product, that's considered loyalty.

[16:29] Nah, di mana kalau biasa udah loyalty itu udah mulai ngadvoke kit, udah nge-encourage orang buat ee eh gua kemarin beli JBL bagus banget lu beli deh gitu.
Now, where if usually already loyal, they start to advocate for us, encourage people to, uh, hey, I bought a JBL yesterday, it was great, you should buy it.

[16:37] itu udah ngad udah udah udah ngajak orang buat beli.
That's already inviting people to buy.

[16:43] udah udah udah ngajak orang buat beli.
We've already invited people to buy.

[16:45] Kenapa bentuknya funel?
Why is the shape a funnel?

[16:47] Karena jumlah orangnya itu akan semakin kecil ke bawahnya.
Because the number of people will get smaller towards the bottom.

[16:49] Orang yang cuma tahu brand kamu itu tuh ee akan lebih banyak daripada orang yang beli brand kamu.
The number of people who only know your brand will be greater than the number of people who buy your brand.

[16:58] Itu udah pasti banget.
That's for sure.

[17:00] Nah, makanya konsepnya adalah kalau kamu mau conversionnya lebih banyak, bukan orang yang udah ada di awareness kamu,
So, the concept is that if you want more conversions, not people who are already aware of you,

[17:07] eh lu udah lihat kemarin apps gua. Eh, udah, lu udah tahu nih e brand gua.
hey, you saw my app yesterday. Hey, you already know my brand.

[17:10] Beli dong, beli dong, beli dong, gitu.
Buy it, buy it, buy it, like that.

[17:11] Itu enggak bakal terjadi, Teman-teman.
That's not going to happen, friends.

[17:14] Yang perlu kalian lakuin adalah kalian gedein awareness-nya.
What you need to do is increase the awareness.

[17:19] Jadi, semakin gede awareness-nya, potensial buat turun tuh akan lebih banyak.
So, the bigger the awareness, the more potential there is to convert.

[17:23] Konsepnya seperti itu mungkin.
The concept is probably like that.

[17:25] Jadi, mungkin kadang ada beberapa orang yang eh salah kapra adalah mungkin kalau masih small, punya teman terus kayak, "Eh, gua punya brand nih, e, beli dong brand gua."
So, maybe sometimes some people misunderstand, perhaps if it's still small, you have friends and they say, 'Hey, I have a brand, hey, buy my brand.'

[17:35] itu still oke lah.
that's still okay.

[17:37] Tapi kalau udah mulai meet terus kayak ngejar every customer buat beli itu wah itu meh banget sih.
But if you start to meet and then chase every customer to buy, wow, that's really mediocre.

[17:41] Aku gak aku bakal enggak suka banget.
I really wouldn't like that.

[17:43] Aku gak aku bakal enggak suka banget.
I don't, I won't like it very much.

[17:45] Jadi mending kayak ya udah cari orang baru terus aja.
So it's better to just find new people.

[17:47] Orang udah kita kasih tahu nih eh gua ada brand ini loh ee.
We've already told people, hey, I have this brand, you know.

[17:51] Ada brand headset namanya JBL.
There's a headset brand called JBL.

[17:54] Ee gua jualan ini speknya ini.
Uh, I'm selling this with these specs.

[17:56] Lu tertarik enggak?
Are you interested?

[17:59] Udah dikasih iklannya tiga kali dia enggak tertarik.
I've shown them the ad three times, and they're not interested.

[18:00] Oh, oke ya.
Oh, okay.

[18:03] Kamu cari new audience lagi sampai nanti akan nemu yang tepat gitu.
You look for a new audience again until you find the right one.

[18:04] Sampai nanti akan turun ke consideration, ke conversion, loyalty, dan kit gitu.
Until it goes down to consideration, conversion, loyalty, and the like.

[18:08] Nah, masing-masing social ads itu punya eh game-nya sendiri di every stage gitu.
Now, each social ad has its own game at every stage.

[18:11] Jadi kayak eh platform dan format itu bakal penting banget platform dan format ya.
So, like, the platform and format will be very important, the platform and format.

[18:20] Jadi contohnya kayak TikTok.
So, for example, like TikTok.

[18:22] TikTok tuh cocok banget di top funnel di atasnya the awareness.
TikTok is very suitable for the top funnel, above awareness.

[18:26] Makanya kalian sering lihat dapat kayak affiliate-affiliate itu.
That's why you often see affiliates.

[18:30] Yang kayak e bikin video, eh ini gua punya barang ini ini ni ini.
Who, like, make videos, 'Hey, I have this product, this, this, this.'

[18:35] Itu tuh makanya paling cocok di TikTok gitu.
That's why it's most suitable for TikTok.

[18:37] Karena dia memang algoritmnya mendukung untuk eh bisa finding new eh new
Because its algorithm supports finding new, uh, new

[18:44] untuk eh bisa finding new eh new audience bisa dan juga eh format video
to uh be able to find new uh new audiences and also uh video format

[18:47] audience bisa dan juga eh format video itu cepat aja.
audiences can and also uh video format is just fast.

[18:49] Jadi kayak ngasih infonya ya, eh gua punya brand ini bisa begini.
So it's like giving the information, yeah, I have this brand, it can be like this.

[18:52] udah habis itu ada keranjang kuningnya lah di situ.
it's done, after that there's the yellow basket there.

[18:54] Terus orang bisa beli atau enggak atau di meta.
Then people can buy or not or on meta.

[18:56] Di meta tuh lebih banyak conversion-nya.
On meta, there are more conversions.

[18:58] Kenapa? Karena biasanya di meta itu tuh dia ee mungkin dalam arti bahasanya meta tuh datanya lebih lebih mature.
Why? Because usually on meta, it's uh maybe in terms of language, meta's data is more more mature.

[19:03] Meta tuh udah lebih lama daripada TikTok.
Meta has been around longer than TikTok.

[19:06] Meta tuh udah kerja sama sama banyak e-commerce.
Meta has collaborated with many e-commerce.

[19:08] Contohnya kayak ee Tokopedia, Shopee dan Tokopedia, Shopee ini tuh juga udah apa ya bahasanya?
For example, like uh Tokopedia, Shopee and Tokopedia, Shopee, this is also what's the language?

[19:11] Udah connectin data ke meta.
It has connected data to meta.

[19:13] Jadi di meta pun dapat data yang oh orang ee misalkan eh Eki Eki tuh kemarin udah nyari-nyari nih headset di ee Tokopedia.
So even on meta, we get data that oh someone uh for example uh Eki Eki has been looking for headphones on uh Tokopedia recently.

[19:17] Jadi nanti Eki dines di dalam Facebook atau Instagram itu sebagai orang yang interest sama ee sama headset.
So later Eki will be targeted on Facebook or Instagram as someone interested in uh uh headphones.

[19:20] Jadi nanti ada orang yang ngiklan targetnya orang yang suka
So later there will be people advertising targeting people who like

[19:45] ngiklan targetnya orang yang suka headset, aku pasti akan kena gitu.
Advertising targets people who like headsets, I will definitely be hit.

[19:48] headset, aku pasti akan kena gitu.
Headsets, I will definitely be hit.

[19:50] Jadi secara meta tuh meta tuh bagus banget buat conversion.
So in terms of meta, meta is really good for conversion.

[19:52] Tapi kalau apakah buat nge-reach audiens baru itu eh bagus,
But if it's for reaching new audiences, it's good,

[19:55] bagus tapi enggak lebih bagus daripada TikTok gitu.
good but not better than TikTok.

[19:57] Jadi mereka punya punya sendiri-sendirilah eh kelebihannya.
So they have their own advantages.

[19:59] Contoh kayak Google.
For example, Google.

[20:02] Google juga bagusnya di button panel karena orang harus nyari dulu.
Google is also good at the button panel because people have to search first.

[20:05] Tapi ya udah bakal segitu-gitu aja audiensnya enggak bakal nambah, enggak bakal ngurang gitu.
But it will just stay the same, the audience won't increase, won't decrease.

[20:08] Oke.
Okay.

[20:10] Eh, oke.
Uh, okay.

[20:14] Nah, ee jadi kalau misalkan ee di performance marketing kita tuh harus ngerti beberapa eh matriks gitu.
So, if in performance marketing, we have to understand several metrics.

[20:19] ada bahasa-bahasanya yang lumayan akan sering kalian dengar kalau kerja di performance marketing.
There are terms that you will often hear if you work in performance marketing.

[20:21] Di mana kita based on data banget ee kerjanya itu tuh ada matriks yang contohnya kayak cost per miles bahasanya itu kayak untuk harga yang kita keluarin buat dapetin 1000 impresi yang ini yang tadi aku bilang kayak dapetin 1000 impresi itu kita cuman goceng.
Where we work very data-based, there are metrics like cost per mile, which is the price we pay to get 1000 impressions, like I said earlier, getting 1000 impressions costs us only five thousand.

[20:25] Nah, itu ngitungnya
Now, that's how it's calculated.

[20:47] kita cuman goceng. Nah, itu ngitungnya caranya adalah kita dengan ngiklan ini

[20:49] caranya adalah kita dengan ngiklan ini itu tuh ee per 1000 impresi kita perlu

[20:53] itu tuh ee per 1000 impresi kita perlu bayar berapa? Itu biasanya penting buat

[20:55] bayar berapa? Itu biasanya penting buat misalkan kayak ee kita ngasih planning

[20:59] misalkan kayak ee kita ngasih planning nih ke misalkan ke mana ya? Ke

[21:04] nih ke misalkan ke mana ya? Ke ke ownernya kita, ownernya si produknya.

[21:07] ke ownernya kita, ownernya si produknya. Nah, misalkan dia udah tahu nih, Eh, Qi

[21:09] Nah, misalkan dia udah tahu nih, Eh, Qi biasanya tuh biasanya mereka sudah punya

[21:11] biasanya tuh biasanya mereka sudah punya data eh. Biasanya nih orang kalau udah

[21:13] data eh. Biasanya nih orang kalau udah ngelihat ke ngeklik itu tuh kisaran

[21:16] ngelihat ke ngeklik itu tuh kisaran mungkin 10%.

[21:18] mungkin 10%. Terus ee dari yang ngeklik sampai yang

[21:20] Terus ee dari yang ngeklik sampai yang akhirnya beli itu mungkin sekitaran ya

[21:22] akhirnya beli itu mungkin sekitaran ya 1% ki gitu. Nah, nanti dari 1% ini ee

[21:26] 1% ki gitu. Nah, nanti dari 1% ini ee yang sudah beli kita tinggal kayak

[21:29] yang sudah beli kita tinggal kayak reverse reverse engineer aja. Jadi kayak

[21:32] reverse reverse engineer aja. Jadi kayak dari ee

[21:35] dari ee misalkan kalau kita punya 1 juta 1 juta

[21:38] misalkan kalau kita punya 1 juta 1 juta ee audiens yang kita reach, berarti

[21:41] ee audiens yang kita reach, berarti 10%-nya yang ngeklik mungkin akan jadi

[21:44] 10%-nya yang ngeklik mungkin akan jadi R00.000. Dari 100.000 1%-nya tuh ee

[21:47] R00.000. Dari 100.000 1%-nya tuh ee berarti 1000 orang yang purchase. Nah,

[21:49] berarti 1000 orang yang purchase. Nah, itu tuh kita bisa ngitung tuh jadinya.

[21:50] itu tuh kita bisa ngitung tuh jadinya. Nah, makanya kita perlu ngitung nanti

[21:52] Nah, makanya kita perlu ngitung nanti dari untuk ng-reach 1 juta orang itu

[21:54] dari untuk ng-reach 1 juta orang itu kita perlu uang berapa gitu. Biasanya

[21:56] kita perlu uang berapa gitu. Biasanya pentingnya buat ngitung CPM tuh itu

[21:58] pentingnya buat ngitung CPM tuh itu namanya cost per click juga ee dia sama

[22:03] namanya cost per click juga ee dia sama kayak CPM, tapi bedanya kita ngitung

[22:04] kayak CPM, tapi bedanya kita ngitung berapa orang yang klik. Terus kalau CPR

[22:07] berapa orang yang klik. Terus kalau CPR itu biasanya cuman percentage orang yang

[22:09] itu biasanya cuman percentage orang yang dari ngelihat akhirnya dia ngeklik. Di

[22:12] dari ngelihat akhirnya dia ngeklik. Di mana itu buat kita bisa ng-digest atau

[22:16] mana itu buat kita bisa ng-digest atau buat kita bisa tahu sebenarnya kreatif

[22:19] buat kita bisa tahu sebenarnya kreatif itu relevan apa enggak sama audiens-nya.

[22:21] itu relevan apa enggak sama audiens-nya. Semakin tinggi si TR-nya, berarti

[22:24] Semakin tinggi si TR-nya, berarti ads-nya itu tuh bisa jadi semakin

[22:27] ads-nya itu tuh bisa jadi semakin apa ya, semakin bikin orang engage sama

[22:30] apa ya, semakin bikin orang engage sama brand kalian, which is ya kalian akan

[22:32] brand kalian, which is ya kalian akan learning, e, kalian akan belajar dari

[22:34] learning, e, kalian akan belajar dari kreatif itu, oh berarti gua harus bikin

[22:35] kreatif itu, oh berarti gua harus bikin kreatifnya yang kayak gini lagi gitu.

[22:37] kreatifnya yang kayak gini lagi gitu. Tapi kalau city area lebih jelek ya

[22:38] Tapi kalau city area lebih jelek ya berarti eh si apa si kreatifnya tuh

[22:41] berarti eh si apa si kreatifnya tuh harus kalian eh take out. Jangan kita

[22:44] harus kalian eh take out. Jangan kita bikin kreatif yang kayak gini lagi gitu.

[22:45] bikin kreatif yang kayak gini lagi gitu. Jadi eh benar-benar based on data

[22:48] Jadi eh benar-benar based on data banget. Kalau enggak ada ini mungkin

[22:49] banget. Kalau enggak ada ini mungkin kalian kayak ini bagus nih videonya tapi

[22:51] kalian kayak ini bagus nih videonya tapi sebenarnya enggak ngconvert apa-apa

[22:53] sebenarnya enggak ngconvert apa-apa gitu. Terus juga ada cost per

[22:55] gitu. Terus juga ada cost per acquisition. E ini adalah e dari span

[22:58] acquisition. E ini adalah e dari span kita yang total terus kita bagi sama

[23:00] kita yang total terus kita bagi sama orang yang sudah beli. Jadi kita bisa

[23:02] orang yang sudah beli. Jadi kita bisa tahu nih misalkan harga barang kita eh

[23:05] tahu nih misalkan harga barang kita eh let's say R500.000 terus marginnya

[23:08] let's say R500.000 terus marginnya Rp200.000. Nah buat ngakuisisi satu

[23:11] Rp200.000. Nah buat ngakuisisi satu orang kita perlu Rp250.000 which is

[23:14] orang kita perlu Rp250.000 which is enggak make sense kan di situ nama.

[23:16] enggak make sense kan di situ nama. That's why tahu matrix ini tuh penting

[23:18] That's why tahu matrix ini tuh penting banget. Jadi kayak ee let's say kalau

[23:21] banget. Jadi kayak ee let's say kalau udah marginnya kita bersih banget itu

[23:25] udah marginnya kita bersih banget itu R00.000 ya kalau bisa kita target kalau

[23:28] R00.000 ya kalau bisa kita target kalau bisa di bawah R00.000 si ngakuisisi

[23:31] bisa di bawah R00.000 si ngakuisisi orangnya gitu. Terus juga ada return on

[23:34] orangnya gitu. Terus juga ada return on spend itu kayak misalnya kita spend ee

[23:38] spend itu kayak misalnya kita spend ee R1 juta kita balik R juta berarti itu

[23:42] R1 juta kita balik R juta berarti itu Rasnya 4 kali gitu. Jadi kayak ee

[23:44] Rasnya 4 kali gitu. Jadi kayak ee ngitung balik modalnya tuh segede apa

[23:47] ngitung balik modalnya tuh segede apa sih kita di ROSnya sama eh LTV lifetime

[23:51] sih kita di ROSnya sama eh LTV lifetime eh value itu tuh kita biasanya ngitung

[23:54] eh value itu tuh kita biasanya ngitung untuk eh

[23:57] untuk eh sebenarnya yang kita bawa dari ads ini

[24:00] sebenarnya yang kita bawa dari ads ini seberapa valuable si audience-nya.

[24:03] seberapa valuable si audience-nya. Karena biasanya kalau kayak di ini

[24:05] Karena biasanya kalau kayak di ini biasanya kalau udah di startup atau di

[24:07] biasanya kalau udah di startup atau di big company itu tuh ngitung lumayan

[24:11] big company itu tuh ngitung lumayan ngitung

[24:13] ngitung profit and loss-nya itu tuh udah lumayan

[24:16] profit and loss-nya itu tuh udah lumayan slightly

[24:18] slightly eh rumit. Jadi kadang ee ini yang

[24:21] eh rumit. Jadi kadang ee ini yang dulunya bahasanya tuh adalah ee bakar

[24:23] dulunya bahasanya tuh adalah ee bakar uang. Jadi misalkan kay tadi aku bilang

[24:26] uang. Jadi misalkan kay tadi aku bilang marginnya tuh Rp200.000 tapi cost per

[24:28] marginnya tuh Rp200.000 tapi cost per acquisition-nya Rp250.000.

[24:30] acquisition-nya Rp250.000. Kadang enggak selalu hard rules-nya tuh

[24:33] Kadang enggak selalu hard rules-nya tuh kayak oke berarti ya jangan kita

[24:34] kayak oke berarti ya jangan kita lanjutin-nya. Tapi enggak bisa juga

[24:36] lanjutin-nya. Tapi enggak bisa juga kayak bisa aja nanti dari orang purchase

[24:39] kayak bisa aja nanti dari orang purchase ini dia purchase lagi, dia perchase

[24:41] ini dia purchase lagi, dia perchase lagi, dia purchase lagi ee mungkin

[24:43] lagi, dia purchase lagi ee mungkin sampai empat kali which is nanti jadinya

[24:46] sampai empat kali which is nanti jadinya R800.000 kan margina kalian. Tapi untuk

[24:49] R800.000 kan margina kalian. Tapi untuk bayar per orangnya itu per

[24:51] bayar per orangnya itu per acquisition-nya R50.000 jadi terlihat

[24:53] acquisition-nya R50.000 jadi terlihat worthed gitu. Makanya LTV ini juga jadi

[24:56] worthed gitu. Makanya LTV ini juga jadi kayak secondary matrix lah. Kayak

[24:58] kayak secondary matrix lah. Kayak ngelihat, kita lihat juga kayak kalau

[25:00] ngelihat, kita lihat juga kayak kalau LTV-nya well oke banget ya udah kita go

[25:04] LTV-nya well oke banget ya udah kita go for it gitu. Biasanya LTV ini dihitung

[25:06] for it gitu. Biasanya LTV ini dihitung per tahun atau bisa jadi per 5 tahun. It

[25:09] per tahun atau bisa jadi per 5 tahun. It depends dari produknya tuh sepede apa eh

[25:12] depends dari produknya tuh sepede apa eh customernya itu bisa stay di produknya

[25:15] customernya itu bisa stay di produknya gitu.

[25:17] gitu. Oke. Ee

[25:19] Oke. Ee sampai sini ada yang mau bingung, ada

[25:21] sampai sini ada yang mau bingung, ada yang masih bingung teman-teman? Nanti

[25:22] yang masih bingung teman-teman? Nanti boleh ya di-chat aja ee enggak apa-apa.

[25:23] boleh ya di-chat aja ee enggak apa-apa. Aku tahu rame biasanya orang-orang tuh

[25:26] Aku tahu rame biasanya orang-orang tuh malu ee kalau mau personaliz tuh boleh

[25:28] malu ee kalau mau personaliz tuh boleh banget ya. Oke.

[25:31] banget ya. Oke. Nah, eh oke. Aku habis ini akan coba

[25:35] Nah, eh oke. Aku habis ini akan coba deep drive nih setiap eh platformnya tuh

[25:38] deep drive nih setiap eh platformnya tuh kira-kira mungkin nanti akan ada

[25:39] kira-kira mungkin nanti akan ada pertanyaan kayak oh berarti kalau tadi

[25:41] pertanyaan kayak oh berarti kalau tadi aku bilang TikTok tuh cocok buat

[25:43] aku bilang TikTok tuh cocok buat awareness terus meta tuh cocok buat

[25:45] awareness terus meta tuh cocok buat funelnya buat buat conversionnya terus

[25:48] funelnya buat buat conversionnya terus kayak Google cocok ya buat lower eh

[25:50] kayak Google cocok ya buat lower eh lower funnel buat kayak conversion

[25:52] lower funnel buat kayak conversion advocate dan lain-lain. Eh berarti

[25:55] advocate dan lain-lain. Eh berarti sebenarnya tuh kelebihan masing-masing

[25:58] sebenarnya tuh kelebihan masing-masing platformnya tuh gimana sih? Nah, ini aku

[26:00] platformnya tuh gimana sih? Nah, ini aku coba eh deep dave ya. Di metanya sendiri

[26:03] coba eh deep dave ya. Di metanya sendiri itu kita ada eh dia nih paling pertama

[26:06] itu kita ada eh dia nih paling pertama banget dulu ngiklan zaman aku masih main

[26:08] banget dulu ngiklan zaman aku masih main Facebook, masih main Pet Society. Aku

[26:10] Facebook, masih main Pet Society. Aku enggak tahu kalian main apa enggak, tapi

[26:13] enggak tahu kalian main apa enggak, tapi eh di situ tuh sudah mulai ada

[26:15] eh di situ tuh sudah mulai ada iklan-iklan lah at the time kayak 2010.

[26:18] iklan-iklan lah at the time kayak 2010. Dan dia itu OG-nya eh si performance

[26:20] Dan dia itu OG-nya eh si performance marketing bisa scale gede banget,

[26:23] marketing bisa scale gede banget, algoritmnya udah oke banget dan dia bisa

[26:26] algoritmnya udah oke banget dan dia bisa retargeting banyak hal.

[26:28] retargeting banyak hal. Mau web visitornya kalian, mau eh

[26:33] Mau web visitornya kalian, mau eh orang yang udah pernah lihat Instagram

[26:35] orang yang udah pernah lihat Instagram in the last berapa days, eh bisa juga

[26:38] in the last berapa days, eh bisa juga nargetin orang yang udah ngelihat post

[26:40] nargetin orang yang udah ngelihat post kalian yang di organiknya itu bisa

[26:43] kalian yang di organiknya itu bisa banget di meta. Jadi di meta tuh prosnya

[26:45] banget di meta. Jadi di meta tuh prosnya adalah dia audiens-nya memang lebih gede

[26:48] adalah dia audiens-nya memang lebih gede karena ya udah mature, udah banyak

[26:50] karena ya udah mature, udah banyak banget. Akan terlihat aneh kalau orang

[26:53] banget. Akan terlihat aneh kalau orang enggak punya Instagram daripada orang

[26:54] enggak punya Instagram daripada orang enggak punya TikTok gitu. Jadi dari

[26:57] enggak punya TikTok gitu. Jadi dari logic itu aja tuh pasti orang tuh lebih

[26:59] logic itu aja tuh pasti orang tuh lebih banyak eh usernya di eh Instagram. Nah,

[27:04] banyak eh usernya di eh Instagram. Nah, terus juga lebih advance targetingnya

[27:06] terus juga lebih advance targetingnya ada interest. Jadi kayak ya di TikTok

[27:08] ada interest. Jadi kayak ya di TikTok juga ada interest dan lain-lain, tapi

[27:10] juga ada interest dan lain-lain, tapi yang enggak ada tuh look like. Jadi,

[27:12] yang enggak ada tuh look like. Jadi, kamu bisa nargeting kalau misalnya punya

[27:14] kamu bisa nargeting kalau misalnya punya data nih, eh meta gua punya orang yang

[27:17] data nih, eh meta gua punya orang yang udah pernah beli ee in the last 30 days

[27:20] udah pernah beli ee in the last 30 days ada 1000 orang nih. Tolong dong cariin

[27:23] ada 1000 orang nih. Tolong dong cariin orang yang mirip-mirip dari 1000 orang

[27:24] orang yang mirip-mirip dari 1000 orang ini. Itu kalian bisa bikin kayak gitu

[27:27] ini. Itu kalian bisa bikin kayak gitu dan itu works banget. Aku benar-benar

[27:31] dan itu works banget. Aku benar-benar sering banget achieving target aku based

[27:34] sering banget achieving target aku based on using local audience gitu.

