# BFest 2 Softskill: Agility, Adaptation, Flexibility, Collaboration (CTI Group)

https://www.youtube.com/watch?v=jJRhBf7OywY
Translation: en

[00:03] Selamat siang, Teman-teman Binusian
  Good afternoon, Binusian friends.

[00:05] Selamat siang, Teman-teman Binusian semua.
  Good afternoon, all Binusian friends.

[00:08] Senang sekali ya, Teman-teman ya, kita bisa ketemu lagi.
  It's really nice, friends, that we can meet again.

[00:10] Walaupun kita ketemu secara virtual lewat Zoom, tapi harapannya adalah semua dari teman-teman dalam keadaan sehat dan juga semangat ya untuk mengikuti ee acara seminar kita pada hari ini.
  Even though we meet virtually via Zoom, the hope is that all friends are healthy and enthusiastic to follow our seminar event today.

[00:21] Sebelum dimulai, izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu.
  Before we begin, allow me to introduce myself first.

[00:24] Perkenalkan saya Karisa selaku MC dan juga moderator yang akan memandu acara BINOS Festival karir seminar series 2026 yang berjudul Agility Adaptation Flexibility Collaboration dengan narasumber PT Komputional atau CTI Group.
  Allow me to introduce myself, I am Karisa, the MC and moderator who will guide the BINOS Festival career seminar series 2026 event titled Agility Adaptation Flexibility Collaboration with the speaker PT Komputional or CTI Group.

[00:42] Saya juga mengucapkan selamat datang kepada narasumber kita Bapak Tan William Tanwijaya selaku manajer produk di CTI Group dan juga eh Ibu Widiyah representatif CTI dan juga Bapak dan Ibu dari tim CTI yang juga sudah hadir dan tidak lupa nih teman-teman Binusian yang ee sudah
  I also welcome our speaker, Mr. Tan William Tanwijaya, product manager at CTI Group, and also Ms. Widiyah, CTI representative, and also the gentlemen and ladies from the CTI team who are also present, and of course, Binusian friends who have

[01:04] teman-teman Binusian yang ee sudah hadir.
  Binusian friends who have attended.

[01:06] Oke, sedikit penjelasan ya secara singkat aja mengenai BINUS Festival Karir Seminar Series.
  Okay, just a brief explanation about the BINUS Festival Career Seminar Series.

[01:12] Eh, BINUS Festival Karir Seminar Series ini merupakan festival rutin yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Nusantara.
  Uh, this BINUS Festival Career Seminar Series is a routine festival organized by Bina Nusantara University.

[01:18] Dan kegiatan ini kami rancang khusus untuk memberikan teman-teman semua banyak insight mengenai persiapan karir dari para profesional dan berbagai industri.
  And we designed this activity specifically to give all of you a lot of insight regarding career preparation from professionals and various industries.

[01:27] Binus Festival Karis Seminar Series kali ini diadakan secara serial dari tanggal 5 sampai 7 Mei.
  This Binus Festival Karis Seminar Series is held serially from May 5th to 7th.

[01:35] Kegiatan karir eh series ini diselenggarakan oleh tim internship center dan Empability and Entrepreneurship eh di BINUS.
  This career uh series activity is organized by the internship center team and Empability and Entrepreneurship uh at BINUS.

[01:42] Dan pada event ini kami mengundang para profesional dari berbagai latar belakang untuk berbagi nih pengetahuan dan juga pengalaman mengenai topik-topik care preparation yang sangat diperlukan untuk teman-teman semua untuk menghadapi persaingan dan juga survive nih di dunia kerja maupun dunia profesional.
  And at this event, we invited professionals from various backgrounds to share knowledge and experience regarding career preparation topics that are very necessary for all of you to face competition and survive in the professional world or the working world.

[01:59] Harapannya apa? harapannya adalah melalui event ini teman-teman jadi lebih aware ya apa yang harus dipersiapkan
  What is the hope? The hope is that through this event, you will become more aware of what needs to be prepared.

[02:05] aware ya apa yang harus dipersiapkan untuk bisa mulai meniti karir dengan
  aware of what needs to be prepared to start a career with

[02:07] untuk bisa mulai meniti karir dengan sukses.
  to be able to start a career successfully.

[02:09] Jadi pastikan dari teman-teman semua tidak terlewatkan seminar-seminar
  So make sure from all friends that seminars are not missed

[02:11] lainnya juga. Nah, sebelum kita mulai
  others too. Well, before we start

[02:13] ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan ya.
  there are several important points that need to be considered.

[02:15] Yang pertama silakan teman-teman yang sudah hadir bisa
  The first is, please, friends who are present can

[02:18] me-rename nama akun Zoom teman-teman dengan ee name nama.
  rename the Zoom account name of your friends with a name.

[02:20] Setelah itu perhatikan kondisi mikrofon sudah dalam
  After that, pay attention to the microphone condition, it is already

[02:22] kondisi mute jika tidak diperlukan untuk
  in mute condition if not needed to

[02:25] on mic. Dan jika teman-teman nanti ada
  on mic. And if friends later have

[02:28] pertanyaan boleh langsung dituliskan aja
  questions, you can directly write them

[02:29] pertanyaannya di kolom chat Zoom. Nanti
  the questions in the Zoom chat column. Later

[02:32] akan dibantu untuk ee dibacakan
  it will be helped to be read out

[02:34] pertanyaannya di sesi Q&A atau kalau
  the questions in the Q&A session or if

[02:36] misalnya teman-teman mau langsung rais
  for example, friends want to directly raise

[02:38] hand itu juga boleh nanti langsung on
  hand, that's also fine, then directly on

[02:41] mic aja. Dan perhatian juga untuk
  mic. And also pay attention to

[02:43] teman-teman ee yang semua sudah hadir
  friends who are all present

[02:45] untuk mendapatkan klaim SH Poin,
  to get SH Points claim,

[02:47] teman-teman perlu memenuhi tiga syarat
  friends need to fulfill three conditions

[02:50] yaitu mengisi form absensi clock in di
  namely filling out the clock-in attendance form at

[02:52] awal acara dan kedua adalah join selama
  the beginning of the event and the second is to join during

[02:54] sesi berlangsung dan yang terakhir
  the session and the last is

[02:56] adalah mengisi form evaluasi di akhir.
  to fill out the evaluation form at the end.

[02:59] dan mohon diperhatikan ya saat pengisian
  and please note when filling out

[03:06] Dan mohon diperhatikan ya saat pengisian form.
  And please pay attention when filling out the form.

[03:08] Pastikan untuk penulisan N-nya sudah benar karena kesalahan penulisan NIM ini dapat menyebabkan SAT teman ee teman tidak dapat terproses oleh.
  Make sure the N is written correctly because an incorrect NIM can cause SAT friends to not be processed.

[03:16] Oke, e sekarang kita langsung aja masuk ke inti acara yaitu sesi sharing dari Bapak Tan William Tanwijaya ee dan beliau adalah manajer produk dan juga nih teman-teman ee Bapak ee Tan William ini adalah alumni ya, alumni ee B16 di BINUS.
  Okay, now let's get straight to the main event, which is the sharing session from Mr. Tan William Tanwijaya, and he is a product manager, and also, friends, Mr. Tan William is an alumnus, an alumnus of B16 at BINUS.

[03:36] Jadi ee mungkin bisa sharing-sharing ya, Pak ya.
  So maybe you can share, right, sir?

[03:38] Dan mari kita sambut dengan ee meriah, beri tepuk tangan virtual kepada para pembicara kita yaitu Pak Tan William Tanwijaya.
  And let's welcome with a lively virtual round of applause our speakers, Mr. Tan William Tanwijaya.

[03:44] Silakan.
  Please go ahead.

[03:57] Halo semuanya.
  Hello everyone.

[03:59] Sor tadi aku pikir dari Bu dulu.
  Oh, I thought it was from Mrs. first.

[04:07] Eh, mungkin aku kenalin C dulu kok.
  Uh, maybe I'll introduce C first.

[04:10] Eh, mungkin aku kenalin C dulu kok.
  Uh, maybe I'll introduce C first.

[04:10] Gimana?
  How about it?

[04:10] Gimana?
  How about it?

[04:10] Oh, boleh.
  Oh, sure.

[04:10] Iya, makanya aku bingung.
  Yes, that's why I was confused.

[04:12] Oh, boleh.
  Oh, sure.

[04:12] Iya, makanya aku bingung.
  Yes, that's why I was confused.

[04:12] Oke.
  Okay.

[04:12] Oke.
  Okay.

[04:13] Oke, monggo.
  Okay, please go ahead.

[04:13] Monggo.
  Please go ahead.

[04:14] monggo.
  please go ahead.

[04:14] Monggo.
  Please go ahead.

[04:14] Oke.
  Okay.

[04:17] Ee mungkin izin ee
  Uh, maybe excuse me uh

[04:17] Oke.
  Okay.

[04:17] Ee mungkin izin ee sebentar.
  Uh, maybe excuse me for a moment.

[04:21] Oke, silakan Ibu Widya.
  Okay, please go ahead, Mrs. Widya.

[04:21] sebentar.
  a moment.

[04:21] Oke, silakan Ibu Widya.
  Okay, please go ahead, Mrs. Widya.

[04:23] Oke, mungkin izin Bu Karisa dan juga
  Okay, maybe excuse Mrs. Karisa and also

[04:26] teman-teman BIN.
  BIN friends.

[04:26] Sebelum kita masuk ke
  Before we enter

[04:28] dalam sesi materi, izin ee
  into the material session, excuse me uh

[04:30] memperkenalkan CTI terlebih dahulu dan
  introduce CTI first and

[04:32] sebelumnya juga salam kenal teman-teman
  previously also nice to meet you friends

[04:35] BINAN.
  BINAN.

[04:35] Eh, perkenalkan aku Widya dari
  Uh, let me introduce myself, Widya from

[04:39] CTI.
  CTI.

[04:39] Eh, mungkin ee izin share sedikit
  Uh, maybe uh excuse me to share a little

[04:40] mengenai company profile-nya CTI.
  about CTI's company profile.

[04:43] Mungkin teman-teman hari ini ee ikut
  Maybe friends today uh joined

[04:45] sesi ini ee dibawain materinya sama
  this session uh the material was presented by

[04:48] salah satu e BINUS dan juga salah satu
  one of the BINUS and also one of

[04:50] citizen atau karyawannya CTI.
  CTI citizens or employees.

[04:50] Tapi
  But

[04:52] mungkin sebelum itu aku mau share
  maybe before that I want to share

[04:54] bagaimana kita eh company profile-nya
  how we uh CTI's company profile

[04:58] CTI dan bagaimana kita ee di CTI gitu
  CTI and how we are uh at CTI

[04:59] ya. dan opportunity buat teman-teman
  yes. and opportunities for friends

[05:03] nanti kalau mau berkarir di CPI
  later if you want to have a career at CPI

[05:05] share screen.
  share screen.

[05:06] Oke,
  Okay,

[05:06] untuk share screen-nya sudah kelihatan
  for the screen share, it is visible

[05:08] untuk share screen-nya sudah kelihatan ya.
  Is the screen sharing visible now?

[05:11] Oke, jadi mungkin teman-teman di sini ada yang sudah pernah dengar CTI dan ada juga yang belum gitu ya.
  Okay, so maybe some of you here have heard of CTI and some haven't.

[05:17] Jadi supaya teman-teman semua di sini semakin kenal lagi sama CTI.
  So that all of you here become more familiar with CTI.

[05:19] CTI itu adalah PT Komputer Teknologi Internasional.
  CTI is PT Komputer Teknologi Internasional.

[05:24] eh kita eh biasanya disingkat sebagai CTA Group gitu ya, familiarnya kita ini leading cloud dan juga digital solution provider atau kita base-nya adalah distributor eh IT produk nih teman-teman.
  We are usually abbreviated as CTA Group, familiarly we are a leading cloud and digital solution provider, or our base is an IT product distributor, folks.

[05:35] Kita sudah berdiri sejak tahun 2003 dan hingga saat ini kita itu sudah ee memiliki 10 subsidiaries atau 10 anak perusahaan dan so far kita juga sudah bekerja sama dengan lebih dari 100 ee leading IT brand gitu ya.
  We have been established since 2003 and until now we have 10 subsidiaries and so far we have also collaborated with more than 100 leading IT brands.

[05:51] Dan di internal kita juga sudah banyak sekali eh international certified engineer-nya ya dan banyak juga e yang dari Busian kayak gitu.
  And internally, we also have many international certified engineers, and many are from Busian, like that.

[06:01] Nah, ee CTS sendiri teman-teman boleh lihat di layar bahwa kita ee tidak hanya ada di Indonesia aja atau di Jakarta, tapi kita sudah
  Now, CTS itself, folks, you can see on the screen that we are not only in Indonesia or Jakarta, but we are already

[06:08] atau di Jakarta, tapi kita sudah memperluas juga jangkauan wilayah kita
  or in Jakarta, but we have also expanded our reach

[06:10] memperluas juga jangkauan wilayah kita di Malaysia dan di Philipin.
  expanded our reach in Malaysia and the Philippines.

[06:14] di Malaysia dan di Philipin.
  in Malaysia and the Philippines.

[06:16] Berikut eh sekilas teman-teman mengenai visi dan misinya CTI.
  Here's a brief overview, friends, regarding CTI's vision and mission.

[06:19] Visinya CI adalah building digital economy to improve people's life.
  CTI's vision is to build a digital economy to improve people's lives.

[06:22] Artinya kita pengin bangun eh balik lagi karena kita IT company, kita pengin bangun ekonomi yang sifatnya digital untuk membantu ee hidup masyarakat gitu ya.
  Meaning, we want to build, again, because we are an IT company, we want to build an economy that is digital in nature to help people's lives.

[06:30] Dan untuk melaksanakan visi tersebut kita punya dua misi nih teman-teman.
  And to carry out that vision, we have two missions, friends.

[06:34] Misi kita yang pertama ini ee yang pertama pastinya di bagian bisnis ya.
  Our first mission is, of course, in the business aspect.

[06:39] kita pengin jadi su key sukses partner yang enggak hanya mendistributorkan aja, tapi kita juga sudah bisa eh deliverykan solution terbaik gitu ya.
  We want to be a key success partner that not only distributes but can also deliver the best solutions.

[06:51] Yang balik lagi eh technologi based solution.
  Which, again, is a technology-based solution.

[06:54] Dan untuk misi yang kedua ini di bagian people-nya di mana eh CTI juga berharap bisa menjadi tempat terbaik di mana semua karyawan itu bisa terus belajar dan pastinya berkembang.
  And for the second mission, in the people aspect, where CTI also hopes to become the best place where all employees can continue to learn and certainly grow.

[07:05] That's why nanti kalau misalnya teman-teman itu lagi nyari opportunity internship ataupun
  That's why later, if you are looking for internship opportunities or

[07:09] nyari opportunity internship ataupun opportunity untuk eh bekerja sebagai opportunity untuk eh bekerja sebagai full time, City itu mungkin bisa jadi eh great place lah buat teman-teman untuk bisa ee bekerja, ada belajar dan pastinya juga berkembang.
  looking for internship opportunities or opportunities to work as a full-time employee, City could be a great place for friends to work, learn, and definitely grow.

[07:21] Nah, ya selanjutnya ini mungkin sekilas saja mengenai milestone-nya CTI.
  Well, next, this might be a brief overview of CTI's milestones.

[07:26] CTA sendiri tadi aku sudah sempat mention bahwa sudah berdiri sejak tahun 2003 dan hingga saat ini itu kita sudah ada 10 subsidiari teman-teman dan juga dua regional company.
  CTA itself, I mentioned earlier that it has been established since 2003 and until now we have 10 subsidiaries, friends, and also two regional companies.

[07:36] Untuk subsidiari kita sendiri bergeraknya ee di bidang yang berbeda-beda, Teman-teman.
  For our subsidiaries, they operate in different fields, friends.

[07:40] Ada yang distributor dan juga ada yang sistem integrator gitu ya.
  Some are distributors and some are system integrators.

[07:44] Dan memang hari ini untuk sesi hari ini itu kita kedatangan juga eh eh Patan William gitu ya dari subsidiari kita itu eh Blue Power Technologi.
  And indeed, today for this session, we have with us eh eh Patan William from our subsidiary eh Blue Power Technology.

[07:54] Jadi mungkin nanti eh Patan bisa ceritain lebih detail mengenai Blue Power Teknologi gitu ya.
  So maybe later eh Patan can tell us in more detail about Blue Power Technology.

[08:02] Ee selanjutnya ini ee terkait teknologi pilar yang ada di CTI.
  Eh next, this is related to the technology pillars at CTI.

[08:05] Jadi, so far di sininya itu sudah ada tujuh teknologi
  So, so far here there are already seven technologies

[08:10] sininya itu sudah ada tujuh teknologi pilar dan mungkin untuk brand-brandnya.
  This already has seven technology pillars and perhaps for its brands.

[08:12] pilar dan mungkin untuk brand-brandnya mungkin di sini banyak teman-teman juga.
  pillars and perhaps for the brands, maybe many of you here too.

[08:14] mungkin di sini banyak teman-teman juga yang dari komputer sains ya mungkin udah familiar dengan beberapa brand yang ada di sini gitu.
  perhaps many of you here are also from computer science, maybe you are already familiar with some of the brands that exist here.

[08:18] Nah, ini so far adalah beberapa brand yang sudah pernah bekerja sama dan memang di-handle oleh CTI gitu.
  Now, so far these are some brands that have collaborated and are indeed handled by CTI.

[08:26] Jadi, kita ada tujuh teknologi pilarnya.
  So, we have seven technology pillars.

[08:29] ada operating system and database, virtualization and cloud, network, business application, security and point, dan juga infrastructure.
  there are operating systems and databases, virtualization and cloud, network, business applications, security and endpoint, and also infrastructure.

[08:37] Jadi memang cukup beragam untuk teknologi pilarnya.
  So it is quite diverse for the technology pillars.

[08:42] Nah, selanjutnya ini ee bag eh aku pengin sharing juga ke teman-teman BINAN bagaimana sih kita nanti live company gitu ya atau kita sebagai karyawan di CTI itu di ee selama berkarir di CTI itu kayak gimana sih?
  Now, next, I want to share with my BINAN friends how we will live the company later, or how it is for us as employees at CTI during our careers at CTI?

[08:58] Nah, ini ada beberapa foto-foto kita, kegiatan-kegiatan kita as employee gitu ya.
  Now, here are some photos of us, our activities as employees.

[09:03] Eh, sebelum itu mungkin kita masuk ke core value dulu.
  Uh, before that, maybe we should go into the core values first.

[09:07] Di CTI kita punya tiga core value teman-teman dan core value-nya juga mirip-mirip ya sama BINUS.
  At CTI, we have three core values, friends, and the core values are also similar to BINUS.

[09:11] value-nya juga mirip-mirip ya sama BINUS sebenarnya gitu ya.
  Its value is also similar to BINUS, actually.

[09:13] Yang pertama itu sebenarnya gitu ya.
  The first one is actually.

[09:13] Yang pertama itu kita ada integrity.
  The first one is we have integrity.

[09:16] Artinya memang di CTI itu semua karyawan harus jujur,
  Meaning, indeed, in CTI, all employees must be honest,

[09:18] bertanggung jawab dan pastinya juga bisa diandalkan dalam melaksanakan seluruh tanggung jawabnya gitu.
  responsible, and certainly can be relied upon in carrying out all their responsibilities.

[09:25] Kita juga ada humble.
  We also have humble.

[09:28] Di humble ini artinya semua employe di CTA itu harus mau be humble,
  In humble, this means all employees in CTA must be willing to be humble,

[09:31] harus mau menerima, mau menerima kritik,
  must be willing to accept, willing to accept criticism,

[09:33] mau menerima saran, dan pastinya mau bekerja sama satu sama lain kayak gitu.
  willing to accept suggestions, and certainly willing to cooperate with each other like that.

[09:38] Karena so far di CTI itu employee-nya udah mencapai eh almost eh 1.300 lebih.
  Because so far in CTI, the employees have reached, uh, almost, uh, over 1,300.

[09:44] Jadi yang pasti walaupun ada di subsidiaris atau anak perusahaan yang berbeda-beda, kita ee tetaplah eh satu CTI dan pastinya harus saling kerja sama kayak gitu.
  So, what's certain is that even though there are subsidiaries or different sub-companies, we are still, uh, one CTI and certainly must cooperate with each other like that.

[09:57] Dan yang ketiga ini ada Strave for Excellence yang artinya menjadi karyawan City itu harus selalu mau ee belajar dan berkembang dan pastinya selalu mau jadi versi terbaik dari ee dirinya masing-masing.
  And the third one is Strive for Excellence, which means being an employee of City, you must always be willing to, uh, learn and grow, and certainly always want to be the best version of, uh, yourselves.

[10:12] Nah, selanjutnya ini adalah experience GRD.
  Well, next is the GRD experience.

[10:15] Jadi, CTI itu juga berupaya nih kasih experience yang great buat setiap employee-nya.
  So, CTI also strives to provide a great experience for every employee.

[10:17] Great ini ada grow, enjoy and appreciate.
  Great includes grow, enjoy, and appreciate.

[10:20] Kita mulai dari grow dulu.
  Let's start with grow first.

[10:24] Nah, di grow ini, Teman-teman, CTA percaya bahwa setiap orang itu punya potensial untuk berkembang.
  Now, in this grow aspect, friends, CTA believes that everyone has the potential to develop.

[10:28] That's why di CTA itu kita ee ada banyak program-program teman-teman.
  That's why at CTA, we have many programs, friends.

[10:35] khususnya nanti kalau misalnya teman-teman yang udah semester, mungkin sekarang lagi semester 4, nanti semester depan itu udah mulai cari-cari magang nih buat semester 6 itu.
  Especially later, if friends are already in a semester, maybe now in semester 4, next semester, you will start looking for internships for semester 6.

[10:42] CTI kita juga punya program magang dan juga buat teman-teman ee jangan takut untuk e join magang di CTI karena ee tenang aja selama teman-teman magang itu teman-teman akan ditemani satu body dan satu mentor selama e proses teman-teman berkembang di CTI.
  CTI also has an internship program, and for friends, don't be afraid to join an internship at CTI because don't worry, during your internship, you will be accompanied by a buddy and a mentor throughout the process of your development at CTI.

[11:01] Kita juga sudah punya integrated development system.
  We also already have an integrated development system.

[11:03] Artinya pembelajaran teman-teman itu sudah terintegrasi dari teman-teman join sampai nanti teman-teman naik level seperti itu.
  This means your learning is already integrated from when you join until you level up.