[27:37] on using local audience gitu. Terus juga kita punya custom audience

[27:38] Terus juga kita punya custom audience yang tadi aku bilang bisa nargeting web

[27:40] yang tadi aku bilang bisa nargeting web visitor, bisa nargeting orang yang udah

[27:43] visitor, bisa nargeting orang yang udah pernah lihat eh si eh Instagram-nya kamu

[27:47] pernah lihat eh si eh Instagram-nya kamu atau udah pernah lihat postingannya

[27:49] atau udah pernah lihat postingannya kamu. Terus dia juga punya strongest eh

[27:52] kamu. Terus dia juga punya strongest eh pixel and conversion API. Ini tuh lebih

[27:55] pixel and conversion API. Ini tuh lebih ke kayak eh terlalu lumayan technical

[27:59] ke kayak eh terlalu lumayan technical tapi intinya adalah

[28:01] tapi intinya adalah conversion kamu pasti akan kecapture

[28:03] conversion kamu pasti akan kecapture semuanya bahasanya gitu. itu udah pasti

[28:06] semuanya bahasanya gitu. itu udah pasti as long as pasangnya benar itu udah

[28:08] as long as pasangnya benar itu udah semua orang yang purchase semua orang

[28:10] semua orang yang purchase semua orang ini pasti akan kebaca semuanya dan

[28:13] ini pasti akan kebaca semuanya dan formatnya tuh banyak banget kayak ya ada

[28:15] formatnya tuh banyak banget kayak ya ada fitories

[28:17] fitories ada reels carousel collection collection

[28:19] ada reels carousel collection collection tuh kalau kalian lihat di story eh

[28:22] tuh kalau kalian lihat di story eh kalian suka ada e pernah searching

[28:25] kalian suka ada e pernah searching Tokopedia terus Tokopedia munculin

[28:26] Tokopedia terus Tokopedia munculin beberapa katalog dalam satu story itu

[28:29] beberapa katalog dalam satu story itu namanya collection jadi itu oke banget

[28:33] namanya collection jadi itu oke banget nah konsnya adalah karena orang ngerasa

[28:36] nah konsnya adalah karena orang ngerasa meta tuh wah nih, bagus nih semua orang

[28:40] meta tuh wah nih, bagus nih semua orang ngelakuin iklan di meta yang di mana

[28:42] ngelakuin iklan di meta yang di mana meta tuh sebagai company dia penginnya

[28:45] meta tuh sebagai company dia penginnya ya untung sebanyak-banyaknya. Jadi

[28:48] ya untung sebanyak-banyaknya. Jadi prinsip ekonomi aja eh supply and demand

[28:51] prinsip ekonomi aja eh supply and demand ketika demand-nya tinggi banget.

[28:54] ketika demand-nya tinggi banget. Sedangkan si Meta tuh punya

[28:57] Sedangkan si Meta tuh punya placement-nya tuh cuman segitu-segitu

[28:58] placement-nya tuh cuman segitu-segitu aja dari dulu. Ya pasti yang dilakuin

[29:01] aja dari dulu. Ya pasti yang dilakuin sama Meta adalah konsepnya tuh biding.

[29:03] sama Meta adalah konsepnya tuh biding. Kita lelang buat dapetin si

[29:07] Kita lelang buat dapetin si placementnya yang di mana ya makin

[29:09] placementnya yang di mana ya makin banyak orang yang ikutan lelangnya ya

[29:11] banyak orang yang ikutan lelangnya ya pasti otomatis akan lebih mahal. Terus

[29:13] pasti otomatis akan lebih mahal. Terus juga iOS teman-teman yang punya iPhone

[29:16] juga iOS teman-teman yang punya iPhone itu tuh pasti iklannya most likely tidak

[29:19] itu tuh pasti iklannya most likely tidak lebih relevan daripada teman-teman yang

[29:21] lebih relevan daripada teman-teman yang pakai Android. Teman-teman pakai Android

[29:22] pakai Android. Teman-teman pakai Android mungkin lagi ngobrol sama teman-temannya

[29:24] mungkin lagi ngobrol sama teman-temannya nongkrong ngomong kayak, "Eh, gua pengin

[29:25] nongkrong ngomong kayak, "Eh, gua pengin beli laptop ini, pengin ambil laptop

[29:27] beli laptop ini, pengin ambil laptop itu, baru ngomong doang enggak nyari."

[29:28] itu, baru ngomong doang enggak nyari." Pasti dapat laptop. Eh, pasti dapat

[29:30] Pasti dapat laptop. Eh, pasti dapat iklan laptop. Aku yakin banget gitu.

[29:33] iklan laptop. Aku yakin banget gitu. Nah, terus juga eh creative etic. Jadi,

[29:36] Nah, terus juga eh creative etic. Jadi, kalau di meta itu tuh harus sering

[29:38] kalau di meta itu tuh harus sering banget di-fresh kreatif ya. Jadi kalau

[29:39] banget di-fresh kreatif ya. Jadi kalau kalian udah bikin, "Wah, oke nih kreatif

[29:43] kalian udah bikin, "Wah, oke nih kreatif gua, CR bagus, enggak usah gua ganti."

[29:45] gua, CR bagus, enggak usah gua ganti." Heeh. [berdehem] Kalian harus bikin

[29:47] Heeh. [berdehem] Kalian harus bikin terus, terus dan terus dan terus karena

[29:49] terus, terus dan terus dan terus karena method nih depends banget dari kreatif.

[29:52] method nih depends banget dari kreatif. Dan jeleknya adalah teman-teman yang

[29:54] Dan jeleknya adalah teman-teman yang mungkin ada di sini kan karena Jenzy,

[29:55] mungkin ada di sini kan karena Jenzy, aku juga Jenzy, tapi Jenzy Jenzy terlalu

[29:58] aku juga Jenzy, tapi Jenzy Jenzy terlalu tua kayaknya itu tuh mulai moving away

[30:01] tua kayaknya itu tuh mulai moving away karena mereka ya kalian lebih sering

[30:04] karena mereka ya kalian lebih sering main di TikTok daripada main di

[30:06] main di TikTok daripada main di Instagram. Karena aku juga gitu. Jadi

[30:08] Instagram. Karena aku juga gitu. Jadi konsep itu adalah itu. Jadi mungkin

[30:09] konsep itu adalah itu. Jadi mungkin perlu diconsider adalah kalau mungkin

[30:10] perlu diconsider adalah kalau mungkin targeting agency,

[30:12] targeting agency, please minimize. Enggak minimize sih,

[30:15] please minimize. Enggak minimize sih, tapi kayak mungkin allocation-nya lebih

[30:17] tapi kayak mungkin allocation-nya lebih banyak di TikTok daripada di meta gitu.

[30:21] banyak di TikTok daripada di meta gitu. Oke, terus eh TikTok. Nah, ini nih

[30:25] Oke, terus eh TikTok. Nah, ini nih TikTok entertainment banget. Ini yang

[30:27] TikTok entertainment banget. Ini yang lagi ee in banget lah. Yang di mana tuh

[30:33] lagi ee in banget lah. Yang di mana tuh TikTok bisa aja ads itu enggak kelihatan

[30:35] TikTok bisa aja ads itu enggak kelihatan ads, Teman-teman. Sering banget. Aku

[30:37] ads, Teman-teman. Sering banget. Aku lihat kayak orang-orang tuh kegoocek

[30:38] lihat kayak orang-orang tuh kegoocek sama ads, perkara ads-nya itu

[30:40] sama ads, perkara ads-nya itu benar-benar kayak video TikTok. Jadi

[30:42] benar-benar kayak video TikTok. Jadi orang kayak karena dan dia tulisan

[30:44] orang kayak karena dan dia tulisan sponsor tuh kecil banget di bawah. Orang

[30:46] sponsor tuh kecil banget di bawah. Orang tuh enggakw kalau itu tuh ads. Nah,

[30:49] tuh enggakw kalau itu tuh ads. Nah, prosnya adalah pertama itu tadi. Terus

[30:52] prosnya adalah pertama itu tadi. Terus kedua itu reach-nya gede banget di 18

[30:55] kedua itu reach-nya gede banget di 18 sampai 34. Karena ya umur-umur itu

[30:57] sampai 34. Karena ya umur-umur itu banyak banget yang spend ee spend ee

[31:00] banyak banget yang spend ee spend ee waktunya tuh di ee TikTok rata-rata 53

[31:06] waktunya tuh di ee TikTok rata-rata 53 menit per hari in average in worldwide.

[31:10] menit per hari in average in worldwide. Indonesia mungkin lebih mungkin bisa 3

[31:11] Indonesia mungkin lebih mungkin bisa 3 jam 4 jam I don't know. Karena aku

[31:14] jam 4 jam I don't know. Karena aku sendiri mungkin lumayan lama eh apa

[31:17] sendiri mungkin lumayan lama eh apa kalau udah scrolling soal TikTok. Nah,

[31:19] kalau udah scrolling soal TikTok. Nah, terus juga CPM-nya lebih merendah,

[31:21] terus juga CPM-nya lebih merendah, Teman-teman. Karena ya orang-orang masih

[31:23] Teman-teman. Karena ya orang-orang masih mainnya tuh di meta. Jadi, TikTok masih

[31:26] mainnya tuh di meta. Jadi, TikTok masih blow ocean banget. Kebetulan aku

[31:28] blow ocean banget. Kebetulan aku sekarang paling fokusnya di TikTok di

[31:31] sekarang paling fokusnya di TikTok di kerjaan yang sekarang. Dan aku

[31:33] kerjaan yang sekarang. Dan aku nge-encourage juga beberapa freelance

[31:35] nge-encourage juga beberapa freelance aku yang menurut aku target audiensnya

[31:37] aku yang menurut aku target audiensnya tuh masih anak muda itu tuh ee ya udah

[31:40] tuh masih anak muda itu tuh ee ya udah focus on ee

[31:43] focus on ee si TikTok aja gitu. Nah, terus ini viral

[31:48] si TikTok aja gitu. Nah, terus ini viral organic spillover. Jadi, eh

[31:51] organic spillover. Jadi, eh adds-nya kita tuh bisa jadi nge-trigger

[31:53] adds-nya kita tuh bisa jadi nge-trigger orang buat ngshare lagi eh organ

[31:57] orang buat ngshare lagi eh organ kontennya kita. Jadi, misalnya kita

[31:59] kontennya kita. Jadi, misalnya kita ngasih beberapa konten aja yang kita

[32:01] ngasih beberapa konten aja yang kita push buat jadi ads, nanti orang akan

[32:03] push buat jadi ads, nanti orang akan kepo biasanya ngelihat ee si

[32:08] kepo biasanya ngelihat ee si siapa si akunnya. Nanti dia akan

[32:10] siapa si akunnya. Nanti dia akan ngecek-ngecekin ee beberapa videonya

[32:13] ngecek-ngecekin ee beberapa videonya gitu. Jadi, video engagement di ads-nya

[32:16] gitu. Jadi, video engagement di ads-nya TikTok tuh lumayan penting banget biar

[32:18] TikTok tuh lumayan penting banget biar orang tuh enggak cuman ngelihat dan

[32:20] orang tuh enggak cuman ngelihat dan swipe, tapi tetap dia ng-deep dive akun

[32:23] swipe, tapi tetap dia ng-deep dive akun kamu tuh apa, gimana gitu. Dan dia tuh

[32:26] kamu tuh apa, gimana gitu. Dan dia tuh oke banget buat brand awareness sama

[32:28] oke banget buat brand awareness sama upper funnel storyting gitu.

[32:31] upper funnel storyting gitu. Jeleknya apa? Jeleknya adalah kalian

[32:33] Jeleknya apa? Jeleknya adalah kalian perlu bikin high quality video native

[32:37] perlu bikin high quality video native dan eh hook-nya oke banget. Karena di

[32:41] dan eh hook-nya oke banget. Karena di TikTok tuh orang ngelihat videonya, "Ah,

[32:44] TikTok tuh orang ngelihat videonya, "Ah, kurang menarik, langsung diswipe pasti."

[32:47] kurang menarik, langsung diswipe pasti." Atau kelihatan, "Ah, ini bukan ee video

[32:50] Atau kelihatan, "Ah, ini bukan ee video konten ee yang dibikin sama orang."

[32:52] konten ee yang dibikin sama orang." Jadi, biasanya kan suka ada iklan-iklan

[32:54] Jadi, biasanya kan suka ada iklan-iklan yang masih pakai animasi apa segala

[32:57] yang masih pakai animasi apa segala macam itu. Kelihatan banget kalau itu

[32:59] macam itu. Kelihatan banget kalau itu bukan video native-nya TikTok gitu. Ini

[33:03] bukan video native-nya TikTok gitu. Ini ini pasti iklan. orang pasti akan

[33:05] ini pasti iklan. orang pasti akan nge-swipe. Jadi kalau bisa bikin ee ee

[33:08] nge-swipe. Jadi kalau bisa bikin ee ee video iklan kalian tuh senetf mungkin

[33:11] video iklan kalian tuh senetf mungkin gitu. Terus ee di sini mungkin beberapa

[33:15] gitu. Terus ee di sini mungkin beberapa conversion kalian mungkin enggak akan

[33:16] conversion kalian mungkin enggak akan terlalu ke-track sama TikTok karena

[33:19] terlalu ke-track sama TikTok karena connection-nya TikTok dengan beberapa

[33:22] connection-nya TikTok dengan beberapa platform tuh masih kurang. Terus dia

[33:25] platform tuh masih kurang. Terus dia juga limited banget audience yang lebih

[33:27] juga limited banget audience yang lebih dari 35 tahun. Biasanya nanti kalian

[33:29] dari 35 tahun. Biasanya nanti kalian akan kalau udah mulai kerja di ee TikTok

[33:33] akan kalau udah mulai kerja di ee TikTok terus kayak nargetin orang di atas 35

[33:35] terus kayak nargetin orang di atas 35 tahun itu tuh size audiens-nya terasa

[33:37] tahun itu tuh size audiens-nya terasa kecil banget gitu. Dan ini lebih cepat

[33:41] kecil banget gitu. Dan ini lebih cepat lagi kreatifnya kalau misalkan udah

[33:43] lagi kreatifnya kalau misalkan udah kalian naikin, wah eh

[33:47] kalian naikin, wah eh ads-nya oke banget nih. Pasti beberapa

[33:50] ads-nya oke banget nih. Pasti beberapa seminggu lah udah mulai turun

[33:52] seminggu lah udah mulai turun performance-nya. Karena ya itu karena

[33:55] performance-nya. Karena ya itu karena orang tuh perlu di-fresh terus si

[33:57] orang tuh perlu di-fresh terus si kreatifnya yang si TikTok ini gitu. Nah,

[34:02] kreatifnya yang si TikTok ini gitu. Nah, terus kayak ini yang menurut aku paling

[34:06] terus kayak ini yang menurut aku paling paling aneh. Bukan paling aneh, paling

[34:09] paling aneh. Bukan paling aneh, paling jarang disentuh tapi eh kalau kamu bisa

[34:13] jarang disentuh tapi eh kalau kamu bisa mastering Linkin oke banget. Jadi eh

[34:17] mastering Linkin oke banget. Jadi eh Linkin ini adalah satu-satunya platform

[34:19] Linkin ini adalah satu-satunya platform di antara sosial media yang lain yang

[34:21] di antara sosial media yang lain yang bisa nargetingnya tuh based on job

[34:22] bisa nargetingnya tuh based on job title, terus company size-nya sama level

[34:26] title, terus company size-nya sama level kerja itu segede apa. Jadi aku di e flip

[34:29] kerja itu segede apa. Jadi aku di e flip itu dulu pernah kerjanya buat B2B-nya

[34:32] itu dulu pernah kerjanya buat B2B-nya sebelum aku ngerjain app-nya. Nah,

[34:35] sebelum aku ngerjain app-nya. Nah, nyobain Linkin

[34:37] nyobain Linkin itu targeting B2B-nya mantap banget.

[34:41] itu targeting B2B-nya mantap banget. kayak aku bisa ng-reach yang misalkan

[34:43] kayak aku bisa ng-reach yang misalkan kalau kalian mungkin yang sekarang eh

[34:46] kalau kalian mungkin yang sekarang eh mungkin udah punya middle

[34:50] mungkin udah punya middle middle size bisnis yang mungkin udah

[34:52] middle size bisnis yang mungkin udah harus explore ke B2B in of B2C ngreach

[34:55] harus explore ke B2B in of B2C ngreach out ke ke

[34:58] out ke ke orang yang punya power-nya itu mungkin

[35:00] orang yang punya power-nya itu mungkin harus nge-reach lewat Linkin terus belum

[35:04] harus nge-reach lewat Linkin terus belum tentu diaccept or atau eh connection

[35:07] tentu diaccept or atau eh connection connect yang akan diaccept terus

[35:10] connect yang akan diaccept terus message-nya belum untuk dibalas. Nah,

[35:12] message-nya belum untuk dibalas. Nah, kalian tuh bisa approach-nya pakai eh

[35:14] kalian tuh bisa approach-nya pakai eh ads gitu. Jadi nanti kalian targeting

[35:16] ads gitu. Jadi nanti kalian targeting aja misalkan job title-nya apa, terus eh

[35:19] aja misalkan job title-nya apa, terus eh company size-nya gimana. Jadi kalian

[35:20] company size-nya gimana. Jadi kalian kayak udah punya tahu nih target

[35:21] kayak udah punya tahu nih target audience-nya buat usahanya. Kalian tuh

[35:23] audience-nya buat usahanya. Kalian tuh sebenarnya cocoknya B2B-nya tuh buat

[35:26] sebenarnya cocoknya B2B-nya tuh buat yang company size gede apa, terus orang

[35:28] yang company size gede apa, terus orang yang biasanya nge-consider untuk pakai

[35:31] yang biasanya nge-consider untuk pakai barangnya kalian tuh biasanya di level

[35:34] barangnya kalian tuh biasanya di level apa gitu. Kadang kayak kalau

[35:36] apa gitu. Kadang kayak kalau nargetingnya masih fres grade, fresh

[35:38] nargetingnya masih fres grade, fresh grade sih di beberapa aku tidak

[35:41] grade sih di beberapa aku tidak mendiskreditkan ya, tapi kayak di

[35:42] mendiskreditkan ya, tapi kayak di beberapa ee company ya pasti akan lebih

[35:47] beberapa ee company ya pasti akan lebih banyak

[35:49] banyak eh

[35:52] eh akan lebih banyak mendengarkan dari sisi

[35:54] akan lebih banyak mendengarkan dari sisi managernya sama meet manajemennya. Jadi

[35:57] managernya sama meet manajemennya. Jadi kayak lead manager ee terus dari VP-nya

[36:00] kayak lead manager ee terus dari VP-nya baru oh oke nih. Jadi kalau buat kita

[36:02] baru oh oke nih. Jadi kalau buat kita yang mungkin associate yang masih

[36:04] yang mungkin associate yang masih pertama fres grade tuh nge-conversinya

[36:06] pertama fres grade tuh nge-conversinya lebih susah. Jadi mending targetingnya

[36:08] lebih susah. Jadi mending targetingnya aja sekalian managernya sama si middle

[36:10] aja sekalian managernya sama si middle managementnya gitu. Nah terus juga eh

[36:13] managementnya gitu. Nah terus juga eh beberapanya adalah lebih ke kita

[36:17] beberapanya adalah lebih ke kita lead generation. Biasanya kan kalau

[36:19] lead generation. Biasanya kan kalau kayak B2B tuh enggak langsung purchase

[36:21] kayak B2B tuh enggak langsung purchase ya. Jadi kayak kita harus kita ng-reach

[36:24] ya. Jadi kayak kita harus kita ng-reach pakai sales segala macam. Nah, ini liten

[36:27] pakai sales segala macam. Nah, ini liten bahasanya itu liten. Kalau kalian ee

[36:29] bahasanya itu liten. Kalau kalian ee udah ngisi form terus nanti formnya itu

[36:32] udah ngisi form terus nanti formnya itu dijadiin sebuah informasi biar tim

[36:33] dijadiin sebuah informasi biar tim sales-nya tuh ngerti needs-nya kalian

[36:35] sales-nya tuh ngerti needs-nya kalian tuh apa. Itu namanya luda len. Nah, itu

[36:38] tuh apa. Itu namanya luda len. Nah, itu nanti sama mereka baru diach [berdehem]

[36:41] nanti sama mereka baru diach [berdehem] ke eh si orang yang udah ngisi form itu.

[36:44] ke eh si orang yang udah ngisi form itu. Nah, itu tuh oke banget di TikTok eh di

[36:47] Nah, itu tuh oke banget di TikTok eh di Linkin. Tapi adalah ini dia mahal banget

[36:51] Linkin. Tapi adalah ini dia mahal banget karena minimal kalian spending dalam 1

[36:55] karena minimal kalian spending dalam 1 bulan itu tuh 100$00. Dulu mungkin aku

[36:57] bulan itu tuh 100$00. Dulu mungkin aku masih 1,5 1,4 juta per hari tapi

[37:02] masih 1,5 1,4 juta per hari tapi sekarang rupiah melemah 17 jut 1,7 juta

[37:06] sekarang rupiah melemah 17 jut 1,7 juta sehari gitu. Dan minimal biasanya kalau

[37:09] sehari gitu. Dan minimal biasanya kalau kita ngadat tuh at least 2 minggu itu

[37:12] kita ngadat tuh at least 2 minggu itu udah gede banget. Terus audience itu

[37:14] udah gede banget. Terus audience itu kecil banget dan lumayan enggak relevan

[37:18] kecil banget dan lumayan enggak relevan kalau misalkan kalian B2C gitu. Jadi ee

[37:22] kalau misalkan kalian B2C gitu. Jadi ee Linkin ini lumayan powerful banget

[37:24] Linkin ini lumayan powerful banget menurut aku kalau kalian ngerti cara

[37:26] menurut aku kalau kalian ngerti cara pakainya gitu. Nah, sebenarnya kalau aku

[37:31] pakainya gitu. Nah, sebenarnya kalau aku compile semuanya itu tuh eh dari Meta,

[37:36] compile semuanya itu tuh eh dari Meta, TikTok, Linkin, Twitter ini aku udah

[37:38] TikTok, Linkin, Twitter ini aku udah bikin e cheat sheet-nya di mana si meta

[37:42] bikin e cheat sheet-nya di mana si meta kayak TikTok itu biasanya buat awareness

[37:45] kayak TikTok itu biasanya buat awareness eh buat nonversion siingin buat B2B late

[37:48] eh buat nonversion siingin buat B2B late gen si Twitter cocoknya buat event.