[11:10] Kita juga ada performance itu penilaian
  We also have performance, which is an assessment

[11:13] juga ada performance itu penilaian tahunan dan juga ada yang akan aku jelaskan di slide yang akan aku jelaskan di slide berikutnya.
  There is also a performance, which is an annual assessment, and there is also what I will explain on the next slide.

[11:23] berikutnya. Nah, ini mengenai progresive karir pad.
  Next. Now, this is regarding the progressive career path.

[11:25] Nah, ini mengenai progresive karir pad. di CTI itu kita juga berupaya ee ee kasih jenang karir yang berkelanjutan
  Now, this is regarding the progressive career path. At CTI, we also strive to provide a sustainable career ladder.

[11:29] kasih jenang karir yang berkelanjutan gitu ya buat setiap employee-nya. Dan ini based on data yang ditarik dari ee data internal kita gitu.
  provide a sustainable career ladder for each employee. And this is based on data drawn from our internal data.

[11:35] Jadi so far staf ke tim leader kurang lebih 3 tahun,
  So far, from staff to team leader is approximately 3 years.

[11:37] staf ke tim leader kurang lebih 3 tahun, tim leader ke manajer 3 tahun, manajer ke jurnal manajer 2,5 tahun dan GM ke BOD juga 2,5 tahun.
  From staff to team leader is approximately 3 years, from team leader to manager is 3 years, from manager to general manager is 2.5 years, and from GM to BOD is also 2.5 years.

[11:45] ke jurnal manajer 2,5 tahun dan GM ke BOD juga 2,5 tahun. Jadi harapannya ada perkembangan karir nih untuk teman-teman juga.
  from general manager to BOD is also 2.5 years. So the hope is that there will be career development for friends too.

[11:53] juga. Selanjutnya ini di bagian enjoy-nya karena fun fact-nya nih teman-teman di CTI itu 50% lebih employee kita itu adalah Genzi.
  too. Next is the enjoyment part because the fun fact is that more than 50% of our employees at CTI are Gen Z.

[12:01] adalah Genzi. Jadi teman-teman tenang aja banyak banget anak mudanya di CTI ya.
  are Gen Z. So don't worry, there are a lot of young people at CTI.

[12:05] ya. Dan karena banyak anak muda so far kita spiritnya bukan hanya mau kerja aja tapi kita juga pengen have fun nih sama
  Yes. And because there are many young people, our spirit is not just about working, but we also want to have fun with

[12:13] tapi kita juga pengen have fun nih sama seluruh employee di CTI kayak gitu.
  But we also want to have fun with all the employees at CTI.

[12:16] Nah, seluruh employee di CTI kayak gitu.
  So, all the employees at CTI are like that.

[12:17] Nah, that's why di CTI kita punya banyak banget community teman-teman.
  So, that's why at CTI we have many communities, friends.

[12:20] Kita ada komunitas olahraga.
  We have sports communities.

[12:22] Jadi kalau misalnya teman-teman di sini ada yang suka olahraga, kalau misalnya teman-teman nanti join di CTI, teman-teman pasti bisa ikut seluruh kegiatan olahraga yang kita punya gitu ya.
  So if any of you here like sports, if you join CTI later, you can definitely participate in all the sports activities that we have.

[12:34] Dan selain kegiatan olahraga, kita juga banyak kegiatan tahunan yang seru lainnya seperti City Efest.
  And besides sports activities, we also have many other fun annual activities like City Efest.

[12:39] Biasanya kita ee undang artis ibu kota dan kita konser bareng seluruh karyawan.
  Usually we invite artists from the capital city and we have a concert together with all the employees.

[12:46] Kita juga ada Siti Elik ini perloman olahraga, birthday celebration and your bless, iftar, buka puasa bersama dan juga ada Titan Ran juga nih buat yang suka lari gitu ya.
  We also have City Elik, which is a sports competition, birthday celebration and your bless, iftar, breaking the fast together, and also Titan Run for those who like to run.

[12:56] Dan teman-teman tenang aja masih banyak sekali lagi event-event lainnya karena so far setiap ee setiap bulan itu pasti ada aja nih event-event yang diadakan oleh CTI untuk ee khususnya untuk eh wellness maupun untuk ee funnya di internal kita.
  And don't worry, there are still many more events because so far, every month there are definitely events held by CTI, especially for wellness or for fun within our organization.

[13:13] internal kita.
  internal to us.

[13:13] Nah, ee yang ketiga ini ada apresiasi.
  Well, the third one is appreciation.

[13:16] Nah, ee yang ketiga ini ada apresiasi.
  Well, the third one is appreciation.

[13:18] Aku yakin teman-teman di sini pasti senang ya kalau misalnya kita itu
  I'm sure friends here would be happy if we

[13:20] senang ya kalau misalnya kita itu diapresiasi sama perusahaan kayak gitu.
  are appreciated by the company like that.

[13:23] diapresiasi sama perusahaan kayak gitu.
  are appreciated by the company like that.

[13:23] Nah, di CTI apresiasi yang diberikan itu
  Well, at CTI, the appreciation given

[13:25] tidak hanya berupa bonus atau insentif,
  is not only in the form of bonuses or incentives,

[13:27] tapi juga ada namanya appreciation trip
  but there is also what's called an appreciation trip

[13:30] atau kita sebutnya sebagai celebration
  or we call it a celebration

[13:32] nih, Teman-teman.
  friends.

[13:32] Jadi di CTI kalau
  So at CTI if

[13:34] misalnya company achieve maka kita akan
  for example, the company achieves, then we will

[13:37] jalan-jalan ke luar negeri untuk
  travel abroad to

[13:38] merayakan achievement tersebut seperti
  celebrate that achievement, like that.

[13:40] itu.
  that.

[13:40] Dan ini biasanya dilakuinnya
  And this is usually done

[13:42] setahun sekali.
  once a year.

[13:42] [mendengus]
  [snorts]

[13:42] Ini so far
  So far

[13:44] ada beberapa negara yang sudah pernah
  there are several countries that have been

[13:45] dikunjungi.
  visited.

[13:48] Oke, selanjutnya ini mungkin relate
  Okay, next, this might relate

[13:50] untuk teman-teman yang akan yang
  to friends who will be

[13:51] semester depannya akan magang gitu ya.
  interning next semester.

[13:54] Karena di CTI kita punya ada program
  Because at CTI we have a program

[13:56] magang namanya Citizenship dan udah
  called Citizenship internship, and

[13:58] banyak juga KK tingkat teman-teman yang
  many senior friends have also

[14:00] magang di CTI kayak gitu.
  interned at CTI like that.

[14:03] Untuk program magangnya itu kurang lebih
  For the internship program, it's approximately

[14:05] seperti ini, Teman-teman.
  like this, friends.

[14:07] Program magangnya sendiri itu 12 bulan.
  The internship program itself is 12 months.

[14:10] Nanti di 6 bulan pertama teman-teman akan banyak
  Then in the first 6 months, you will have a lot of

[14:13] ee kelas and hands on training.
  uh, classes and hands-on training.

[14:13] Pastinya
  Certainly

[14:15] ee kelas and hands on training.
  There are classes and hands-on training.

[14:17] Pastinya teman-teman belajar sambil nanti teman-teman belajar sambil nanti teman-teman akan magang juga kayak gitu.
  Surely, you will learn while later you will also intern, just like that.

[14:20] teman-teman akan magang juga kayak gitu.
  You will also intern, just like that.

[14:22] Masuk ke 6 bulan kedua, teman-teman masih akan tetap magang.
  Entering the second 6 months, you will still be interning.

[14:24] Tapi di 6 bulan kedua ini teman-teman udah bisa nih sambil ngerjain skripsinya teman-teman.
  But in this second 6 months, you can already work on your thesis.

[14:28] Jadi skripsinya teman-teman kalau mau ngambil topiknya topik magang di CTI itu juga boleh banget.
  So, if you want to take the topic of your internship at CTI for your thesis, that's also very possible.

[14:33] Jadi bisa dijalanin berbarengan karena so far juga teman-teman Binusian yang di tempat kita
  So it can be done concurrently because so far, Binusian students at our place

[14:38] yang di 6 bulan pertama itu mereka udah pretesis duluan gitu.
  who were in the first 6 months have already done their pre-thesis first.

[14:43] Jadi lulusnya juga lebih cepat.
  So the graduation is also faster.

[14:45] Nah, setelah magang 12 bulan teman-teman akan on review performance upersal.
  Now, after 12 months of internship, you will have a performance review.

[14:50] Kalau memang eh on review-nya teman-teman bagus performance-nya, maka e setelah 12 bulan ini teman-teman akan langsung karir transition menjadi full time employee
  If your performance review is good, then after these 12 months, you will directly transition your career to become a full-time employee.

[15:01] tanpa teman-teman harus interview atau provision lagi seperti itu.
  without you having to interview or go through probation again like that.

[15:03] Dan untuk apply-nya itu teman-teman kita udah kerja sama juga dengan tim internship BINUS.
  And for applying, we have also collaborated with the BINUS internship team.

[15:09] Jadi nanti teman-teman boleh apply via ee BINUS Apps.
  So later you can apply via the BINUS Apps.

[15:11] Dan buat teman-teman mungkin yang ada di sini
  And for those of you who might be here

[15:16] teman-teman mungkin yang ada di sini juga yang udah mau lulus atau lagi sidang skripsi atau ee udah fresh graduate gitu ya, teman-teman juga bisa banget cek opportunity karir kita di karir.computetx.com karena kita banyak sekali opportunity untuk teman-teman fres grade gitu.
  Friends, maybe those of you here who are about to graduate or are in thesis defense or are already fresh graduates, you can really check out our career opportunities at karir.computetx.com because we have a lot of opportunities for fresh grads.

[15:31] Jadi teman-teman boleh langsung apply di sana atau nanti kalau misalnya mau tanya-tanya ke aku lewat kolom chat itu juga boleh banget gitu ya.
  So, friends, you can directly apply there or if you want to ask me through the chat column, that's also very welcome.

[15:40] Selanjutnya ini mungkin terkait internship overview yang akan teman-teman dapatkan yang pastinya akan dapat skill development, ada mentoring on the job intern, project implementation, dan pastinya golden ticket untuk menjadi fulltime employee.
  Next, this might be related to the internship overview that you will get, which will definitely provide skill development, on-the-job mentoring, project implementation, and of course a golden ticket to become a full-time employee.

[15:54] Dan untuk internship ini kita juga paid internship.
  And for this internship, we also have paid internships.

[15:55] Jadi pastinya teman-teman akan mendapatkan uang satu.
  So, rest assured, friends, you will receive a salary.

[16:00] Oke, ee mungkin itu aja teman-teman sharing dari aku ee mengenai CTI teman-teman.
  Okay, uh, maybe that's all my sharing, friends, regarding CTI.

[16:07] Kalau mau get in touch sama kita semakin dekat lagi sama CTI itu boleh banget ya di-follow sosial media kita di Instagram @insitectig dan juga di linkin di komputer teknologi
  If you want to get in touch with us and get closer to CTI, you can definitely follow our social media at Instagram @insitectig and also on LinkedIn at Computa Teknologi.

[16:17] Dan juga di linkin di komputer teknologi internasional karena kita sering banget internasional karena kita sering banget share informasi lowangan kerja maupun share informasi lowangan kerja maupun informasi-informasi lainnya gitu.
  And it's also linked on international technology computers because we often share job opening information or other information.

[16:24] Dan mungkin buat teman-teman yang mau storyin kegiatan hari ini di Insta story-nya teman-teman juga jangan lupa untuk mention ee ke Instagram kita di @insetctti Group.
  And maybe for friends who want to story today's activities on their Instagram Story, don't forget to mention us on our Instagram at @insetctti Group.

[16:35] Oke, mungkin itu aja teman-teman perkenalan dari aku mengenai CTI.
  Okay, maybe that's all for the introduction from me regarding CTI.

[16:37] Mungkin ee teman-teman juga udah pada enggak sabar ya buat masuk ke sesi utama kita di mana hari ini kita akan e mendengarkan sharing dari salah satu eh BINUS juga dan juga salah eh manajer juga di CTI gitu ya.
  Maybe friends are also impatient to enter our main session where today we will hear sharing from one of the BINUS alumni and also a manager at CTI.

[16:54] Langsung aja kepada Kotan aku persilakan untuk ee langsung sharing materi.
  Directly to Kotan, I invite you to share the material.

[16:58] Terima kasih.
  Thank you.

[16:59] Oke, thank you Widia. Thank you Charisa juga.
  Okay, thank you Widia. Thank you Charisa too.

[17:05] So, I oke mungkin ee aku mulai ya.
  So, I okay, maybe I'll start.

[17:08] Jadi eh kalau misalnya di share ini kita hari ini saya akan bawa topik untuk agility, adaptation, flexibility and collaboration.
  So, if for example in this sharing, today I will bring a topic on agility, adaptation, flexibility and collaboration.

[17:17] collaboration.
  Collaboration.

[17:19] Eh sebenarnya mungkin kalau misalnya by kata-kata itu kayak simpel banget.
  Uh, actually, maybe if it's by words, it's like very simple.

[17:22] Ee jalaninnya juga simpel banget.
  Uh, running it is also very simple.

[17:26] Ee jalaninnya juga mungkin kelihatannya ee jalaninnya mungkin bagi yang agak tough lah ya.
  Uh, running it also maybe looks like, uh, running it might be a bit tough for some.

[17:27] mungkin bagi yang agak tough lah ya.
  might be a bit tough for some.

[17:28] Tapi kalau baik kata-kata atau pengertian sebenarnya sih ee should be
  But if it's by words or actual understanding, uh, it should be

[17:31] pengertian sebenarnya sih ee should be ee gampanglah tanda kutipnya.
  actual understanding, uh, it should be, uh, easy, quote unquote.

[17:35] Tapi ee gimana sih caranya kita bawa dari sisi
  But, uh, how do we bring it from the side of

[17:38] education gitu ya? Dari kalau misalnya
  education, right? From, for example,

[17:39] dari awal nih kita masih belajar di sisi
  from the beginning, we are still learning in the side of

[17:41] education dan ketika jump in ke
  education, and when we jump into

[17:43] profesional atau bekerja gitu ya itu
  professional or working, right, it

[17:46] bakal ada sedikit slightly adjustment
  will be a slight adjustment

[17:49] pasti dari sisi teman-teman semua.
  definitely from all of your sides.

[17:53] Ee di sini saya kenalin diri eh kenalin
  Uh, here I'll introduce myself, uh, introduce

[17:56] profile saya dulu.
  my profile first.

[17:59] Ee jadi saya start di CTI Group itu dari saya lulus dari 2016
  Uh, so I started at CTI Group from when I graduated in 2016

[18:02] juga. Jadi hampir sekarang hampir 10
  too. So almost now, almost 10

[18:04] tahun almost dikit lagi.
  years, almost a little more.

[18:08] Saya lulus dari BINUS itu di 2016 jurusan IT ee
  I graduated from BINUS in 2016, majoring in IT, uh,

[18:12] penjurusannya networking.
  specializing in networking.

[18:14] Tapi kalau misalnya yang saya tahu
  But if, for example, what I know

[18:15] belakang-belakangan ini kayaknya udah
  lately, it seems like it's already

[18:16] agak beda nih ya. di BINUS sudah
  a bit different, right? At BINUS already

[18:18] agak beda nih ya.
  It's a bit different.

[18:18] di BINUS sudah langsung di di dispfied dari awalnya ada gaming, ada security dan sebagainya dulu.
  At BINUS, it was directly specified from the beginning, there was gaming, security, and so on.

[18:26] Nah, dulu juga kebetulan saya jadi ketua dari organisasi KMBD ee organisasi kerohanian budhis di BINUS.
  Well, back then, I happened to be the chairman of the KMBD organization, the Buddhist spiritual organization at BINUS.

[18:35] Ee kalau teman-teman ada yang ikut organisasi, nah itu salah satu yang paling efektif sih menurut saya untuk belajar soft skill gitu.
  If any of you friends were involved in organizations, well, that's one of the most effective ways, in my opinion, to learn soft skills.

[18:44] Nah, tapi entar kalau misalnya ngomongin soft skill mungkin nanti saya jelasin di belakang juga.
  Well, but later, if we talk about soft skills, maybe I'll explain them later.

[18:49] Nah, ee kalau misalnya dari saya sendiri kenapa saya senang gitu ya di CTI Group?
  Well, why do I personally like it at CTI Group?

[18:56] Karena kita itu enggak enggak enggak selalu nih kalau misalnya kayak kita sukanya A terus gitu besok udah bosan nih maunya B.
  Because we don't always stick to liking A and then tomorrow get bored and want B.

[19:02] Nah, itu juga saya ee di di CTI Group tuh bisa banget untuk di ee bantu untuk konsel kita ada masalah atau kendala seperti itu.
  Well, at CTI Group, I can also be greatly helped to consult when we have problems or obstacles like that.

[19:11] Em, nah untuk sekarang saya handle untuk manager cloud dan GIS.
  Um, well, for now, I handle the cloud and GIS manager role.

[19:15] So, saya handle tim eh total timnya ada sekitar
  So, I handle the team, the total team is around

[19:20] handle tim eh total timnya ada sekitar 15 orangan.
  handle time, uh, the total time is around 15 or so.

[19:24] Nah, itu eh 13-nya full of Genzy.
  Now, uh, 13 of them are full of Gen Z.

[19:27] Jadi saya happy banget kalau kota Burgenzi karena saya benar-benar ee belajar lah ya untuk ee tahu gimana sih cara Gen itu berpikir dan eh jalaninnya.
  So I'm really happy if the city of Burgenzi because I really, uh, learned, you know, to know how Gen Z thinks and, uh, how they operate.

[19:33] Contohnya ini PPT yang saya buat ini pull off dari jadi saya bikin dari chat GPT terus GPT-nya bikin outline-nya.
  For example, this PPT that I made was pulled off from, so I made it from ChatGPT, then ChatGPT made the outline.

[19:44] Dari outline-nya saya langsung kirim ke Gama terus langsung jadi eh PPT-nya.
  From the outline, I immediately sent it to Gamma, and then it immediately became, uh, the PPT.

[19:51] Kalau zaman dulu mungkin kita spend time lebih lama ya kalau misalnya mau buat PPT seperti ini gitu.
  In the past, maybe we would spend more time, you know, if we wanted to make a PPT like this.

[19:57] Oke, sorry. Oke, mungkin saya mulai ke materi yang pertama.
  Okay, sorry. Okay, maybe I'll start with the first material.

[20:00] Jadi, kalau misalnya kita bilang agility, mungkin kalau misalnya orang bilang al gimana sih gitu ya.
  So, if we say agility, maybe if people say 'al', how is it like that?

[20:04] Kalau sendiri kan sebenarnya mungkin kelihatannya mudah ya.
  If you look at it yourself, it actually seems easy.

[20:08] Yang penting kita bisa ee gampang nih ikutin kiri kanan kiri kanan.
  The important thing is that we can, uh, easily follow left and right, left and right.

[20:12] Nah, tapi sebenarnya kalau misalnya kita ngomong itu means kita tuh harus belajarnya lebih cepat.
  Well, but actually, if we talk about it, it means we have to learn faster.

[20:16] Ee belajarnya cepat, take decision cepat, ee mengambil keputusan apapun
  Uh, learn fast, make decisions fast, uh, make any decision

[20:21] cepat, ee mengambil keputusan apapun harus serba cepat. Nah, bukan cuma

[20:24] harus serba cepat. Nah, bukan cuma cepat, tapi kita juga harus lebih ee

[20:26] cepat, tapi kita juga harus lebih ee efisien, efektif. Nah, dari semua

[20:31] efisien, efektif. Nah, dari semua perjalanan saya selama di sini itu ee

[20:34] perjalanan saya selama di sini itu ee ini yang cukup sulit karena ee semua

[20:40] ini yang cukup sulit karena ee semua oke jangan semua setiap hari itu kita

[20:42] oke jangan semua setiap hari itu kita pasti akan diberikan dari

[20:44] pasti akan diberikan dari pilihan-pilihan. Nah, setiap pilihannya

[20:47] pilihan-pilihan. Nah, setiap pilihannya itu ee menentukan hasilnya. Nah, ketika

[20:50] itu ee menentukan hasilnya. Nah, ketika dari misalnya kita menentukan pilihan

[20:52] dari misalnya kita menentukan pilihan itu impactnya apa sih terhadap orang

[20:54] itu impactnya apa sih terhadap orang lain, impactnya apa terhadap perusahaan?

[20:55] lain, impactnya apa terhadap perusahaan? Nah, itu harus dipikirin secara

[20:57] Nah, itu harus dipikirin secara matang-matang. Apalagi kalau misalnya

[20:59] matang-matang. Apalagi kalau misalnya dibilang IT world gitu ya, ee teknologi

[21:02] dibilang IT world gitu ya, ee teknologi itu parah banget. Ee contoh kalau

[21:05] itu parah banget. Ee contoh kalau misalnya boleh cerita sedikit mungkin

[21:07] misalnya boleh cerita sedikit mungkin teman-teman di sini belum ada. Saya

[21:09] teman-teman di sini belum ada. Saya enggak tahu sih kayaknya zaman

[21:10] enggak tahu sih kayaknya zaman teman-teman kayaknya belum ada HP Nokia

[21:12] teman-teman kayaknya belum ada HP Nokia eh udah masa Nokia tuh udah habis gitu

[21:14] eh udah masa Nokia tuh udah habis gitu ya. Sedangkan kalau di zaman saya dulu,

[21:17] ya. Sedangkan kalau di zaman saya dulu, HP masih Nokia, kita masih pakai printer

[21:20] HP masih Nokia, kita masih pakai printer eh printer e ada yang masih pakai mesin

[21:23] eh printer e ada yang masih pakai mesin tik terus eh evolve dikit mungkin ya ke

[21:26] tik terus eh evolve dikit mungkin ya ke zamannya Blackberry. Mungkin teman-teman

[21:28] zamannya Blackberry. Mungkin teman-teman hidupnya di zaman Blackberry gitu ya. ee

[21:30] hidupnya di zaman Blackberry gitu ya. ee semua orang pakai PINB dan lain-lain.

[21:33] semua orang pakai PINB dan lain-lain. Terus sekarang ini ee kita bilang udah

[21:35] Terus sekarang ini ee kita bilang udah pakai iPhone atau Android base. Nah, itu

[21:38] pakai iPhone atau Android base. Nah, itu aja dengan seiring berjalannya waktu

[21:40] aja dengan seiring berjalannya waktu itu. Nah, itu tuh kita harus ee bisa

[21:43] itu. Nah, itu tuh kita harus ee bisa ajal terhadap semua yang terjadi. Kalau

[21:46] ajal terhadap semua yang terjadi. Kalau misalnya kita enggak ajal, gimana?