[37:50] gen si Twitter cocoknya buat event. Kalian boleh screenshot sekarang ee

[37:52] Kalian boleh screenshot sekarang ee mungkin buat eh reference aja terus

[37:55] mungkin buat eh reference aja terus audience-nya tuh kayak gimana. ini

[37:57] audience-nya tuh kayak gimana. ini kalian bisa lihat kayak misalkan kalau

[37:59] kalian bisa lihat kayak misalkan kalau kalian mau nargetin gency ya udah full

[38:01] kalian mau nargetin gency ya udah full di TikTok aja misalkan kalau budget

[38:02] di TikTok aja misalkan kalau budget kalian terbatas ya terus ee kalau di

[38:05] kalian terbatas ya terus ee kalau di Twitter ya kalian lebih ngomongin news

[38:08] Twitter ya kalian lebih ngomongin news eh lebih ngomongin

[38:10] eh lebih ngomongin eh tag karena aku udah pernah cobain di

[38:12] eh tag karena aku udah pernah cobain di flip itu tuh enggak works buat kayak

[38:14] flip itu tuh enggak works buat kayak misalkan ngomongin ya udah nih aku

[38:17] misalkan ngomongin ya udah nih aku promote gua punya e aplikasi fintech

[38:21] promote gua punya e aplikasi fintech buat gratis transfer itu enggak works

[38:23] buat gratis transfer itu enggak works banget tapi ketika kayak aku share aku

[38:25] banget tapi ketika kayak aku share aku pernah ada event eh gaming competition

[38:31] pernah ada event eh gaming competition aku taruh di Twitter iklannya itu bagus

[38:34] aku taruh di Twitter iklannya itu bagus banget conversionnya gitu. Jadi eh dari

[38:37] banget conversionnya gitu. Jadi eh dari sini aku ngasih strengnya juga kalau

[38:38] sini aku ngasih strengnya juga kalau kayak di meta ya bagusnya algoritm sama

[38:40] kayak di meta ya bagusnya algoritm sama targetingnya TikTok tuh bagus di

[38:42] targetingnya TikTok tuh bagus di engagement sama reach-nya Linkin to

[38:44] engagement sama reach-nya Linkin to bagus di targeting job base-nya dan

[38:46] bagus di targeting job base-nya dan Twitter tuh cocok banget di real time

[38:49] Twitter tuh cocok banget di real time moment-nya gitu. Oke.

[38:53] moment-nya gitu. Oke. Nah,

[38:55] Nah, ini yang kan sering banget aku selama

[38:57] ini yang kan sering banget aku selama ngajar ee itu ditanyain, "Mas, jadi

[39:00] ngajar ee itu ditanyain, "Mas, jadi sebenarnya tuh best platform buat

[39:02] sebenarnya tuh best platform buat ngadvertise tuh apa aja sih? Eh, apa

[39:04] ngadvertise tuh apa aja sih? Eh, apa sih?" Jadi, misal kita harus ngiklannya

[39:06] sih?" Jadi, misal kita harus ngiklannya di Google dulu apa ngiklan di meta apa

[39:08] di Google dulu apa ngiklan di meta apa ngiklan di TikTok. Itu pasti akan jadi

[39:11] ngiklan di TikTok. Itu pasti akan jadi big question-nya kalian ketika mau

[39:13] big question-nya kalian ketika mau starting si eh performance marketingnya

[39:16] starting si eh performance marketingnya atau si iklannya. Nah, aku bikin

[39:20] atau si iklannya. Nah, aku bikin beberapa hal yang perlu kalian jawab

[39:23] beberapa hal yang perlu kalian jawab dulu sebenarnya

[39:25] dulu sebenarnya itu adalah ee

[39:28] itu adalah ee pertama siapa sih target market kalian

[39:31] pertama siapa sih target market kalian gitu. Jadi kayak ee jangan langsung

[39:34] gitu. Jadi kayak ee jangan langsung kayak oke gua punya brand ini bagus nih

[39:37] kayak oke gua punya brand ini bagus nih brandnya, produknya kita iklanin besok

[39:39] brandnya, produknya kita iklanin besok di TikTok karena TikTok lagi happening

[39:41] di TikTok karena TikTok lagi happening banget. Jangan kayak gitu kalian

[39:44] banget. Jangan kayak gitu kalian understand dulu audiens kalian. Contoh

[39:45] understand dulu audiens kalian. Contoh kayak misalkan audiens-nya eh let's say

[39:49] kayak misalkan audiens-nya eh let's say jangan cuman kayak Jenzy atau gimana,

[39:51] jangan cuman kayak Jenzy atau gimana, please be specific as possible. Jadi

[39:54] please be specific as possible. Jadi let's say kayak misalkan kalau aku di

[39:56] let's say kayak misalkan kalau aku di Traveloka tuh bisa sampai ng-define

[39:58] Traveloka tuh bisa sampai ng-define target audience orang yang eh mau

[40:03] target audience orang yang eh mau eh terbang ke luar negeri misalkan dalam

[40:07] eh terbang ke luar negeri misalkan dalam beberapa bulan ke depan

[40:10] beberapa bulan ke depan pakai ekonomi dan ee nyari yang paling

[40:14] pakai ekonomi dan ee nyari yang paling murah.

[40:15] murah. sedetail itu aku bisa tahu langsung

[40:17] sedetail itu aku bisa tahu langsung kayak, "Oke, berarti gua harus ee target

[40:20] kayak, "Oke, berarti gua harus ee target pakai misalkan pakai meta terus ee gua

[40:23] pakai misalkan pakai meta terus ee gua pakai tipe

[40:25] pakai tipe kreatif atau tipe tipe ads yang seperti

[40:27] kreatif atau tipe tipe ads yang seperti apa, gua akan show eh harga harga

[40:31] apa, gua akan show eh harga harga ads-nya gua akan show eh harga ads-nya,

[40:34] ads-nya gua akan show eh harga ads-nya, harga pesawatnya gua akan show ini

[40:36] harga pesawatnya gua akan show ini rutenya ke mana." Jadi itu udah menjawab

[40:40] rutenya ke mana." Jadi itu udah menjawab setengah dari eh

[40:43] setengah dari eh proses kalian beriklan lah gitu kalau

[40:45] proses kalian beriklan lah gitu kalau kalian sudah tahu target audience-nya.

[40:48] kalian sudah tahu target audience-nya. Kedua, kadang tahu limitation diri

[40:51] Kedua, kadang tahu limitation diri sendiri tuh bagus juga. Kayak misalkan

[40:53] sendiri tuh bagus juga. Kayak misalkan sebagus apa kreatif yang bisa lu

[40:55] sebagus apa kreatif yang bisa lu produce.

[40:56] produce. Jadi kayak misalkan kalian punya e brand

[40:59] Jadi kayak misalkan kalian punya e brand baju nih misalkan aduh Kak tapi HP aku

[41:02] baju nih misalkan aduh Kak tapi HP aku ee

[41:04] ee HP aku Samsung butek lagi kameranya gitu

[41:07] HP aku Samsung butek lagi kameranya gitu misalkan ya. Jadi kalau bikin video UGC

[41:10] misalkan ya. Jadi kalau bikin video UGC eh bikin video yang langsung kayak di

[41:12] eh bikin video yang langsung kayak di TikTok tuh enggak bisa kayaknya enggak

[41:14] TikTok tuh enggak bisa kayaknya enggak capable kurang kurang menarik di TikTok

[41:17] capable kurang kurang menarik di TikTok eh di TikTok. Oh, ya udah berarti kalian

[41:20] eh di TikTok. Oh, ya udah berarti kalian bikin kreatif yang lumayan broad aja

[41:23] bikin kreatif yang lumayan broad aja kayak di meta kayak katalog Tokopedia

[41:26] kayak di meta kayak katalog Tokopedia tanpa video. Ee cuman foto bajunya aja

[41:29] tanpa video. Ee cuman foto bajunya aja pakai mungkin ya sewa sewa fotografer

[41:32] pakai mungkin ya sewa sewa fotografer produk tuh mungkin kan kalau enggak

[41:33] produk tuh mungkin kan kalau enggak salah Rp100.000 apa R5.000 R000 per

[41:35] salah Rp100.000 apa R5.000 R000 per berapa foto bayar sekali terus kayak

[41:38] berapa foto bayar sekali terus kayak dapetin nih terus kalian tinggal

[41:39] dapetin nih terus kalian tinggal gonta-ganti aja background-nya,

[41:40] gonta-ganti aja background-nya, gonta-ganti ee mungkin headline atau

[41:44] gonta-ganti ee mungkin headline atau description-nya di eh Kanva itu udah oke

[41:48] description-nya di eh Kanva itu udah oke banget dan berarti ya kalian lebih cocok

[41:50] banget dan berarti ya kalian lebih cocok di meta kalau kayak gitu. Static image

[41:52] di meta kalau kayak gitu. Static image dan copy. Tapi kalau kalian, "Wah, Kak,

[41:54] dan copy. Tapi kalau kalian, "Wah, Kak, aku punya ini nih KL teman aku ada empat

[41:58] aku punya ini nih KL teman aku ada empat bisa bikin kreatif bagus banget. Please

[42:00] bisa bikin kreatif bagus banget. Please do di TikTok, lakuin di TikTok, lakuin

[42:03] do di TikTok, lakuin di TikTok, lakuin di YouTube gitu. Atau, "Kak, aduh aku

[42:07] di YouTube gitu. Atau, "Kak, aduh aku enggak kreatif nih, tapi aku bikin

[42:09] enggak kreatif nih, tapi aku bikin kata-kata bagus banget. Please lakuin

[42:11] kata-kata bagus banget. Please lakuin Google search gitu." Eh, mungkin ini

[42:15] Google search gitu." Eh, mungkin ini akan kontradiktif sama apa yang aku

[42:16] akan kontradiktif sama apa yang aku lakuin, apa yang aku bilang di awal.

[42:18] lakuin, apa yang aku bilang di awal. Kayak misalkan kalau kalian pengin brand

[42:19] Kayak misalkan kalau kalian pengin brand awareness, ya

[42:22] awareness, ya lakuin di TikTok. Tapi pertanyaannya

[42:25] lakuin di TikTok. Tapi pertanyaannya adalah platform dan format itu adalah

[42:28] adalah platform dan format itu adalah combo yang penting banget. kayak

[42:30] combo yang penting banget. kayak platformnya kamu udah pilih yang tepat,

[42:32] platformnya kamu udah pilih yang tepat, tapi formatnya kamu enggak bisa kasih

[42:33] tapi formatnya kamu enggak bisa kasih yang tepat. Itu tuh enggak bakal produce

[42:36] yang tepat. Itu tuh enggak bakal produce anything. Enggak anything, tapi mungkin

[42:38] anything. Enggak anything, tapi mungkin ada tapi kecil banget gitu. Dan eh yang

[42:42] ada tapi kecil banget gitu. Dan eh yang terakhir adalah budget kalian tuh

[42:45] terakhir adalah budget kalian tuh berapa sih sebenarnya gitu. Jadi ee ini

[42:49] berapa sih sebenarnya gitu. Jadi ee ini juga bukan something yang kalau mau

[42:52] juga bukan something yang kalau mau ngejar platformnya ee kalian ya udah nih

[42:55] ngejar platformnya ee kalian ya udah nih gua ada-adain nih segini. Janganjangan.

[42:57] gua ada-adain nih segini. Janganjangan. Jadi meure dulu kayak budget marketing

[43:00] Jadi meure dulu kayak budget marketing kan biasanya ada hitung-hitungannya dulu

[43:03] kan biasanya ada hitung-hitungannya dulu kayak misalkan eh 6% dari total revenue

[43:07] kayak misalkan eh 6% dari total revenue atau eh 4% ada ada rule of sendiri. You

[43:12] atau eh 4% ada ada rule of sendiri. You can search it on chat GPT atau di cloud.

[43:15] can search it on chat GPT atau di cloud. Tapi intinya adalah eh

[43:19] Tapi intinya adalah eh please using rule of time dulu aja.

[43:21] please using rule of time dulu aja. Jangan kayak lakuin semuanya di ads full

[43:24] Jangan kayak lakuin semuanya di ads full gitu. Jangan. Jadi dihitung dulu ee

[43:28] gitu. Jangan. Jadi dihitung dulu ee passingnya berapa dapat nih. Oh, kita

[43:30] passingnya berapa dapat nih. Oh, kita bisa nih. Tata kita cuma bisa afford

[43:32] bisa nih. Tata kita cuma bisa afford meta. Ya udah, please lakuin di meta

[43:35] meta. Ya udah, please lakuin di meta atau di TikTok. Terus ee selama

[43:39] atau di TikTok. Terus ee selama audiens-nya sama si kreatifnya tuh oke

[43:41] audiens-nya sama si kreatifnya tuh oke ya gitu. Nah, terus kayak misalkan wah

[43:44] ya gitu. Nah, terus kayak misalkan wah budget gua gede nih dan gua B2B please

[43:48] budget gua gede nih dan gua B2B please lakuin di Linkin gitu. Jadi kayak eh

[43:50] lakuin di Linkin gitu. Jadi kayak eh connecting connecting the dot saja gitu

[43:54] connecting connecting the dot saja gitu Pak. Ee aku tahu pasti bukan bukan ini

[43:58] Pak. Ee aku tahu pasti bukan bukan ini ya, enggak semuanya selalu selalu apa ya

[44:02] ya, enggak semuanya selalu selalu apa ya namanya? Selalu

[44:04] namanya? Selalu harus seperti yang in ordernya aku

[44:06] harus seperti yang in ordernya aku jelasin. Tapi at least kamu tahu

[44:08] jelasin. Tapi at least kamu tahu misalkan kayak kreatif, kamu cuma bisa

[44:11] misalkan kayak kreatif, kamu cuma bisa bikin teks, tapi ternyata kamu harus di

[44:13] bikin teks, tapi ternyata kamu harus di TikTok atau di meta dan budget kamu

[44:15] TikTok atau di meta dan budget kamu limited. Ya wis kalau gitu kamu harus

[44:17] limited. Ya wis kalau gitu kamu harus cari cara gimana bisa naikin quality

[44:19] cari cara gimana bisa naikin quality videonya gitu. Kayak you need to you

[44:22] videonya gitu. Kayak you need to you need to apa ya? eh

[44:25] need to apa ya? eh ngejer si ee

[44:29] ngejer si ee kadang gitu karena keterbatasan duit

[44:32] kadang gitu karena keterbatasan duit yang duit enggak mungkin kamu

[44:33] yang duit enggak mungkin kamu ganti-ganti, enggak mungkin kamu

[44:35] ganti-ganti, enggak mungkin kamu tambahin atau misalkan kayak audiensnya

[44:38] tambahin atau misalkan kayak audiensnya enggak mungkin udah di line platform ya

[44:40] enggak mungkin udah di line platform ya berarti kamu harus eh effort buat

[44:43] berarti kamu harus eh effort buat creating creative sesuai sama si

[44:45] creating creative sesuai sama si platformnya gitu buat make itu.

[44:52] Oke. Nah, dan ini principle yang mau aku

[44:55] Oke. Nah, dan ini principle yang mau aku kasih teman-teman mungkin kalau misalkan

[44:57] kasih teman-teman mungkin kalau misalkan kalian mau kerja di performance

[45:00] kalian mau kerja di performance marketing gitu atau ee pengin tahu

[45:02] marketing gitu atau ee pengin tahu sebenarnya kalau ee orang-orang yang

[45:06] sebenarnya kalau ee orang-orang yang cocok kerja di performance marketing itu

[45:07] cocok kerja di performance marketing itu orang-orang seperti apa sih? Orang-orang

[45:09] orang-orang seperti apa sih? Orang-orang yang pertama sebenarnya kreatif itu

[45:11] yang pertama sebenarnya kreatif itu sebuah hal yang penting, variabel

[45:14] sebuah hal yang penting, variabel pertama yang akan kita lihat. Kenapa?

[45:17] pertama yang akan kita lihat. Kenapa? karena kayak punya duit dan punya ee

[45:20] karena kayak punya duit dan punya ee ilmunya buat ee bikin kreatif bikin

[45:24] ilmunya buat ee bikin kreatif bikin campaign-nya dan ee ngejalanin

[45:26] campaign-nya dan ee ngejalanin campaign-nya enggak selalu bikin ee apa

[45:29] campaign-nya enggak selalu bikin ee apa namanya? Enggak selalu bikin semua itu

[45:31] namanya? Enggak selalu bikin semua itu tuh ee akan berjalan dengan mulus lah

[45:35] tuh ee akan berjalan dengan mulus lah gitu. Jadi teman-teman mungkin di sini

[45:36] gitu. Jadi teman-teman mungkin di sini aku enggak tahu ee mungkin ada

[45:38] aku enggak tahu ee mungkin ada teman-teman di cafe atau teman-teman

[45:39] teman-teman di cafe atau teman-teman desain di sini itu tuh kalian bisa juga

[45:42] desain di sini itu tuh kalian bisa juga jadi performance marketing karena ini

[45:44] jadi performance marketing karena ini juga salah satu part yang mungkin

[45:45] juga salah satu part yang mungkin 25%-nya itu depends dari kreatif. Jadi

[45:49] 25%-nya itu depends dari kreatif. Jadi sense enggak selalu kayak wah ini

[45:53] sense enggak selalu kayak wah ini datanya kira-kira begini. Tapi kadang

[45:55] datanya kira-kira begini. Tapi kadang tuh kita harus ada ge buat eh

[46:00] tuh kita harus ada ge buat eh buat

[46:01] buat sense sensing kreatif yang bagus tuh

[46:03] sense sensing kreatif yang bagus tuh sama yang jelek tuh gimana. gitu.

[46:07] sama yang jelek tuh gimana. gitu. Dan eh kayak creating new, creating hook

[46:12] Dan eh kayak creating new, creating hook yang bagus atau creating eh creative

[46:15] yang bagus atau creating eh creative yang bagus tuh juga enggak melulu

[46:17] yang bagus tuh juga enggak melulu tentang data gitu. Tapi kadang kita

[46:19] tentang data gitu. Tapi kadang kita harus mikirin juga kayak secara

[46:21] harus mikirin juga kayak secara creativity-nya hook yang bagus tuh kayak

[46:23] creativity-nya hook yang bagus tuh kayak gimana gitu. Nyari reference dulu segala

[46:25] gimana gitu. Nyari reference dulu segala macam. Yang kedua, orang yang suka test

[46:28] macam. Yang kedua, orang yang suka test everything dan gak enggak assume apapun.

[46:31] everything dan gak enggak assume apapun. Jadi maksudnya apa? maksudnya kayak

[46:33] Jadi maksudnya apa? maksudnya kayak kalian tuh enggak bakal narik kesimpulan

[46:36] kalian tuh enggak bakal narik kesimpulan tanpa adanya data gitu. Jadi misalkan ee

[46:40] tanpa adanya data gitu. Jadi misalkan ee kayak kalian ngerasa ah nih kayaknya

[46:42] kayak kalian ngerasa ah nih kayaknya targeting gua kalau target orang yang

[46:44] targeting gua kalau target orang yang travel pasti bakalan lebih works nih

[46:48] travel pasti bakalan lebih works nih daripada ee orang yang ee lebih suka mm

[46:54] daripada ee orang yang ee lebih suka mm lebih suka

[46:56] lebih suka kerja di travel misalkan gitu misalkan

[46:58] kerja di travel misalkan gitu misalkan ya. Nah, semua itu tuh kita selalu

[47:00] ya. Nah, semua itu tuh kita selalu ngelakuin testing. Jadi, kita bikin dulu

[47:03] ngelakuin testing. Jadi, kita bikin dulu dua campaign itu buat ngprove sebenarnya

[47:06] dua campaign itu buat ngprove sebenarnya benar enggak sih si travel ini lebih

[47:07] benar enggak sih si travel ini lebih work daripada yang ini. Jadi, kita

[47:09] work daripada yang ini. Jadi, kita jalanin dua campaign targetingnya

[47:10] jalanin dua campaign targetingnya berbeda. Eh, nanti kita lihat

[47:12] berbeda. Eh, nanti kita lihat performance-nya. Oh, ternyata lebih

[47:14] performance-nya. Oh, ternyata lebih bagus yang travel. Oh, ya udah berarti

[47:15] bagus yang travel. Oh, ya udah berarti memang benar. Walaupun memang secara

[47:16] memang benar. Walaupun memang secara logik betul, tapi kita selalu tes and

[47:18] logik betul, tapi kita selalu tes and check and recheck kalau di sini tuh akan

[47:20] check and recheck kalau di sini tuh akan lebih eh bagus daripada yang di B gitu.

[47:25] lebih eh bagus daripada yang di B gitu. terus ee measurement yang mau kalian ee

[47:29] terus ee measurement yang mau kalian ee lihat gitu.

[47:32] lihat gitu. Jadi ee kita sebagai performance

[47:34] Jadi ee kita sebagai performance marketing itu tuh selalu aku ngitung

[47:38] marketing itu tuh selalu aku ngitung semua conversion yang bisa aku hitung

[47:41] semua conversion yang bisa aku hitung gitu. Jadi enggak cuma tentang purchase

[47:43] gitu. Jadi enggak cuma tentang purchase doang, tapi aku ngitung juga berapa

[47:45] doang, tapi aku ngitung juga berapa orang yang add to. Aku ngitung juga

[47:47] orang yang add to. Aku ngitung juga berapa orang yang ngelihat produknya.

[47:49] berapa orang yang ngelihat produknya. Aku juga ngitung orang yang ee udah

[47:54] Aku juga ngitung orang yang ee udah ngelihat produk di search list-nya tapi

[47:56] ngelihat produk di search list-nya tapi tidak diklik produknya. Itu semua aku

[47:59] tidak diklik produknya. Itu semua aku hitung. Jadi bukan tentang kayak selalu

[48:01] hitung. Jadi bukan tentang kayak selalu tentang kayak wah ini purchase-nya ee

[48:04] tentang kayak wah ini purchase-nya ee turun nih. Nah, kalau kalian enggak

[48:06] turun nih. Nah, kalau kalian enggak ngetrack semuanya, kalian enggak tahu

[48:07] ngetrack semuanya, kalian enggak tahu nih sebenarnya masalah itu di mana.

[48:09] nih sebenarnya masalah itu di mana. Kalau kalian cuma ngelihat, wah kliknya

[48:11] Kalau kalian cuma ngelihat, wah kliknya segini, purchase-nya segini.

[48:13] segini, purchase-nya segini. Wah, kalau ketika perchanya turun kalian

[48:16] Wah, kalau ketika perchanya turun kalian enggak tahu nih ini tuh sebenarnya

[48:17] enggak tahu nih ini tuh sebenarnya salahnya di mana gitu. Jadi ngetrack

[48:19] salahnya di mana gitu. Jadi ngetrack every funnel, ngetrack every step itu

[48:22] every funnel, ngetrack every step itu tuh penting banget. Jadi kalian tahu

[48:23] tuh penting banget. Jadi kalian tahu sebenarnya kayak oh ternyata e setelah

[48:25] sebenarnya kayak oh ternyata e setelah dilihat orang yang ngelihat produk tuh

[48:27] dilihat orang yang ngelihat produk tuh sama nih kayak minggu lalu jumlahnya.

[48:29] sama nih kayak minggu lalu jumlahnya. Tapi orang yang ngeklik sampai ke atard

[48:32] Tapi orang yang ngeklik sampai ke atard itu turun nih tiba-tiba kenapa gitu.

[48:34] itu turun nih tiba-tiba kenapa gitu. Jadi kayak nanti akan starting to

[48:36] Jadi kayak nanti akan starting to understand oh eh orang tuh enggak ngat

[48:40] understand oh eh orang tuh enggak ngat toard karena mungkin enggak tertarik

[48:41] toard karena mungkin enggak tertarik sama barangnya gitu. Barangnya mulai

[48:45] sama barangnya gitu. Barangnya mulai atau mungkin barangnya habis, we never

[48:47] atau mungkin barangnya habis, we never know, tapi bisa dicek kayak gitu. Jadi

[48:50] know, tapi bisa dicek kayak gitu. Jadi kayak eh measure everything itu bakal

[48:52] kayak eh measure everything itu bakal mempermudah kamu buat eh find problem

[48:56] mempermudah kamu buat eh find problem kamu gitu. Nah, terus keempat adalah eh

[48:59] kamu gitu. Nah, terus keempat adalah eh orang-orang yang juga eh sebenarnya

[49:01] orang-orang yang juga eh sebenarnya perlu make sure landing page-nya tuh eh

[49:05] perlu make sure landing page-nya tuh eh apa ya? Ling p-nya tuh juga

[49:10] apa ya? Ling p-nya tuh juga sama gitu. Jadi misalnya kayak kalau ads

[49:11] sama gitu. Jadi misalnya kayak kalau ads kalian bilang kayak weh barang gua

[49:13] kalian bilang kayak weh barang gua diskon nih 70 jadi R0.000 tapi ternyata

[49:17] diskon nih 70 jadi R0.000 tapi ternyata di pasing page jadi Rp100.000 itu kan

[49:19] di pasing page jadi Rp100.000 itu kan rasanya kayak scam ya. Nah, itu tuh

[49:21] rasanya kayak scam ya. Nah, itu tuh landing page juga perlu dipikirin. Jadi,

[49:23] landing page juga perlu dipikirin. Jadi, ee mungkin teman-teman di sini yang e

[49:25] ee mungkin teman-teman di sini yang e UIU atau yang lain itu tuh juga eh

[49:29] UIU atau yang lain itu tuh juga eh lumayan bisa juga buat kerja di

[49:30] lumayan bisa juga buat kerja di performance marketing karena buat define

[49:33] performance marketing karena buat define si landing page-nya tuh harus kayak

[49:34] si landing page-nya tuh harus kayak gimana biar user tuh bisa convert dengan

[49:38] gimana biar user tuh bisa convert dengan cepat how we can cut eh journey-nya si

[49:42] cepat how we can cut eh journey-nya si user. Jadi, user tuh enggak harus muterm

[49:45] user. Jadi, user tuh enggak harus muterm landing page. Kalau bisa ya buka landing

[49:47] landing page. Kalau bisa ya buka landing page, lihat tertarik beli. udah gitu

[49:50] page, lihat tertarik beli. udah gitu kalau bisa. Nah, itu tuh bisa banget.

[49:52] kalau bisa. Nah, itu tuh bisa banget. Jadi sebenarnya mm performance marketing

[49:55] Jadi sebenarnya mm performance marketing tuh lumayan eh menurut aku broad banget

[49:58] tuh lumayan eh menurut aku broad banget ya. Kayak semua orang tuh sebenarnya

[50:00] ya. Kayak semua orang tuh sebenarnya bisa yang penting dia bisa baca datanya

[50:03] bisa yang penting dia bisa baca datanya aja. Karena biasanya basic-basicnya aku

[50:06] aja. Karena biasanya basic-basicnya aku kalau kerja performance tuh orang-orang

[50:07] kalau kerja performance tuh orang-orang biasanya shifting kierang enggak ada

[50:09] biasanya shifting kierang enggak ada yang namanya namanya e eh jurusan yang

[50:13] yang namanya namanya e eh jurusan yang performance marketing spf. Tapi

[50:15] performance marketing spf. Tapi principya tuh biasanya kalau gak data

[50:17] principya tuh biasanya kalau gak data kreatif kalau gak kreatif.

[50:19] kreatif kalau gak kreatif. Uix itulah gitu. Bahkan aku ada bos aku

[50:23] Uix itulah gitu. Bahkan aku ada bos aku dulu orang statistika,

[50:25] dulu orang statistika, ada juga pi aku di Travel orang biologi

[50:27] ada juga pi aku di Travel orang biologi gitu. Jadi kayak as long as the numbers

[50:30] gitu. Jadi kayak as long as the numbers itu be easier aja eh buat kerja di

[50:34] itu be easier aja eh buat kerja di performance marketing gitu. Dan mungkin

[50:38] performance marketing gitu. Dan mungkin to conclude eh apa yang sebelum kita

[50:42] to conclude eh apa yang sebelum kita nanti ke Q&A ya, yang aku mau conclude

[50:44] nanti ke Q&A ya, yang aku mau conclude sebenarnya adalah sebenarnya tuh sosial

[50:46] sebenarnya adalah sebenarnya tuh sosial media kalian tuh potensial banget buat

[50:50] media kalian tuh potensial banget buat eh growing bisnis. Sebenarnya aku di

[50:53] eh growing bisnis. Sebenarnya aku di sini kayaknya stensusnya mau lebih ke eh

[50:56] sini kayaknya stensusnya mau lebih ke eh kalau kalian punya bisnis itu oke banget

[50:59] kalau kalian punya bisnis itu oke banget buat diekspor gitu. Dan kalian yang

[51:01] buat diekspor gitu. Dan kalian yang mungkin belum pernah punya bisnis dan

[51:03] mungkin belum pernah punya bisnis dan tidak ada rencana untuk enggak semua

[51:05] tidak ada rencana untuk enggak semua orang pengin jadi entrepreneur enggak

[51:06] orang pengin jadi entrepreneur enggak apa-apa. Dan kalian mau explore nih

[51:08] apa-apa. Dan kalian mau explore nih starting dari mana nih gua kalau mau eh

[51:11] starting dari mana nih gua kalau mau eh kerja performance marketing please eh

[51:14] kerja performance marketing please eh explore aja dari sosial media social

[51:16] explore aja dari sosial media social media ads apapun itu mau meta eh TikTok

[51:19] media ads apapun itu mau meta eh TikTok aku saranin meta sama TikTok linkin

[51:22] aku saranin meta sama TikTok linkin nantilah gitu tapi antara meta atau

[51:24] nantilah gitu tapi antara meta atau TikTok karena dua itu pasti akan

[51:26] TikTok karena dua itu pasti akan dibutuhin banget kalau kalian nanti mau

[51:28] dibutuhin banget kalau kalian nanti mau nyari internship atau mau eh nanti first

[51:33] nyari internship atau mau eh nanti first careernya di mana paling sering dicari

[51:35] careernya di mana paling sering dicari itu meta ads atau TikTok Adsal

[51:38] itu meta ads atau TikTok Adsal gitu. Terus ee yang kedua sebenarnya

[51:41] gitu. Terus ee yang kedua sebenarnya semua platform itu punya audience, punya

[51:43] semua platform itu punya audience, punya in level, dan punya creative language

[51:45] in level, dan punya creative language yang berbeda-beda. Jadi please be

[51:48] yang berbeda-beda. Jadi please be mindful kayak kalian tuh audiensnya

[51:50] mindful kayak kalian tuh audiensnya siapa dan kreatif yang bisa kalian

[51:52] siapa dan kreatif yang bisa kalian provide itu seperti apa gitu. Dan yang

[51:55] provide itu seperti apa gitu. Dan yang ketiga itu tuh match platform kalian

[51:59] ketiga itu tuh match platform kalian sama funelnya, sama kreatifnya, sama

[52:01] sama funelnya, sama kreatifnya, sama audience-nya itu bakal something yang

[52:03] audience-nya itu bakal something yang akan kalian eh

[52:07] akan kalian eh kerjain di performance marketing gitu.

[52:10] kerjain di performance marketing gitu. itu yang akan ide besarnya tuh seperti

[52:12] itu yang akan ide besarnya tuh seperti itu. How we kayak kita kayak chefnya lah

[52:15] itu. How we kayak kita kayak chefnya lah ini gimana nih eh bumbunya enaknya

[52:19] ini gimana nih eh bumbunya enaknya platformnya apa si dimasaknya gimana eh

[52:23] platformnya apa si dimasaknya gimana eh diserve-nya seperti apa itu tuh kita

[52:26] diserve-nya seperti apa itu tuh kita yang nentuin. Jadi eh I can say it kita

[52:29] yang nentuin. Jadi eh I can say it kita kayak chef-nya lah. Terus dan biasanya

[52:32] kayak chef-nya lah. Terus dan biasanya setiap brand tuh jalanin du sampai

[52:34] setiap brand tuh jalanin du sampai platform. Dari sisi teman-teman yang mau

[52:36] platform. Dari sisi teman-teman yang mau berbisnis itu tuh ya ini sebuah

[52:40] berbisnis itu tuh ya ini sebuah benchmark lah. Jadi jangan cuman eh

[52:42] benchmark lah. Jadi jangan cuman eh depends on satu eh platform doang

[52:45] depends on satu eh platform doang fokusnya. Dan buat teman-teman yang

[52:47] fokusnya. Dan buat teman-teman yang nanti enggak akan berencana untuk ee

[52:51] nanti enggak akan berencana untuk ee jadi pembisnis dan pengin jadi

[52:53] jadi pembisnis dan pengin jadi profesional ini chances kalian bahwa

[52:55] profesional ini chances kalian bahwa sebenarnya enggak menur brand itu cuma

[52:57] sebenarnya enggak menur brand itu cuma perlu satu tapi biasanya perlu dua orang

[53:00] perlu satu tapi biasanya perlu dua orang yang ngerti. masing-masing platform gitu

[53:02] yang ngerti. masing-masing platform gitu atau mungkin biar lebih valuable kalian

[53:04] atau mungkin biar lebih valuable kalian bisa understand dua sampai 3 platform

[53:06] bisa understand dua sampai 3 platform mungkin itu bakal oke banget. Jadi eh

[53:10] mungkin itu bakal oke banget. Jadi eh dan yang an itu creative testing dan

[53:12] dan yang an itu creative testing dan measurement itu adalah senjatanya kalian

[53:15] measurement itu adalah senjatanya kalian kalau di e performance marketing. Jadi

[53:17] kalau di e performance marketing. Jadi nanti mungkin teman-teman kalau ada yang

[53:19] nanti mungkin teman-teman kalau ada yang mau deep dive, ada yang wah dari

[53:21] mau deep dive, ada yang wah dari pertemuan ini kayak wah menarik nih

[53:23] pertemuan ini kayak wah menarik nih kayaknya kerjaannya. Please eh lakuin

[53:26] kayaknya kerjaannya. Please eh lakuin search research research eh cepat aja 15

[53:29] search research research eh cepat aja 15 menit 20 menit di chat GPT bakal gampang

[53:33] menit 20 menit di chat GPT bakal gampang banget kayak eh meta ads tuh apa sih? Eh

[53:36] banget kayak eh meta ads tuh apa sih? Eh cara kerjanya gimana sih? Atau eh TikTok

[53:38] cara kerjanya gimana sih? Atau eh TikTok Ads gimana sih? Sekarang gimana sih

[53:40] Ads gimana sih? Sekarang gimana sih stensusnya di eh global atau di

[53:42] stensusnya di eh global atau di Indonesia? Please lakuin itu dan nanti

[53:46] Indonesia? Please lakuin itu dan nanti kalian bakal bisa

[53:49] kalian bakal bisa at least eh

[53:51] at least eh bakal lebih better daripada orang yang

[53:54] bakal lebih better daripada orang yang 50% mungkin selevelnya kalian yang di

[53:56] 50% mungkin selevelnya kalian yang di semester 6 semester 7 eh semester 6

[53:58] semester 6 semester 7 eh semester 6 semester semester kalian yang lagi nyari

[54:01] semester semester kalian yang lagi nyari intern gitu. Karena biasanya kalau

[54:03] intern gitu. Karena biasanya kalau intern dicari at least orang udah tahu

[54:06] intern dicari at least orang udah tahu dulu kerjaannya tuh ngapain

[54:08] dulu kerjaannya tuh ngapain gitu. Oke dari aku udah cukup. Mungkin

[54:12] gitu. Oke dari aku udah cukup. Mungkin teman-teman kalau ada yang mau ditanyain

[54:14] teman-teman kalau ada yang mau ditanyain dan aku kembaliin ke Mbak Ira. Monggo

[54:16] dan aku kembaliin ke Mbak Ira. Monggo Mbak Ira.

[54:17] Mbak Ira. Oke, terima kasih. Di sini udah ada yang

[54:20] Oke, terima kasih. Di sini udah ada yang nanya sih dari dari Dar dari Li. Kak

[54:24] nanya sih dari dari Dar dari Li. Kak untuk pasar Indonesia orang yang lagi

[54:26] untuk pasar Indonesia orang yang lagi aktif cari produk B2B selain jasa kayak

[54:29] aktif cari produk B2B selain jasa kayak book purchase apakah aktif mencari di

[54:31] book purchase apakah aktif mencari di produk di Linkin?

[54:34] produk di Linkin? Oke, good question. Jadi eh sebenarnya

[54:38] Oke, good question. Jadi eh sebenarnya link ini kalau aku balikin lagi ke

[54:41] link ini kalau aku balikin lagi ke social media ads itu adalah dia interupt

[54:43] social media ads itu adalah dia interupt base. Eh aku sendiri enggak pernah nyari

[54:49] base. Eh aku sendiri enggak pernah nyari jujur enggak pernah nyari suatu barang

[54:51] jujur enggak pernah nyari suatu barang di Linkin karena memang tidak didesain.

[54:55] di Linkin karena memang tidak didesain. Linkin tuh bukan didesain buat kalian

[54:57] Linkin tuh bukan didesain buat kalian searching something. Kalian tuh connect

[54:59] searching something. Kalian tuh connect with someone sebenarnya yang di mana

[55:02] with someone sebenarnya yang di mana biasanya kalau mau nyari aku mending

[55:04] biasanya kalau mau nyari aku mending ngchat aja. Eh, apa aku bikin status

[55:07] ngchat aja. Eh, apa aku bikin status kayak eh gua lagi perlu agency nih.

[55:09] kayak eh gua lagi perlu agency nih. Boleh enggak lu like postingan gua biar

[55:12] Boleh enggak lu like postingan gua biar nanti connection lu tuh ngelihat gua

[55:14] nanti connection lu tuh ngelihat gua needs ini. Siapa tahu connection lu

[55:15] needs ini. Siapa tahu connection lu punya connection yang gitu-gitu terus

[55:17] punya connection yang gitu-gitu terus aja sampai nanti kita temuin the right

[55:18] aja sampai nanti kita temuin the right person gitu. Jadi bukan something yang

[55:22] person gitu. Jadi bukan something yang aku cari dan aku temuin jawabannya by

[55:24] aku cari dan aku temuin jawabannya by myself tapi pasti akan biasanya di

[55:26] myself tapi pasti akan biasanya di bantuin sama connection-connection yang

[55:28] bantuin sama connection-connection yang lainnya.

[55:29] lainnya. Kalau nyari biasanya lebih ke Google in

[55:32] Kalau nyari biasanya lebih ke Google in 10 base. That's why biasanya aku punya

[55:35] 10 base. That's why biasanya aku punya freelance yang dibub banget. E dia e

[55:38] freelance yang dibub banget. E dia e event organizer. Dia benar-benar cuman

[55:40] event organizer. Dia benar-benar cuman jalan di Google talk. Aku udah sama dia

[55:43] jalan di Google talk. Aku udah sama dia kayaknya 3 tahun dari aku first job di

[55:45] kayaknya 3 tahun dari aku first job di ruang guru itu tuh selama 4 tahun

[55:47] ruang guru itu tuh selama 4 tahun berar-benar cuma di Google dan ya udah

[55:49] berar-benar cuma di Google dan ya udah bisnisnya growinggowing aja. udah pindah

[55:51] bisnisnya growinggowing aja. udah pindah kantor tiga kali kayak oh di situ aku

[55:54] kantor tiga kali kayak oh di situ aku langsung kayak oh ternyata enggak harus

[55:56] langsung kayak oh ternyata enggak harus yang festif loh kayak harus ada di

[55:58] yang festif loh kayak harus ada di TikTok di meta di X tapi as long as you

[56:01] TikTok di meta di X tapi as long as you know the platform as you know as as you

[56:03] know the platform as you know as as you know the audience itu bakal cukup aja

[56:06] know the audience itu bakal cukup aja sebenarnya Google Ads buat growing your

[56:08] sebenarnya Google Ads buat growing your business gitu.

[56:12] Terus aku jadi penasaran gimana sih

[56:15] Terus aku jadi penasaran gimana sih caranya kita sebagai perusahaan ya,

[56:17] caranya kita sebagai perusahaan ya, company untuk bisa tahu

[56:20] company untuk bisa tahu ads-nya tuh paling bagus di mana gitu.

[56:23] ads-nya tuh paling bagus di mana gitu. Oke.

[56:24] Oke. Kan pasti kan jadi orang kan memikirkan

[56:26] Kan pasti kan jadi orang kan memikirkan soal budget ya. Tadi kan nyebut budget

[56:28] soal budget ya. Tadi kan nyebut budget ya gitu. Terus gimana sih kita bisa tahu

[56:31] ya gitu. Terus gimana sih kita bisa tahu sebagai perusahaan untuk bisa nentuin

[56:33] sebagai perusahaan untuk bisa nentuin platform yang paling yang tepat yang

[56:35] platform yang paling yang tepat yang mana? Kalau tadi kan Mas sempat ee Mas

[56:37] mana? Kalau tadi kan Mas sempat ee Mas sempat jelasin ya, kalau platform ini

[56:40] sempat jelasin ya, kalau platform ini untuk ee tujuannya untuk apa nih, ini

[56:42] untuk ee tujuannya untuk apa nih, ini untuk apa. Nah, tapi kadang kala kan

[56:44] untuk apa. Nah, tapi kadang kala kan mereka masih suka salah ya. Nah, itu

[56:45] mereka masih suka salah ya. Nah, itu gimana caranya ya, Mas?

[56:47] gimana caranya ya, Mas? Benar, benar banget. Eh, dan yang share

[56:50] Benar, benar banget. Eh, dan yang share yang di-share sama Mbak R itu adalah aku

[56:53] yang di-share sama Mbak R itu adalah aku bisa bilang itu kayak udah 4050% yang

[56:57] bisa bilang itu kayak udah 4050% yang dilakuin sama performance marketing di

[57:00] dilakuin sama performance marketing di Indonesia lah. Enggak cuma Indonesia

[57:01] Indonesia lah. Enggak cuma Indonesia lah, di manapun itu. Karena kita memang

[57:04] lah, di manapun itu. Karena kita memang pada umumnya ini ada ada maksudnya kayak

[57:07] pada umumnya ini ada ada maksudnya kayak meta itu cocoknya di conversion B2B

[57:10] meta itu cocoknya di conversion B2B Linkin tuh cocoknya di B2B karena ee

[57:14] Linkin tuh cocoknya di B2B karena ee apa ya? Kayak kita orang marketing tuh

[57:16] apa ya? Kayak kita orang marketing tuh selalu nyoba testing something new gitu.

[57:20] selalu nyoba testing something new gitu. Ee enggak, aku bisa bilang di Google

[57:22] Ee enggak, aku bisa bilang di Google doang cukup dan enggak harus festif

[57:23] doang cukup dan enggak harus festif karena pernah nyoba juga di TikTok dan

[57:25] karena pernah nyoba juga di TikTok dan di Meta. A udah nge-convince juga kayak,

[57:27] di Meta. A udah nge-convince juga kayak, "Mas, boleh enggak budget certain budget

[57:29] "Mas, boleh enggak budget certain budget yang ada di Google aku ambil aku kasih

[57:31] yang ada di Google aku ambil aku kasih di TikTok. Ee buat measurementnya, buat

[57:34] di TikTok. Ee buat measurementnya, buat hitung-hitungannya itu pasti ada. Eh,

[57:36] hitung-hitungannya itu pasti ada. Eh, tapi aku enggak mau terlalu teknikal di

[57:38] tapi aku enggak mau terlalu teknikal di situ, tapi intinya ada

[57:39] situ, tapi intinya ada hitung-hitungannya lah kayak eh oke

[57:42] hitung-hitungannya lah kayak eh oke berarti minimal si TikTok tuh jalannya

[57:45] berarti minimal si TikTok tuh jalannya sekian biasanya rata-ratanya dan itu

[57:46] sekian biasanya rata-ratanya dan itu kalian bisa cari di chat GPT teman-teman

[57:48] kalian bisa cari di chat GPT teman-teman bisa cari di cloud as in buat

[57:51] bisa cari di cloud as in buat benchmarking aja buat starting mau dari

[57:53] benchmarking aja buat starting mau dari mana. Eh itu dari situ dulu aja pakai

[57:56] mana. Eh itu dari situ dulu aja pakai dulu aja angka yang ada di chat GPT atau

[57:58] dulu aja angka yang ada di chat GPT atau di cloud. Kalau punya teman performance

[57:59] di cloud. Kalau punya teman performance marketing akan lebih bagus tanya aja

[58:01] marketing akan lebih bagus tanya aja mereka kayak eh lu tuh kalau ngiklan

[58:03] mereka kayak eh lu tuh kalau ngiklan biasanya berapa sih minimumnya? Kalau di

[58:05] biasanya berapa sih minimumnya? Kalau di aku sendiri rule aku adalah 200 sampai

[58:08] aku sendiri rule aku adalah 200 sampai Rp300.000 ee per campion yang kita

[58:10] Rp300.000 ee per campion yang kita dijalanin. Jadi nanti aku geser aja

[58:13] dijalanin. Jadi nanti aku geser aja budgetnya untuk keperluan TikTok aku

[58:15] budgetnya untuk keperluan TikTok aku jalanin selama 2 minggu. Pas setelah

[58:17] jalanin selama 2 minggu. Pas setelah jalan 2 minggu kita tinggal lihat aja.

[58:19] jalan 2 minggu kita tinggal lihat aja. Kita tuh bisa ngetrack sebenarnya kayak

[58:21] Kita tuh bisa ngetrack sebenarnya kayak ee nanti ada caranya tapi intinya di aku

[58:24] ee nanti ada caranya tapi intinya di aku di freelance aku tuh bisa ngetrack. Oh,

[58:26] di freelance aku tuh bisa ngetrack. Oh, orang yang nge-chat yang ini tuh datang

[58:28] orang yang nge-chat yang ini tuh datang dari Google, orang yang ngechat yang ini

[58:29] dari Google, orang yang ngechat yang ini tuh datang dari TikTok. Nanti aku

[58:31] tuh datang dari TikTok. Nanti aku tinggal ngitung aja sendiri kayak, "Oh,

[58:33] tinggal ngitung aja sendiri kayak, "Oh, dari yang dari campaign TikTok nih udah

[58:34] dari yang dari campaign TikTok nih udah spend R juta, tapi yang nge-chat cuman

[58:37] spend R juta, tapi yang nge-chat cuman dua." Berarti kan ee aku perlu bayar R

[58:40] dua." Berarti kan ee aku perlu bayar R juta buat orang nge-chat datang dari

[58:42] juta buat orang nge-chat datang dari TikTok. Sedangkan kalau dari Google

[58:43] TikTok. Sedangkan kalau dari Google mungkin cuman Rp80.000, R0.000 dan itu

[58:46] mungkin cuman Rp80.000, R0.000 dan itu udah quality banget ya karena orang udah

[58:47] udah quality banget ya karena orang udah nyari kan. Jadi aku cuma jemput bola

[58:49] nyari kan. Jadi aku cuma jemput bola doang cuma perlu keluar duit dikit. Aku

[58:52] doang cuma perlu keluar duit dikit. Aku munculin website-nya dan aku jawab ee

[58:56] munculin website-nya dan aku jawab ee pertanyaan dia. Bukan pertanyaan kayak

[58:57] pertanyaan dia. Bukan pertanyaan kayak dia kan nyari misalkan kayak even

[58:59] dia kan nyari misalkan kayak even organizer Jakarta ya. Aku bikin website

[59:01] organizer Jakarta ya. Aku bikin website itu headline-nya tulisannya even

[59:03] itu headline-nya tulisannya even organizer Jakarta terbaik nomor satu si

[59:05] organizer Jakarta terbaik nomor satu si Jakarta gitu. Jadi nanti dia akan engage

[59:08] Jakarta gitu. Jadi nanti dia akan engage dan itu cuma perlu uang yang sedikit kok

[59:09] dan itu cuma perlu uang yang sedikit kok di Google Ads gitu.