[21:47] misalnya kita enggak ajal, gimana? Mungkin kita akan jadi ketinggalan,

[21:49] Mungkin kita akan jadi ketinggalan, kitanya. jadi enggak bisa relevan sama

[21:52] kitanya. jadi enggak bisa relevan sama ee apa yang terjadi di ee sekitaran kita

[21:56] ee apa yang terjadi di ee sekitaran kita atau ee dunia lah ya kalau kita bilang.

[22:00] atau ee dunia lah ya kalau kita bilang. Nah, terus ee saya next sedikit. Nah,

[22:03] Nah, terus ee saya next sedikit. Nah, jadi sebenarnya agility itu apa sih?

[22:06] jadi sebenarnya agility itu apa sih? Kita tuh harus belajarnya cepat banget.

[22:08] Kita tuh harus belajarnya cepat banget. Jadi kita misalnya master new tools

[22:09] Jadi kita misalnya master new tools contoh ya. Tapi ee ini kayak tadi saya

[22:12] contoh ya. Tapi ee ini kayak tadi saya bilang kalau misalnya dulu zamannya saya

[22:14] bilang kalau misalnya dulu zamannya saya dulu belum ada tuh AI jadi masih pakai

[22:16] dulu belum ada tuh AI jadi masih pakai Google. kita Google, kita cari

[22:18] Google. kita Google, kita cari materinya, terus habis dari situ kita

[22:21] materinya, terus habis dari situ kita pindahin ke PPT, terus kita harus desain

[22:23] pindahin ke PPT, terus kita harus desain lagi PPT-nya dari outline-outline yang

[22:26] lagi PPT-nya dari outline-outline yang udah kita nyari di Google. Nah, kalau

[22:28] udah kita nyari di Google. Nah, kalau sekarang benar-benar udah pure pakai AI.

[22:31] sekarang benar-benar udah pure pakai AI. Jadi, benar-benar udah pakai dari GPT

[22:34] Jadi, benar-benar udah pakai dari GPT atau Gemini atau

[22:38] atau Gemini atau eh apa namanya? Quen gitu ya atau deep.

[22:42] eh apa namanya? Quen gitu ya atau deep. Nah, itu kita cari mana yang paling fits

[22:44] Nah, itu kita cari mana yang paling fits to us. Habis itu kita pindahin juga ke

[22:46] to us. Habis itu kita pindahin juga ke ke

[22:49] ke PPT design gitu ya. Di sini saya pakai

[22:51] PPT design gitu ya. Di sini saya pakai Gama, tapi mungkin juga ada yang pakai

[22:53] Gama, tapi mungkin juga ada yang pakai cloud AI gitu. Jadi kayak benar-benar

[22:55] cloud AI gitu. Jadi kayak benar-benar gimana caranya kita bisa eh belajar lah

[22:58] gimana caranya kita bisa eh belajar lah ya. Walaupun mungkin ini kalau misalnya

[23:00] ya. Walaupun mungkin ini kalau misalnya dibilang perfect juga mungkin jawabannya

[23:02] dibilang perfect juga mungkin jawabannya enggak, tapi at least saya coba dulu.

[23:04] enggak, tapi at least saya coba dulu. Jadi kalau misalnya sudah coba kan kita

[23:05] Jadi kalau misalnya sudah coba kan kita tahu nih oh ini ee oke atau enggak bisa

[23:10] tahu nih oh ini ee oke atau enggak bisa mempermudah kita atau enggak gitu.

[23:13] mempermudah kita atau enggak gitu. Nah, yang kedua ini kalau misalnya kita

[23:14] Nah, yang kedua ini kalau misalnya kita bilang stay relevan kayak tadi saya

[23:16] bilang stay relevan kayak tadi saya bilang kalau zaman dulu mungkin kalau

[23:18] bilang kalau zaman dulu mungkin kalau saya cerita lagi di awal-awal ee saya

[23:22] saya cerita lagi di awal-awal ee saya masuk kerja itu flot belum booming sama

[23:24] masuk kerja itu flot belum booming sama sekali. Semua orang masih belinya

[23:26] sekali. Semua orang masih belinya server, belinya storage biasa. Sedangkan

[23:29] server, belinya storage biasa. Sedangkan di tahun 20171

[23:31] di tahun 20171 itu cloud sudah mulai ada booming

[23:33] itu cloud sudah mulai ada booming apalagi pas COVID gitu ya ee pengadaan

[23:35] apalagi pas COVID gitu ya ee pengadaan server dan lain-lain susah. Nah, cloud

[23:37] server dan lain-lain susah. Nah, cloud itu naik banget. Nah, setelah cloud naik

[23:39] itu naik banget. Nah, setelah cloud naik banget kita akan ngomong security-nya.

[23:41] banget kita akan ngomong security-nya. Nah, security juga akan seiring berjalan

[23:44] Nah, security juga akan seiring berjalan waktu sekarang sudah ada GDPR untuk di

[23:46] waktu sekarang sudah ada GDPR untuk di Eropa atau di Indonesia sudah ada PDP

[23:48] Eropa atau di Indonesia sudah ada PDP perlindungan data pribadi eh yang

[23:50] perlindungan data pribadi eh yang membutuhkan konsen teman-teman untuk

[23:51] membutuhkan konsen teman-teman untuk share data ke company lah ya kita

[23:54] share data ke company lah ya kita bilang. Nah, itu gimana caranya kita

[23:56] bilang. Nah, itu gimana caranya kita bisa stay relevan dan still belajar.

[23:59] bisa stay relevan dan still belajar. Gimana caranya kita bisa eh tahu

[24:02] Gimana caranya kita bisa eh tahu kebutuhan dari ee company atau user dan

[24:06] kebutuhan dari ee company atau user dan sebagainya.

[24:08] sebagainya. Terus yang terakhir juga kita be ready

[24:09] Terus yang terakhir juga kita be ready to change eh kalau misalnya emang e ada

[24:13] to change eh kalau misalnya emang e ada opportunity baru ya itu kita enggak

[24:15] opportunity baru ya itu kita enggak boleh lihat itu sebagai trad. Nah,

[24:17] boleh lihat itu sebagai trad. Nah, kebetulan juga saya tuh dulu handelnya

[24:19] kebetulan juga saya tuh dulu handelnya dari staff itu dari 2016 sampai 2021

[24:22] dari staff itu dari 2016 sampai 2021 itu eh individual contributor terus baru

[24:26] itu eh individual contributor terus baru dinaikin jadi tim leader dari 2021 dan

[24:29] dinaikin jadi tim leader dari 2021 dan baru di pindah ke manajer ini baru di

[24:32] baru di pindah ke manajer ini baru di 2026. Nah, itu barang-barang yang saya

[24:35] 2026. Nah, itu barang-barang yang saya handle semuanya beda. Dari security,

[24:37] handle semuanya beda. Dari security, terus ke database, terus jualan ke

[24:40] terus ke database, terus jualan ke middleware, terus yang terakhir saya

[24:42] middleware, terus yang terakhir saya dipindahkan ke cloud. Jadi eh gimana sih

[24:45] dipindahkan ke cloud. Jadi eh gimana sih cara kita buat belajar eh menerima lah

[24:48] cara kita buat belajar eh menerima lah ya, bukan eh menerima challenge itu

[24:52] ya, bukan eh menerima challenge itu sebagai opportunity, bukan sebagai

[24:53] sebagai opportunity, bukan sebagai thread kayak kayak oh nih orang kayaknya

[24:56] thread kayak kayak oh nih orang kayaknya enggak cocok di sini. Terus dilihat

[24:58] enggak cocok di sini. Terus dilihat kayaknya lebih cocok di sini dipindahin

[25:00] kayaknya lebih cocok di sini dipindahin gitu ya. Tapi kita harus lihat itu

[25:01] gitu ya. Tapi kita harus lihat itu sebagai ee challenge yang baru. Mungkin

[25:03] sebagai ee challenge yang baru. Mungkin kita bisa belajar lebih banyak di tempat

[25:05] kita bisa belajar lebih banyak di tempat yang baru gitu.

[25:08] yang baru gitu. Nah, terus yang kedua di sini saya bahas

[25:11] Nah, terus yang kedua di sini saya bahas tentang sisi adaptasi. Jadi, kalau

[25:13] tentang sisi adaptasi. Jadi, kalau misalnya ditanya IT,

[25:15] misalnya ditanya IT, sebenarnya bukan IT doang sih, tapi

[25:17] sebenarnya bukan IT doang sih, tapi spesific IT itu memang paling banyak ee

[25:20] spesific IT itu memang paling banyak ee perubahan ya. Kalau tapi kalau ditanya

[25:22] perubahan ya. Kalau tapi kalau ditanya apakah accounting enggak ada perubahan,

[25:24] apakah accounting enggak ada perubahan, ada juga contohnya AFRS itu juga

[25:27] ada juga contohnya AFRS itu juga berkembang terus setiap tahunnya. Jadi

[25:29] berkembang terus setiap tahunnya. Jadi kita harus comply juga dengan ee

[25:31] kita harus comply juga dengan ee aturan-aturan yang ada di Indonesia.

[25:33] aturan-aturan yang ada di Indonesia. Nah, kebetulan karena saya di IT mungkin

[25:35] Nah, kebetulan karena saya di IT mungkin saya jelasinnya lebih banyak di IT.

[25:36] saya jelasinnya lebih banyak di IT. Kalau IT itu ee banyak banget yang

[25:39] Kalau IT itu ee banyak banget yang berubah. Eh, contoh ya kalau misalnya

[25:42] berubah. Eh, contoh ya kalau misalnya kita ngomong zaman dulu database itu

[25:44] kita ngomong zaman dulu database itu belum booming lah ya, no sequel. ee

[25:47] belum booming lah ya, no sequel. ee semua orang masih bikin aplikasi secara

[25:49] semua orang masih bikin aplikasi secara monolitik, secara eh sequel database.

[25:53] monolitik, secara eh sequel database. Sedangkan kalau yang baru-baru ini kita

[25:55] Sedangkan kalau yang baru-baru ini kita bilang kayak blue atau kayak eh Genius

[25:58] bilang kayak blue atau kayak eh Genius itu semua udah pakai microservices

[26:01] itu semua udah pakai microservices eh apps dan eh udah pakai no sequal

[26:06] eh apps dan eh udah pakai no sequal database. Jadi kayak benar-benar

[26:07] database. Jadi kayak benar-benar perubahannya tuh sangat cepat.

[26:10] perubahannya tuh sangat cepat. AI juga sekarang kalau misalnya kita

[26:12] AI juga sekarang kalau misalnya kita bilang chatbot zaman dulu kita bikinnya

[26:14] bilang chatbot zaman dulu kita bikinnya pasti pakai customer service gitu ya.

[26:15] pasti pakai customer service gitu ya. Sedangkan kalau sekarang udah di tinggal

[26:17] Sedangkan kalau sekarang udah di tinggal diembed aja di sistem kita tambahin AI

[26:19] diembed aja di sistem kita tambahin AI chatbot ataupun even sekarang kayak call

[26:22] chatbot ataupun even sekarang kayak call center pun ah pakai AI gitu ya. Jadi

[26:24] center pun ah pakai AI gitu ya. Jadi benar-benar emang udah jadi ganti banget

[26:27] benar-benar emang udah jadi ganti banget dari sisi eh perubahan dari sisi satu

[26:31] dari sisi eh perubahan dari sisi satu company.

[26:32] company. Nah, kalau kita enggak adaptasi apa yang

[26:33] Nah, kalau kita enggak adaptasi apa yang terjadi? Ya, mungkin kita salah satu

[26:35] terjadi? Ya, mungkin kita salah satu yang mungkin jadi sedikit tanda kutipnya

[26:38] yang mungkin jadi sedikit tanda kutipnya lebih useless karena kita enggak bisa

[26:40] lebih useless karena kita enggak bisa kita fail to adapt dengan ee teknologi

[26:43] kita fail to adapt dengan ee teknologi yang terbaru, sistem terbaru, dunia

[26:45] yang terbaru, sistem terbaru, dunia seperti apa sekarang gitu ya. Nah,

[26:48] seperti apa sekarang gitu ya. Nah, gimana sih cara kita adapt gitu ya? Kita

[26:50] gimana sih cara kita adapt gitu ya? Kita harus coba secara cepat lagi kita harus

[26:53] harus coba secara cepat lagi kita harus ee mengertilah konteks-konteks terbaru

[26:56] ee mengertilah konteks-konteks terbaru ee AI e mungkin kalau misalnya sekarang

[26:58] ee AI e mungkin kalau misalnya sekarang ada Bitcoin dan sebagainya. Nah, itu

[27:00] ada Bitcoin dan sebagainya. Nah, itu kita harus cepat ngerti. At least kita

[27:02] kita harus cepat ngerti. At least kita tahu apa yang harus kita jalanin gitu,

[27:05] tahu apa yang harus kita jalanin gitu, apa yang mau kita ambil decision-nya.

[27:07] apa yang mau kita ambil decision-nya. Terus yang kedua, kita juga enggak boleh

[27:09] Terus yang kedua, kita juga enggak boleh takut untuk keluar dari comfort zone.

[27:11] takut untuk keluar dari comfort zone. Karena kalau misalnya di comfort zone

[27:12] Karena kalau misalnya di comfort zone mulu, most likely kita enggak akan

[27:14] mulu, most likely kita enggak akan belajar banyak. Bukan enggak, bukan

[27:16] belajar banyak. Bukan enggak, bukan bukan enggak belajar, tapi mungkin

[27:18] bukan enggak belajar, tapi mungkin enggak belajar banyak. Kenapa? Karena

[27:20] enggak belajar banyak. Kenapa? Karena mungkin yang kita udah kita udah paham

[27:22] mungkin yang kita udah kita udah paham bangetlah, kita udah tahu banget nih

[27:24] bangetlah, kita udah tahu banget nih dari A to Z apa yang harus kita lakuin.

[27:26] dari A to Z apa yang harus kita lakuin. Tapi ketika kita dikasih challenge baru

[27:29] Tapi ketika kita dikasih challenge baru mungkin kita akan belajar dari A ke B

[27:33] mungkin kita akan belajar dari A ke B itu ada tahap A1, A2, A3. Jadi kayak

[27:37] itu ada tahap A1, A2, A3. Jadi kayak lebih banyak belajar dari sisi eh kalau

[27:40] lebih banyak belajar dari sisi eh kalau kita di luar comfort zone kita. Terus

[27:42] kita di luar comfort zone kita. Terus kalau yang ketiga, kita juga harus take

[27:44] kalau yang ketiga, kita juga harus take inisiatif kalau misalnya ee sesuatu tuh

[27:47] inisiatif kalau misalnya ee sesuatu tuh terjadi enggak jelas. Jadi kalau

[27:50] terjadi enggak jelas. Jadi kalau misalnya entar kayak ada pertanyaan

[27:51] misalnya entar kayak ada pertanyaan monggo langsung ditanya aja ee inisiatif

[27:53] monggo langsung ditanya aja ee inisiatif aja nanya gitu ya. Kalau misalnya saya

[27:55] aja nanya gitu ya. Kalau misalnya saya personally karena saya enggak suka

[27:57] personally karena saya enggak suka sesuatu masalah ee berlarut-larut pasti

[28:01] sesuatu masalah ee berlarut-larut pasti biasanya saya akan secepat mungkin

[28:03] biasanya saya akan secepat mungkin biasanya untuk ee eh sor biasanya saya

[28:06] biasanya untuk ee eh sor biasanya saya secepat mungkin untuk mengclearkan

[28:08] secepat mungkin untuk mengclearkan masalah itu gitu.

[28:10] masalah itu gitu. Nah, yang ketiga kita harus fleksibel

[28:12] Nah, yang ketiga kita harus fleksibel juga. Jadi kalau misalnya ditanya ee

[28:16] juga. Jadi kalau misalnya ditanya ee kalau misalnya ditanya gitu ya dari

[28:18] kalau misalnya ditanya gitu ya dari zaman saya graduate saya ngerti apa

[28:21] zaman saya graduate saya ngerti apa tentang flexibility ya saya cobain open

[28:24] tentang flexibility ya saya cobain open minded aja gitu ya. Maksudnya kayak eh

[28:27] minded aja gitu ya. Maksudnya kayak eh jalanin aja terus nanti kita harus bisa

[28:31] jalanin aja terus nanti kita harus bisa adjusting juga sama apapun yang terjadi

[28:34] adjusting juga sama apapun yang terjadi gitu ya. Karena kalau misalnya kita

[28:36] gitu ya. Karena kalau misalnya kita ngomongnya misalnya nih ya, saya terpaku

[28:38] ngomongnya misalnya nih ya, saya terpaku banget sama

[28:40] banget sama Windows atau misalnya sama Microsoft

[28:42] Windows atau misalnya sama Microsoft gitu ya. Terus ternyata oh Gmail lebih

[28:45] gitu ya. Terus ternyata oh Gmail lebih enak nih atau eh Google lebih bagus.

[28:47] enak nih atau eh Google lebih bagus. Kalau misalnya kita terpaku sama satu

[28:49] Kalau misalnya kita terpaku sama satu mindset dan kita tidak belajar sesuatu

[28:51] mindset dan kita tidak belajar sesuatu yang lain, kita enggak pernah tahu ada

[28:52] yang lain, kita enggak pernah tahu ada yang lebih bagus atau enggak. Jadi

[28:54] yang lebih bagus atau enggak. Jadi biasanya saya fleksibel aja, saya cobain

[28:56] biasanya saya fleksibel aja, saya cobain semuanya. E nanti kita akan pick mana

[28:59] semuanya. E nanti kita akan pick mana yang paling fit fit ke kita lah ya.

[29:03] yang paling fit fit ke kita lah ya. E kalau misalnya kayak dulu mungkin

[29:05] E kalau misalnya kayak dulu mungkin kalau misalnya kayak AI aja kan dipilih

[29:07] kalau misalnya kayak AI aja kan dipilih dihadapkan dengan beberapa pilihan. Nah,

[29:09] dihadapkan dengan beberapa pilihan. Nah, itu kita aja harus open juga terhadap

[29:11] itu kita aja harus open juga terhadap semua itu. Ataupun dengan teknologi baru

[29:13] semua itu. Ataupun dengan teknologi baru juga kita harus menerima lah. Harus kita

[29:16] juga kita harus menerima lah. Harus kita cepat banget untuk ee at least menerima

[29:19] cepat banget untuk ee at least menerima dan habis itu kita pilih mana yang mau

[29:21] dan habis itu kita pilih mana yang mau kita ee cocok gitu. Selanjutnya ada

[29:25] kita ee cocok gitu. Selanjutnya ada multiLE readiness. Nah, jadi kita itu ee

[29:30] multiLE readiness. Nah, jadi kita itu ee jangan melihat pekerjaan kita sebagai ee

[29:34] jangan melihat pekerjaan kita sebagai ee pekerjaan kita doang. Kita harus lihat

[29:35] pekerjaan kita doang. Kita harus lihat itu sebagai tanda kutipnya helikopter

[29:38] itu sebagai tanda kutipnya helikopter view. Kenapa? Karena kalau misalnya kita

[29:40] view. Kenapa? Karena kalau misalnya kita cuma tahunya kayak apa sih yang kita

[29:43] cuma tahunya kayak apa sih yang kita kerjain? Misalnya kita disuruh kerjain

[29:46] kerjain? Misalnya kita disuruh kerjain ee pekerjaan misalnya admin gitu ya,

[29:49] ee pekerjaan misalnya admin gitu ya, kenapa sih admin ini penting? Apa sih

[29:51] kenapa sih admin ini penting? Apa sih yang bisa kita bantuin selain admin ini?

[29:53] yang bisa kita bantuin selain admin ini? Jadi, at least tuh kita bisa tahu secara

[29:55] Jadi, at least tuh kita bisa tahu secara tim atau secara company itu tuh butuhnya

[29:58] tim atau secara company itu tuh butuhnya apa aja dan apa aja yang bisa kita

[29:59] apa aja dan apa aja yang bisa kita bantu. Kenapa kayak gitu? Karena kalau

[30:01] bantu. Kenapa kayak gitu? Karena kalau misalnya kita cuma takut sama kerjaan

[30:03] misalnya kita cuma takut sama kerjaan kita terus amit-amit kerjaannya itu ee

[30:07] kita terus amit-amit kerjaannya itu ee berubah. Contohnya saya dulu misalnya

[30:10] berubah. Contohnya saya dulu misalnya kalau saya boleh cerita sedikit dulu tuh

[30:13] kalau saya boleh cerita sedikit dulu tuh saya handle IBM terus tiba-tiba eh

[30:15] saya handle IBM terus tiba-tiba eh somehow IBM-nya perubahan politik lah

[30:17] somehow IBM-nya perubahan politik lah ya. Kita bilang ada berubah politik dan

[30:19] ya. Kita bilang ada berubah politik dan habis itu IBM-nya dicut. Kalau misalnya

[30:21] habis itu IBM-nya dicut. Kalau misalnya saya terpaku dengan IBM aja, mungkin

[30:23] saya terpaku dengan IBM aja, mungkin saya enggak bisa ee

[30:25] saya enggak bisa ee enggak bisa enggak bisa apa ya, enggak

[30:27] enggak bisa enggak bisa apa ya, enggak bisa stay di sini. Mungkin saya harus

[30:28] bisa stay di sini. Mungkin saya harus pindah. Tapi karena saya sudah

[30:31] pindah. Tapi karena saya sudah belajarnya lumayan banyak dan open lah

[30:33] belajarnya lumayan banyak dan open lah ya terhadap ee teknologi baru, jadinya

[30:35] ya terhadap ee teknologi baru, jadinya saya terima-terima aja tuh. Saya bisa

[30:37] saya terima-terima aja tuh. Saya bisa banget untuk eh

[30:40] banget untuk eh adjusting myself to another opportunity.

[30:44] adjusting myself to another opportunity. Walaupun mungkin enggak 100% perfect

[30:47] Walaupun mungkin enggak 100% perfect compare to apa yang bisa kita jalanin,

[30:50] compare to apa yang bisa kita jalanin, tapi at the minimum kita punya kita siap

[30:52] tapi at the minimum kita punya kita siap dan kita punya

[30:54] dan kita punya eh apa ya namanya? Kita punya landasan

[30:57] eh apa ya namanya? Kita punya landasan lah ya. Kita punya background yang lebih

[30:59] lah ya. Kita punya background yang lebih siap karena kita sudah belajar gimana

[31:02] siap karena kita sudah belajar gimana caranya apa yang dibutuhin secara bukan

[31:04] caranya apa yang dibutuhin secara bukan cuma secara personal gitu.

[31:08] cuma secara personal gitu. Terus kalau misalnya kita bilang secara

[31:09] Terus kalau misalnya kita bilang secara cross domain, jadi kalau CTI Group itu

[31:12] cross domain, jadi kalau CTI Group itu kan kita bisa bilang dia banyak tadi

[31:14] kan kita bisa bilang dia banyak tadi kalau misalnya di awal diceritain CTI

[31:17] kalau misalnya di awal diceritain CTI Group itu ada dari terdiri dari beberapa

[31:19] Group itu ada dari terdiri dari beberapa distributor, ada sistem integrator. Nah,

[31:22] distributor, ada sistem integrator. Nah, itu gimana caranya kita bisa ee saling

[31:25] itu gimana caranya kita bisa ee saling kolaborasi dan bisa membantu ee satu

[31:28] kolaborasi dan bisa membantu ee satu sama lain lah ya kita bilang.

[31:31] sama lain lah ya kita bilang. Nah, terakhir eh terakhir ada

[31:33] Nah, terakhir eh terakhir ada collaboration nih. Di collaboration ini

[31:35] collaboration nih. Di collaboration ini apa sih yang paling penting? Jadi kalau

[31:37] apa sih yang paling penting? Jadi kalau misalnya ditanya ee apa sih menurut

[31:41] misalnya ditanya ee apa sih menurut ee saya gitu ya, apa yang paling penting

[31:43] ee saya gitu ya, apa yang paling penting dari sisi collaboration? Pertama itu

[31:45] dari sisi collaboration? Pertama itu communication. Karena kalau misalnya

[31:46] communication. Karena kalau misalnya kita aja enggak tidak mengkomunikasikan

[31:49] kita aja enggak tidak mengkomunikasikan apapun secara jelas gitu ya, clear itu

[31:53] apapun secara jelas gitu ya, clear itu pasti semuanya enggak akan terjadi. Mau

[31:56] pasti semuanya enggak akan terjadi. Mau dari teamworknya, trust building atau

[31:57] dari teamworknya, trust building atau cross devision

[31:59] cross devision pekerjaan itu enggak akan berjalan. Nah,

[32:02] pekerjaan itu enggak akan berjalan. Nah, startnya itu harus dari komunikasi. Kita

[32:04] startnya itu harus dari komunikasi. Kita harus mengkomunikasikan apa yang ada di

[32:05] harus mengkomunikasikan apa yang ada di tujuan kita.

[32:06] tujuan kita. apa kendala kita, apa yang harus, apa

[32:09] apa kendala kita, apa yang harus, apa yang maunya kita itu kita harus

[32:11] yang maunya kita itu kita harus komunikasikan terhadap tim. Nah, ketika

[32:14] komunikasikan terhadap tim. Nah, ketika kita sudah komunikasikan dan diterima

[32:15] kita sudah komunikasikan dan diterima dan kita juga enggak boleh feeling

[32:18] dan kita juga enggak boleh feeling offended ketika kita dikritik, gadi

[32:20] offended ketika kita dikritik, gadi kalau misalnya emang kalau misalnya

[32:21] kalau misalnya emang kalau misalnya dikritik

[32:22] dikritik ya kita terima, kita tanya, kita ee deep

[32:27] ya kita terima, kita tanya, kita ee deep down apa sih masalahnya? Kalau misalnya

[32:29] down apa sih masalahnya? Kalau misalnya emang sudah tahu ee kritikannya itu

[32:31] emang sudah tahu ee kritikannya itu benar, valid, then kita jalanin, kita

[32:33] benar, valid, then kita jalanin, kita rubah sebisa kita. Nah, setelah

[32:35] rubah sebisa kita. Nah, setelah communication itu terjadi dengan tim dan

[32:39] communication itu terjadi dengan tim dan atau peer lah ya kita bilang, nah nanti

[32:41] atau peer lah ya kita bilang, nah nanti lama-lama kita akan ngbuild trust. Nah,

[32:43] lama-lama kita akan ngbuild trust. Nah, setelah bikin trust ini kita jadi satu

[32:46] setelah bikin trust ini kita jadi satu orang yang udah bisa jadi reliable ya.

[32:48] orang yang udah bisa jadi reliable ya. Kita bilang satu orang yang bisa

[32:49] Kita bilang satu orang yang bisa diandalkan. Nah, setelah itu kita handle

[32:53] diandalkan. Nah, setelah itu kita handle tim atau misalnya teamwork kita akan

[32:54] tim atau misalnya teamwork kita akan jadi lebih baik karena udah komunikasi

[32:56] jadi lebih baik karena udah komunikasi kita baik. Secara ke tim itu ngomongnya

[32:59] kita baik. Secara ke tim itu ngomongnya udah enak banget satu tim terus

[33:01] udah enak banget satu tim terus terustnya juga sudah terbangun. Nah,

[33:03] terustnya juga sudah terbangun. Nah, setelah dari situ kita bisa cross

[33:05] setelah dari situ kita bisa cross division, kita bisa ngobrol sama tim-tim

[33:07] division, kita bisa ngobrol sama tim-tim lain yang di luar dari tim kita supaya

[33:10] lain yang di luar dari tim kita supaya kita bisa berjalan dengan lebih enak

[33:12] kita bisa berjalan dengan lebih enak nantinya gitu. Nah, biasanya apa sih

[33:15] nantinya gitu. Nah, biasanya apa sih clue-clue yang kalau misalnya teamwork

[33:17] clue-clue yang kalau misalnya teamwork itu eh bagus gitu ya? Teamwork itu kalau

[33:21] itu eh bagus gitu ya? Teamwork itu kalau misalnya kita bisa ngshare goal. Jadi

[33:23] misalnya kita bisa ngshare goal. Jadi kita punya nih satu goal, satu tim kita

[33:26] kita punya nih satu goal, satu tim kita punya goal e goal ujung lah kita bilang.

[33:29] punya goal e goal ujung lah kita bilang. Nah, terus itu akan lebih bagus daripada

[33:31] Nah, terus itu akan lebih bagus daripada kita punya ee misalnya orang A gitu ya,

[33:35] kita punya ee misalnya orang A gitu ya, orang A dia punya ee kontribusi seperti

[33:37] orang A dia punya ee kontribusi seperti ini, orang B punya kontribusi seperti

[33:39] ini, orang B punya kontribusi seperti ini. Karena targetnya dia cuma A ini, B

[33:42] ini. Karena targetnya dia cuma A ini, B ini, C ini. Nah, tapi dia enggak tahu

[33:44] ini, C ini. Nah, tapi dia enggak tahu tuh gol ujungnya tuh apa. Nah, itu

[33:47] tuh gol ujungnya tuh apa. Nah, itu makanya kalau misalnya kita kasih tahu

[33:48] makanya kalau misalnya kita kasih tahu gol ujungnya biasanya tim itu akan lebih

[33:51] gol ujungnya biasanya tim itu akan lebih bekerjanya lebih memiliki humanity dan

[33:54] bekerjanya lebih memiliki humanity dan empat ke tim itu tersebut gitu ya.

[33:59] empat ke tim itu tersebut gitu ya. Yang kedua juga clue-nya untuk effective

[34:00] Yang kedua juga clue-nya untuk effective communication kita harus ngomongnya itu

[34:02] communication kita harus ngomongnya itu clear banget. Eh terus e jangan terlalu

[34:05] clear banget. Eh terus e jangan terlalu lama atau jangan terlalu cepat dan ini

[34:07] lama atau jangan terlalu cepat dan ini terlalu e harus lagi relevan. Jadi

[34:09] terlalu e harus lagi relevan. Jadi misalnya kalau misalnya udah bahasnya

[34:11] misalnya kalau misalnya udah bahasnya dari 10 tahun yang lalu mungkin jadi

[34:13] dari 10 tahun yang lalu mungkin jadi udah enggak relevan lagi karena

[34:14] udah enggak relevan lagi karena masalahnya sudah 10 tahun yang lalu

[34:16] masalahnya sudah 10 tahun yang lalu mungkin sekarang sudah enggak jadi

[34:17] mungkin sekarang sudah enggak jadi masalah lagi gitu. Jadi kita harus ee

[34:20] masalah lagi gitu. Jadi kita harus ee lumayan cepat untuk nge-clearin sesuatu

[34:22] lumayan cepat untuk nge-clearin sesuatu masalah.

[34:24] masalah. Terus yang ketiga ada cross division,

[34:26] Terus yang ketiga ada cross division, yaitu kalau misalnya meang kita bisa

[34:28] yaitu kalau misalnya meang kita bisa collaborate dengan satu BPT atau satu

[34:31] collaborate dengan satu BPT atau satu CTI gitu ya atau distributor lain. Nah,

[34:34] CTI gitu ya atau distributor lain. Nah, itu gimana caranya kita bisa cross

[34:36] itu gimana caranya kita bisa cross division collaboration juga.

[34:39] division collaboration juga. Nah, ini kalau misalnya ditanya for

[34:41] Nah, ini kalau misalnya ditanya for pillar of IT care resent

[34:50] hard skill, jawabannya enggak juga. Tapi

[34:52] hard skill, jawabannya enggak juga. Tapi kalau misalnya ditanya apa sih soft

[34:54] kalau misalnya ditanya apa sih soft skill yang paling penting untuk

[34:55] skill yang paling penting untuk teman-teman bisa kerja, bisa adapt lah

[34:58] teman-teman bisa kerja, bisa adapt lah ya kita bilang atau bisa masuk ke dalam

[35:01] ya kita bilang atau bisa masuk ke dalam dunia pekerjaan,

[35:03] dunia pekerjaan, teman-teman tuh harus benar-benar. Jadi

[35:05] teman-teman tuh harus benar-benar. Jadi kalian harus belajar secara cepat,

[35:06] kalian harus belajar secara cepat, responnya juga cepat dan tepat. Terus

[35:09] responnya juga cepat dan tepat. Terus kalian juga bisa harus bisa adaptasi

[35:11] kalian juga bisa harus bisa adaptasi dengan apapun yang berubah dari eh

[35:13] dengan apapun yang berubah dari eh environment work gitu ya. Contohnya ee

[35:16] environment work gitu ya. Contohnya ee saya sih sudah beradaptasi karena

[35:18] saya sih sudah beradaptasi karena direktur saya sudah berganti tiga kali

[35:19] direktur saya sudah berganti tiga kali selama saya 10 tahun di sini. Jadi kayak

[35:21] selama saya 10 tahun di sini. Jadi kayak ya udah belajar untuk adaptasi gimana

[35:23] ya udah belajar untuk adaptasi gimana caranya kita bisa di lingkungan kerja

[35:24] caranya kita bisa di lingkungan kerja dengan baik. Terus yang terakhir juga eh

[35:27] dengan baik. Terus yang terakhir juga eh yang terakhir yang ketiga kita ada harus

[35:29] yang terakhir yang ketiga kita ada harus bisa fleksibel juga. Contohnya kalau

[35:31] bisa fleksibel juga. Contohnya kalau misalnya emang dikasih challenge naik

[35:33] misalnya emang dikasih challenge naik jadi team lead atau naik jadi manager,

[35:35] jadi team lead atau naik jadi manager, kita juga harus eh feel free dan having

[35:39] kita juga harus eh feel free dan having a open mindset untuk menerima itu

[35:41] a open mindset untuk menerima itu sebagai opportunity bukan sebagai itu eh

[35:44] sebagai opportunity bukan sebagai itu eh trap gitu ya atau ancaman. Yang terakhir

[35:47] trap gitu ya atau ancaman. Yang terakhir kita juga harus bisa collaboration antar

[35:49] kita juga harus bisa collaboration antar orang antar individu, antar tim, antar

[35:52] orang antar individu, antar tim, antar divisi, atau antar e subsidiari kalau di

[35:55] divisi, atau antar e subsidiari kalau di BPT atau di CI. Ee mungkin itu yang

[36:00] BPT atau di CI. Ee mungkin itu yang paling efek gitu ya. Nah, terus apa sih

[36:03] paling efek gitu ya. Nah, terus apa sih sebenarnya kalau misalnya ditanya ee

[36:05] sebenarnya kalau misalnya ditanya ee kalau saya misalnya interview tim gitu

[36:07] kalau saya misalnya interview tim gitu ya, saya nyari tim apa sih yang

[36:08] ya, saya nyari tim apa sih yang sebenarnya saya cari dari PR graduate?

[36:10] sebenarnya saya cari dari PR graduate? Sebenarnya kalau misalnya ditanya

[36:11] Sebenarnya kalau misalnya ditanya technical skills butuh apa enggak,

[36:13] technical skills butuh apa enggak, jawabannya butuh. Tapi apa sih yang

[36:16] jawabannya butuh. Tapi apa sih yang lebih dari technical skill? Oh, mungkin

[36:18] lebih dari technical skill? Oh, mungkin kalau misalnya saya boleh cerita IP saya

[36:20] kalau misalnya saya boleh cerita IP saya tuh enggak bagus di Linus. Saya cuma

[36:22] tuh enggak bagus di Linus. Saya cuma lulus 3.32.

[36:24] lulus 3.32. Enggak bagus banget dan enggak jelek

[36:26] Enggak bagus banget dan enggak jelek banget normal-normal aja. Tapi karena

[36:28] banget normal-normal aja. Tapi karena saya dulu organisasinya lumayan dalam

[36:31] saya dulu organisasinya lumayan dalam gitu ya. Nah, ini jadinya soft skill-nya

[36:34] gitu ya. Nah, ini jadinya soft skill-nya itu lebih jalan. Nah, apa sih yang

[36:37] itu lebih jalan. Nah, apa sih yang dilihat sama dulu hiring manager saya

[36:40] dilihat sama dulu hiring manager saya gitu ya? Nah, karena saya tuh lumayan

[36:42] gitu ya? Nah, karena saya tuh lumayan bisa berpikir secara cepat dan lebih

[36:45] bisa berpikir secara cepat dan lebih probing. Jadi, kalau misalnya emang ada

[36:47] probing. Jadi, kalau misalnya emang ada masalah ya kita put aside itu eh kita

[36:50] masalah ya kita put aside itu eh kita ngomong personal gitu ya. Kita

[36:52] ngomong personal gitu ya. Kita benar-benar secara profesional kita

[36:53] benar-benar secara profesional kita lihat masalahnya apa, kita putor

[36:57] lihat masalahnya apa, kita putor eh yang enggak penting, kita lihat apa

[36:59] eh yang enggak penting, kita lihat apa masalahnya sebenarnya. Setelah itu kita

[37:02] masalahnya sebenarnya. Setelah itu kita akan lebih ke eh critical thinking.

[37:04] akan lebih ke eh critical thinking. Terus apa sih solving yang paling yang

[37:07] Terus apa sih solving yang paling yang paling efektif dan efisien untuk di

[37:10] paling efektif dan efisien untuk di problem ini?

[37:13] problem ini? Terus, nah setelah itu kita juga harus

[37:15] Terus, nah setelah itu kita juga harus belajar terus yang baru. Kalau misal

[37:17] belajar terus yang baru. Kalau misal tapi enggak misal ditanya apakah masalah

[37:18] tapi enggak misal ditanya apakah masalah datang tiap hari? Ada tiap saat? Iya

[37:20] datang tiap hari? Ada tiap saat? Iya jawabannya pasti ada aja. Enggak mungkin

[37:22] jawabannya pasti ada aja. Enggak mungkin hidup tuh stagnan-stegnan aja. Kecuali

[37:25] hidup tuh stagnan-stegnan aja. Kecuali di rumah aja itu pasti kalian tetap ada

[37:27] di rumah aja itu pasti kalian tetap ada masalah. kayak misalnya tiba-tiba kayak

[37:30] masalah. kayak misalnya tiba-tiba kayak ada aja sesuatu yang rusak, AC rusak

[37:34] ada aja sesuatu yang rusak, AC rusak atau kursi rusak. Nah, itu pasti ada aja

[37:37] atau kursi rusak. Nah, itu pasti ada aja yang harus disolving gitu.

[37:40] yang harus disolving gitu. Terus yang kedua itu ada strong soft

[37:42] Terus yang kedua itu ada strong soft skill. Jadi kalau misalnya kayak

[37:44] skill. Jadi kalau misalnya kayak communication, empathy, sama ability to

[37:46] communication, empathy, sama ability to work in multiculture teams itu eh jadi

[37:49] work in multiculture teams itu eh jadi salah satu yang penting. Jadi kalau

[37:51] salah satu yang penting. Jadi kalau misalnya nih saya pas interview orang

[37:53] misalnya nih saya pas interview orang itu aja enggak kelihatannya kayak satu

[37:56] itu aja enggak kelihatannya kayak satu datangnya telat, dua terus komunikasi

[37:58] datangnya telat, dua terus komunikasi ngomongnya enggak berani, enggak percaya

[38:00] ngomongnya enggak berani, enggak percaya diri. Ee kalau misalnya K enggak ngerti

[38:03] diri. Ee kalau misalnya K enggak ngerti ya at least dia bisa menjelaskan

[38:05] ya at least dia bisa menjelaskan sepengetahuannya dia itu lebih baik

[38:07] sepengetahuannya dia itu lebih baik daripada dia diam aja atau dia tidak

[38:10] daripada dia diam aja atau dia tidak menjelas menyampaikan apa yang di

[38:11] menjelas menyampaikan apa yang di otaknya dia. Karena kita juga bukan

[38:14] otaknya dia. Karena kita juga bukan cenayang gitu ya. Kita bisa ngerti apa

[38:16] cenayang gitu ya. Kita bisa ngerti apa sih yang dia mau, apa sih yang dia

[38:17] sih yang dia mau, apa sih yang dia butuhin, apa sih yang dia bisa. Nah, itu

[38:20] butuhin, apa sih yang dia bisa. Nah, itu minimal komunikasinya harus bisa. Kalau

[38:22] minimal komunikasinya harus bisa. Kalau presentation skill menurut saya itu

[38:24] presentation skill menurut saya itu masih bisa dibuild. Tapi kalau

[38:25] masih bisa dibuild. Tapi kalau communication itu the minimum yang

[38:28] communication itu the minimum yang setiap individu wajib punya gitu.

[38:31] setiap individu wajib punya gitu. Terus yang ketiga, gimana sih kalau

[38:33] Terus yang ketiga, gimana sih kalau misalnya kita lihat dia secara pekerjaan

[38:35] misalnya kita lihat dia secara pekerjaan gitu ya, kalau misalnya emang dia pas

[38:37] gitu ya, kalau misalnya emang dia pas kuliah atau pas dia ikut organisasi atau

[38:39] kuliah atau pas dia ikut organisasi atau dia ikut suatu kegiatan gitu ya, gimana

[38:43] dia ikut suatu kegiatan gitu ya, gimana sih lihat dia tuh punya inisiatifnya

[38:45] sih lihat dia tuh punya inisiatifnya seperti apa? Lalu dia punya

[38:47] seperti apa? Lalu dia punya ownership-nya seperti apa?

[38:49] ownership-nya seperti apa? Kalau misalnya emang kayak dia tunggu

[38:50] Kalau misalnya emang kayak dia tunggu disuruh nih baru jalanin. Nah, itu tuh

[38:54] disuruh nih baru jalanin. Nah, itu tuh ee kita bisa bilang inisiatif dia dia

[38:55] ee kita bisa bilang inisiatif dia dia enggak ada. Nah, terus kalau misalnya

[38:57] enggak ada. Nah, terus kalau misalnya emang dia juga peduli atau enggak

[38:58] emang dia juga peduli atau enggak terhadap apa yang dia kerjain. Kalau

[39:00] terhadap apa yang dia kerjain. Kalau emang dia enggak peduli, nah itu

[39:02] emang dia enggak peduli, nah itu biasanya bukan orang yang tepat untuk

[39:03] biasanya bukan orang yang tepat untuk kita ambil. Karena dia benar-benar harus

[39:06] kita ambil. Karena dia benar-benar harus punya inisiatif, dia harus punya eh

[39:09] punya inisiatif, dia harus punya eh logical thinking atau common sense.

[39:11] logical thinking atau common sense. Terus dia punya feeling ownership-nya

[39:13] Terus dia punya feeling ownership-nya juga terhadap suatu kegiatan itu. Itu

[39:15] juga terhadap suatu kegiatan itu. Itu terlihat dia akan lebih bertanggung

[39:17] terlihat dia akan lebih bertanggung jawab atas apapun yang dikasih gitu kan.

[39:20] jawab atas apapun yang dikasih gitu kan. Terus yang terakhir juga kita punya

[39:22] Terus yang terakhir juga kita punya harus punya ground mindset. eh kita

[39:25] harus punya ground mindset. eh kita harus open to feedback, kita juga harus

[39:27] harus open to feedback, kita juga harus belajar dari eh

[39:29] belajar dari eh kesalahan lah ya yang diperbuat dan kita

[39:32] kesalahan lah ya yang diperbuat dan kita harus tetap continuous growth. Jadi saya

[39:34] harus tetap continuous growth. Jadi saya happy malah ketika orang-orang tuh kayak

[39:36] happy malah ketika orang-orang tuh kayak kok lu kayaknya kurang ini deh atau ee

[39:39] kok lu kayaknya kurang ini deh atau ee kok kayaknya lu boleh ee belajar ini

[39:41] kok kayaknya lu boleh ee belajar ini deh. Nah, itu biasanya gua akan lebih

[39:44] deh. Nah, itu biasanya gua akan lebih happy sih. Maksudnya kalau saya sendiri

[39:46] happy sih. Maksudnya kalau saya sendiri saya akan lebih happy. Kenapa? Karena

[39:47] saya akan lebih happy. Kenapa? Karena biasanya orang-orang itu kalau ngomong

[39:50] biasanya orang-orang itu kalau ngomong selalu manis doang, tapi kalau misalnya

[39:52] selalu manis doang, tapi kalau misalnya buruk-buruk tuh enggak berani tuh

[39:53] buruk-buruk tuh enggak berani tuh ngomong di depan biasanya kayak mau

[39:54] ngomong di depan biasanya kayak mau kritik mau apa. Nah, itu ee kalau saya

[39:57] kritik mau apa. Nah, itu ee kalau saya biasain ke tim kalau misalnya bisa,

[39:59] biasain ke tim kalau misalnya bisa, kalau ada masalah atau apapun yang

[40:00] kalau ada masalah atau apapun yang enggak suka dari saya ngomong aja.