[59:12] di Google Ads gitu. Oke berarti mungkin yang paling aman

[59:14] Oke berarti mungkin yang paling aman dengan gitu kesimpulannya adalah kita

[59:16] dengan gitu kesimpulannya adalah kita better pakai Google Ads dulu ya.

[59:19] better pakai Google Ads dulu ya. Nah, itu itu dia ee loop-nya di situ,

[59:22] Nah, itu itu dia ee loop-nya di situ, Kak. Jadi, kayak misalkan eh B2B aku

[59:26] Kak. Jadi, kayak misalkan eh B2B aku bisa bilang mungkin Google aja. Tapi

[59:28] bisa bilang mungkin Google aja. Tapi sometimes ada momen di mana TikTok itu

[59:31] sometimes ada momen di mana TikTok itu lebih works. Contoh kalau mungkin

[59:32] lebih works. Contoh kalau mungkin teman-teman di sini ee aku enggak tahu

[59:35] teman-teman di sini ee aku enggak tahu ini kalian BINUS-nya di mana, tapi eh

[59:39] ini kalian BINUS-nya di mana, tapi eh say kalian kalau main di BSD aku tuh

[59:41] say kalian kalau main di BSD aku tuh punya saudara namanya kafenya Temping

[59:43] punya saudara namanya kafenya Temping Ground. sedikit sih, tapi intinya adalah

[59:46] Ground. sedikit sih, tapi intinya adalah eh dia itu ngiklannya tadinya aku suruh

[59:49] eh dia itu ngiklannya tadinya aku suruh di Google Ads which nanti aku nargetin

[59:51] di Google Ads which nanti aku nargetin Google Maps. Jadi nanti kalau orang

[59:53] Google Maps. Jadi nanti kalau orang nyari coffee shop akan keluar.

[59:55] nyari coffee shop akan keluar. Nah, di mapsnya aku justru [berdehem]

[59:57] Nah, di mapsnya aku justru [berdehem] sama dia cobain deh TikTok atau meta

[01:00:00] sama dia cobain deh TikTok atau meta atau trad lah. Trad tuh part dari meta

[01:00:03] atau trad lah. Trad tuh part dari meta ya. Jadi di meta aja bisa. Itu lebih

[01:00:06] ya. Jadi di meta aja bisa. Itu lebih worknya di meta teman-teman di trad.

[01:00:08] worknya di meta teman-teman di trad. Aneh banget kayak aku logiknya kan

[01:00:10] Aneh banget kayak aku logiknya kan secara logik kita kayak wah berarti

[01:00:12] secara logik kita kayak wah berarti Google Maps harusnya lebih bagus dong.

[01:00:13] Google Maps harusnya lebih bagus dong. Orang nyari coffee shop kita paling atas

[01:00:15] Orang nyari coffee shop kita paling atas orang langsung kayak wah ngconsider oh

[01:00:16] orang langsung kayak wah ngconsider oh ya udah nih gua ke sini aja enggak tapi

[01:00:18] ya udah nih gua ke sini aja enggak tapi di tradersation-nya

[01:00:22] di tradersation-nya di situ.

[01:00:23] di situ. E

[01:00:23] E jadi orang kayak orang ngreply eh

[01:00:25] jadi orang kayak orang ngreply eh kemarin gua juga ke situ loh ternyata mo

[01:00:27] kemarin gua juga ke situ loh ternyata mo blank-nya enak atau eh ternyata di sana

[01:00:30] blank-nya enak atau eh ternyata di sana tempatnya enak banget.

[01:00:31] tempatnya enak banget. itu works banget ternyata. Jadi kita

[01:00:34] itu works banget ternyata. Jadi kita enggak pernah tahu sampai kita nyobain.

[01:00:35] enggak pernah tahu sampai kita nyobain. Makanya tadi aku bilang eh kalau

[01:00:38] Makanya tadi aku bilang eh kalau performance marketing tuh kita harus

[01:00:41] performance marketing tuh kita harus test everything and assume nothing gitu.

[01:00:44] test everything and assume nothing gitu. Iya. Berarti kalau kayak gitu eh kita

[01:00:47] Iya. Berarti kalau kayak gitu eh kita harus coba dulu lalu kita analisa baru

[01:00:49] harus coba dulu lalu kita analisa baru setelah itu kita akan tahu nih kita akan

[01:00:51] setelah itu kita akan tahu nih kita akan cocoknya di bagian yang mana gitu ya.

[01:00:53] cocoknya di bagian yang mana gitu ya. Nah

[01:00:54] Nah betul. Oke. Nah, kalau misalnya ee

[01:00:59] betul. Oke. Nah, kalau misalnya ee tadi lagi-lagi bahas soal budget ya

[01:01:01] tadi lagi-lagi bahas soal budget ya begitu. Sebenarnya budget

[01:01:04] begitu. Sebenarnya budget sebagai sebuah bisnis B2B itu mereka tuh

[01:01:09] sebagai sebuah bisnis B2B itu mereka tuh harusnya nyiapin. Tadi kan kalau enggak

[01:01:10] harusnya nyiapin. Tadi kan kalau enggak salah Mas juga bilang ee better tuh

[01:01:12] salah Mas juga bilang ee better tuh berapa persen dari revenue gitu.

[01:01:15] berapa persen dari revenue gitu. Betul.

[01:01:15] Betul. Misalnya mereka masih ee kayak let's say

[01:01:18] Misalnya mereka masih ee kayak let's say misalnya contohnya UMKM ya. Kadang kan

[01:01:20] misalnya contohnya UMKM ya. Kadang kan UMKM itu kan kadang masih masih kayak

[01:01:23] UMKM itu kan kadang masih masih kayak budgetnya minim terus cara ngitungnya

[01:01:25] budgetnya minim terus cara ngitungnya budget seperti apa gitu. Kalau dari Mas

[01:01:28] budget seperti apa gitu. Kalau dari Mas Eki, dari pengalaman Mas Eki tahu enggak

[01:01:30] Eki, dari pengalaman Mas Eki tahu enggak sih cara clue-klara kan teman-teman di

[01:01:33] sih cara clue-klara kan teman-teman di sini ada juga yang punya usaha nih. Tem

[01:01:35] sini ada juga yang punya usaha nih. Tem apa Mas Eki? Oke.

[01:01:38] apa Mas Eki? Oke. Jadi ee aku tuh sebenarnya yang UMKM-nya

[01:01:43] Jadi ee aku tuh sebenarnya yang UMKM-nya benar-benar dari kecil banget tuh

[01:01:45] benar-benar dari kecil banget tuh biasanya mereka punya budget yang memang

[01:01:49] biasanya mereka punya budget yang memang udah mereka ikhlasin sebenarnya. Jadi

[01:01:51] udah mereka ikhlasin sebenarnya. Jadi kayak ee

[01:01:54] kayak ee aku tahu sih sebenarnya kayak memang

[01:01:55] aku tahu sih sebenarnya kayak memang kalau dari nol banget tuh hampir susah

[01:01:59] kalau dari nol banget tuh hampir susah banget pasti ya kayak kalian bikin brand

[01:02:02] banget pasti ya kayak kalian bikin brand organik misalnya K punya cupcake, jual

[01:02:05] organik misalnya K punya cupcake, jual cupcake yang enak. dan tidak punya lever

[01:02:08] cupcake yang enak. dan tidak punya lever atau tidak punya uangnya buat ng

[01:02:12] atau tidak punya uangnya buat ng ngcalable si bisnisnya tuh akan memang

[01:02:14] ngcalable si bisnisnya tuh akan memang susah banget. Makanya biasanya bisnis

[01:02:16] susah banget. Makanya biasanya bisnis owner tuh udah punya beberapa budget

[01:02:18] owner tuh udah punya beberapa budget atau mau nge-sacrifice atau bahasanya

[01:02:20] atau mau nge-sacrifice atau bahasanya mungkin kayak

[01:02:22] mungkin kayak ngambil resiko gede buat spending gede

[01:02:25] ngambil resiko gede buat spending gede di ads eh dengan harapan tuh bisa ada

[01:02:28] di ads eh dengan harapan tuh bisa ada returnil. Nah, itu tuh eh menurut aku

[01:02:32] returnil. Nah, itu tuh eh menurut aku let's say kalau tidak ada di ideal

[01:02:34] let's say kalau tidak ada di ideal situation,

[01:02:36] situation, kalian coba dulu aja pakai budget yang

[01:02:38] kalian coba dulu aja pakai budget yang kecil.

[01:02:39] kecil. At least biasanya kalau kalau B2B

[01:02:42] At least biasanya kalau kalau B2B mungkin aku saranin Google Ads lah kalau

[01:02:44] mungkin aku saranin Google Ads lah kalau tidak bisa di linkin di Google Ads tu

[01:02:46] tidak bisa di linkin di Google Ads tu bisa cuman Rp100.000 per day itu eh udah

[01:02:50] bisa cuman Rp100.000 per day itu eh udah oke banget. Eh, let let's let say kayak

[01:02:54] oke banget. Eh, let let's let say kayak start 1 bulan aja, enggak usah

[01:02:56] start 1 bulan aja, enggak usah diotak-atik.

[01:02:58] diotak-atik. Yang penting setupnya udah benar, udah

[01:02:59] Yang penting setupnya udah benar, udah rapi, conversionnya ketrack. Lakuin

[01:03:02] rapi, conversionnya ketrack. Lakuin sebulan aja enggak usah diapa-apain.

[01:03:04] sebulan aja enggak usah diapa-apain. Terus ee kalian lihat secara sebulan.

[01:03:07] Terus ee kalian lihat secara sebulan. Sebenarnya ee

[01:03:10] Sebenarnya ee sebulan itu cost perchase-nya

[01:03:13] sebulan itu cost perchase-nya itu tuh berapa sih harganya? Masuk

[01:03:16] itu tuh berapa sih harganya? Masuk enggak sih sama ee produknya kalian

[01:03:19] enggak sih sama ee produknya kalian gitu? Let's say masuk. Ya udah kalian

[01:03:22] gitu? Let's say masuk. Ya udah kalian berarti coba kayak give a shot gede lagi

[01:03:26] berarti coba kayak give a shot gede lagi mungkin R00.000 per day jadi 6 juta

[01:03:29] mungkin R00.000 per day jadi 6 juta sebulannya dari 6 juta itu Mas pasti

[01:03:33] sebulannya dari 6 juta itu Mas pasti kalau di performance ring tuh enggak

[01:03:34] kalau di performance ring tuh enggak selalu ini yang ini yang sering terjadi

[01:03:36] selalu ini yang ini yang sering terjadi nih kayak misalkan oh Rp100.000 R gua

[01:03:38] nih kayak misalkan oh Rp100.000 R gua bisa balik R juta. Misal dapat Rp3 juta

[01:03:42] bisa balik R juta. Misal dapat Rp3 juta gua bisa balik

[01:03:43] gua bisa balik untungnya R juta. Berarti nanti kalau

[01:03:45] untungnya R juta. Berarti nanti kalau gua naikin 15 juta jadi ee R5 juta dong

[01:03:48] gua naikin 15 juta jadi ee R5 juta dong nanti untungnya. Enggak selalu begitu,

[01:03:50] nanti untungnya. Enggak selalu begitu, Guys. Jadi dia itu bentuk kurvanya

[01:03:52] Guys. Jadi dia itu bentuk kurvanya diminishing gitu. Jadi semakin nanti ada

[01:03:54] diminishing gitu. Jadi semakin nanti ada momen di mana ketika kalian sudah naikin

[01:03:56] momen di mana ketika kalian sudah naikin budgetnya si RS-nya tuh udah eh apa si

[01:03:59] budgetnya si RS-nya tuh udah eh apa si purchas-nya tuh udah enggak naik lagi.

[01:04:01] purchas-nya tuh udah enggak naik lagi. He

[01:04:02] He gitu. Nanti kalian harus tahu ST

[01:04:03] gitu. Nanti kalian harus tahu ST spotnya. Tapi itu jauh banget. Mungkin

[01:04:05] spotnya. Tapi itu jauh banget. Mungkin kalau udah spendnya udah puluhan juta

[01:04:08] kalau udah spendnya udah puluhan juta per per harinya mungkin. Tapi ini gitu.

[01:04:10] per per harinya mungkin. Tapi ini gitu. Jadi harus dicoba dulu aja. Kalau

[01:04:12] Jadi harus dicoba dulu aja. Kalau misalkan masuk, let's scale aja terus

[01:04:15] misalkan masuk, let's scale aja terus sampai hitungannya benar. Eh sampai

[01:04:16] sampai hitungannya benar. Eh sampai hitungannya di mana, wah ini udah mulai

[01:04:18] hitungannya di mana, wah ini udah mulai bonchers nih. Udah mau bonchers. Please

[01:04:20] bonchers nih. Udah mau bonchers. Please stop dan turunin dikit aja. Tapi kalau

[01:04:22] stop dan turunin dikit aja. Tapi kalau misalkan dari awal itu udah enggak work,

[01:04:25] misalkan dari awal itu udah enggak work, eh saran aku mungkin starting from e

[01:04:28] eh saran aku mungkin starting from e yang gratis dulu

[01:04:29] yang gratis dulu kayak bikin konten di TikTok, bikin

[01:04:31] kayak bikin konten di TikTok, bikin konten di trad. Let the algorithm eh

[01:04:35] konten di trad. Let the algorithm eh support your business lah gitu. Jadi

[01:04:38] support your business lah gitu. Jadi jangan terlalu dipaksain buat wah bikin

[01:04:40] jangan terlalu dipaksain buat wah bikin brand harus ngiklan. Enggak juga

[01:04:42] brand harus ngiklan. Enggak juga teman-teman bisa pakai organik tapi ini

[01:04:44] teman-teman bisa pakai organik tapi ini memang keamplify. Ini memang mempercepat

[01:04:46] memang keamplify. Ini memang mempercepat aja prosesnya.

[01:04:48] aja prosesnya. Ee oke. Berarti kalaupun pakai organik

[01:04:50] Ee oke. Berarti kalaupun pakai organik misalnya mereka masih pakai yang ee

[01:04:53] misalnya mereka masih pakai yang ee organik sendiri juga enggak masalah ya

[01:04:54] organik sendiri juga enggak masalah ya sebenarnya.

[01:04:55] sebenarnya. Benar enggak masalah.

[01:04:59] Benar enggak masalah. Nah, ini coba aku cek ada yang nanya

[01:05:02] Nah, ini coba aku cek ada yang nanya lagi. Oh, udah ada yang nanya. Oke, jadi

[01:05:05] lagi. Oh, udah ada yang nanya. Oke, jadi ada dari Kela. Jadi untuk

[01:05:08] ada dari Kela. Jadi untuk ee bisnis baru yang baru mulai dengan

[01:05:12] ee bisnis baru yang baru mulai dengan budget ads terbatas, indikator yang

[01:05:14] budget ads terbatas, indikator yang paling penting dilihat terlebih dahulu

[01:05:16] paling penting dilihat terlebih dahulu supaya budget enggak buang sia-sia. Tadi

[01:05:18] supaya budget enggak buang sia-sia. Tadi kayaknya sudah kejawab ya, Mas Seki ya.

[01:05:20] kayaknya sudah kejawab ya, Mas Seki ya. [tertawa]

[01:05:20] [tertawa] Iya. Iya.

[01:05:23] Iya. Iya. Kayak tadi sudah kejawab ya, Kla.

[01:05:27] Kayak tadi sudah kejawab ya, Kla. Mungkin indikator yang paling penting

[01:05:29] Mungkin indikator yang paling penting deh, Mas. Tadi kan tadi kita jawabnya

[01:05:30] deh, Mas. Tadi kan tadi kita jawabnya secara all gitu. Indikator yang paling

[01:05:33] secara all gitu. Indikator yang paling penting gitu.

[01:05:35] penting gitu. Karena kamu dari poovnya yang punya

[01:05:37] Karena kamu dari poovnya yang punya bisnis, aku akan bilang lihat dari si

[01:05:41] bisnis, aku akan bilang lihat dari si cost per purchase-nya. Jadi ngelihat

[01:05:43] cost per purchase-nya. Jadi ngelihat berapa banyak orang yang purchase dari

[01:05:45] berapa banyak orang yang purchase dari yang kamu spend itu masuk apa enggak

[01:05:47] yang kamu spend itu masuk apa enggak sebenarnya hitung-hitungannya. Eh,

[01:05:50] sebenarnya hitung-hitungannya. Eh, kalau misalkan secondary matrixnya

[01:05:53] kalau misalkan secondary matrixnya kalian misalkan ngelihat wah ini

[01:05:55] kalian misalkan ngelihat wah ini purchase-nya cost per purchase-nya

[01:05:57] purchase-nya cost per purchase-nya sebenarnya masuk tapi kayaknya masih

[01:05:59] sebenarnya masuk tapi kayaknya masih bisa di-improve lagi deh. Nah, buat

[01:06:01] bisa di-improve lagi deh. Nah, buat ng-improve itu tuh sebenarnya enggak

[01:06:02] ng-improve itu tuh sebenarnya enggak enggak melulu tentang kayak eh harus

[01:06:05] enggak melulu tentang kayak eh harus dikasih promo or something, tapi bisa

[01:06:07] dikasih promo or something, tapi bisa jadi kalian nargetin targeting audiens

[01:06:10] jadi kalian nargetin targeting audiens yang

[01:06:11] yang kurang tepat. belum belum belum belum

[01:06:13] kurang tepat. belum belum belum belum bukan belum sempurna ya belum diekspor

[01:06:16] bukan belum sempurna ya belum diekspor lebih banyak lah gitu karena kadang

[01:06:18] lebih banyak lah gitu karena kadang misalkan ee aku pernah sampai ada di

[01:06:20] misalkan ee aku pernah sampai ada di titik di mana aku jualan digital produk

[01:06:24] titik di mana aku jualan digital produk ee buat ee bantuin teman buat

[01:06:28] ee buat ee bantuin teman buat orang-orang yang pembisnis secara logic

[01:06:31] orang-orang yang pembisnis secara logic harusnya targetingnya adalah bisnisman,

[01:06:33] harusnya targetingnya adalah bisnisman, bisnis owner, eh let's say eh e-commerce

[01:06:39] bisnis owner, eh let's say eh e-commerce eh specialist, you name it lah,

[01:06:41] eh specialist, you name it lah, orang-orang yang relate sama

[01:06:43] orang-orang yang relate sama pekerjaan-pekerjaan yang harus ngitung

[01:06:45] pekerjaan-pekerjaan yang harus ngitung roas setiap harinya. Itu produknya itu

[01:06:48] roas setiap harinya. Itu produknya itu buat ngitung roas yang paling minimum

[01:06:50] buat ngitung roas yang paling minimum biar kita untung tuh berapa untung.

[01:06:52] biar kita untung tuh berapa untung. intinya e aku bikin produk itu sama

[01:06:55] intinya e aku bikin produk itu sama teman aku. Nah, aku bilang kayak gua

[01:06:59] teman aku. Nah, aku bilang kayak gua pernah ikut aku juga walaupun udah kerja

[01:07:02] pernah ikut aku juga walaupun udah kerja di digital marketing, aku ikut-ikut

[01:07:03] di digital marketing, aku ikut-ikut kelas-kelas yang ee bukan murah sih,

[01:07:06] kelas-kelas yang ee bukan murah sih, kayak kelas-kelas orang yang eh gua

[01:07:08] kayak kelas-kelas orang yang eh gua punya cara jalanan nih yang enggak kayak

[01:07:11] punya cara jalanan nih yang enggak kayak orang-orang punya gitu. Ee aku kadang

[01:07:13] orang-orang punya gitu. Ee aku kadang suka ikut bayar-bayar Rp200.000, R00.000

[01:07:16] suka ikut bayar-bayar Rp200.000, R00.000 Ibu, enggak apa-apalah dapat insight

[01:07:17] Ibu, enggak apa-apalah dapat insight baru. Nah, orang itu ngasih tahu adalah

[01:07:21] baru. Nah, orang itu ngasih tahu adalah kalian semua banyak advertiser yang

[01:07:23] kalian semua banyak advertiser yang terlalu fokus sama target audiens-nya.

[01:07:26] terlalu fokus sama target audiens-nya. Jadi, diranslate ke

[01:07:28] Jadi, diranslate ke ee dianslate ke platformnya tuh harus

[01:07:31] ee dianslate ke platformnya tuh harus sama. Kayak misalkan target audience-nya

[01:07:33] sama. Kayak misalkan target audience-nya ya bisnis owner ya, di sini harus bisnis

[01:07:34] ya bisnis owner ya, di sini harus bisnis owner. Padahal enggak. Bisa jadi ee

[01:07:37] owner. Padahal enggak. Bisa jadi ee kalian pakai aja targeting orang yang

[01:07:39] kalian pakai aja targeting orang yang interest sama jam itu bisa jadi convert

[01:07:42] interest sama jam itu bisa jadi convert loh gitu. Karena again si meta itu bukan

[01:07:46] loh gitu. Karena again si meta itu bukan orang, bukan Tuhan ya, tahu isi hati

[01:07:49] orang, bukan Tuhan ya, tahu isi hati semua orang gitu. Dia juga bisa jadi

[01:07:50] semua orang gitu. Dia juga bisa jadi salah. Aku cobain jadi satu dalam satu

[01:07:53] salah. Aku cobain jadi satu dalam satu campaign aku targeting ada yang bisnis

[01:07:54] campaign aku targeting ada yang bisnis owner, ada yang orang suka jam, ada

[01:07:56] owner, ada yang orang suka jam, ada orang suka mobil, ada orang yang suka

[01:07:58] orang suka mobil, ada orang yang suka jalan-jalan.

[01:08:00] jalan-jalan. Orang yang suka mobil lebih bagus.

[01:08:02] Orang yang suka mobil lebih bagus. Enggak tahu kenapa.

[01:08:04] Enggak tahu kenapa. Tapi the data is there kan kayak itu

[01:08:06] Tapi the data is there kan kayak itu bisa discalable.

[01:08:08] bisa discalable. Jadi kayak sometimes harus memang harus

[01:08:11] Jadi kayak sometimes harus memang harus dicoba gitu. Kadang enggak logik sih,

[01:08:13] dicoba gitu. Kadang enggak logik sih, enggak masuk ke logika, tapi kayak ya

[01:08:16] enggak masuk ke logika, tapi kayak ya untung bayar R00.000 kelas-kelas jalanan

[01:08:18] untung bayar R00.000 kelas-kelas jalanan itu sih.