[40:02] enggak suka dari saya ngomong aja. Karena kalau misalnya dia ngomong di

[40:03] Karena kalau misalnya dia ngomong di belakang kita enggak pernah tahu. Tapi

[40:05] belakang kita enggak pernah tahu. Tapi kalau dia ngomong di depan kita kan kita

[40:06] kalau dia ngomong di depan kita kan kita tahu oh apa yang harus kita rubah, apa

[40:08] tahu oh apa yang harus kita rubah, apa yang harus kita improve. Nah, itu ee

[40:11] yang harus kita improve. Nah, itu ee biasanya kita lihat itu dari ee PR

[40:14] biasanya kita lihat itu dari ee PR graduate juga gitu ya atau teman-teman

[40:16] graduate juga gitu ya atau teman-teman di sini yang nantinya mau kerja kerja

[40:18] di sini yang nantinya mau kerja kerja gitu. Dan kalau misalnya ditanya apa sih

[40:21] gitu. Dan kalau misalnya ditanya apa sih yang harus dilakuin sekarang? Jadi tadi

[40:23] yang harus dilakuin sekarang? Jadi tadi saya sudah nanya full dulu di sini ada

[40:26] saya sudah nanya full dulu di sini ada yang mahasiswa semester 2, 4, 6 atau

[40:29] yang mahasiswa semester 2, 4, 6 atau skripsi gitu ya, Del. Nah, itu tuh apa

[40:32] skripsi gitu ya, Del. Nah, itu tuh apa sih yang harus dijalanin gitu ya

[40:34] sih yang harus dijalanin gitu ya sekarang? Kalau misalnya mungkin

[40:35] sekarang? Kalau misalnya mungkin semester 2 atau 4 mungkin coba cari ee

[40:39] semester 2 atau 4 mungkin coba cari ee organisasi kalian coba masuk organisasi

[40:41] organisasi kalian coba masuk organisasi di BINUS karena kalau boleh promosi

[40:43] di BINUS karena kalau boleh promosi dikit UMKM di BINUS itu one of the best

[40:46] dikit UMKM di BINUS itu one of the best compared to other universities. Eh

[40:48] compared to other universities. Eh karena di situ udah ada pembinanya, udah

[40:51] karena di situ udah ada pembinanya, udah ada pengurusnya itu benar-benar udah

[40:53] ada pengurusnya itu benar-benar udah kayak real world banget ketika nanti

[40:55] kayak real world banget ketika nanti kita mau bikin proposal to something.

[40:57] kita mau bikin proposal to something. Eh, kalau misalnya compare to ADG

[41:01] Eh, kalau misalnya compare to ADG universities, karena biasanya ADG

[41:02] universities, karena biasanya ADG universities ee enggak dimanage langsung

[41:04] universities ee enggak dimanage langsung sama dosen atau pembina

[41:07] sama dosen atau pembina gitu. Terus yang ke eh kalau misalnya

[41:10] gitu. Terus yang ke eh kalau misalnya untuk mahasiswa semester 6 atau 8

[41:12] untuk mahasiswa semester 6 atau 8 mungkin cari soft skill-soft skill yang

[41:14] mungkin cari soft skill-soft skill yang bisa memper

[41:16] bisa memper mengembang

[41:19] mengembang memperkembang kalian punya soft skill.

[41:21] memperkembang kalian punya soft skill. Jadi, kalian coba cari gitu ya ee apa

[41:24] Jadi, kalian coba cari gitu ya ee apa sih soft skill yang bisa kalian improve.

[41:25] sih soft skill yang bisa kalian improve. Nah, itu akan lebih bagus daripada

[41:27] Nah, itu akan lebih bagus daripada kalian cuma diam aja. Jadi, kalian harus

[41:30] kalian cuma diam aja. Jadi, kalian harus belajar build the foundation dulu. Eh,

[41:32] belajar build the foundation dulu. Eh, apa sih yang kalian suka gitu ya untuk

[41:34] apa sih yang kalian suka gitu ya untuk dari sisi soft skill-nya? Eh, kalau

[41:37] dari sisi soft skill-nya? Eh, kalau master technical domain itu kan

[41:39] master technical domain itu kan sebenarnya apa yang kalian kerjain.

[41:41] sebenarnya apa yang kalian kerjain. Kalau misalnya akuntansi yang kalian

[41:42] Kalau misalnya akuntansi yang kalian belajar, kalian sudah punya teknikal di

[41:45] belajar, kalian sudah punya teknikal di akuntansinya, IT, kalian sudah punya

[41:47] akuntansinya, IT, kalian sudah punya base di IT-nya. Nah, kalau misalnya soft

[41:49] base di IT-nya. Nah, kalau misalnya soft skill itu kan kalian harus build-nya

[41:51] skill itu kan kalian harus build-nya juga. Jadi, jangan cuma dari sisi eh

[41:54] juga. Jadi, jangan cuma dari sisi eh teknikal. Terus yang kedua, build your

[41:56] teknikal. Terus yang kedua, build your network. Jadi kalau misalnya kebetulan

[41:58] network. Jadi kalau misalnya kebetulan kalau saya dulu di e IT gitu ya, join IT

[42:01] kalau saya dulu di e IT gitu ya, join IT community atau kalian cobain hacketon

[42:03] community atau kalian cobain hacketon atau internship program join ke CTI gitu

[42:06] atau internship program join ke CTI gitu ya, itu boleh banget. Kalau misalnya di

[42:09] ya, itu boleh banget. Kalau misalnya di saya sendiri saya masuk di kerjaan ini

[42:11] saya sendiri saya masuk di kerjaan ini karena saya kenal dari organisasi

[42:12] karena saya kenal dari organisasi organisasi yang saya jalani waktu itu.

[42:15] organisasi yang saya jalani waktu itu. Kebetulan waktu itu ee ada alumni

[42:17] Kebetulan waktu itu ee ada alumni ngelihat saya kerjanya oke. Dan habis

[42:19] ngelihat saya kerjanya oke. Dan habis itu dia tanya, "Mau kerjaan enggak? Mau

[42:21] itu dia tanya, "Mau kerjaan enggak? Mau coba kerja enggak di sini. Jadi saya

[42:23] coba kerja enggak di sini. Jadi saya ditawarin dari network saya sendiri.

[42:26] ditawarin dari network saya sendiri. Terus kalau misalnya yang ketiga, kalau

[42:27] Terus kalau misalnya yang ketiga, kalau misalnya emang kalian misalnya ee bisa

[42:30] misalnya emang kalian misalnya ee bisa bikin portofolio atau ambil side job

[42:32] bikin portofolio atau ambil side job ketika kalian kuliah, itu akan lebih itu

[42:34] ketika kalian kuliah, itu akan lebih itu juga oke. Karena kalian bisa cerita

[42:36] juga oke. Karena kalian bisa cerita nanti pas lagi diw apa sih kayak

[42:39] nanti pas lagi diw apa sih kayak misalnya ee yang sudah kalian capai

[42:41] misalnya ee yang sudah kalian capai selama ini

[42:43] selama ini ee apa aja yang sudah kalian lakuin

[42:44] ee apa aja yang sudah kalian lakuin setelah sewaktu kalian kuliah juga. Nah,

[42:47] setelah sewaktu kalian kuliah juga. Nah, itu kan akan kelihatan ada buktinya.

[42:49] itu kan akan kelihatan ada buktinya. Jadinya kita akan kalian akan lebih

[42:52] Jadinya kita akan kalian akan lebih punya value lah ya di mata hiring

[42:54] punya value lah ya di mata hiring managernya.

[42:56] managernya. Nah, kalau misalnya ditanya the best IT

[42:59] Nah, kalau misalnya ditanya the best IT car begin itu dari mana sih? Itu bukan

[43:02] car begin itu dari mana sih? Itu bukan pas lagi lulus, tapi kalau misalnya kita

[43:05] pas lagi lulus, tapi kalau misalnya kita itu udah eh starting the soft skill and

[43:08] itu udah eh starting the soft skill and skill itu barengan gitu. Jadi kalau

[43:11] skill itu barengan gitu. Jadi kalau misalnya ditanya kapan harus startnya

[43:12] misalnya ditanya kapan harus startnya kalau bisa dari awal. Jadi kalian pas

[43:14] kalau bisa dari awal. Jadi kalian pas sudah di awal kalian udah mupuk lah ya

[43:16] sudah di awal kalian udah mupuk lah ya tanda kutipnya mupuk semua itu udah jadi

[43:19] tanda kutipnya mupuk semua itu udah jadi kalian sudah bisa adapt kalian ah bisa

[43:21] kalian sudah bisa adapt kalian ah bisa agile kalian ah bisa flexible kalian ah

[43:23] agile kalian ah bisa flexible kalian ah bisa collaboration itu mostly kalian

[43:26] bisa collaboration itu mostly kalian akan gampang banget kekerjaan di di

[43:29] akan gampang banget kekerjaan di di manaun ya maksudnya mau jurusan apapun

[43:32] manaun ya maksudnya mau jurusan apapun nah itu itu empat hal yang paling

[43:36] nah itu itu empat hal yang paling bisa buat kalian belajar sih gitu

[43:38] bisa buat kalian belajar sih gitu mungkin itu aja dari saya mungkin saya

[43:41] mungkin itu aja dari saya mungkin saya balikin ke

[43:48] Wah, menarik banget nih, Teman-teman,

[43:50] Wah, menarik banget nih, Teman-teman, untuk pemaparan materinya. Terima kasih

[43:52] untuk pemaparan materinya. Terima kasih kepada Patar William atas eh

[43:55] kepada Patar William atas eh insightful-nya ya ee kepada Teman-teman

[43:57] insightful-nya ya ee kepada Teman-teman Binusian. Baik, Teman-teman, sekarang

[43:59] Binusian. Baik, Teman-teman, sekarang kita akan masuk ke sesi ee tanya jawab

[44:02] kita akan masuk ke sesi ee tanya jawab Q&A. Kalau misalnya dari teman-teman ada

[44:04] Q&A. Kalau misalnya dari teman-teman ada yang mau bertanya, boleh langsung aja ee

[44:07] yang mau bertanya, boleh langsung aja ee diketikkan pertanyaannya di kolom chat

[44:09] diketikkan pertanyaannya di kolom chat Zoom atau kalau misalnya mau open mic

[44:11] Zoom atau kalau misalnya mau open mic juga boleh banget. Nih, ada teman-teman

[44:14] juga boleh banget. Nih, ada teman-teman yang mau bertanya.

[44:18] Oke, mungkin sambil menunggu teman-teman

[44:20] Oke, mungkin sambil menunggu teman-teman untuk bertanya mungkin ee pertanyaan

[44:23] untuk bertanya mungkin ee pertanyaan dari saya nih, Pak Tan William. Ee

[44:25] dari saya nih, Pak Tan William. Ee mungkin saya e

[44:26] mungkin saya e langsung manggil nama aja enggak enak

[44:27] langsung manggil nama aja enggak enak ya, [tertawa] Pak. Heeh.

[44:29] ya, [tertawa] Pak. Heeh. Pak Tan ya berarti ya panggilannya ya.

[44:31] Pak Tan ya berarti ya panggilannya ya. He boleh. Oke. Ee mungkin lebih ke ini

[44:35] He boleh. Oke. Ee mungkin lebih ke ini kan topiknya menarik banget ya, agility,

[44:37] kan topiknya menarik banget ya, agility, adaptation, flexibility, dan kolaborasi.

[44:40] adaptation, flexibility, dan kolaborasi. Ee saya penasaran nih kalau misalnya

[44:43] Ee saya penasaran nih kalau misalnya sebagai fres graduate eh di antara empat

[44:46] sebagai fres graduate eh di antara empat ee skill ini yang kalau misalnya

[44:48] ee skill ini yang kalau misalnya dibuatkan menjadi prioritas yang mana

[44:50] dibuatkan menjadi prioritas yang mana sih, Pak Tan?

[44:53] sih, Pak Tan? Waduh, prioritas ya. Ee kalau saya

[44:57] Waduh, prioritas ya. Ee kalau saya pribadi,

[44:58] pribadi, saya lebih kalau saya disuruh tanya ya.

[45:01] saya lebih kalau saya disuruh tanya ya. Misalnya saya disuruh pick karyawan gitu

[45:04] Misalnya saya disuruh pick karyawan gitu ya, mana sih yang paling oke nih kalau

[45:05] ya, mana sih yang paling oke nih kalau misalnya buat saya prioritasin yang

[45:08] misalnya buat saya prioritasin yang pertama itu saya itu akan lebih memilih

[45:10] pertama itu saya itu akan lebih memilih orang yang fleksibel.

[45:13] orang yang fleksibel. Jadi kalau misalnya ditanya mungkin

[45:14] Jadi kalau misalnya ditanya mungkin fleksibility, kenapa fleksibility?

[45:15] fleksibility, kenapa fleksibility? Karena kalau misalnya dia aja enggak

[45:16] Karena kalau misalnya dia aja enggak fleksibel, dia most likely dia enggak

[45:18] fleksibel, dia most likely dia enggak akan mau menerima semua perubahan yang

[45:20] akan mau menerima semua perubahan yang ada. Jadi dia enggak bakal bisa

[45:22] ada. Jadi dia enggak bakal bisa beradaptasi eh cepat. Ejal itu kan

[45:25] beradaptasi eh cepat. Ejal itu kan sebenarnya take decision-nya cepat.

[45:26] sebenarnya take decision-nya cepat. mungkin lebih bisa ini. Tapi kalau

[45:28] mungkin lebih bisa ini. Tapi kalau misalnya dia enggak fleksibel, gimana

[45:30] misalnya dia enggak fleksibel, gimana caranya dia bisa take decision secara

[45:31] caranya dia bisa take decision secara baik gitu ya. Jadi mungkin kalau di

[45:33] baik gitu ya. Jadi mungkin kalau di nomor satukan apalagi kolaborasi gitu

[45:35] nomor satukan apalagi kolaborasi gitu ya. Kalau aja enggak fleksibel dia

[45:36] ya. Kalau aja enggak fleksibel dia likely enggak bisa berkolaborasi juga.

[45:39] likely enggak bisa berkolaborasi juga. Yang pertama itu harus fleksibel dulu.

[45:41] Yang pertama itu harus fleksibel dulu. Nah, setelah kalau misalnya kalian sudah

[45:42] Nah, setelah kalau misalnya kalian sudah merasa bisa fleksibel dengan semua

[45:44] merasa bisa fleksibel dengan semua lingkungan, ada perubahan apa kalian

[45:46] lingkungan, ada perubahan apa kalian bisa ee fleksibel gitu ya. Nah, dari

[45:50] bisa ee fleksibel gitu ya. Nah, dari fleksibel itu kalian yang kedua itu

[45:52] fleksibel itu kalian yang kedua itu kalau buat saya lebih ke ad eh

[45:54] kalau buat saya lebih ke ad eh adaptability. Kenapa? Karena kalau

[45:56] adaptability. Kenapa? Karena kalau misalnya udah kalian fleksibel tapi

[45:58] misalnya udah kalian fleksibel tapi kalian enggak bisa adapt terhadap

[45:59] kalian enggak bisa adapt terhadap sesuatu, ya percuma juga kalian

[46:01] sesuatu, ya percuma juga kalian fleksibel tapi kalau misalnya maunya ya

[46:02] fleksibel tapi kalau misalnya maunya ya tetap di situ-situ tapi kalau misalnya

[46:04] tetap di situ-situ tapi kalau misalnya fleksibelnya yang mau dimauin doang.

[46:07] fleksibelnya yang mau dimauin doang. Jadi bukan semuanya secara kalian bisa

[46:09] Jadi bukan semuanya secara kalian bisa beradaptasi terhadap semuanya tapi cuma

[46:11] beradaptasi terhadap semuanya tapi cuma yang dimau doang ya. Jadi kayak agak

[46:13] yang dimau doang ya. Jadi kayak agak percuma. Nah, terus yang ketiga kalau

[46:15] percuma. Nah, terus yang ketiga kalau misalnya ditanya ee mungkin saya pilih

[46:19] misalnya ditanya ee mungkin saya pilih ajal karena ee saya suka orang bekerja

[46:22] ajal karena ee saya suka orang bekerja cepat. Jadi walaupun dia enggak bisa

[46:23] cepat. Jadi walaupun dia enggak bisa kolaborasi tapi dia bisa tiga hal. Yang

[46:25] kolaborasi tapi dia bisa tiga hal. Yang pertama menurut saya mungkin lebih

[46:26] pertama menurut saya mungkin lebih termaafkan dibanding yang pertamanya dia

[46:29] termaafkan dibanding yang pertamanya dia enggak fleksibel sama sekali itu udah

[46:31] enggak fleksibel sama sekali itu udah susah banget sih untuk lebih maju lah ya

[46:33] susah banget sih untuk lebih maju lah ya tanda kutipnya gitu.

[46:36] tanda kutipnya gitu. Oke. Tadi berarti salah satu yang

[46:38] Oke. Tadi berarti salah satu yang prioritas fleksibility ya. Nah, ini

[46:42] prioritas fleksibility ya. Nah, ini mungkin juga menarik nih, Pak. Karena

[46:43] mungkin juga menarik nih, Pak. Karena apalagi anak-anak fresh graduate eh

[46:46] apalagi anak-anak fresh graduate eh dengan flexibility berarti kan bisa aja

[46:49] dengan flexibility berarti kan bisa aja ee pekerjaannya berarti misalnya hari

[46:52] ee pekerjaannya berarti misalnya hari ini kerja apa, besok ee diminta untuk

[46:55] ini kerja apa, besok ee diminta untuk kerjain apa. Nah, mungkin ada tips

[46:57] kerjain apa. Nah, mungkin ada tips mungkin pan mungkin untuk teman-teman

[46:59] mungkin pan mungkin untuk teman-teman fres graduate yang mungkin e belum

[47:01] fres graduate yang mungkin e belum terlalu terbiasa nih dengan

[47:02] terlalu terbiasa nih dengan perubahan-perubahan seperti ini. Tapi

[47:04] perubahan-perubahan seperti ini. Tapi flexibility kan sebenarnya penting ya,

[47:06] flexibility kan sebenarnya penting ya, Pak ya, untuk teman-teman sendiri

[47:07] Pak ya, untuk teman-teman sendiri belajar hal baru.

[47:09] belajar hal baru. Betul. Eh, sor boleh diulang?

[47:11] Betul. Eh, sor boleh diulang? agak

[47:12] agak eh tipsnya, Pak. Mungkin tips gimana sih

[47:15] eh tipsnya, Pak. Mungkin tips gimana sih biar teman-teman fresh graduate apalagi

[47:17] biar teman-teman fresh graduate apalagi ya yang biar bisa fleksibel ee kalau

[47:20] ya yang biar bisa fleksibel ee kalau misalnya diminta untuk mengerjakan

[47:22] misalnya diminta untuk mengerjakan tugas-tugas baru karena mungkin masih

[47:24] tugas-tugas baru karena mungkin masih harus belajar.

[47:25] harus belajar. Oke. Kalau saya sendiri sebenarnya ee

[47:29] Oke. Kalau saya sendiri sebenarnya ee suka mengerjakan sesuatu itu bukan cuma

[47:31] suka mengerjakan sesuatu itu bukan cuma tahu apa yang saya kerjain. Jadi at

[47:33] tahu apa yang saya kerjain. Jadi at least itu saya tahu goals-nya apa. Jadi

[47:35] least itu saya tahu goals-nya apa. Jadi kalau misalnya kita tahu goals-nya apa,

[47:37] kalau misalnya kita tahu goals-nya apa, kita bisa berpikir lebih jauh. Kalau

[47:38] kita bisa berpikir lebih jauh. Kalau misalnya goals-nya seperti ini,

[47:40] misalnya goals-nya seperti ini, contohlah ya. Kalau misalnya saya kan di

[47:42] contohlah ya. Kalau misalnya saya kan di sisi sales team, kalau sales team kan

[47:44] sisi sales team, kalau sales team kan kita harus achieve target. Kalau

[47:45] kita harus achieve target. Kalau misalnya ditanya gimana caranya achieve

[47:47] misalnya ditanya gimana caranya achieve target, mungkin ya kita jualan, jualan,

[47:49] target, mungkin ya kita jualan, jualan, jualan gitu kan. Tapi kan kalau misalnya

[47:51] jualan gitu kan. Tapi kan kalau misalnya jualan ada maknanya, ada yang kita mau

[47:52] jualan ada maknanya, ada yang kita mau tuju, apa yang sebenarnya dicari company

[47:55] tuju, apa yang sebenarnya dicari company itu akan lebih bervalue eh di dalam diri

[47:59] itu akan lebih bervalue eh di dalam diri kita supaya kita tahu nih ee apa yang

[48:02] kita supaya kita tahu nih ee apa yang bisa kita mau capai gitu ya. Terus kalau

[48:04] bisa kita mau capai gitu ya. Terus kalau misalnya ditanya eh fleksibelnya itu

[48:07] misalnya ditanya eh fleksibelnya itu harus seperti apa dan pekerjaan seperti

[48:08] harus seperti apa dan pekerjaan seperti apa, itu benar-benar depends on kitanya.

[48:11] apa, itu benar-benar depends on kitanya. Kitanya apa yang kalau misal dikerjain

[48:13] Kitanya apa yang kalau misal dikerjain itu kita harus benar-benar ready dan

[48:14] itu kita harus benar-benar ready dan kita harus tahu setiap goalnya

[48:15] kita harus tahu setiap goalnya masing-masing apa yang kita kerjain.

[48:17] masing-masing apa yang kita kerjain. Jadi kalau misalnya kayak misalnya

[48:18] Jadi kalau misalnya kayak misalnya ditanya hari ini kerjain eh meeting sama

[48:23] ditanya hari ini kerjain eh meeting sama customer gitu ya misalnya BCA. Terus apa

[48:25] customer gitu ya misalnya BCA. Terus apa sih yang sebenarnya kita mau tuju ketika

[48:27] sih yang sebenarnya kita mau tuju ketika kita nyampai ke BCA? Apakah misalnya

[48:28] kita nyampai ke BCA? Apakah misalnya customer itu jadi interstate atau kita

[48:31] customer itu jadi interstate atau kita mau ngajarin PO atau kita mau ngajarin

[48:33] mau ngajarin PO atau kita mau ngajarin apalah itu. Nah, itu benar-benar kita

[48:34] apalah itu. Nah, itu benar-benar kita sudah harus tahu apa sih goal yang kita

[48:36] sudah harus tahu apa sih goal yang kita mau ketika ke sana. Jadi, at least kalau

[48:38] mau ketika ke sana. Jadi, at least kalau misalnya kalian fleksibel dan misalnya

[48:39] misalnya kalian fleksibel dan misalnya dikasih kerjaan A B C, kalian tahu

[48:41] dikasih kerjaan A B C, kalian tahu masing-masing job-nya A B C itu hasilnya

[48:44] masing-masing job-nya A B C itu hasilnya mau seperti apa gitu.