[01:08:21] itu sih. [tertawa]

[01:08:21] [tertawa] Tapi enggak masuk akal sih. Karena kan

[01:08:23] Tapi enggak masuk akal sih. Karena kan yang kalau aku lihat ee misalnya

[01:08:27] yang kalau aku lihat ee misalnya misalnya nih kalau no budget gitu ya,

[01:08:29] misalnya nih kalau no budget gitu ya, berarti kita harus aktif di berbagai

[01:08:32] berarti kita harus aktif di berbagai sosmate yang memang mau kita pilih gitu.

[01:08:34] sosmate yang memang mau kita pilih gitu. Ibaratnya target kita mau apa dulu? kita

[01:08:37] Ibaratnya target kita mau apa dulu? kita mau mau naik init sebagai awareness atau

[01:08:40] mau mau naik init sebagai awareness atau memang kita balik lagi langsung ke

[01:08:42] memang kita balik lagi langsung ke revenue. Kalau udah nyebut revenue

[01:08:43] revenue. Kalau udah nyebut revenue berarti harus ada budget yang dikeluarin

[01:08:45] berarti harus ada budget yang dikeluarin gitu kan ya Mas.

[01:08:46] gitu kan ya Mas. Kalau kalau secara logikanya kan seperti

[01:08:49] Kalau kalau secara logikanya kan seperti itu ya teman-teman. Nah eh cuma aku jadi

[01:08:52] itu ya teman-teman. Nah eh cuma aku jadi penasaran Mas. Mas kan pengalamannya di

[01:08:54] penasaran Mas. Mas kan pengalamannya di bagian performance marketing ya. Menurut

[01:08:56] bagian performance marketing ya. Menurut Mas sendiri nih definisi eh digital

[01:08:59] Mas sendiri nih definisi eh digital sukses dalam paid campion tu apa sih?

[01:09:03] sukses dalam paid campion tu apa sih? Eh, kalau aku principle-nya adalah never

[01:09:07] Eh, kalau aku principle-nya adalah never losing money in performance marketing

[01:09:09] losing money in performance marketing sih. Itu aku bilang akan itu sukses

[01:09:13] sih. Itu aku bilang akan itu sukses karena banyak banget eh performance

[01:09:16] karena banyak banget eh performance marketing yang menurut aku kayak wi

[01:09:18] marketing yang menurut aku kayak wi Ctrus, to traffic apa click to gua

[01:09:21] Ctrus, to traffic apa click to gua bagus, orang yang dari ngelihat ads gua

[01:09:23] bagus, orang yang dari ngelihat ads gua akhirnya ngeklik itu tuh bagus banget.

[01:09:25] akhirnya ngeklik itu tuh bagus banget. Padahal kayak Indian of the Day aku bisa

[01:09:29] Padahal kayak Indian of the Day aku bisa bilang performance marketing tuh bisa

[01:09:30] bilang performance marketing tuh bisa jadi harus tahu juga bisnis-nya.

[01:09:33] jadi harus tahu juga bisnis-nya. Acure apa maksudnya e secara bisnis tuh

[01:09:35] Acure apa maksudnya e secara bisnis tuh gimana sih si bisnis itu bekerja biar

[01:09:37] gimana sih si bisnis itu bekerja biar tahu untung atau enggak sebenarnya.

[01:09:39] tahu untung atau enggak sebenarnya. Nah,

[01:09:40] Nah, ee sukses atau enggaknya adalah ya kita

[01:09:43] ee sukses atau enggaknya adalah ya kita bawa impact enggak sebenarnya ke

[01:09:44] bawa impact enggak sebenarnya ke company, bawa impact enggak ke yang

[01:09:47] company, bawa impact enggak ke yang kalian kerjain? Sosial media ads yang

[01:09:49] kalian kerjain? Sosial media ads yang kalian kerjain itu sebenarnya naikin

[01:09:50] kalian kerjain itu sebenarnya naikin revenue kalian enggak? Kalau enggak

[01:09:52] revenue kalian enggak? Kalau enggak naikin revenue kalian in

[01:09:54] naikin revenue kalian in eh in a bus level, ya berarti yang

[01:09:59] eh in a bus level, ya berarti yang kalian lakuin tuh masih belum benar gitu

[01:10:01] kalian lakuin tuh masih belum benar gitu dan harus dikulik lagi kayak ada

[01:10:03] dan harus dikulik lagi kayak ada something matrix yang bagus doesn't mean

[01:10:05] something matrix yang bagus doesn't mean itu moving tapi harus dilihat lagi

[01:10:09] itu moving tapi harus dilihat lagi secara conversionnya itu as a bisnis itu

[01:10:13] secara conversionnya itu as a bisnis itu tuh impacting apa enggak gitu dan moving

[01:10:18] tuh impacting apa enggak gitu dan moving the needle maksudnya kayak ee si

[01:10:23] the needle maksudnya kayak ee si impact ke bisnis itu enggak harus selalu

[01:10:25] impact ke bisnis itu enggak harus selalu bikin enggak harus selalu dari budget

[01:10:27] bikin enggak harus selalu dari budget yang gede gitu. Yang penting budget dan

[01:10:32] yang gede gitu. Yang penting budget dan eh

[01:10:34] eh profitability company-nya grow walaupun

[01:10:36] profitability company-nya grow walaupun budgetnya kecil itu juga efektif

[01:10:38] budgetnya kecil itu juga efektif teman-teman seperti gitu. Jadi mungkin

[01:10:40] teman-teman seperti gitu. Jadi mungkin bisa saving money-nya untuk lebih banyak

[01:10:42] bisa saving money-nya untuk lebih banyak developnya. Jadi bisa ngiklannya

[01:10:45] developnya. Jadi bisa ngiklannya variasinya lebih banyak lagi atau

[01:10:48] variasinya lebih banyak lagi atau mungkin duitnya bisa dipakai buat yang

[01:10:49] mungkin duitnya bisa dipakai buat yang lain. Jadi enggak harus kayak selalu wah

[01:10:50] lain. Jadi enggak harus kayak selalu wah ini udah udah works produknya. Ayo

[01:10:53] ini udah udah works produknya. Ayo semuanya duitnya bawa ke ee iklannya

[01:10:55] semuanya duitnya bawa ke ee iklannya buat buat kita spend aja di iklan gitu.

[01:10:58] buat buat kita spend aja di iklan gitu. Ee ya menurut aku enggak wise gitu. Jadi

[01:11:00] Ee ya menurut aku enggak wise gitu. Jadi ee sebenarnya kalau bisa kita bisa ya

[01:11:02] ee sebenarnya kalau bisa kita bisa ya kayak kep apa prinsip kapitalis aja sih.

[01:11:04] kayak kep apa prinsip kapitalis aja sih. Kayak ee kita ngasih spend

[01:11:08] Kayak ee kita ngasih spend sedikit-dikitnya dengan keuntungan

[01:11:09] sedikit-dikitnya dengan keuntungan sebanyak-banyaknya sih. H itu kayaknya

[01:11:12] sebanyak-banyaknya sih. H itu kayaknya ada yang di satu produk ya, maksudnya

[01:11:15] ada yang di satu produk ya, maksudnya kalau enggak salah ada produk eh

[01:11:17] kalau enggak salah ada produk eh skincare

[01:11:18] skincare yang dia itu jarang banget ee marketing

[01:11:23] yang dia itu jarang banget ee marketing tapi lebih ke arah untuk ee develop apa

[01:11:27] tapi lebih ke arah untuk ee develop apa develop brand maksudnya produknya gitu.

[01:11:30] develop brand maksudnya produknya gitu. Dan produknya itu sendiri juga sudah

[01:11:31] Dan produknya itu sendiri juga sudah banyak diakui oleh banyak ee orang gitu

[01:11:35] banyak diakui oleh banyak ee orang gitu maksudnya bahkan sampai dokter dan

[01:11:36] maksudnya bahkan sampai dokter dan sebagainya. Itu juga menjadi hal yang

[01:11:40] sebagainya. Itu juga menjadi hal yang berarti berarti enggak enggak selalu

[01:11:43] berarti berarti enggak enggak selalu marketingnya yang memang harus mereka

[01:11:44] marketingnya yang memang harus mereka fokus ya gitu. Benar enggak?

[01:11:47] fokus ya gitu. Benar enggak? Betul Mbak Ira. Karena lagi-lagi kalau

[01:11:49] Betul Mbak Ira. Karena lagi-lagi kalau kita ngomongin ads ya, ads itu cuman

[01:11:51] kita ngomongin ads ya, ads itu cuman nge-amplify.

[01:11:53] nge-amplify. Makanya kalau ee kalian mungkin engak ee

[01:11:56] Makanya kalau ee kalian mungkin engak ee dengerin, bukan dengerin maksudnya kayak

[01:11:58] dengerin, bukan dengerin maksudnya kayak dengar aku ngomong di awal adalah ee

[01:12:01] dengar aku ngomong di awal adalah ee kita tuh ada brand yang bagus banget

[01:12:05] kita tuh ada brand yang bagus banget sebenarnya kayak nenek atau biasanya

[01:12:07] sebenarnya kayak nenek atau biasanya nenek-nenek apa grandma kita atau nenek

[01:12:10] nenek-nenek apa grandma kita atau nenek kita tuh masak something yang enak

[01:12:11] kita tuh masak something yang enak banget. Terus sebenarnya kayak, "Wah,

[01:12:13] banget. Terus sebenarnya kayak, "Wah, ini kayaknya kalau dibikin restoran enak

[01:12:15] ini kayaknya kalau dibikin restoran enak banget nih perkaranya." Tapi nenek

[01:12:17] banget nih perkaranya." Tapi nenek kalian tahunya yang masakan enak tuh

[01:12:19] kalian tahunya yang masakan enak tuh cuman sekeluarga doang.

[01:12:21] cuman sekeluarga doang. Hm. Karena makanan udah enak.

[01:12:25] Hm. Karena makanan udah enak. Bayangin kalau yang tahu 1 juta orang

[01:12:29] Bayangin kalau yang tahu 1 juta orang itu pasti kalau nenek kalian kuat masak

[01:12:32] itu pasti kalau nenek kalian kuat masak terus ya itu 1 juta orang itu ee

[01:12:35] terus ya itu 1 juta orang itu ee untungnya udah seberapa gede gitu. Tapi

[01:12:37] untungnya udah seberapa gede gitu. Tapi kan berarti gap-nya itu adalah ngamplify

[01:12:40] kan berarti gap-nya itu adalah ngamplify orang yang tahunya kan yang tadi cuma

[01:12:42] orang yang tahunya kan yang tadi cuma sekeluarga jadi 1 juta orang ini

[01:12:45] sekeluarga jadi 1 juta orang ini ads itu tuh feeling the gap di ngamplify

[01:12:48] ads itu tuh feeling the gap di ngamplify doang. Kalau produknya memang udah bagus

[01:12:50] doang. Kalau produknya memang udah bagus diamplify kasih budget berapapun itu

[01:12:53] diamplify kasih budget berapapun itu grow-nya pasti akan bagus. Tapi kalau

[01:12:54] grow-nya pasti akan bagus. Tapi kalau produknya sampah atau produknya jelek

[01:12:57] produknya sampah atau produknya jelek lah bahasanya sekeluarga aja mungkin ih

[01:12:59] lah bahasanya sekeluarga aja mungkin ih itu makanannya kagak enak diiklanin

[01:13:02] itu makanannya kagak enak diiklanin sampai 1 juta orang semua orang pasti

[01:13:03] sampai 1 juta orang semua orang pasti akan bilang enggak enak. He.

[01:13:05] akan bilang enggak enak. He. Atau mungkin ada yang enak, tapi ya udah

[01:13:06] Atau mungkin ada yang enak, tapi ya udah cuman satu, dua orang, berapa orang gitu

[01:13:09] cuman satu, dua orang, berapa orang gitu doang gitu. Jadi kayak cuman naikin

[01:13:11] doang gitu. Jadi kayak cuman naikin amplify aja, cuman cuman nge-reach orang

[01:13:13] amplify aja, cuman cuman nge-reach orang lebih banyak aja. Tapi kejual apa

[01:13:16] lebih banyak aja. Tapi kejual apa enggaknya again itu akan balik lagi ke

[01:13:17] enggaknya again itu akan balik lagi ke produk

[01:13:18] produk gitu.

[01:13:20] gitu. Kalau dari pengalaman Mas sendiri ee kan

[01:13:23] Kalau dari pengalaman Mas sendiri ee kan tadi ee apa ya soal campaign ya tadi kan

[01:13:26] tadi ee apa ya soal campaign ya tadi kan soal makanannya enak dan sebagainya.

[01:13:29] soal makanannya enak dan sebagainya. Kalau misalnya kita tahu bahwa ini

[01:13:32] Kalau misalnya kita tahu bahwa ini campaign-nya perlu diup

[01:13:34] campaign-nya perlu diup diperbesar gitu, scale up

[01:13:38] diperbesar gitu, scale up kondisi yang kayak gimana sih? Jadi, Mas

[01:13:39] kondisi yang kayak gimana sih? Jadi, Mas kan yang akan menentukan kan kapan ini

[01:13:42] kan yang akan menentukan kan kapan ini campaign-nya kayak misalnya ee dengan

[01:13:44] campaign-nya kayak misalnya ee dengan pengalaman Mas misalnya di Traveloka

[01:13:45] pengalaman Mas misalnya di Traveloka gitu ya. Kalau salah kan suka banyak

[01:13:47] gitu ya. Kalau salah kan suka banyak iklan-iklan di traveloka dan sebagainya

[01:13:49] iklan-iklan di traveloka dan sebagainya gitu.

[01:13:49] gitu. Nah, kapan sih ini perlu campaign-nya

[01:13:51] Nah, kapan sih ini perlu campaign-nya perlu di-up eh dialed up-nya lebih besar

[01:13:54] perlu di-up eh dialed up-nya lebih besar gitu

[01:13:55] gitu dalam kondisi kayak apa, Mas? Oke. Nah,

[01:13:58] dalam kondisi kayak apa, Mas? Oke. Nah, ini juga yang aku bilang understanding

[01:14:01] ini juga yang aku bilang understanding si bisnis

[01:14:03] si bisnis eh stenses-nya itu penting. Kayak

[01:14:06] eh stenses-nya itu penting. Kayak eh akan beda approach-nya ketika

[01:14:08] eh akan beda approach-nya ketika misalkan company bilang, "Eh, gua pengen

[01:14:11] misalkan company bilang, "Eh, gua pengen sebenarnya naikin new user karena new

[01:14:15] sebenarnya naikin new user karena new user ini long run akan bring more

[01:14:17] user ini long run akan bring more revenue in the end of the day. Ada juga

[01:14:21] revenue in the end of the day. Ada juga company yang stensnya pas zaman diap

[01:14:23] company yang stensnya pas zaman diap aku, eh kita tuh lagi butuh

[01:14:25] aku, eh kita tuh lagi butuh profitability nih in the short run.

[01:14:28] profitability nih in the short run. Kalau bisa kayak 6 bulan ini kita udah

[01:14:30] Kalau bisa kayak 6 bulan ini kita udah bisa hit the target sekian.

[01:14:33] bisa hit the target sekian. Berarti yang aku lakuin adalah ya aku

[01:14:35] Berarti yang aku lakuin adalah ya aku ngejar GMV ROS-nya, gross margin value.

[01:14:38] ngejar GMV ROS-nya, gross margin value. Maksudnya kayak revenue-nya yang aku

[01:14:40] Maksudnya kayak revenue-nya yang aku kejar itu udah dua dua app yang berbeda.

[01:14:43] kejar itu udah dua dua app yang berbeda. Nah, eh kalau tadi kan aku selalu

[01:14:45] Nah, eh kalau tadi kan aku selalu ngomong revenue, revenue, revenue, tapi

[01:14:47] ngomong revenue, revenue, revenue, tapi kalau kayak casesnya yang ketika

[01:14:49] kalau kayak casesnya yang ketika companyya pengin new user ya revenue is

[01:14:51] companyya pengin new user ya revenue is not a thing lagi. Yang kita perlu

[01:14:53] not a thing lagi. Yang kita perlu lihatnya adalah cost per acquisition-nya

[01:14:56] lihatnya adalah cost per acquisition-nya gitu. Jadi eh yang aku bilang tadi,

[01:14:58] gitu. Jadi eh yang aku bilang tadi, understanding bisnis mau ke mana itu

[01:15:01] understanding bisnis mau ke mana itu juga penting banget buat kita yang kerja

[01:15:03] juga penting banget buat kita yang kerja di performance marketing. Nah, as long

[01:15:05] di performance marketing. Nah, as long as eh

[01:15:08] as eh kayak misalkan tadi butuhnya new user

[01:15:11] kayak misalkan tadi butuhnya new user dan kita bring new user terus secara

[01:15:13] dan kita bring new user terus secara efisien cost per acquisition-nya itu

[01:15:15] efisien cost per acquisition-nya itu masih oke. Eh, setelah kita naikin ya,

[01:15:19] masih oke. Eh, setelah kita naikin ya, aku akan selalu request budget kayak,

[01:15:20] aku akan selalu request budget kayak, "Mas, nih kita udah segini nih cost per

[01:15:24] "Mas, nih kita udah segini nih cost per eh

[01:15:26] eh acquisition-nya. New user yang udah kita

[01:15:28] acquisition-nya. New user yang udah kita bawa tuh sekian.

[01:15:30] bawa tuh sekian. As inis eh gua lihat kayak kita masih

[01:15:34] As inis eh gua lihat kayak kita masih lagging nih, kita masih ada gap di mana

[01:15:36] lagging nih, kita masih ada gap di mana dari target kita. Eh, dan gua lihat

[01:15:39] dari target kita. Eh, dan gua lihat kayaknya eh

[01:15:41] kayaknya eh paid ads-nya iklannya kita tuh masih

[01:15:44] paid ads-nya iklannya kita tuh masih bisa nih buat ngabsorb buat feeling the

[01:15:46] bisa nih buat ngabsorb buat feeling the gap dan aku propose di situ. Jadi kadang

[01:15:50] gap dan aku propose di situ. Jadi kadang kayak bukan tentang kalau kerja nanti

[01:15:52] kayak bukan tentang kalau kerja nanti kalau kalian kerja enggak akan selalu

[01:15:55] kalau kalian kerja enggak akan selalu kayak kalian minding your own business

[01:15:57] kayak kalian minding your own business kayak ngelihatin kerja kalian doang.

[01:16:00] kayak ngelihatin kerja kalian doang. Tapi kerjanya tuh as a team as a as a

[01:16:03] Tapi kerjanya tuh as a team as a as a company itu setam. Jadi nanti kalihat

[01:16:05] company itu setam. Jadi nanti kalihat kalian lihat kayak eh eh sosial media

[01:16:06] kalian lihat kayak eh eh sosial media Tata gak bring new user nih. Tapi di gua

[01:16:10] Tata gak bring new user nih. Tapi di gua sebenarnya masih bisa nih buat bawa new

[01:16:12] sebenarnya masih bisa nih buat bawa new user. Budgetnya sosial media daripada

[01:16:15] user. Budgetnya sosial media daripada bayar ke KL boleh enggak buat gua gua

[01:16:17] bayar ke KL boleh enggak buat gua gua naikin? Jadi kayak ee kita juga perlu

[01:16:20] naikin? Jadi kayak ee kita juga perlu lihat juga data dari tim lain atau

[01:16:22] lihat juga data dari tim lain atau kadang juga kita juga harus ee bukan

[01:16:25] kadang juga kita juga harus ee bukan bekerja hati berbesar hati buat kayak oh

[01:16:28] bekerja hati berbesar hati buat kayak oh tetap punya gua udah udah mentok nih

[01:16:29] tetap punya gua udah udah mentok nih kita udah enggak bisa lagi ee nih tim

[01:16:31] kita udah enggak bisa lagi ee nih tim lain ada yang bisa enggak gitu. Jadi

[01:16:33] lain ada yang bisa enggak gitu. Jadi kayak mm sometimes bisa lihat eh si

[01:16:39] kayak mm sometimes bisa lihat eh si other team performance dan to the

[01:16:42] other team performance dan to the targetnya si company itu juga lumayan

[01:16:44] targetnya si company itu juga lumayan penting sih gitu.

[01:16:47] penting sih gitu. Oke, sekarang bahasnya agak yang lebih

[01:16:48] Oke, sekarang bahasnya agak yang lebih ringan ya [tertawa] kita yang lebih

[01:16:50] ringan ya [tertawa] kita yang lebih ringan. Gimana ceritanya Mas Eki bisa

[01:16:53] ringan. Gimana ceritanya Mas Eki bisa split karir

[01:16:55] split karir [tertawa]

[01:16:56] [tertawa] itu? Agak jauh banget setelah aku cek.

[01:16:59] itu? Agak jauh banget setelah aku cek. Iya. Jadi mungkin konteks dulu dari

[01:17:02] Iya. Jadi mungkin konteks dulu dari zaman SMA kali yang milih ilmu kelautan

[01:17:06] zaman SMA kali yang milih ilmu kelautan itu karena aku

[01:17:08] itu karena aku ee pertama ini lucu sih karena aku

[01:17:11] ee pertama ini lucu sih karena aku ngincer satu UKM di kampusnya

[01:17:14] ngincer satu UKM di kampusnya [tertawa]

[01:17:14] [tertawa] jadi UKM base dulu aku. Nah, habis itu

[01:17:17] jadi UKM base dulu aku. Nah, habis itu nyari

[01:17:18] nyari nyari jurusan yang menurut aku tertarik

[01:17:20] nyari jurusan yang menurut aku tertarik dan mudah didatangin eh mudah aku

[01:17:22] dan mudah didatangin eh mudah aku daftarin ada time ilmu

[01:17:25] daftarin ada time ilmu aku kayaknya mungkin kalau ditarik oh

[01:17:28] aku kayaknya mungkin kalau ditarik oh habis habis dari lulus itu aku mikir

[01:17:31] habis habis dari lulus itu aku mikir lagi mau ngerja jadi performance apa

[01:17:33] lagi mau ngerja jadi performance apa jadi jadi ilmu kelautan enggak gitu

[01:17:36] jadi jadi ilmu kelautan enggak gitu setah dipikir-pikir tidak [tertawa]

[01:17:40] terus [terkesiap]

[01:17:41] terus [terkesiap] ee udah lihat ee ya karena udah belajar

[01:17:44] ee udah lihat ee ya karena udah belajar 4 tahun kan terus kayak aduh kayaknya

[01:17:46] 4 tahun kan terus kayak aduh kayaknya enggak deh gitu. Terus tadinya mau mikir

[01:17:49] enggak deh gitu. Terus tadinya mau mikir ee nyari pelatihan K3, Teman-teman. Ee

[01:17:53] ee nyari pelatihan K3, Teman-teman. Ee jadi kalau tuh biasanya top notch-nya

[01:17:54] jadi kalau tuh biasanya top notch-nya jadi orang oil rck gitu-gitulah. At

[01:17:57] jadi orang oil rck gitu-gitulah. At least jauh dari keluarga tapi ada duit

[01:17:59] least jauh dari keluarga tapi ada duit gitu Cnya. Nah, terus pas sudah nyari K3

[01:18:02] gitu Cnya. Nah, terus pas sudah nyari K3 enggak lama dari situ di Instagram aku

[01:18:04] enggak lama dari situ di Instagram aku dapat

[01:18:06] dapat itu zaman COVID ya aku ya di Instagram

[01:18:08] itu zaman COVID ya aku ya di Instagram aku dapat ads di mana Bootcam Digital

[01:18:11] aku dapat ads di mana Bootcam Digital Marketing harganya mirip-mirip sama

[01:18:14] Marketing harganya mirip-mirip sama angka tiganya dan yang dijanjiin jadi

[01:18:17] angka tiganya dan yang dijanjiin jadi dia itu itu pintar banget sih at the

[01:18:20] dia itu itu pintar banget sih at the time dia bilang kayak gaji rata-rata

[01:18:22] time dia bilang kayak gaji rata-rata digital marketing adalah sekian juta ya

[01:18:25] digital marketing adalah sekian juta ya kan

[01:18:26] kan wah ini sama banget kayak orang kerja di

[01:18:28] wah ini sama banget kayak orang kerja di K3 gitu kan dan kerjanya di Jakarta

[01:18:30] K3 gitu kan dan kerjanya di Jakarta gitu, enggak harus jauh dari luar, dari

[01:18:32] gitu, enggak harus jauh dari luar, dari keluarga. Nah, aku beli. I'm buy. Terus

[01:18:34] keluarga. Nah, aku beli. I'm buy. Terus aku juga jadi penasaran pas aku masuk

[01:18:38] aku juga jadi penasaran pas aku masuk kayak

[01:18:40] kayak kayak ee apa namanya? Ee

[01:18:44] kayak ee apa namanya? Ee kok bisa ya mikir lagi, kok bisa ya? Dia

[01:18:46] kok bisa ya mikir lagi, kok bisa ya? Dia tuh bisa pas banget gua lagi nyari ee K3

[01:18:50] tuh bisa pas banget gua lagi nyari ee K3 terus dia muncul karena gue lagi nyari

[01:18:52] terus dia muncul karena gue lagi nyari pelatihan terus Tata di deep dive deep

[01:18:55] pelatihan terus Tata di deep dive deep dirive. Oh, gitu caranya. Tertarik jadi

[01:18:58] dirive. Oh, gitu caranya. Tertarik jadi kerjanya di performance marketing,

[01:18:59] kerjanya di performance marketing, Teman-teman.