[48:48] mau seperti apa gitu. Oke, Pak Tan. Ini di sini sudah masuk

[48:50] Oke, Pak Tan. Ini di sini sudah masuk nih pertanyaan dari ee Radityya. Ee,

[48:54] nih pertanyaan dari ee Radityya. Ee, hai, Kak. Aku mau bertanya, gimana sih

[48:56] hai, Kak. Aku mau bertanya, gimana sih caranya kita percaya diri sama keputusan

[48:59] caranya kita percaya diri sama keputusan yang kita pilih ketika di lingkungan

[49:01] yang kita pilih ketika di lingkungan kerja? Mungkin ketika kita lagi diskusi

[49:03] kerja? Mungkin ketika kita lagi diskusi atau enggak ketika ditanya sama ketua

[49:06] atau enggak ketika ditanya sama ketua tim seperti itu, Kak. Boleh nih, Pak

[49:08] tim seperti itu, Kak. Boleh nih, Pak Tan.

[49:10] Tan. Oke. Mungkin kalau misalnya ditanya ya

[49:12] Oke. Mungkin kalau misalnya ditanya ya sebenarnya kalau misalnya ini enggak

[49:13] sebenarnya kalau misalnya ini enggak enggak harus di lingkungan kerja sih. Ee

[49:16] enggak harus di lingkungan kerja sih. Ee di mana pun pasti ada keputusan yang

[49:17] di mana pun pasti ada keputusan yang kita pilih gitu ya. Gimana caranya

[49:19] kita pilih gitu ya. Gimana caranya percaya diri? Sebenarnya saya bisa jawab

[49:22] percaya diri? Sebenarnya saya bisa jawab satu hal karena ini saya selalu tekin

[49:24] satu hal karena ini saya selalu tekin juga ke tim saya. Enggak ada manusia

[49:26] juga ke tim saya. Enggak ada manusia yang 100% benar dan enggak ada manusia

[49:28] yang 100% benar dan enggak ada manusia yang 100% salah. Tapi kita harus tahu

[49:31] yang 100% salah. Tapi kita harus tahu cara pandangnya dia seperti apa. Jadi at

[49:33] cara pandangnya dia seperti apa. Jadi at least kalau misalnya emang kalian

[49:35] least kalau misalnya emang kalian misalnya nih di di ya tanda kutipnya

[49:38] misalnya nih di di ya tanda kutipnya mungkin ketua tim gitu ya kalau misalnya

[49:40] mungkin ketua tim gitu ya kalau misalnya atau lagi diskusi. Nah, kalian harus

[49:41] atau lagi diskusi. Nah, kalian harus menyampaikan pendapatnya kalian. Jadi

[49:44] menyampaikan pendapatnya kalian. Jadi walaupun itu misalnya benar atau itu

[49:46] walaupun itu misalnya benar atau itu misalnya salah ya, at least kalian orang

[49:48] misalnya salah ya, at least kalian orang itu tahu kan ee keputusan apa yang

[49:50] itu tahu kan ee keputusan apa yang kalian pilih, kenapa keputusan kalian

[49:52] kalian pilih, kenapa keputusan kalian itu eh kenapa keputusan itu kalian

[49:54] itu eh kenapa keputusan itu kalian pilih? Ee jadi kayak at least jadi kita

[49:58] pilih? Ee jadi kayak at least jadi kita tuh tahu ee kenapanya apa yang kalian

[50:02] tuh tahu ee kenapanya apa yang kalian pilih dan sebagainya gitu. Jadi kalau

[50:04] pilih dan sebagainya gitu. Jadi kalau misalnya ditanya nih ee

[50:08] misalnya ditanya nih ee kenapa kenapa harus percaya diri? Karena

[50:10] kenapa kenapa harus percaya diri? Karena kalian pasti tahu itu enggak ada yang

[50:11] kalian pasti tahu itu enggak ada yang 100% salah, enggak ada keputusan yang

[50:13] 100% salah, enggak ada keputusan yang 100% salah. Jadi, ya jalanin aja gitu.

[50:17] 100% salah. Jadi, ya jalanin aja gitu. Ee terus kalau misalnya ditanya kalau

[50:19] Ee terus kalau misalnya ditanya kalau misalnya lagi ee diskusi gitu ya, at

[50:23] misalnya lagi ee diskusi gitu ya, at least kalian harus menyampaikan apapun

[50:24] least kalian harus menyampaikan apapun yang ada di benah kalian sih. Karena

[50:26] yang ada di benah kalian sih. Karena kalau misalnya emang kalian aja enggak

[50:28] kalau misalnya emang kalian aja enggak bisa komunikasiin apa yang kalian mau,

[50:31] bisa komunikasiin apa yang kalian mau, most likely orang juga enggak bakal bisa

[50:33] most likely orang juga enggak bakal bisa jawab ee apa kelesa kalian atau apa yang

[50:36] jawab ee apa kelesa kalian atau apa yang ada di pikiran kalian gitu. gitu. Paling

[50:39] ada di pikiran kalian gitu. gitu. Paling itu sih. Jadi enggak usah takut apapun

[50:42] itu sih. Jadi enggak usah takut apapun yang kalian decide karena enggak ada

[50:44] yang kalian decide karena enggak ada yang 100% salah atau 100% benar.

[50:47] yang 100% salah atau 100% benar. Semuanya tergantung based on eh pack

[50:51] Semuanya tergantung based on eh pack based on sense-nya kalian itu kalian

[50:54] based on sense-nya kalian itu kalian ungkapin aja.

[50:57] ungkapin aja. Oke, di sini masuk lagi nih pertanyaan

[51:00] Oke, di sini masuk lagi nih pertanyaan Pak Tan. Eh, Kak, saya mau tanya gimana

[51:03] Pak Tan. Eh, Kak, saya mau tanya gimana caranya untuk tidak tertunel vision ke

[51:05] caranya untuk tidak tertunel vision ke glow-nya aja? Berarti gimana caranya

[51:08] glow-nya aja? Berarti gimana caranya biar enggak hanya fokus sama hasil akhir

[51:10] biar enggak hanya fokus sama hasil akhir ya, Pak ya?

[51:14] Oke. Mungkin kalau misalnya ditanya gitu

[51:16] Oke. Mungkin kalau misalnya ditanya gitu ya ee tuannya saya tadi googling dulu T

[51:19] ya ee tuannya saya tadi googling dulu T of Vision itu apa saya enggak tahu. Jadi

[51:21] of Vision itu apa saya enggak tahu. Jadi kalau misalnya ditanya ee kalau yang

[51:23] kalau misalnya ditanya ee kalau yang saya baca tadi tion itu secara singkat

[51:25] saya baca tadi tion itu secara singkat kayaknya ee itu tuh kalau misalnya kayak

[51:27] kayaknya ee itu tuh kalau misalnya kayak kita ngelihatnya cuma dari satu kayak

[51:28] kita ngelihatnya cuma dari satu kayak kacamata kuda lah ya. Mungkin kalau

[51:30] kacamata kuda lah ya. Mungkin kalau zaman dulu kita bilang ya. Nah, kalau

[51:31] zaman dulu kita bilang ya. Nah, kalau misalnya ditanya ee kita harus kalau

[51:35] misalnya ditanya ee kita harus kalau misalnya ditanya goal-nya apa kan

[51:36] misalnya ditanya goal-nya apa kan company atau pribadi masing-masing kan

[51:38] company atau pribadi masing-masing kan harus punya goal ya. Nah, kalau misalnya

[51:40] harus punya goal ya. Nah, kalau misalnya ditanya tunel vision itu menurut saya

[51:43] ditanya tunel vision itu menurut saya bukan tunel vision ke goalnya, tapi

[51:45] bukan tunel vision ke goalnya, tapi tunal vision eh menurut saya ke goal itu

[51:47] tunal vision eh menurut saya ke goal itu bukan tunel vision sor itu lebih tepat

[51:49] bukan tunel vision sor itu lebih tepat kata mungkinah. Jadi kalau misalnya

[51:51] kata mungkinah. Jadi kalau misalnya ditanya goal-nya apa, nah kita harus

[51:54] ditanya goal-nya apa, nah kita harus menerima semua pendapat orang. Nah,

[51:58] menerima semua pendapat orang. Nah, kalau misalnya biasanya nih saya punya

[51:59] kalau misalnya biasanya nih saya punya goal nih satu misalnya mau achieve tim

[52:01] goal nih satu misalnya mau achieve tim target, saya biasanya akan ajak ngobrol

[52:03] target, saya biasanya akan ajak ngobrol semua eh tim saya, masukan dari tim

[52:06] semua eh tim saya, masukan dari tim saya. Jadi saya tahu nih eh minimal

[52:09] saya. Jadi saya tahu nih eh minimal mungkin kalau misalnya enggak ada tanya

[52:10] mungkin kalau misalnya enggak ada tanya kalau tunel vision kenapa? Karena

[52:11] kalau tunel vision kenapa? Karena mungkin saya ngelihat, saya punya

[52:14] mungkin saya ngelihat, saya punya goalnya sendiri, saya decide sendiri,

[52:15] goalnya sendiri, saya decide sendiri, tim saya saya cuma kasih itu. Eh,

[52:18] tim saya saya cuma kasih itu. Eh, menurut saya itu definisi tunal vision

[52:21] menurut saya itu definisi tunal vision buat saya. Jadi, at least itu kita

[52:22] buat saya. Jadi, at least itu kita ngobrol dengan banyak orang atau kalau

[52:24] ngobrol dengan banyak orang atau kalau misalnya bisa dengan profesional lain

[52:26] misalnya bisa dengan profesional lain mungkin enggak di tim tapi di luar ee

[52:29] mungkin enggak di tim tapi di luar ee sesama manajer, sama e staff gitu ya. Ee

[52:33] sesama manajer, sama e staff gitu ya. Ee mungkin di luar tim. Jadi atas kita

[52:35] mungkin di luar tim. Jadi atas kita punya point of view yang lain lah dari

[52:37] punya point of view yang lain lah dari masing-masing individu atau

[52:39] masing-masing individu atau masing-masing tim gitu ya. Jadi ee

[52:42] masing-masing tim gitu ya. Jadi ee menurut saya kalau misalnya enggak ee

[52:44] menurut saya kalau misalnya enggak ee supaya enggak tertanal vision itu

[52:47] supaya enggak tertanal vision itu ngobrol sama banyak orang aja gitu.

[52:50] ngobrol sama banyak orang aja gitu. Karena kalau misalnya menurut saya

[52:51] Karena kalau misalnya menurut saya sendiri kalau misalnya mencapai goal itu

[52:53] sendiri kalau misalnya mencapai goal itu enggak ee maksudnya punya goal itu bukan

[52:56] enggak ee maksudnya punya goal itu bukan tunel vision. Gol itu kan sesuatu yang

[52:58] tunel vision. Gol itu kan sesuatu yang mau kita capai. Nah, supaya kita nyampai

[53:01] mau kita capai. Nah, supaya kita nyampai ke gol itu dengan tidak tertana vision

[53:03] ke gol itu dengan tidak tertana vision atau tidak ter kacamata kuda gitu ya,

[53:05] atau tidak ter kacamata kuda gitu ya, itu kita harus ngobrol sama banyak orang

[53:07] itu kita harus ngobrol sama banyak orang aja punya dapat insight dari banyak

[53:09] aja punya dapat insight dari banyak orang gitu.

[53:12] orang gitu. Oke, kita next ya ee Pak Tan untuk

[53:15] Oke, kita next ya ee Pak Tan untuk pertanyaannya. Di sini ada pertanyaan ee

[53:18] pertanyaannya. Di sini ada pertanyaan ee di dalam dunia kerja, terutama ketika

[53:20] di dalam dunia kerja, terutama ketika kita memiliki target atau goals

[53:22] kita memiliki target atau goals tertentu, tekanan seringki tidak

[53:24] tertentu, tekanan seringki tidak terhindarkan. Bagaimana cara Bapak

[53:26] terhindarkan. Bagaimana cara Bapak menghadapi dan meregulasi tekanan

[53:28] menghadapi dan meregulasi tekanan tersebut agar tetap produktif dan tidak

[53:30] tersebut agar tetap produktif dan tidak berujung burn out? nih.

[53:33] berujung burn out? nih. Wah, susah nih pertanyaannya ini. Jujur

[53:35] Wah, susah nih pertanyaannya ini. Jujur di antara tiga pertanyaan ini yang

[53:36] di antara tiga pertanyaan ini yang paling susah nih. [tertawa]

[53:38] paling susah nih. [tertawa] Ee

[53:40] Ee gimana caranya kalau nah gini, kalau

[53:42] gimana caranya kalau nah gini, kalau misalnya saya itu saya suka dengan ee

[53:47] misalnya saya itu saya suka dengan ee berpikir secara terbaliknya. Jadi, ada

[53:48] berpikir secara terbaliknya. Jadi, ada film ee mungkin aku cerita dikit. Aku

[53:50] film ee mungkin aku cerita dikit. Aku ada aku suka film banget sama film World

[53:52] ada aku suka film banget sama film World War Z itu zombie gitu ya. Jadi ada

[53:55] War Z itu zombie gitu ya. Jadi ada zombie terus dari ee apa namanya? Ee

[53:59] zombie terus dari ee apa namanya? Ee intinya ada satu

[54:02] intinya ada satu wabah gitu ya, zombie itu menyerang satu

[54:04] wabah gitu ya, zombie itu menyerang satu dunia. Terus ada satu negara nih yang ee

[54:08] dunia. Terus ada satu negara nih yang ee apa namanya? Ada satu negara nih yang

[54:10] apa namanya? Ada satu negara nih yang udah siapin duluan bakal zombie itu akan

[54:11] udah siapin duluan bakal zombie itu akan datang. Jadi udah prepare. Terus ditanya

[54:14] datang. Jadi udah prepare. Terus ditanya kenapa kenapa kayak gitu sih? Kenapa

[54:17] kenapa kenapa kayak gitu sih? Kenapa kenapa harus ee dibangun gitu ya pas

[54:20] kenapa harus ee dibangun gitu ya pas dicari tahu? Ternyata itu cuma karena

[54:22] dicari tahu? Ternyata itu cuma karena dari 10 negara kalau se milih sama satu

[54:25] dari 10 negara kalau se milih sama satu orang itu wajib untuk ee berpikir

[54:27] orang itu wajib untuk ee berpikir sebaliknya. Nah, apa yang hubungannya

[54:30] sebaliknya. Nah, apa yang hubungannya sama pertanyaan di sini? Kalau buat

[54:33] sama pertanyaan di sini? Kalau buat saya, kita itu mungkin cuma kacamatanya

[54:35] saya, kita itu mungkin cuma kacamatanya kalau misalnya kita ngobrol sama teman

[54:37] kalau misalnya kita ngobrol sama teman yang sama-sama dapat tekanan, mungkin

[54:38] yang sama-sama dapat tekanan, mungkin kacamata kita tuh akan lihatnya, oh ya

[54:40] kacamata kita tuh akan lihatnya, oh ya ini tekanan ya, tekanan tekanan gitu ya.

[54:42] ini tekanan ya, tekanan tekanan gitu ya. Tapi mungkin kita harus punya point of

[54:45] Tapi mungkin kita harus punya point of view yang lain. Mungkin kita harus

[54:46] view yang lain. Mungkin kita harus bertik sebaliknya. Mungkin itu tuh bukan

[54:48] bertik sebaliknya. Mungkin itu tuh bukan karena tekanan. Semua orang juga punya

[54:50] karena tekanan. Semua orang juga punya tekanan masing-masing gitu ya. Kita

[54:52] tekanan masing-masing gitu ya. Kita harus ngerti aja kenapa tekanan itu

[54:53] harus ngerti aja kenapa tekanan itu terjadi. Jadi at least tu kita tahu

[54:56] terjadi. Jadi at least tu kita tahu dulu. Nah, setelah tahu kenapa tekadan

[54:59] dulu. Nah, setelah tahu kenapa tekadan itu terjadi,

[55:00] itu terjadi, cara meregulasinya itu masing-masing

[55:02] cara meregulasinya itu masing-masing orang beda-beda. Beda-beda banget. Tapi

[55:05] orang beda-beda. Beda-beda banget. Tapi karena di education mungkin saya lebih

[55:07] karena di education mungkin saya lebih ke education juga atau lebih ke ee lebih

[55:10] ke education juga atau lebih ke ee lebih ke rohani lah ya tanda kutipnya.

[55:13] ke rohani lah ya tanda kutipnya. Contohnya kalau misalnya ee di agama

[55:16] Contohnya kalau misalnya ee di agama Buddha itu ada meditasi ee maksudnya itu

[55:19] Buddha itu ada meditasi ee maksudnya itu cara masing-masing personal lah ya.

[55:21] cara masing-masing personal lah ya. Meditasi itu supaya kalian lebih santai,

[55:24] Meditasi itu supaya kalian lebih santai, keep calm gitu ya. Atau misalnya ada

[55:26] keep calm gitu ya. Atau misalnya ada juga yang ee cerita ke teman terus happy

[55:30] juga yang ee cerita ke teman terus happy atau mungkin kalian baca buku atau

[55:32] atau mungkin kalian baca buku atau kalian baca buka Instagram tapi jangan

[55:34] kalian baca buka Instagram tapi jangan kelamaan gitu ya. Jadi at least tuh

[55:36] kelamaan gitu ya. Jadi at least tuh kalian tetap harus eh stay fresh juga

[55:39] kalian tetap harus eh stay fresh juga sih. Tapi kalau misalnya ditanya caranya

[55:42] sih. Tapi kalau misalnya ditanya caranya gimana itu tergantung masing-masing

[55:44] gimana itu tergantung masing-masing individu. Cuma kalau caranya saya

[55:46] individu. Cuma kalau caranya saya biasanya sih saya ngobrol sama orang

[55:48] biasanya sih saya ngobrol sama orang sih. Jadi at least saya ngajak tim saya

[55:50] sih. Jadi at least saya ngajak tim saya at ngobrol dulu gitu ya supaya kabur

[55:51] at ngobrol dulu gitu ya supaya kabur dulu dari masalahnya. Fotosite dulu ya,

[55:54] dulu dari masalahnya. Fotosite dulu ya, mungkin 2 3 menit atau 10 menit gitu ya.

[55:56] mungkin 2 3 menit atau 10 menit gitu ya. Habis itu B lanjut saja lagi gitu.

[56:01] Habis itu B lanjut saja lagi gitu. Oke, kita coba ke chat Zoom dulu ya ee

[56:04] Oke, kita coba ke chat Zoom dulu ya ee Pak sebelum ke Q&A lagi. Ee di sini ada

[56:07] Pak sebelum ke Q&A lagi. Ee di sini ada dari Gisela. Eh, siang, Kak. Saya mau

[56:10] dari Gisela. Eh, siang, Kak. Saya mau nanya bagaimana cara melatih diri agar

[56:12] nanya bagaimana cara melatih diri agar tidak mudah overwhelm saat harus terus

[56:14] tidak mudah overwhelm saat harus terus beradaptasi?

[56:16] beradaptasi? Dan ini ada dua pertanyaan ya ee dari

[56:18] Dan ini ada dua pertanyaan ya ee dari Gisel sama Kak. Saya mau nanya sebagai

[56:21] Gisel sama Kak. Saya mau nanya sebagai fres graduate yang masih nyari ritme.

[56:23] fres graduate yang masih nyari ritme. Gimana cara kita tahu bahwa kita sudah

[56:25] Gimana cara kita tahu bahwa kita sudah cukup agile dan adaptable bukan cuma

[56:28] cukup agile dan adaptable bukan cuma sekedar bertahan? Wadib nih, Pak.

[56:32] sekedar bertahan? Wadib nih, Pak. Iya nih yang saya suka dari Genzi karena

[56:34] Iya nih yang saya suka dari Genzi karena biasanya di zaman saya saya milenial itu

[56:38] biasanya di zaman saya saya milenial itu enggak ada tuh pertanyaan yang udah

[56:40] enggak ada tuh pertanyaan yang udah menyeleneh gitu ya. Nah, ini gen banget

[56:42] menyeleneh gitu ya. Nah, ini gen banget yang seru banget deh. Ee mungkin kalau

[56:44] yang seru banget deh. Ee mungkin kalau misalnya ditanya gimana caranya melatih

[56:46] misalnya ditanya gimana caranya melatih diri supaya tidak overwhelm gitu ya.

[56:48] diri supaya tidak overwhelm gitu ya. Semua orang pasti ada overwelm-nya

[56:50] Semua orang pasti ada overwelm-nya menurut saya. Jadi kayak enggak mungkin

[56:52] menurut saya. Jadi kayak enggak mungkin tuh semua orang akan tetap kalem kalem

[56:54] tuh semua orang akan tetap kalem kalem kalem kalem bisa menyelesaikan

[56:56] kalem kalem bisa menyelesaikan masalahnya dengan berpikir secara jernih

[57:00] masalahnya dengan berpikir secara jernih gitu ya. Pasti semua orang ada

[57:01] gitu ya. Pasti semua orang ada overwelm-nya. Nah, ee sebenarnya gimana

[57:04] overwelm-nya. Nah, ee sebenarnya gimana caranya kita melatih diri gitu ya? Ee

[57:07] caranya kita melatih diri gitu ya? Ee cari satu hobi atau cari satu yang

[57:09] cari satu hobi atau cari satu yang kalian suka banget. Jadi, at least kalau

[57:11] kalian suka banget. Jadi, at least kalau misalnya kalian sudah merasa capek,

[57:12] misalnya kalian sudah merasa capek, kalian tinggalin dulu sebentar. Kalian

[57:14] kalian tinggalin dulu sebentar. Kalian pindah ke situ dulu. Kebetulan kalau

[57:17] pindah ke situ dulu. Kebetulan kalau saya, saya suka saya pelihara anjing

[57:19] saya, saya suka saya pelihara anjing gitu ya. Jadi kalau misalnya emang udah

[57:20] gitu ya. Jadi kalau misalnya emang udah capek banget biasanya saya pulang terus

[57:22] capek banget biasanya saya pulang terus gitu main sama anjing dulu terus baru

[57:24] gitu main sama anjing dulu terus baru kerja lagi di rumah. Jadi ee kayak kalau

[57:27] kerja lagi di rumah. Jadi ee kayak kalau udah terlalu capek ya mungkin itu. Tapi

[57:29] udah terlalu capek ya mungkin itu. Tapi kalau misalnya ditanya kalau di kantor

[57:31] kalau misalnya ditanya kalau di kantor gimana kok kalau misalnya lu enggak bisa

[57:32] gimana kok kalau misalnya lu enggak bisa pulang gitu ya ya mungkin saya turun

[57:34] pulang gitu ya ya mungkin saya turun dulu ngobrol dulu, minum kopi dulu,

[57:37] dulu ngobrol dulu, minum kopi dulu, terus ngobrol dulu sama teman-teman tim

[57:39] terus ngobrol dulu sama teman-teman tim gitu ya atau

[57:41] gitu ya atau mungkin ngobrol-ngobrol sama teman-teman

[57:42] mungkin ngobrol-ngobrol sama teman-teman tim atau selevel atau siapapun lah ya.

[57:44] tim atau selevel atau siapapun lah ya. Nah, terus kita

[57:47] Nah, terus kita kayak kabur duluah dari masalah itu.

[57:49] kayak kabur duluah dari masalah itu. Jadi, kita kayak nikmatin yang sekarang

[57:50] Jadi, kita kayak nikmatin yang sekarang dulu supaya kita enggak terlalu capek

[57:52] dulu supaya kita enggak terlalu capek lihat-lihat masalah itu terus gitu.

[57:55] lihat-lihat masalah itu terus gitu. Terus yang kedua, gimana cara cari ritme

[57:57] Terus yang kedua, gimana cara cari ritme kalau misalnya kalian sudah tahu gimana

[57:59] kalau misalnya kalian sudah tahu gimana caranya udah ajal atau adaptable. Paling

[58:01] caranya udah ajal atau adaptable. Paling simpelnya

[58:03] simpelnya kalau misalnya kalian men apa ya? Eh,

[58:10] paling simpelnya sebenarnya cross check

[58:11] paling simpelnya sebenarnya cross check ke teman kalian atau ke kalau misalnya

[58:15] ke teman kalian atau ke kalau misalnya kalian ikut organisasi, cek ke pengurus

[58:17] kalian ikut organisasi, cek ke pengurus kalian atau ke ketua kalian atau ke

[58:20] kalian atau ke ketua kalian atau ke whoever it is gitu ya, pembina kalian.

[58:22] whoever it is gitu ya, pembina kalian. At least kalian harus tahu dari orang

[58:24] At least kalian harus tahu dari orang lain. Karena kalau misalnya ditanya

[58:26] lain. Karena kalau misalnya ditanya gimana caranya kita bisa tahu ee diri

[58:29] gimana caranya kita bisa tahu ee diri sendiri sih enggak bakal tahu ya, tapi

[58:31] sendiri sih enggak bakal tahu ya, tapi harus lihat dari orang lain. At least

[58:32] harus lihat dari orang lain. At least tuh penilaian orang lain tuh lihat kita

[58:34] tuh penilaian orang lain tuh lihat kita kayak gimana sih? kita udah cukup

[58:36] kayak gimana sih? kita udah cukup beradaptasi atau enggak. Saya aja

[58:37] beradaptasi atau enggak. Saya aja dikatain sama tim-tim saya itu eh Dino

[58:40] dikatain sama tim-tim saya itu eh Dino Fosil Dino karena tahun lahirnya 199

[58:44] Fosil Dino karena tahun lahirnya 199 bukan 2000-an gitu ya. Jadi kayak ya

[58:47] bukan 2000-an gitu ya. Jadi kayak ya mereka aja ah merasa saya kurang ajal.

[58:48] mereka aja ah merasa saya kurang ajal. That's why saya harus mencoba lebih ajal

[58:50] That's why saya harus mencoba lebih ajal lagi. Salah satunya ya tadi saya adopsi

[58:53] lagi. Salah satunya ya tadi saya adopsi Gama CGPT gitu-gitu cuma ya itu kalian

[58:56] Gama CGPT gitu-gitu cuma ya itu kalian harus dapat itu dari sekitaran kalian

[58:58] harus dapat itu dari sekitaran kalian karena kalau kalian sendiri yang nilai

[58:59] karena kalau kalian sendiri yang nilai sih ee kayaknya agak susah sih gitu.

[59:03] sih ee kayaknya agak susah sih gitu. berarti membutuhkan bantuan orang lain

[59:05] berarti membutuhkan bantuan orang lain juga ya. Ya, seperti tadi kolaborasi ya

[59:08] juga ya. Ya, seperti tadi kolaborasi ya ee Pakatan.

[59:09] ee Pakatan. Oke, kita balik ke untuk Q&A-nya. Di

[59:12] Oke, kita balik ke untuk Q&A-nya. Di sini ada dari Nuang.

[59:15] sini ada dari Nuang. Ee, Kak, gimana caranya, bagaimana cara

[59:18] Ee, Kak, gimana caranya, bagaimana cara Kakak membujuk tim member yang susah

[59:21] Kakak membujuk tim member yang susah diajak kerja sama? Sepertinya ini curhat

[59:23] diajak kerja sama? Sepertinya ini curhat juga nih.

[59:24] juga nih. Wah,

[59:24] Wah, an.

[59:25] an. Oke. Ee

[59:28] Oke. Ee mungkin ya at the bare minimum kalian

[59:30] mungkin ya at the bare minimum kalian harus ajak ngobrol dulu. Kenapa dia

[59:33] harus ajak ngobrol dulu. Kenapa dia susah diajak kerja sama? Pasti ada,

[59:34] susah diajak kerja sama? Pasti ada, pasti ada alasannya menurut saya ya.

[59:37] pasti ada alasannya menurut saya ya. Enggak mungkin tuh semua orang tuh kayak

[59:40] Enggak mungkin tuh semua orang tuh kayak enggak mau diajak kerja sama. Mungkin

[59:42] enggak mau diajak kerja sama. Mungkin ada tapi one in a million kali ya.

[59:44] ada tapi one in a million kali ya. Maksudnya kayak jarang banget. Tapi most

[59:46] Maksudnya kayak jarang banget. Tapi most likely tuh pasti mereka punya alasan. Eh

[59:49] likely tuh pasti mereka punya alasan. Eh mungkin alasannya bisa dibuat ya. Tapi

[59:50] mungkin alasannya bisa dibuat ya. Tapi eh

[59:52] eh kalau kalian di lumayan deep dive

[59:54] kalau kalian di lumayan deep dive biasanya tuh orang akan memberikan

[59:55] biasanya tuh orang akan memberikan alasannya ee kenapa. Nah, kalau kalian

[01:00:00] alasannya ee kenapa. Nah, kalau kalian sudah tahu alasannya kenapa, kalian bisa

[01:00:02] sudah tahu alasannya kenapa, kalian bisa coba problem solve-nya dia. Eh, ya

[01:00:05] coba problem solve-nya dia. Eh, ya problem ya, problem alasannya dia.

[01:00:08] problem ya, problem alasannya dia. Salah, solve alasannya dia. Kalau

[01:00:11] Salah, solve alasannya dia. Kalau misalnya emang bisa ya itu dia mestinya

[01:00:14] misalnya emang bisa ya itu dia mestinya akan jadi bekerja. Tapi kalau misalnya

[01:00:16] akan jadi bekerja. Tapi kalau misalnya emang kalian merasa enggak bisa sok

[01:00:18] emang kalian merasa enggak bisa sok kerja sama dia, ya udahlah ya

[01:00:20] kerja sama dia, ya udahlah ya antara direlakan atau di di ya

[01:00:23] antara direlakan atau di di ya digantilah tanda kutipnya. Jadi kalau

[01:00:25] digantilah tanda kutipnya. Jadi kalau misalnya mungkin kalau misalnya kalau di

[01:00:27] misalnya mungkin kalau misalnya kalau di kerjaan nih tim saya misalnya ada yang

[01:00:28] kerjaan nih tim saya misalnya ada yang enggak suka. Nah, itu biasanya kita

[01:00:30] enggak suka. Nah, itu biasanya kita ngobrol ke saya, saya coba ngobrol sama

[01:00:32] ngobrol ke saya, saya coba ngobrol sama anaknya. Terus kalau misalnya emang saya

[01:00:35] anaknya. Terus kalau misalnya emang saya bisa solving, saya solving. Kalau

[01:00:36] bisa solving, saya solving. Kalau misalnya emang enggak bisa disolving, ya

[01:00:37] misalnya emang enggak bisa disolving, ya udah kita terpaksa untuk ee ya minta dia

[01:00:41] udah kita terpaksa untuk ee ya minta dia keluar atau minta ganti tim atau kayak

[01:00:43] keluar atau minta ganti tim atau kayak gimana gitu.

[01:00:47] gimana gitu. Oke, kita lanjut ke Pak Tan. Di sini ada

[01:00:51] Oke, kita lanjut ke Pak Tan. Di sini ada dari Darily William Wong. Eh, selamat

[01:00:55] dari Darily William Wong. Eh, selamat siang, Kak. Dengan pengalaman 9 tahun

[01:00:58] siang, Kak. Dengan pengalaman 9 tahun bekerja di perusahaan yang sama dan juga

[01:01:01] bekerja di perusahaan yang sama dan juga sebagai manajer. Apa batasan antara

[01:01:03] sebagai manajer. Apa batasan antara menjadi flexible dan being abused by

[01:01:06] menjadi flexible dan being abused by your employer?

[01:01:08] your employer? [tertawa]

[01:01:08] [tertawa] Wah, gimana ini ya? Eh, Tubana saya

[01:01:11] Wah, gimana ini ya? Eh, Tubana saya enggak langsung jadi manajer. Saya tadi

[01:01:13] enggak langsung jadi manajer. Saya tadi ada staff dulu, ada team leadernya baru

[01:01:15] ada staff dulu, ada team leadernya baru jadi manajer sekarang gitu ya. eh

[01:01:18] jadi manajer sekarang gitu ya. eh flexible sama being abused by your

[01:01:20] flexible sama being abused by your employer. Sebenarnya eh saya sih kalau

[01:01:23] employer. Sebenarnya eh saya sih kalau personal gitu ya ditanya being abused by

[01:01:26] personal gitu ya ditanya being abused by your employer eh bisa jadi juga bisa

[01:01:30] your employer eh bisa jadi juga bisa jadi juga gitu ya. Tapi gimana caranya

[01:01:32] jadi juga gitu ya. Tapi gimana caranya sebenarnya ee

[01:01:36] sebenarnya ee basic-nya sebenarnya tergantung point of

[01:01:38] basic-nya sebenarnya tergantung point of view-nya kalian.

[01:01:40] view-nya kalian. Jadi kalau misalnya ditanya gitu, kalau

[01:01:42] Jadi kalau misalnya ditanya gitu, kalau misalnya ya kalau misalnya emang sekolah

[01:01:45] misalnya ya kalau misalnya emang sekolah saya ya, kalau saya pribadi karena saya

[01:01:47] saya ya, kalau saya pribadi karena saya masih belajar sesuatu di sini dan

[01:01:48] masih belajar sesuatu di sini dan belajarnya banyak, saya enggak apa-apa.

[01:01:51] belajarnya banyak, saya enggak apa-apa. Makanya saya bilang kalau misalnya saya

[01:01:53] Makanya saya bilang kalau misalnya saya udah saya saya punya problem, saya orang

[01:01:55] udah saya saya punya problem, saya orang yang bosan banget. Jadi eh kalau

[01:01:57] yang bosan banget. Jadi eh kalau misalnya kayak 3 tahun atau 4 tahun

[01:01:59] misalnya kayak 3 tahun atau 4 tahun bekerja di role yang sama, bukan role

[01:02:01] bekerja di role yang sama, bukan role lah ya, job yang sama mungkin saya akan

[01:02:03] lah ya, job yang sama mungkin saya akan bosan. Jadi emang saya emang suka adab

[01:02:05] bosan. Jadi emang saya emang suka adab juga. Jadi maksudnya emang fleksibel

[01:02:06] juga. Jadi maksudnya emang fleksibel juga. Cuma kalau misalnya ditanya being

[01:02:08] juga. Cuma kalau misalnya ditanya being abused by employer, contoh ya tanda

[01:02:10] abused by employer, contoh ya tanda kutipnya sebenarnya kata-kata saya itu

[01:02:13] kutipnya sebenarnya kata-kata saya itu kayak kalau mikirin company enggak

[01:02:15] kayak kalau mikirin company enggak mungkin ada company yang mau rugi. Semua

[01:02:17] mungkin ada company yang mau rugi. Semua company pasti maunya untung, maunya

[01:02:20] company pasti maunya untung, maunya punya profit lah ya kita bilang. Jadi

[01:02:22] punya profit lah ya kita bilang. Jadi kalau misalnya ditanya being abuse ya

[01:02:24] kalau misalnya ditanya being abuse ya pasti l ya kan kalian pasti

[01:02:26] pasti l ya kan kalian pasti dipekerjakan, kalian digaji, gimana cara

[01:02:28] dipekerjakan, kalian digaji, gimana cara kalian memandang itu aja gitu.

[01:02:34] Oke, jadi e tergantung mindset lagi ya.

[01:02:37] Oke, jadi e tergantung mindset lagi ya. Eatan.

[01:02:39] Eatan. Oke, kita lanjut. Di sini ada pertanyaan

[01:02:42] Oke, kita lanjut. Di sini ada pertanyaan dari Michael. Ini cukup panjang nih. Ee

[01:02:46] dari Michael. Ini cukup panjang nih. Ee ada dua pertanyaan. Yang pertama,

[01:02:48] ada dua pertanyaan. Yang pertama, sebagai orang yang lebih introvert,

[01:02:50] sebagai orang yang lebih introvert, bagaimana cara meningkatkan kepercayaan

[01:02:51] bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri dan efektivitas dalam komunikasi

[01:02:54] diri dan efektivitas dalam komunikasi kolaboratif di suatu tim maupun dengan

[01:02:57] kolaboratif di suatu tim maupun dengan orang atau rekan kerja lain? Apakah ada

[01:02:59] orang atau rekan kerja lain? Apakah ada tips yang dapat diterapkan di lingkungan

[01:03:01] tips yang dapat diterapkan di lingkungan kerja? Untuk pertanyaan kedua, dalam

[01:03:04] kerja? Untuk pertanyaan kedua, dalam konteks kerja tim, apakah sifat

[01:03:07] konteks kerja tim, apakah sifat perfeksionis lebih cenderung membantu

[01:03:09] perfeksionis lebih cenderung membantu atau menghambat produktivitas ee dan

[01:03:12] atau menghambat produktivitas ee dan penyelesaian tugas kolaboratif dan

[01:03:14] penyelesaian tugas kolaboratif dan bagaimana cara menyeimbangkannya?

[01:03:17] bagaimana cara menyeimbangkannya? Cukup detail nih.

[01:03:18] Cukup detail nih. Oke, saya suka pertanyaan nomor satu

[01:03:21] Oke, saya suka pertanyaan nomor satu tapi saya jawabnya akan agak sakit ya.

[01:03:23] tapi saya jawabnya akan agak sakit ya. Ee

[01:03:25] Ee [mendengus] saya itu teman-teman saya

[01:03:27] [mendengus] saya itu teman-teman saya ya. Saya punya teman yang introvertnya

[01:03:29] ya. Saya punya teman yang introvertnya lumayan mentok, which is tapi teman

[01:03:31] lumayan mentok, which is tapi teman dekat saya banget, which is belakangan

[01:03:32] dekat saya banget, which is belakangan ini 5 tahun terakhir itu dekat banget.

[01:03:35] ini 5 tahun terakhir itu dekat banget. Eh, yang saya lihat dari dia itu

[01:03:37] Eh, yang saya lihat dari dia itu introvert bukan enggak bisa komunikasi

[01:03:39] introvert bukan enggak bisa komunikasi tapi biasa orang tuh cuma menjadikan itu

[01:03:41] tapi biasa orang tuh cuma menjadikan itu alasan kayak gua introvert ya, Gua gak

[01:03:44] alasan kayak gua introvert ya, Gua gak percaya diri, gua gak ngerti, gua gak

[01:03:46] percaya diri, gua gak ngerti, gua gak itu tahu, ngerti. Maksudnya orang

[01:03:48] itu tahu, ngerti. Maksudnya orang introvert itu pasti punya consideration

[01:03:49] introvert itu pasti punya consideration yang lebih jauh dibanding orang-orang

[01:03:51] yang lebih jauh dibanding orang-orang introvert. Nah, tapi kalian jangan

[01:03:53] introvert. Nah, tapi kalian jangan jadikan introvert itu jadi kayak alasan.

[01:03:57] jadikan introvert itu jadi kayak alasan. Tapi kalian coba aja kalian open dikit

[01:03:59] Tapi kalian coba aja kalian open dikit gitu ya mind-nya. Jadi kalau misalnya

[01:04:01] gitu ya mind-nya. Jadi kalau misalnya kayak introvert ya jangan menerima

[01:04:02] kayak introvert ya jangan menerima kalian introvert aja. Kalian tetap harus

[01:04:04] kalian introvert aja. Kalian tetap harus ada

[01:04:05] ada bisa komunikasinya, harus bisa ee

[01:04:09] bisa komunikasinya, harus bisa ee ngobrol gitu ya. Contohnya soalnya teman

[01:04:12] ngobrol gitu ya. Contohnya soalnya teman saya yang introvert itu. Tapi at dia tuh

[01:04:15] saya yang introvert itu. Tapi at dia tuh by komunikasi dan dia menyampaikan

[01:04:16] by komunikasi dan dia menyampaikan sesuatu

[01:04:18] sesuatu eh pendapatnya dia tuh ya berani-berani

[01:04:20] eh pendapatnya dia tuh ya berani-berani aja. Toh anyway gak ada 100% yang benar

[01:04:22] aja. Toh anyway gak ada 100% yang benar dan enggak ada 100% yang salah. Saya

[01:04:24] dan enggak ada 100% yang salah. Saya juga akan menerima secara ee apa ya

[01:04:27] juga akan menerima secara ee apa ya namanya? Mungkin kalau objektif terlalu

[01:04:29] namanya? Mungkin kalau objektif terlalu bagus kata-katanya. Mungkin secara

[01:04:31] bagus kata-katanya. Mungkin secara liberalis ya. Atless kita harus menerima

[01:04:34] liberalis ya. Atless kita harus menerima apapun eh view-nya dia. Jangan langsung

[01:04:37] apapun eh view-nya dia. Jangan langsung ditutup dan enggak usah takut juga.

[01:04:39] ditutup dan enggak usah takut juga. Anyway, enggak ada yang menarik juga,

[01:04:40] Anyway, enggak ada yang menarik juga, enggak ada yang salah juga. Jadi, ya

[01:04:42] enggak ada yang salah juga. Jadi, ya udah jalan aja gitu. Jadi, kalau

[01:04:44] udah jalan aja gitu. Jadi, kalau misalnya ditanya gimana caranya

[01:04:47] misalnya ditanya gimana caranya ya at least kalian ngobrol eh apapun

[01:04:49] ya at least kalian ngobrol eh apapun introvert tuh bukan berarti kalian

[01:04:52] introvert tuh bukan berarti kalian enggak bisa ngomong kan, cuma mungkin

[01:04:54] enggak bisa ngomong kan, cuma mungkin kalian lebih consideration kalian lebih

[01:04:56] kalian lebih consideration kalian lebih panjang. Sedangkan consideration orang

[01:04:58] panjang. Sedangkan consideration orang kayak saya tuh lebih pendek gitu ya,

[01:05:00] kayak saya tuh lebih pendek gitu ya, kayak presentasi ya udah kalau misalnya

[01:05:02] kayak presentasi ya udah kalau misalnya disuruh kemarin presentasi hari

[01:05:04] disuruh kemarin presentasi hari presentasi ya udah gak apa-apa gitu.

[01:05:05] presentasi ya udah gak apa-apa gitu. Kalau introvert kan harus disiapin

[01:05:06] Kalau introvert kan harus disiapin matang-matang gitu. Cuma ya emang ee

[01:05:09] matang-matang gitu. Cuma ya emang ee kalau bisa kalian lebih

[01:05:12] kalau bisa kalian lebih bukan belajar ya, kalau kalian bisa

[01:05:14] bukan belajar ya, kalau kalian bisa lebih terbuka dikit gitu ya atau kalian

[01:05:17] lebih terbuka dikit gitu ya atau kalian eh at the minimum kalian harus bisa

[01:05:19] eh at the minimum kalian harus bisa menyampaikan apa yang ada di otak

[01:05:20] menyampaikan apa yang ada di otak kalian. Mau orang itu suka atau enggak

[01:05:22] kalian. Mau orang itu suka atau enggak suka itu.

[01:05:25] suka itu. Terus kalau yang kedua dalam konteks

[01:05:27] Terus kalau yang kedua dalam konteks kerja tim apa sifat perfeksionism lebih

[01:05:29] kerja tim apa sifat perfeksionism lebih cenderung membantu buat saya? Saya

[01:05:32] cenderung membantu buat saya? Saya orangnya sangat percaya dengan proses

[01:05:35] orangnya sangat percaya dengan proses dan gak peduli dengan perfection. Bukan

[01:05:38] dan gak peduli dengan perfection. Bukan enggak, bukan enggak harus perfect ya,

[01:05:39] enggak, bukan enggak harus perfect ya, tapi kalau kalian nunggu perfect terus

[01:05:41] tapi kalau kalian nunggu perfect terus tuh biasanya jadi menghambat banget,

[01:05:43] tuh biasanya jadi menghambat banget, jadi lama banget karena kalian jadi slow

[01:05:46] jadi lama banget karena kalian jadi slow banget kan. Karena kalian apa-apa harus

[01:05:48] banget kan. Karena kalian apa-apa harus perfect, apa-apa harus perfect. Eh, buat

[01:05:51] perfect, apa-apa harus perfect. Eh, buat saya sih saya enggak terlalu suka

[01:05:52] saya sih saya enggak terlalu suka perfectionism. Cuma apakah butuh? Yes,

[01:05:56] perfectionism. Cuma apakah butuh? Yes, butuh banget. Karena kalau enggak

[01:05:57] butuh banget. Karena kalau enggak semuanya make it simple, semuanya jadi

[01:05:59] semuanya make it simple, semuanya jadi simple, semuanya jadi kayak enggak ada

[01:06:01] simple, semuanya jadi kayak enggak ada enggak ada apa ya namanya? Enggak ada

[01:06:03] enggak ada apa ya namanya? Enggak ada yang enggak ada yang benar-benar bagus

[01:06:06] yang enggak ada yang benar-benar bagus lah ya. Jadi hasilnya enggak bagus, cuma

[01:06:09] lah ya. Jadi hasilnya enggak bagus, cuma ya kalian tetap harus ee ee seimbang.

[01:06:12] ya kalian tetap harus ee ee seimbang. Nah, pertanyaannya gimana cara

[01:06:14] Nah, pertanyaannya gimana cara nyeimbanginnya? Ya, kalian ngobrol lagi

[01:06:16] nyeimbanginnya? Ya, kalian ngobrol lagi sama orang lain, kalian gather insight

[01:06:18] sama orang lain, kalian gather insight dari yang lain. Menurut kalian ini udah

[01:06:20] dari yang lain. Menurut kalian ini udah cukup bagus atau enggak? Enggak harus

[01:06:22] cukup bagus atau enggak? Enggak harus perfect, tapi kalian harus tahu misalnya

[01:06:24] perfect, tapi kalian harus tahu misalnya insight dari orang-orang misalnya udah

[01:06:25] insight dari orang-orang misalnya udah bagus nih, udah oke nih, ya udah gitu.