[01:19:01] Teman-teman. [tertawa]

[01:19:03] [tertawa] Berarti secara ilmu ada enggak yang

[01:19:05] Berarti secara ilmu ada enggak yang kepakai?

[01:19:06] kepakai? Eh, cuma jadi funfek aja sih kalau tiap

[01:19:08] Eh, cuma jadi funfek aja sih kalau tiap pindah kantor. Kayak funfnya apa? Oh,

[01:19:10] pindah kantor. Kayak funfnya apa? Oh, dulu ilmu kelautan

[01:19:13] dulu ilmu kelautan [tertawa]

[01:19:14] [tertawa] teru. Jadi,

[01:19:15] teru. Jadi, jadi enggak ada salahnya kalau berbeda

[01:19:17] jadi enggak ada salahnya kalau berbeda jurusan gitu ya.

[01:19:19] jurusan gitu ya. Benar.

[01:19:20] Benar. Yang penting sesuai dengan passion-nya

[01:19:21] Yang penting sesuai dengan passion-nya kali ya. Nah,

[01:19:23] kali ya. Nah, kalau misalnya kalau dari Mas sendiri

[01:19:26] kalau misalnya kalau dari Mas sendiri kan sekarang udah termasuknya di

[01:19:28] kan sekarang udah termasuknya di performance marketing udah lumayan lama

[01:19:30] performance marketing udah lumayan lama ya. Kalau menurut Mas sendiri sebenarnya

[01:19:33] ya. Kalau menurut Mas sendiri sebenarnya skill apa sih yang dibutuhin kalau buat

[01:19:35] skill apa sih yang dibutuhin kalau buat eh masuk ke performance marketing?

[01:19:37] eh masuk ke performance marketing? Karena kan seingat aku marketing eh

[01:19:39] Karena kan seingat aku marketing eh rata-rata yang paling disebutnya adalah

[01:19:41] rata-rata yang paling disebutnya adalah digital marketing, souls gitu. Ternyata

[01:19:43] digital marketing, souls gitu. Ternyata di dalamnya tuh masih ada lagi

[01:19:45] di dalamnya tuh masih ada lagi performance marketing gitu.

[01:19:48] performance marketing gitu. Kira-kira skill apa sih yang dibutuhin,

[01:19:49] Kira-kira skill apa sih yang dibutuhin, Mas?

[01:19:51] Mas? Kalau aku sih ee sebenarnya

[01:19:55] Kalau aku sih ee sebenarnya curiosity sih. Jadi kayak penasarannya

[01:19:57] curiosity sih. Jadi kayak penasarannya tuh harus tinggi banget. Karena apa?

[01:20:00] tuh harus tinggi banget. Karena apa? Karena kita tuh kalau di sini pasti di

[01:20:04] Karena kita tuh kalau di sini pasti di jadi pasti selalu pasai kerja tuh di

[01:20:08] jadi pasti selalu pasai kerja tuh di bukan dipaksa sih tapi memang sih ya

[01:20:10] bukan dipaksa sih tapi memang sih ya karena e kita dikasih duit ada ada money

[01:20:13] karena e kita dikasih duit ada ada money yang kelihatan jelas nih kita spend dan

[01:20:16] yang kelihatan jelas nih kita spend dan yang punya duit pasti penginnya balik.

[01:20:18] yang punya duit pasti penginnya balik. Enggak ada orang yang ngasih duit. ee

[01:20:20] Enggak ada orang yang ngasih duit. ee penginnya rugi gitu. Namanya juga kalau

[01:20:23] penginnya rugi gitu. Namanya juga kalau itu namanya sedekah jadinya ya.

[01:20:25] itu namanya sedekah jadinya ya. Heeh.

[01:20:25] Heeh. Nah, ee jadi

[01:20:28] Nah, ee jadi Koreas itu tuh bikin kita mau improve

[01:20:30] Koreas itu tuh bikin kita mau improve setiap harinya, setiap weekendnya eh

[01:20:32] setiap harinya, setiap weekendnya eh setiap weeknya, setiap e bulannya. Itu

[01:20:36] setiap weeknya, setiap e bulannya. Itu satu hal yang menurut aku pasti harus

[01:20:38] satu hal yang menurut aku pasti harus kalian punya dulu sih. Terus kedua

[01:20:40] kalian punya dulu sih. Terus kedua adalah eh familiar with numbers. Jadi

[01:20:43] adalah eh familiar with numbers. Jadi kayak ngitung-ngitung tuh wah itu udah

[01:20:46] kayak ngitung-ngitung tuh wah itu udah tiap hari gitu. Walaupun memang sekarang

[01:20:48] tiap hari gitu. Walaupun memang sekarang udah ada chat GPT, udah ada Exel, udah

[01:20:51] udah ada chat GPT, udah ada Exel, udah ada spreadshet, tapi konsep buat how you

[01:20:56] ada spreadshet, tapi konsep buat how you guys imagine the numbers itu juga

[01:20:58] guys imagine the numbers itu juga penting banget. Jadi kayak misalkan eh

[01:21:00] penting banget. Jadi kayak misalkan eh Ki gua mau nih e

[01:21:04] Ki gua mau nih e uang segini jadi segini kira-kira bisa

[01:21:07] uang segini jadi segini kira-kira bisa enggak ya gitu ya. kita jadi harus

[01:21:09] enggak ya gitu ya. kita jadi harus enggak mungkin dong kita entar Mas saya

[01:21:10] enggak mungkin dong kita entar Mas saya chat GPT dulu ya

[01:21:13] chat GPT dulu ya [tertawa]

[01:21:14] [tertawa] thinking thinking enggak mungkin jadi

[01:21:16] thinking thinking enggak mungkin jadi kayak harus quick mat-nya oh bisa nih

[01:21:19] kayak harus quick mat-nya oh bisa nih Mas gitu walaupun nanti didetailingnya

[01:21:21] Mas gitu walaupun nanti didetailingnya nanti mungkin akan dibantu biar lebih

[01:21:23] nanti mungkin akan dibantu biar lebih cepat tapi intinya familiar with number

[01:21:24] cepat tapi intinya familiar with number akan helpful banget dan yang ketiga

[01:21:27] akan helpful banget dan yang ketiga creative senses-nya juga lumayan bagus

[01:21:30] creative senses-nya juga lumayan bagus jadi mungkin jadi semua jurusan

[01:21:32] jadi mungkin jadi semua jurusan sebenarnya bisa nih masuk kayak at least

[01:21:34] sebenarnya bisa nih masuk kayak at least pasti semua jurusan punya salah satunya

[01:21:36] pasti semua jurusan punya salah satunya lah either ee eh Cos City at least

[01:21:40] lah either ee eh Cos City at least harusnya punya itu bisa dibikin orang

[01:21:42] harusnya punya itu bisa dibikin orang yang dikentang kreatif bisa juga masuk

[01:21:45] yang dikentang kreatif bisa juga masuk karena bisa bring value buat ngasih

[01:21:48] karena bisa bring value buat ngasih insight dari kreatifnya. Terus

[01:21:50] insight dari kreatifnya. Terus orang-orang yang statistika, orang-orang

[01:21:52] orang-orang yang statistika, orang-orang engineer yang teknik-teknik yang mungkin

[01:21:54] engineer yang teknik-teknik yang mungkin enggak mau kerja di teknik tapi masih

[01:21:56] enggak mau kerja di teknik tapi masih mau kerja yang santai dan

[01:21:57] mau kerja yang santai dan hitung-hitungan dan duitnya masih

[01:21:58] hitung-hitungan dan duitnya masih lumayan ya performance marketing karena

[01:22:00] lumayan ya performance marketing karena hitung-hitungannya juga lumayan banyak

[01:22:01] hitung-hitungannya juga lumayan banyak gitu karena related sama duit dan

[01:22:04] gitu karena related sama duit dan revenue

[01:22:05] revenue berarti harus enggak boleh anti sama

[01:22:07] berarti harus enggak boleh anti sama angka ya. Iya, please jangan. [berdehem]

[01:22:10] angka ya. Iya, please jangan. [berdehem] Jadi kalau buat teman-teman yang udah

[01:22:13] Jadi kalau buat teman-teman yang udah ada masalah sama angka ya cari marketing

[01:22:15] ada masalah sama angka ya cari marketing tapi marketing lain gitu ya. [tertawa]

[01:22:17] tapi marketing lain gitu ya. [tertawa] Sosm okelah sosm.

[01:22:19] Sosm okelah sosm. Tapi kalau sosm juga tetap hubungan sama

[01:22:21] Tapi kalau sosm juga tetap hubungan sama angka deh setahu aku. Jadi kayak sosm

[01:22:24] angka deh setahu aku. Jadi kayak sosm kan algoritmanya juga mereka ada

[01:22:26] kan algoritmanya juga mereka ada angkanya juga dan itu harus [berdehem]

[01:22:28] angkanya juga dan itu harus [berdehem] dibaca juga.

[01:22:29] dibaca juga. Tapi ya benar sih Mbak. Tapi kalau sosm

[01:22:32] Tapi ya benar sih Mbak. Tapi kalau sosm mungkin akan lebih oke kalau dia lebih

[01:22:35] mungkin akan lebih oke kalau dia lebih sering di sosm-nya understand

[01:22:37] sering di sosm-nya understand audience-nya dan tahu gimana caranya

[01:22:40] audience-nya dan tahu gimana caranya bikin kreatif yang bikin engage itu

[01:22:45] bikin kreatif yang bikin engage itu sense kreatifnya jalan banget sih.

[01:22:47] sense kreatifnya jalan banget sih. Numbers mungkin akan jadi secondary

[01:22:49] Numbers mungkin akan jadi secondary matrixnya buat ngvalidate ini idenya

[01:22:51] matrixnya buat ngvalidate ini idenya sebenarnya emang bagus apa enggak

[01:22:53] sebenarnya emang bagus apa enggak kontennya works atau enggak tapi selalu

[01:22:56] kontennya works atau enggak tapi selalu starting with the creative si mereka

[01:22:58] starting with the creative si mereka kayak ngapain lagi nih apaagi nih gitu.

[01:23:02] kayak ngapain lagi nih apaagi nih gitu. Iya.

[01:23:03] Iya. Oke. Kalau tools yang biasanya Mas pakai

[01:23:06] Oke. Kalau tools yang biasanya Mas pakai itu apa?

[01:23:10] Banyak.

[01:23:11] Banyak. Banyak. Eh, tapi paling sering adalah

[01:23:14] Banyak. Eh, tapi paling sering adalah spreadsheet. Itu udah minimal banget.

[01:23:16] spreadsheet. Itu udah minimal banget. Paling sering itu spreadsheet.

[01:23:18] Paling sering itu spreadsheet. Iya. J itu rumus-rumus itu akan sangat

[01:23:20] Iya. J itu rumus-rumus itu akan sangat berguna sih. Tapi sisanya ya setiap

[01:23:23] berguna sih. Tapi sisanya ya setiap platform punya namanya kayak Google tuh

[01:23:26] platform punya namanya kayak Google tuh punya Google Ads, Meta punya Meta Ads,

[01:23:29] punya Google Ads, Meta punya Meta Ads, everyone punya platform Ads-nya sendiri.

[01:23:30] everyone punya platform Ads-nya sendiri. Itu aku bisa bilang itu tools juga.

[01:23:33] Itu aku bisa bilang itu tools juga. Itu yang nanti akan kalian dalamin.

[01:23:35] Itu yang nanti akan kalian dalamin. Google Ads itu juga punya beberapa

[01:23:37] Google Ads itu juga punya beberapa partnersnya yang kayak buat e ngetrack

[01:23:39] partnersnya yang kayak buat e ngetrack every conversion-nya itu nanti gak usah

[01:23:42] every conversion-nya itu nanti gak usah kalian tahu pusing. Tapi nanti kalau

[01:23:43] kalian tahu pusing. Tapi nanti kalau udah deve pasti pelan-pelan akan belajar

[01:23:45] udah deve pasti pelan-pelan akan belajar sih. Tapi intinya lumayan banyak sih

[01:23:47] sih. Tapi intinya lumayan banyak sih toolsnya.

[01:23:48] toolsnya. Oh, jadi orang bisa karena terbiasa.

[01:23:51] Oh, jadi orang bisa karena terbiasa. Betul. Orang bisa karena terbiasa.

[01:23:53] Betul. Orang bisa karena terbiasa. Benar.

[01:23:54] Benar. Benar kan? Benar. Benar.

[01:23:55] Benar kan? Benar. Benar. Enggak ada. Jadi ceritanya tuh enggak

[01:23:57] Enggak ada. Jadi ceritanya tuh enggak ada kalau kata enggak bisa gitu kan.

[01:23:58] ada kalau kata enggak bisa gitu kan. Tetap aja orang pasti akan bisa gitu

[01:24:01] Tetap aja orang pasti akan bisa gitu karena enggak mau karena sering ngadapin

[01:24:02] karena enggak mau karena sering ngadapin jadi bisa. Nah, terus sekarang aku balik

[01:24:04] jadi bisa. Nah, terus sekarang aku balik lagi ke pengalaman Mas. Jadi ee kan

[01:24:06] lagi ke pengalaman Mas. Jadi ee kan hitungannya Mas melakukan banyak

[01:24:08] hitungannya Mas melakukan banyak campaign ya.

[01:24:10] campaign ya. Iya.

[01:24:10] Iya. Sudah pernah banyak campaign gitu yang

[01:24:12] Sudah pernah banyak campaign gitu yang sudah pernah di-handle. Kalau menurut

[01:24:14] sudah pernah di-handle. Kalau menurut Mas, ada enggak sih campaign yang paling

[01:24:15] Mas, ada enggak sih campaign yang paling challenge gitu?

[01:24:18] challenge gitu? yang menurut Mas paling challenge yang

[01:24:20] yang menurut Mas paling challenge yang akhirnya bikin ah gua jadi belajar

[01:24:22] akhirnya bikin ah gua jadi belajar banyak nih dari campen ini gitu. Ada

[01:24:24] banyak nih dari campen ini gitu. Ada enggak?

[01:24:29] Aku paling ee freelance sih malah justru

[01:24:34] Aku paling ee freelance sih malah justru datangnya ya.

[01:24:35] datangnya ya. Oke, freelance

[01:24:36] Oke, freelance karena kalau di company biasanya udah

[01:24:38] karena kalau di company biasanya udah ada bukan pakem sih tapi kayak udah ada

[01:24:42] ada bukan pakem sih tapi kayak udah ada best practice caranya gimana. Biasanya

[01:24:44] best practice caranya gimana. Biasanya kalau freelance masih ownernya juga

[01:24:46] kalau freelance masih ownernya juga masih belum tahu caranya pakai Google

[01:24:47] masih belum tahu caranya pakai Google Ads-nya. Nah, jadi adalah pada saat itu

[01:24:50] Ads-nya. Nah, jadi adalah pada saat itu event organizernya ini dia

[01:24:54] event organizernya ini dia ee

[01:24:56] ee jadi dia dulu aku ada masalahnya adalah

[01:24:58] jadi dia dulu aku ada masalahnya adalah eh kita cuma bisa nge-tetrack apa yang

[01:24:59] eh kita cuma bisa nge-tetrack apa yang ada di website at time. Jadi ya kayak

[01:25:03] ada di website at time. Jadi ya kayak orang ngeklik button WhatsApp itu tuh ee

[01:25:06] orang ngeklik button WhatsApp itu tuh ee aku ngetag cuma sampai sana. orang yang

[01:25:08] aku ngetag cuma sampai sana. orang yang klik button WhatsApp, tapi yang akhirnya

[01:25:11] klik button WhatsApp, tapi yang akhirnya eh nge-chat, akhirnya yang convert itu

[01:25:13] eh nge-chat, akhirnya yang convert itu aku enggak tahu totally. Aku harus minta

[01:25:15] aku enggak tahu totally. Aku harus minta terus manual dan aku enggak tahu itu

[01:25:17] terus manual dan aku enggak tahu itu datang dari mana. [berdehem]

[01:25:19] datang dari mana. [berdehem] Dan itu udah kayak ongoing 1 seteng

[01:25:21] Dan itu udah kayak ongoing 1 seteng tahun kayak kita selalu wondering

[01:25:24] tahun kayak kita selalu wondering masalah yang sama. Terus aku kayak

[01:25:26] masalah yang sama. Terus aku kayak tiba-tiba kayak bisa enggak sih gua

[01:25:28] tiba-tiba kayak bisa enggak sih gua kayak

[01:25:30] kayak track orang yang beneran WhatsApp dan

[01:25:34] track orang yang beneran WhatsApp dan ngetrack sampai eh orang convert gitu

[01:25:37] ngetrack sampai eh orang convert gitu karena secara logic itu bisa banget

[01:25:39] karena secara logic itu bisa banget cari-cari di Google Tata ada. Terus aku

[01:25:43] cari-cari di Google Tata ada. Terus aku ee minta tolong orangnya buat connectin

[01:25:45] ee minta tolong orangnya buat connectin tools-nya dan sampai sekarang aku bisa

[01:25:48] tools-nya dan sampai sekarang aku bisa tahu sampai lower final tuh berapa dan

[01:25:51] tahu sampai lower final tuh berapa dan ya bisnisnya growing dari sana. Dan itu

[01:25:53] ya bisnisnya growing dari sana. Dan itu lumayan

[01:25:55] lumayan opening banget karena kayak masalah yang

[01:25:58] opening banget karena kayak masalah yang dipikirin untuk beberapa lama ee

[01:26:01] dipikirin untuk beberapa lama ee sebenarnya ada udah ada jawabannya

[01:26:03] sebenarnya ada udah ada jawabannya sebenarnya tapi masalah udah mau mau

[01:26:05] sebenarnya tapi masalah udah mau mau dicari apa enggak int gitu. Terus dari

[01:26:07] dicari apa enggak int gitu. Terus dari hal yang dari ee klien yang sama juga

[01:26:10] hal yang dari ee klien yang sama juga dia aku lihat kan kayak ini kok banyak

[01:26:13] dia aku lihat kan kayak ini kok banyak nomor-nomor WhatsApp-nya enggak plus 62

[01:26:17] nomor-nomor WhatsApp-nya enggak plus 62 [tertawa] kok banyak yang kayak dari

[01:26:18] [tertawa] kok banyak yang kayak dari Singapur, dari Malaysia. Terus aku

[01:26:22] Singapur, dari Malaysia. Terus aku kayak, "Mas, nih jangan-jangan kita bisa

[01:26:24] kayak, "Mas, nih jangan-jangan kita bisa nih buat targeting campaign Singapura eh

[01:26:27] nih buat targeting campaign Singapura eh apa orang yang di Singapura. Ya udah

[01:26:30] apa orang yang di Singapura. Ya udah kita kayak brainstone aku convince kayak

[01:26:33] kita kayak brainstone aku convince kayak tapi kita akan perlu budget yang lebih

[01:26:34] tapi kita akan perlu budget yang lebih gede. Ya udah Mas enggak apa-apa aku

[01:26:37] gede. Ya udah Mas enggak apa-apa aku percaya gitu. Ya udah terus ee kita

[01:26:39] percaya gitu. Ya udah terus ee kita cobain ternyata oke [tertawa]

[01:26:42] cobain ternyata oke [tertawa] ternyata ada yang mau gitu. Jadi ya udah

[01:26:46] ternyata ada yang mau gitu. Jadi ya udah eh akhirnya kita sekarang udah jadi

[01:26:48] eh akhirnya kita sekarang udah jadi campaign yang BU buat marketing

[01:26:50] campaign yang BU buat marketing Singapura, Malaysia. Ee lagi nyobain

[01:26:53] Singapura, Malaysia. Ee lagi nyobain United United eh apa? nyobain Kingdom

[01:26:58] United United eh apa? nyobain Kingdom Arab, terus juga Europe itu lagi kita

[01:27:01] Arab, terus juga Europe itu lagi kita lagi nyobain sih gitu. Jadi itu lumayan

[01:27:06] lagi nyobain sih gitu. Jadi itu lumayan oke sih sebenarnya.

[01:27:08] oke sih sebenarnya. Oh, jadi itu jadinya malah jadi si jadi

[01:27:11] Oh, jadi itu jadinya malah jadi si jadi ngelihat segmentasi pasarnya ya.

[01:27:14] ngelihat segmentasi pasarnya ya. Iya. [berdehem] tanpa sadar kan

[01:27:16] Iya. [berdehem] tanpa sadar kan maksudnya kan maksudnya kita kan tadinya

[01:27:18] maksudnya kan maksudnya kita kan tadinya awal mulanya kan cuma ya mau bikin

[01:27:20] awal mulanya kan cuma ya mau bikin campaign gitu tapi ternyata jadi semakin

[01:27:23] campaign gitu tapi ternyata jadi semakin tahu bahwa segmentasi pasar dia dia

[01:27:25] tahu bahwa segmentasi pasar dia dia bahwa mungkin bukan di Indonesia gitu

[01:27:27] bahwa mungkin bukan di Indonesia gitu atau di Indonesia tapi lingkupnya lebih

[01:27:29] atau di Indonesia tapi lingkupnya lebih kecil lebih pasnya untuk di ee targetnya

[01:27:32] kecil lebih pasnya untuk di ee targetnya yang lain.

[01:27:33] yang lain. Benar.

[01:27:35] Benar. Oke. Tapi kadang kalau misalnya kan

[01:27:38] Oke. Tapi kadang kalau misalnya kan kalau itu berarti itu kan berdasarkan

[01:27:40] kalau itu berarti itu kan berdasarkan data ya. Tapi kalau misalnya nih, Mas

[01:27:43] data ya. Tapi kalau misalnya nih, Mas kan ee kadang kalau misalnya kita lihat

[01:27:45] kan ee kadang kalau misalnya kita lihat campaign terus ee ada enggak sih yang

[01:27:48] campaign terus ee ada enggak sih yang hidden insight dari campaign itu? Kayak

[01:27:50] hidden insight dari campaign itu? Kayak tadi kan Mas sempat cerita yang soal

[01:27:52] tadi kan Mas sempat cerita yang soal kopi ya, kedai kopi.

[01:27:54] kopi ya, kedai kopi. He.

[01:27:54] He. Ee terus juga sempat cerita yang

[01:27:57] Ee terus juga sempat cerita yang ternyata ee algoritmanya yang menyatakan

[01:27:59] ternyata ee algoritmanya yang menyatakan bahwa orang-orang yang punya mobil sama

[01:28:01] bahwa orang-orang yang punya mobil sama yang ee orang yang komunitas apa

[01:28:04] yang ee orang yang komunitas apa brandnya adalah mobil. Terus apa tadi?

[01:28:08] brandnya adalah mobil. Terus apa tadi? Yang satu lagi ternyata lebih banyak

[01:28:09] Yang satu lagi ternyata lebih banyak yang mobil gitu. Benar, Kak.

[01:28:11] yang mobil gitu. Benar, Kak. Nah, itu tahunya hidden insight-nya tuh

[01:28:14] Nah, itu tahunya hidden insight-nya tuh nyarinya gimana sih, Mas, biar bisa tahu

[01:28:16] nyarinya gimana sih, Mas, biar bisa tahu gitu. Karena kan kadang kita kan suka

[01:28:18] gitu. Karena kan kadang kita kan suka ngelihatnya ya cuma data, habis itu ini

[01:28:20] ngelihatnya ya cuma data, habis itu ini apa, ini apa gitu kan kayak kayak gitu

[01:28:22] apa, ini apa gitu kan kayak kayak gitu ya.

[01:28:23] ya. Atau harus banyak ngobrol gitu carita.

[01:28:26] Atau harus banyak ngobrol gitu carita. Benar, [tertawa]

[01:28:28] Benar, [tertawa] benar sih, lebih harus banyak ngobrol.

[01:28:30] benar sih, lebih harus banyak ngobrol. Jadi sebenarnya aku juga di Linkin

[01:28:31] Jadi sebenarnya aku juga di Linkin lumayan aktif juga kayak share ee

[01:28:35] lumayan aktif juga kayak share ee insight aku karena aku ngerasa ee aku

[01:28:38] insight aku karena aku ngerasa ee aku konsepnya aldakah semua ilmu milik milik

[01:28:40] konsepnya aldakah semua ilmu milik milik Allah, milik Tuhan. Enggak bercanda.

[01:28:43] Allah, milik Tuhan. Enggak bercanda. Jadi kayak aku nge-share aja di linkin

[01:28:45] Jadi kayak aku nge-share aja di linkin kayak eh nih gua ternyata pakai ini bisa

[01:28:47] kayak eh nih gua ternyata pakai ini bisa nih. Gitu. Ternyata ada banyak yang

[01:28:49] nih. Gitu. Ternyata ada banyak yang belum tahu akhirnya tahu. Tapi ada juga

[01:28:52] belum tahu akhirnya tahu. Tapi ada juga yang udah tahu terus dia kayak Mas

[01:28:53] yang udah tahu terus dia kayak Mas cobain deh pakai ini. Gitu. Jadi kayak

[01:28:56] cobain deh pakai ini. Gitu. Jadi kayak aku enggak tahu ya. Orang Lingin tuh

[01:28:57] aku enggak tahu ya. Orang Lingin tuh lumayan baik. Baik sih kayaknya baik itu

[01:29:00] lumayan baik. Baik sih kayaknya baik itu kayak ngasih tahu juga dari beberapa

[01:29:02] kayak ngasih tahu juga dari beberapa inset dari mereka gitu. Jadi eh kadang

[01:29:05] inset dari mereka gitu. Jadi eh kadang punya connection yang in the same eh

[01:29:10] punya connection yang in the same eh apa ya in the same profession itu tuh

[01:29:12] apa ya in the same profession itu tuh bakal ngasih insight-insite baru juga

[01:29:14] bakal ngasih insight-insite baru juga karena kan aku juga ngelakuin AB

[01:29:16] karena kan aku juga ngelakuin AB testing, mereka juga ngelakuin AB

[01:29:17] testing, mereka juga ngelakuin AB testing, everyone is ngelakuin AB

[01:29:19] testing, everyone is ngelakuin AB testing dan mereka punya cara mereka

[01:29:21] testing dan mereka punya cara mereka masing-masing gitu buat ee

[01:29:23] masing-masing gitu buat ee nge-convert-nya.

[01:29:25] nge-convert-nya. Nah, di situ aku ee selalu selalu

[01:29:29] Nah, di situ aku ee selalu selalu ngobrol aja kayak ngeluh aja kayak anjir

[01:29:32] ngobrol aja kayak ngeluh aja kayak anjir gua kemarin ee susah banget dah nurunin

[01:29:35] gua kemarin ee susah banget dah nurunin ini misalnya gitu. Emang lu ngapain, Ki?

[01:29:37] ini misalnya gitu. Emang lu ngapain, Ki? Biasanya ditanya-tanya gini gini gini

[01:29:38] Biasanya ditanya-tanya gini gini gini gini. Oh, itu mah ini. Ah, emang bisa

[01:29:41] gini. Oh, itu mah ini. Ah, emang bisa gitu? Kadang kita juga enggak tahu kan

[01:29:43] gitu? Kadang kita juga enggak tahu kan karena ya udah limitation dari waktunya

[01:29:46] karena ya udah limitation dari waktunya kita juga anyway. Dan kadang tuh enggak

[01:29:49] kita juga anyway. Dan kadang tuh enggak pernah, jangan pernah ngerasa kayak buat

[01:29:51] pernah, jangan pernah ngerasa kayak buat orang yang punya brand lebih kecil atau

[01:29:54] orang yang punya brand lebih kecil atau budget spendnya lebih kecil, ilmunya

[01:29:56] budget spendnya lebih kecil, ilmunya enggak lebih bagus daripada kita.

[01:29:59] enggak lebih bagus daripada kita. Kayak yang tadi aku beli ilmu-ilmu

[01:30:00] Kayak yang tadi aku beli ilmu-ilmu jalanan mungkin kayak ada aja yang orang

[01:30:02] jalanan mungkin kayak ada aja yang orang anjur, orang gua kerja di company

[01:30:05] anjur, orang gua kerja di company multinasional atau gua kerjanya lebih

[01:30:07] multinasional atau gua kerjanya lebih gede, spendnya pasti lebih baik daripada

[01:30:09] gede, spendnya pasti lebih baik daripada mereka. Masa lebih pintar daripada gua.

[01:30:11] mereka. Masa lebih pintar daripada gua. Enggak mungkin itu jangan kayak gitu.

[01:30:13] Enggak mungkin itu jangan kayak gitu. Tapi kayak kadang kadang mereka yang

[01:30:15] Tapi kayak kadang kadang mereka yang justru lebih banyak gagalnya, orang yang

[01:30:17] justru lebih banyak gagalnya, orang yang lebih banyak gagalnya tuh nemu-nemu hal

[01:30:18] lebih banyak gagalnya tuh nemu-nemu hal yang random-random kayak gini yang kayak

[01:30:20] yang random-random kayak gini yang kayak tadi insight-nya aku segala macam itu.

[01:30:22] tadi insight-nya aku segala macam itu. Itu perlu sih buat ya mur mur aku kalau

[01:30:25] Itu perlu sih buat ya mur mur aku kalau nanti udah kerja selalu luangin aja uang

[01:30:27] nanti udah kerja selalu luangin aja uang R00.000, Rp00.000 buat losing money buat

[01:30:31] R00.000, Rp00.000 buat losing money buat belajar something ya. Kalau

[01:30:33] belajar something ya. Kalau jelek-jeleknya rata materinya sama apa

[01:30:35] jelek-jeleknya rata materinya sama apa yang kalian sudah tahu ya seenggaknya

[01:30:36] yang kalian sudah tahu ya seenggaknya kalian sudah make sure oh ternyata itu

[01:30:37] kalian sudah make sure oh ternyata itu memang sudah best practice-nya

[01:30:39] memang sudah best practice-nya orang-orang sudahud ngelakuin itu. Which

[01:30:41] orang-orang sudahud ngelakuin itu. Which is you guys in a good in in the on track

[01:30:44] is you guys in a good in in the on track lah gitu ngelakuin performance

[01:30:46] lah gitu ngelakuin performance marketingnya gitu. Tapi kalau nemu hal

[01:30:48] marketingnya gitu. Tapi kalau nemu hal yang baru bisa dicoba jadinya.

[01:30:51] yang baru bisa dicoba jadinya. Sebenarnya kalaupun misalnya kita

[01:30:52] Sebenarnya kalaupun misalnya kita belajar ee maksudnya ternyata materinya

[01:30:55] belajar ee maksudnya ternyata materinya sama yang sudah pernah kita tahu gitu

[01:30:58] sama yang sudah pernah kita tahu gitu ya. Kalau saya sih ngelihatnya mungkin

[01:31:00] ya. Kalau saya sih ngelihatnya mungkin teman-teman nanti bisa diubah mindsetnya

[01:31:02] teman-teman nanti bisa diubah mindsetnya kali ya. Jadi kayak ee telp tadi kan Mas

[01:31:05] kali ya. Jadi kayak ee telp tadi kan Mas Eki bilangnya, "Oh, ternyata itu best

[01:31:06] Eki bilangnya, "Oh, ternyata itu best practice-nya." Tapi kalau aku bilang,

[01:31:08] practice-nya." Tapi kalau aku bilang, "Oh, itu di-peat lagi." "Oh, berarti itu

[01:31:11] "Oh, itu di-peat lagi." "Oh, berarti itu yang harusnya dipahamin lagi." Karena

[01:31:13] yang harusnya dipahamin lagi." Karena kadang suka lupa kan manusia kan ee

[01:31:16] kadang suka lupa kan manusia kan ee maksudnya kadang kan kemampuan otaknya

[01:31:19] maksudnya kadang kan kemampuan otaknya tidak selalu 100% optimal gitu, tapi

[01:31:21] tidak selalu 100% optimal gitu, tapi kadang kalanya juga suka lupa gitu. Nah,

[01:31:23] kadang kalanya juga suka lupa gitu. Nah, mungkin dengan begitu kita jadi dienew

[01:31:25] mungkin dengan begitu kita jadi dienew lagi, renew materinya. Siapa tahu ada

[01:31:28] lagi, renew materinya. Siapa tahu ada part-part yang ternyata ketinggalan

[01:31:30] part-part yang ternyata ketinggalan gitu, terus teman-teman ikut lagi gitu.

[01:31:32] gitu, terus teman-teman ikut lagi gitu. Mungkin seperti itu kali ya.

[01:31:34] Mungkin seperti itu kali ya. Ih, seru banget loh, Mas Eki

[01:31:35] Ih, seru banget loh, Mas Eki pengalamannya,

[01:31:37] pengalamannya, insight-nya.

[01:31:40] insight-nya. Ini kayaknya kalau kita selesai lebih

[01:31:41] Ini kayaknya kalau kita selesai lebih cepat bagaimana, Ajeng?

[01:31:44] Apakah diperbolehkan Ajeng?

[01:31:48] Apakah diperbolehkan Ajeng? Sudah pas, Mbak Ira. Oh, udah. Oke, oke.

[01:31:52] Sudah pas, Mbak Ira. Oh, udah. Oke, oke. Nah, thank you banget loh, Mas Eki. Eh,

[01:31:54] Nah, thank you banget loh, Mas Eki. Eh, seru banget ngobrolnya. Jadi, e

[01:31:56] seru banget ngobrolnya. Jadi, e kira-kira nih buat closing dulu Mas Eki.

[01:31:58] kira-kira nih buat closing dulu Mas Eki. Kira-kira apa sih tips and eh triks buat

[01:32:02] Kira-kira apa sih tips and eh triks buat teman-teman di sini yang mau eh manerjun

[01:32:05] teman-teman di sini yang mau eh manerjun di digital marketing?

[01:32:07] di digital marketing? Y, ee menurut aku sih ilmunya tuh udah

[01:32:11] Y, ee menurut aku sih ilmunya tuh udah ada di mana-mana. Even di YouTube e bisa

[01:32:13] ada di mana-mana. Even di YouTube e bisa dicari. English pun kalau enggak bisa

[01:32:16] dicari. English pun kalau enggak bisa bahasa Inggris bisa minta tolong chat

[01:32:18] bahasa Inggris bisa minta tolong chat GPT. sekarang udah gampang banget buat

[01:32:21] GPT. sekarang udah gampang banget buat tahu POV orang, cara kerjanya, segala

[01:32:24] tahu POV orang, cara kerjanya, segala macam belajarnya. Cuma perkara kalian

[01:32:27] macam belajarnya. Cuma perkara kalian ada ge atau enggak buat ee belajarnya

[01:32:30] ada ge atau enggak buat ee belajarnya sih. Jadi ee mungkin selalu

[01:32:34] sih. Jadi ee mungkin selalu mempertanyakan segala hal. Makanya

[01:32:36] mempertanyakan segala hal. Makanya selalu kalau ada ngajar kalau ada yang

[01:32:38] selalu kalau ada ngajar kalau ada yang mau nanya even ee shallow atau enggak

[01:32:42] mau nanya even ee shallow atau enggak terlalu dalam pertanyaannya itu enggak

[01:32:43] terlalu dalam pertanyaannya itu enggak apa-apa banget. Karena memang bertanya

[01:32:45] apa-apa banget. Karena memang bertanya itu perlu dilatih. Ee mempertanyakan

[01:32:48] itu perlu dilatih. Ee mempertanyakan sesuatu perlu dilatih. Jadi ee perlu

[01:32:51] sesuatu perlu dilatih. Jadi ee perlu terus aja ngelakuin ee penasaran sama

[01:32:54] terus aja ngelakuin ee penasaran sama something yang kalian enggak tahu gitu.

[01:32:57] something yang kalian enggak tahu gitu. karena itu akan ee mungkin enggak akan

[01:33:00] karena itu akan ee mungkin enggak akan ke performance marketing, tapi mungkin

[01:33:01] ke performance marketing, tapi mungkin akan ke hal yang lain yang mungkin

[01:33:03] akan ke hal yang lain yang mungkin kalian akan lebih passionate. Karena

[01:33:06] kalian akan lebih passionate. Karena performance marketing ini cuman aku

[01:33:08] performance marketing ini cuman aku cuman cases yang aku nemuin passionnya

[01:33:10] cuman cases yang aku nemuin passionnya di performance marketing. Mungkin kalian

[01:33:13] di performance marketing. Mungkin kalian ada nemuin di tempat lain, tapi semua

[01:33:14] ada nemuin di tempat lain, tapi semua akan berawal dari kalian

[01:33:17] akan berawal dari kalian se passionate dan sekepo apa buat

[01:33:21] se passionate dan sekepo apa buat nge-deep dive apa yang kalian passionate

[01:33:23] nge-deep dive apa yang kalian passionate itu aja sih.

[01:33:25] itu aja sih. Oke,

[01:33:27] Oke, harus di trial ya kalau aku bilang kalau

[01:33:31] harus di trial ya kalau aku bilang kalau enggak dirial kita enggak akan tahu kita

[01:33:33] enggak dirial kita enggak akan tahu kita passion apa enggak di situ gitu. Apalagi

[01:33:35] passion apa enggak di situ gitu. Apalagi buat teman-teman di sini rata-rata yang

[01:33:37] buat teman-teman di sini rata-rata yang semester 6 teman-teman mesti masih, "Ah,

[01:33:40] semester 6 teman-teman mesti masih, "Ah, aku bisa enggak ya gitu." Tapi kalau

[01:33:41] aku bisa enggak ya gitu." Tapi kalau teman-teman enggak coba, enggak dicari,

[01:33:44] teman-teman enggak coba, enggak dicari, enggak nyoba gitu pasti enggak akan tahu

[01:33:46] enggak nyoba gitu pasti enggak akan tahu gitu.

[01:33:47] gitu. He benarbenar.

[01:33:49] He benarbenar. [terkesiap][tertawa]

[01:33:50] [terkesiap][tertawa] Oke, thank you banget ya, Mas Eki. Nah,

[01:33:54] Oke, thank you banget ya, Mas Eki. Nah, mungkin kalau misalnya kita ketemu lagi,

[01:33:56] mungkin kalau misalnya kita ketemu lagi, tadi aku juga sempat cek di linkin-nya

[01:33:58] tadi aku juga sempat cek di linkin-nya Mas Eki, mungkin teman-teman kalau

[01:34:00] Mas Eki, mungkin teman-teman kalau misalnya mau follow Mas Eki boleh tuh

[01:34:02] misalnya mau follow Mas Eki boleh tuh bisa dicari di search udah langsung

[01:34:04] bisa dicari di search udah langsung ketemu.

[01:34:05] ketemu. Eh, lumayan banyak banget eh apa namanya

[01:34:09] Eh, lumayan banyak banget eh apa namanya insight yang di linkinnya Mas Eki ya.

[01:34:11] insight yang di linkinnya Mas Eki ya. Jadi ee tadi kalau enggak salah aku

[01:34:13] Jadi ee tadi kalau enggak salah aku lihat ada cloud AI.

[01:34:15] lihat ada cloud AI. Iya.

[01:34:16] Iya. Iya. Karena sekarang termasuknya cloud

[01:34:18] Iya. Karena sekarang termasuknya cloud AI itu lagi jadi booming banget, Mas.

[01:34:20] AI itu lagi jadi booming banget, Mas. Kalau yang aku lihat ya. karena

[01:34:22] Kalau yang aku lihat ya. karena ee apa sih namanya? Dia memang lebih

[01:34:25] ee apa sih namanya? Dia memang lebih deep banget kalau buat ee apa namanya?

[01:34:28] deep banget kalau buat ee apa namanya? Untuk di bagian AI kalau menurut aku

[01:34:30] Untuk di bagian AI kalau menurut aku agak beda sama chat GPT.

[01:34:32] agak beda sama chat GPT. Benar.

[01:34:32] Benar. Jadi itu penggunaan yang berbeda kalau

[01:34:35] Jadi itu penggunaan yang berbeda kalau menurut aku sih.

[01:34:36] menurut aku sih. Betul.

[01:34:37] Betul. Heeh. Jadi ee nanti teman-teman bisa

[01:34:41] Heeh. Jadi ee nanti teman-teman bisa follow Mas Eki, bisa ngobrol sama Mas

[01:34:43] follow Mas Eki, bisa ngobrol sama Mas Eki di Linkinnya gitu ya. Nah, terima

[01:34:46] Eki di Linkinnya gitu ya. Nah, terima kasih buat Mas Eki, terima kasih juga

[01:34:49] kasih buat Mas Eki, terima kasih juga buat teman-teman ee di sini kalau enggak

[01:34:52] buat teman-teman ee di sini kalau enggak salah akan ada evaluasi Ajeng

[01:34:54] salah akan ada evaluasi Ajeng evaluasinya mana? Bentar ya, aku cek

[01:34:57] evaluasinya mana? Bentar ya, aku cek dulu

[01:35:01] ee ajangnya lepas. Oke, jadi nanti akan

[01:35:05] ee ajangnya lepas. Oke, jadi nanti akan ada evaluasi. Bentar ya, aku downloadin

[01:35:06] ada evaluasi. Bentar ya, aku downloadin dulu ya form evaluasinya.

[01:35:12] Tadi komputernya Kak Ajeng lagi

[01:35:15] Tadi komputernya Kak Ajeng lagi tiba-tiba nge-hang.

[01:35:17] tiba-tiba nge-hang. Bentar aku bukain dulu.

[01:35:28] Jadi teman-teman jangan lupa ya absen di

[01:35:30] Jadi teman-teman jangan lupa ya absen di Taman Belajar seperti biasa. Kemudian

[01:35:38] bentar

[01:35:40] bentar jangan lupa absen di taman belajar

[01:35:43] jangan lupa absen di taman belajar kemudian absen juga di sini nanti

[01:35:46] kemudian absen juga di sini nanti absennya cuma satu ya

[01:35:52] kecil ya. Eh bentar.

[01:36:03] Sudah kelihatan ya, Teman-teman?

[01:36:07] Sudah kelihatan ya, Teman-teman? Bisa di-scan dulu barcode-nya. Aku tulis

[01:36:09] Bisa di-scan dulu barcode-nya. Aku tulis juga di chat, ya.

[01:36:17] Thank you banget ya, Mas Eki. Semoga

[01:36:19] Thank you banget ya, Mas Eki. Semoga insight hari ini bisa ngebantu

[01:36:22] insight hari ini bisa ngebantu teman-teman juga nih untuk memahami

[01:36:25] teman-teman juga nih untuk memahami tentang marketing seutuhnya gitu.

[01:36:27] tentang marketing seutuhnya gitu. Apalagi teman-teman di sini kan mau

[01:36:28] Apalagi teman-teman di sini kan mau belajar mereka mau ngambil certification

[01:36:31] belajar mereka mau ngambil certification BNSP. Mas Eki

[01:36:32] BNSP. Mas Eki keren.

[01:36:34] keren. Iya.

[01:36:36] Iya. Jadi lumayan bangetlah mereka biar bisa

[01:36:39] Jadi lumayan bangetlah mereka biar bisa apa sih? Kalau aku sih bilang harganya

[01:36:41] apa sih? Kalau aku sih bilang harganya apa ya? Bukan soal harga ya, tapi lebih

[01:36:43] apa ya? Bukan soal harga ya, tapi lebih ke arah untuk itu berguna buat

[01:36:45] ke arah untuk itu berguna buat teman-teman gitu. Kalaupun enggak

[01:36:47] teman-teman gitu. Kalaupun enggak berterjun di dunia marketing, tapi

[01:36:48] berterjun di dunia marketing, tapi setidaknya teman-teman jadi bisa lebih

[01:36:50] setidaknya teman-teman jadi bisa lebih paham soal ee marketing, minimal buat

[01:36:54] paham soal ee marketing, minimal buat bisnis mereka sendiri atau bikin bangun

[01:36:56] bisnis mereka sendiri atau bikin bangun personal branding. Nah,

[01:36:58] personal branding. Nah, benar itu valuable banget sekarang.

[01:37:01] benar itu valuable banget sekarang. Iya.

[01:37:03] Iya. Oke, terima kasih teman-teman dan Mas

[01:37:06] Oke, terima kasih teman-teman dan Mas Eki. Kita ketemu lagi ya teman-teman di

[01:37:08] Eki. Kita ketemu lagi ya teman-teman di next seri selanjutnya. Thank you, Mas.

[01:37:13] next seri selanjutnya. Thank you, Mas. Thank you, Teman-teman. Have a good day.

[01:37:15] Thank you, Teman-teman. Have a good day. Bye bye.

[01:37:25] Oke, Teman-teman terima kasih ya. Tadi

[01:37:27] Oke, Teman-teman terima kasih ya. Tadi udah aku share ya linknya ya. Oke, kita

[01:37:30] udah aku share ya linknya ya. Oke, kita sampai ketemu lagi ya di series

[01:37:32] sampai ketemu lagi ya di series selanjutnya. Thank you. Dadah.

[01:37:36] selanjutnya. Thank you. Dadah. Makasih Buis.

Cite this page

If you're using ChatGPT, Claude, Gemini, or another AI assistant, paste this URL into the chat:

https://youtube-transcript.ai/docs/dm-tech-skill-2-strategic-social-media-advertising-driving-d-2aaoar5xaf

The full transcript and summary on this page will be retrieved as context, so the assistant can answer questions about the video accurately.