[01:06:29] bagus nih, udah oke nih, ya udah gitu. Oke, kita next. Di sini ada yang eh

[01:06:33] Oke, kita next. Di sini ada yang eh private message nih eh Pak Tan.

[01:06:35] private message nih eh Pak Tan. Pertanyaan dari Farhan. Mengapa

[01:06:38] Pertanyaan dari Farhan. Mengapa kemampuan adaptasi

[01:06:40] kemampuan adaptasi menjadi penting di era perkembangan

[01:06:42] menjadi penting di era perkembangan teknologi yang cepat, Pak?

[01:06:44] teknologi yang cepat, Pak? Oke,

[01:06:47] tentu aja lah ya. Maksudnya contoh nih

[01:06:50] tentu aja lah ya. Maksudnya contoh nih kalau kalian ada mungkin yain PPT kayak

[01:06:54] kalau kalian ada mungkin yain PPT kayak tadi yang saya buat time mungkin ya

[01:06:58] tadi yang saya buat time mungkin ya paling cepatnya menurut saya mungkin 2

[01:07:00] paling cepatnya menurut saya mungkin 2 sampai 3 jam.

[01:07:01] sampai 3 jam. mungkin. Sedangkan ketika saya pakai e

[01:07:03] mungkin. Sedangkan ketika saya pakai e ini enggak nyampai setengah jam 15

[01:07:05] ini enggak nyampai setengah jam 15 menit, 20 menit sudah selesai. Means

[01:07:07] menit, 20 menit sudah selesai. Means apa? Kalau misalnya kalian fa to adapt

[01:07:09] apa? Kalau misalnya kalian fa to adapt gitu ya, semuanya itu akan jadi lama

[01:07:12] gitu ya, semuanya itu akan jadi lama dan kalian akan merasa tertinggal dari

[01:07:14] dan kalian akan merasa tertinggal dari semua orang. Jeleknya ketika semua

[01:07:16] semua orang. Jeleknya ketika semua tertinggal dari semua orang apa? Ya

[01:07:18] tertinggal dari semua orang apa? Ya kalian akan merasa kayak enggak relevan

[01:07:20] kalian akan merasa kayak enggak relevan terus kalian ketinggalan. Kalian akan

[01:07:22] terus kalian ketinggalan. Kalian akan tanda kutipnya kalian akan merasa

[01:07:24] tanda kutipnya kalian akan merasa demotivated. Kenapa semua orang bisa

[01:07:25] demotivated. Kenapa semua orang bisa kerjain cepat banget? Kenapa semua orang

[01:07:27] kerjain cepat banget? Kenapa semua orang bisa ini? Kenapa semua orang bisa itu?

[01:07:29] bisa ini? Kenapa semua orang bisa itu? sedangkan saya enggak bisa. Nah, itu

[01:07:31] sedangkan saya enggak bisa. Nah, itu kalian akan feeling demotivated. That's

[01:07:32] kalian akan feeling demotivated. That's why ada tas itu salah satu yang penting

[01:07:35] why ada tas itu salah satu yang penting di dunia hidup lah ya, bukan cuma

[01:07:37] di dunia hidup lah ya, bukan cuma kerjaan

[01:07:41] gitu.

[01:07:43] gitu. Oke, kita next. Di sini cukup banyak ya

[01:07:46] Oke, kita next. Di sini cukup banyak ya ee Pak Tan di sini yang pertanyaannya

[01:07:48] ee Pak Tan di sini yang pertanyaannya aman

[01:07:49] aman di sini dari Muhammad

[01:07:51] di sini dari Muhammad Aila

[01:07:52] Aila ini. Tapi kayaknya yang bisa jawab Widya

[01:07:53] ini. Tapi kayaknya yang bisa jawab Widya deh kayaknya.

[01:07:54] deh kayaknya. Oh, ya boleh sebentar.

[01:07:57] Oh, ya boleh sebentar. Oke, di sini ada pertanyaan. Siang, Kak.

[01:07:59] Oke, di sini ada pertanyaan. Siang, Kak. Kalau boleh bertanya tentang

[01:08:01] Kalau boleh bertanya tentang internship-nya. Untuk internship ee 6+

[01:08:05] internship-nya. Untuk internship ee 6+ ee 6 ya berarti 12 12 bulan. Bagaimana

[01:08:09] ee 6 ya berarti 12 12 bulan. Bagaimana CTI mendukung intern yang ingin

[01:08:11] CTI mendukung intern yang ingin mengintegrasikan penelitian skripsi kita

[01:08:13] mengintegrasikan penelitian skripsi kita dengan masalah nyata di perusahaan?

[01:08:15] dengan masalah nyata di perusahaan? Apakah ada fleksibilitas dalam memilih

[01:08:17] Apakah ada fleksibilitas dalam memilih arah penelitian berdasarkan projek yang

[01:08:20] arah penelitian berdasarkan projek yang sedang berjalan di CTI? Boleh, Pak

[01:08:23] sedang berjalan di CTI? Boleh, Pak Widya.

[01:08:24] Widya. Oke, eh terima kasih eh Bu Charisa dan

[01:08:27] Oke, eh terima kasih eh Bu Charisa dan pertanyaannya Muhammad Aikla. Eh aku

[01:08:30] pertanyaannya Muhammad Aikla. Eh aku izin jawab untuk proses ee penelitian

[01:08:33] izin jawab untuk proses ee penelitian sendiri sebenarnya kalau di CTI kita kan

[01:08:36] sendiri sebenarnya kalau di CTI kita kan emang mengintegrasikan itu ke ee selama

[01:08:39] emang mengintegrasikan itu ke ee selama teman-teman magang gitu ya. Jadi di 6

[01:08:40] teman-teman magang gitu ya. Jadi di 6 bulan kedua itu teman-teman bisa sambil

[01:08:43] bulan kedua itu teman-teman bisa sambil magang sambil ngerjain project

[01:08:45] magang sambil ngerjain project skripsinya teman-teman. Tapi bagaimana?

[01:08:47] skripsinya teman-teman. Tapi bagaimana? Apakah fleksibel atau ee tema yang

[01:08:49] Apakah fleksibel atau ee tema yang teman-teman bisa pilih sendiri? Itu itu

[01:08:52] teman-teman bisa pilih sendiri? Itu itu ee tentunya teman-teman perlu discuss di

[01:08:54] ee tentunya teman-teman perlu discuss di awal ya, Teman-teman. Jadi pada saat

[01:08:56] awal ya, Teman-teman. Jadi pada saat Teman-teman onboarding itu nanti

[01:08:58] Teman-teman onboarding itu nanti Teman-teman ketemu dengan mentor itu

[01:09:00] Teman-teman ketemu dengan mentor itu teman-teman harus sudah sampaikan di

[01:09:02] teman-teman harus sudah sampaikan di awal. Jadi harus sudah dirais up

[01:09:04] awal. Jadi harus sudah dirais up teman-teman. Kira-kira mau topik ee

[01:09:07] teman-teman. Kira-kira mau topik ee meneliti topik apa, perlu dibantu apa,

[01:09:10] meneliti topik apa, perlu dibantu apa, data yang perlu dikasih itu apa. Karena

[01:09:12] data yang perlu dikasih itu apa. Karena nanti di awal itu ketika mentornya sudah

[01:09:15] nanti di awal itu ketika mentornya sudah tahu nih kebutuhannya teman-teman,

[01:09:17] tahu nih kebutuhannya teman-teman, mentornya juga akan membantu mengarahkan

[01:09:19] mentornya juga akan membantu mengarahkan nih kira-kira projek magang yang akan

[01:09:20] nih kira-kira projek magang yang akan dikerjakan seperti apa dan apakah relate

[01:09:23] dikerjakan seperti apa dan apakah relate atau enggak kayak gitu. Jadi anggapannya

[01:09:25] atau enggak kayak gitu. Jadi anggapannya di awal itu teman-teman boleh sampaiin

[01:09:28] di awal itu teman-teman boleh sampaiin dulu nih needs-nya teman-teman. Jadi

[01:09:30] dulu nih needs-nya teman-teman. Jadi dikalibrasi dulu bareng dengan mentornya

[01:09:32] dikalibrasi dulu bareng dengan mentornya seperti itu. Once kalau memang ternyata

[01:09:35] seperti itu. Once kalau memang ternyata ee project yang teman-teman pengin

[01:09:37] ee project yang teman-teman pengin jalanin selama ee buat skripsinya

[01:09:40] jalanin selama ee buat skripsinya teman-teman dan selama magang itu inline

[01:09:42] teman-teman dan selama magang itu inline pasti ee bisa aja teman-teman kayak

[01:09:44] pasti ee bisa aja teman-teman kayak gitu. Tapi kalau memang belum inline

[01:09:47] gitu. Tapi kalau memang belum inline berarti memang belum sesuai seperti itu.

[01:09:49] berarti memang belum sesuai seperti itu. Jadi kurang lebih seperti itu sih untuk

[01:09:52] Jadi kurang lebih seperti itu sih untuk ee jawabannya. Semoga menjawab.

[01:09:56] ee jawabannya. Semoga menjawab. Oke, terima kasih Mbak Widi untuk

[01:09:58] Oke, terima kasih Mbak Widi untuk pertanyaannya. Eh ee jawabannya semoga

[01:10:00] pertanyaannya. Eh ee jawabannya semoga menjawab ya. Ee oke kita next. Di sini

[01:10:03] menjawab ya. Ee oke kita next. Di sini juga ada pertanyaan yang private eh

[01:10:05] juga ada pertanyaan yang private eh message ke saya di sini dari Alif. Jika

[01:10:09] message ke saya di sini dari Alif. Jika ingin magang di CTI apa saja sik yang

[01:10:11] ingin magang di CTI apa saja sik yang dilihat dari orang tersebut agar

[01:10:13] dilihat dari orang tersebut agar keterima di CTI?

[01:10:17] keterima di CTI? Oke mungkin ee dari aku bantu jawab

[01:10:20] Oke mungkin ee dari aku bantu jawab nanti mungkin Kotan bisa nambahin ya

[01:10:21] nanti mungkin Kotan bisa nambahin ya sebagai user.

[01:10:22] sebagai user. Boleh. Boleh.

[01:10:23] Boleh. Boleh. Heeh. Jadi kalau misalnya dari sisi kita

[01:10:26] Heeh. Jadi kalau misalnya dari sisi kita itu pasti yang awal kita lihat itu

[01:10:27] itu pasti yang awal kita lihat itu adalah CV-nya teman-teman. Jadi kalau

[01:10:29] adalah CV-nya teman-teman. Jadi kalau bisa teman-teman branding lah ee gimana

[01:10:32] bisa teman-teman branding lah ee gimana ya teman-teman gitu loh di CV. Karena

[01:10:34] ya teman-teman gitu loh di CV. Karena screening awalnya teman-teman itu ada di

[01:10:36] screening awalnya teman-teman itu ada di CV. Jadi kita bisa melihat ee

[01:10:38] CV. Jadi kita bisa melihat ee pengalamannya teman-teman, skill

[01:10:40] pengalamannya teman-teman, skill teman-teman, skill yang teman-teman

[01:10:42] teman-teman, skill yang teman-teman punya ataupun projek-projek yang

[01:10:44] punya ataupun projek-projek yang teman-teman kerjakan selama di kuliah

[01:10:45] teman-teman kerjakan selama di kuliah kayak gitu. Jadi pastinya teman-teman

[01:10:48] kayak gitu. Jadi pastinya teman-teman boleh nih udah mulai boleh benerin

[01:10:49] boleh nih udah mulai boleh benerin Linkin-nya teman-teman, udah boleh

[01:10:52] Linkin-nya teman-teman, udah boleh benerin CV-nya teman-teman dari sekarang

[01:10:54] benerin CV-nya teman-teman dari sekarang kayak gitu ya. Dan sekarang itu

[01:10:56] kayak gitu ya. Dan sekarang itu teman-teman udah bisa nyari banyak

[01:10:58] teman-teman udah bisa nyari banyak banget informasi ya teman-teman di ee

[01:11:00] banget informasi ya teman-teman di ee TikTok ee di Google itu udah banyak

[01:11:03] TikTok ee di Google itu udah banyak banget di internet itu udah banyak

[01:11:04] banget di internet itu udah banyak banget tips and triknya. Jadi

[01:11:06] banget tips and triknya. Jadi teman-teman udah boleh mulai nih untuk

[01:11:08] teman-teman udah boleh mulai nih untuk me-branding eh personal branding dirinya

[01:11:10] me-branding eh personal branding dirinya teman-teman dan pastinya juga

[01:11:13] teman-teman dan pastinya juga teman-teman mesti persiapin juga untuk

[01:11:15] teman-teman mesti persiapin juga untuk tips seleksinya.

[01:11:16] tips seleksinya. Dan pastinya yang pertama mungkin

[01:11:18] Dan pastinya yang pertama mungkin teman-teman juga harus tahu juga ya arah

[01:11:20] teman-teman juga harus tahu juga ya arah dan minatnya teman-teman itu ke mana.

[01:11:22] dan minatnya teman-teman itu ke mana. Pastinya udah dicari tahu dulu. Contoh

[01:11:24] Pastinya udah dicari tahu dulu. Contoh teman-teman minatnya ke developer nih.

[01:11:27] teman-teman minatnya ke developer nih. Nah, teman-teman berarti harus cari dulu

[01:11:28] Nah, teman-teman berarti harus cari dulu developer itu seperti apa dan pastinya

[01:11:31] developer itu seperti apa dan pastinya juga cari tahu tentang companynya gitu

[01:11:33] juga cari tahu tentang companynya gitu ya. Karena jangan sampai nanti

[01:11:35] ya. Karena jangan sampai nanti teman-teman udah masuk eh ternyata

[01:11:36] teman-teman udah masuk eh ternyata enggak sesuai ekspektasinya teman-teman

[01:11:38] enggak sesuai ekspektasinya teman-teman kayak gitu. Mungkin itu dari aku.

[01:11:40] kayak gitu. Mungkin itu dari aku. Mungkin Kotan bisa tambahin.

[01:11:42] Mungkin Kotan bisa tambahin. Oke, mungkin tadi kalau boleh ee saya

[01:11:47] Oke, mungkin tadi kalau boleh ee saya tambahin ini interaktif itu cuma 1 jam.

[01:11:50] tambahin ini interaktif itu cuma 1 jam. Gimana caranya kalian bisa ya mostly lah

[01:11:53] Gimana caranya kalian bisa ya mostly lah ya saya bilang 1 jam gitu ya. Ee gimana

[01:11:55] ya saya bilang 1 jam gitu ya. Ee gimana caranya kalian bisa tahu ee semuanya itu

[01:11:58] caranya kalian bisa tahu ee semuanya itu dalam 1 jam? Jadi yang sebenarnya

[01:12:00] dalam 1 jam? Jadi yang sebenarnya present eh presentasi sebenarnya yang

[01:12:02] present eh presentasi sebenarnya yang harus disiapin itu before-nya. Kalian

[01:12:05] harus disiapin itu before-nya. Kalian punya skill apa, kalian punya apa, tuh

[01:12:07] punya skill apa, kalian punya apa, tuh kalian harus benar-benar siapin

[01:12:08] kalian harus benar-benar siapin sebelumnya. Jadi kalau misalnya kalian

[01:12:10] sebelumnya. Jadi kalau misalnya kalian punya developer, nah pastikan sebelum

[01:12:12] punya developer, nah pastikan sebelum kalian dapat kerjaan atau pas lagi nyari

[01:12:14] kalian dapat kerjaan atau pas lagi nyari kerjaan, kalian harus bikin something

[01:12:16] kerjaan, kalian harus bikin something atau kalian harus punya value something

[01:12:18] atau kalian harus punya value something yang benar-benar interview intering

[01:12:21] yang benar-benar interview intering managernya itu eh tertariklah sama

[01:12:24] managernya itu eh tertariklah sama kalian. Kalau misalnya emang kalian aja

[01:12:26] kalian. Kalau misalnya emang kalian aja enggak pernah ngelakuin misalnya nih ya

[01:12:28] enggak pernah ngelakuin misalnya nih ya kalian lulus dari bulan Februari, Maret,

[01:12:31] kalian lulus dari bulan Februari, Maret, April, Mei, Juni, misalnya Februari gitu

[01:12:33] April, Mei, Juni, misalnya Februari gitu ya. Terus kalian 3 bulan, 4 bulan enggak

[01:12:36] ya. Terus kalian 3 bulan, 4 bulan enggak ngapa-ngapain. Terus tiba-tiba kayak

[01:12:38] ngapa-ngapain. Terus tiba-tiba kayak kita tanya 4 bulan kalian ngapain aja?

[01:12:40] kita tanya 4 bulan kalian ngapain aja? Atau mungkin kalau 4 bulan mungkin masih

[01:12:41] Atau mungkin kalau 4 bulan mungkin masih pendek lah ya. Ada yang pernah saya

[01:12:43] pendek lah ya. Ada yang pernah saya interview 1 tahun dia enggak

[01:12:44] interview 1 tahun dia enggak ngapa-ngapain, enggak belajar soft skill

[01:12:46] ngapa-ngapain, enggak belajar soft skill apa-apa, enggak belajar hard skill

[01:12:48] apa-apa, enggak belajar hard skill apa-apa. Terus apa yang mau kita expect

[01:12:50] apa-apa. Terus apa yang mau kita expect dari dia? Dia aja enggak belajar apapun

[01:12:52] dari dia? Dia aja enggak belajar apapun selama 1 tahun gitu. Ee jadi yang

[01:12:55] selama 1 tahun gitu. Ee jadi yang interview itu cuma one thing, tapi

[01:12:57] interview itu cuma one thing, tapi kalian yang penting tuh personal

[01:12:58] kalian yang penting tuh personal development-nya sih buat saya. Maksudnya

[01:13:00] development-nya sih buat saya. Maksudnya emang kalau misalnya personal

[01:13:01] emang kalau misalnya personal developmentnya kalian bagus, ML itu tuh

[01:13:03] developmentnya kalian bagus, ML itu tuh pasti ada akan ada aja yang terima kok

[01:13:05] pasti ada akan ada aja yang terima kok gitu. Cuma kalau misalnya emang personal

[01:13:07] gitu. Cuma kalau misalnya emang personal developmentnya kalian malas-malesan,

[01:13:09] developmentnya kalian malas-malesan, emang kayak misalnya kalau nganggur ya

[01:13:10] emang kayak misalnya kalau nganggur ya gua tidur aja di rumah, nonton Netflix

[01:13:12] gua tidur aja di rumah, nonton Netflix aja. Jadi kayak ya susah juga untuk

[01:13:15] aja. Jadi kayak ya susah juga untuk orang tuh e bisa menerima kalian gitu.

[01:13:20] Oke.

[01:13:22] Oke. Oke, terima kasih Mbak Wid dan Pak Tan

[01:13:25] Oke, terima kasih Mbak Wid dan Pak Tan untuk jawabannya dari teman-teman BIN.

[01:13:28] untuk jawabannya dari teman-teman BIN. Masih adakah yang mau bertanya?

[01:13:35] Sudah clear semuanya?

[01:13:37] Sudah clear semuanya? Oke. Baik. Jika tidak ada yang mau

[01:13:39] Oke. Baik. Jika tidak ada yang mau bertanya lagi akan saya tutup untuk sesi

[01:13:42] bertanya lagi akan saya tutup untuk sesi ee Q&A kita pada hari ini.

[01:13:46] ee Q&A kita pada hari ini. Oke, sebelumnya ee dari kami mengucapkan

[01:13:49] Oke, sebelumnya ee dari kami mengucapkan terima kasih kepada ee Pak Tan dan juga

[01:13:52] terima kasih kepada ee Pak Tan dan juga ee Ibu Widya ya untuk pemaparan materi

[01:13:55] ee Ibu Widya ya untuk pemaparan materi dan juga tadi sesi Q&A yang sangat

[01:13:57] dan juga tadi sesi Q&A yang sangat insightful ya yang menjawab

[01:13:58] insightful ya yang menjawab pertanyaan-pertanyaan dari teman-teman

[01:14:01] pertanyaan-pertanyaan dari teman-teman BINUS yang sudah hadir. Oke, selanjutnya

[01:14:03] BINUS yang sudah hadir. Oke, selanjutnya kita akan mengabadikan kegiatan ini

[01:14:05] kita akan mengabadikan kegiatan ini walaupun kita hadir secara online enggak

[01:14:07] walaupun kita hadir secara online enggak apa-apa. akan dibantu oleh ee Farhan.

[01:14:11] apa-apa. akan dibantu oleh ee Farhan. Apakah bisa?

[01:14:17] Oke, sebentar.

[01:14:22] Oke, untuk teman-teman apakah bisa on

[01:14:25] Oke, untuk teman-teman apakah bisa on cam?

[01:14:27] cam? Enggak bisa ya? K

[01:14:29] Enggak bisa ya? K aja karena pandnya bisa.

[01:14:32] aja karena pandnya bisa. Oke, berarti untuk sesi dokumentasi

[01:14:34] Oke, berarti untuk sesi dokumentasi tidak apa-apa kita lewatkan ya. Oke,

[01:14:37] tidak apa-apa kita lewatkan ya. Oke, selanjutnya saya ingin ee mengucapkan

[01:14:39] selanjutnya saya ingin ee mengucapkan juga terima kasih kepada teman-teman

[01:14:41] juga terima kasih kepada teman-teman Binusian ee yang sudah hadir dari awal

[01:14:43] Binusian ee yang sudah hadir dari awal hingga akhir acara kita pada hari ini.

[01:14:46] hingga akhir acara kita pada hari ini. Selanjutnya teman-teman akan saya

[01:14:47] Selanjutnya teman-teman akan saya ingatkan kembali untuk mengisi form

[01:14:49] ingatkan kembali untuk mengisi form evaluasi yang tertera di layar. Ee

[01:14:52] evaluasi yang tertera di layar. Ee sebentar lagi akan di-share

[01:14:56] sebentar lagi akan di-share dan untuk pengisian ee form evaluasi ini

[01:14:59] dan untuk pengisian ee form evaluasi ini ee sebagai ee estat poin teman-teman ya.

[01:15:02] ee sebagai ee estat poin teman-teman ya. Jadi make sure saat pengisian ini ee

[01:15:06] Jadi make sure saat pengisian ini ee saat pengisian ini tidak ada kesalahan

[01:15:08] saat pengisian ini tidak ada kesalahan dalam penulisan N karena bisa membuat ee

[01:15:12] dalam penulisan N karena bisa membuat ee SAT teman-teman tidak bisa diproses. Dan

[01:15:14] SAT teman-teman tidak bisa diproses. Dan selanjutnya di sini ee sudah ada

[01:15:16] selanjutnya di sini ee sudah ada nama-nama teman-teman yang terpilih nih

[01:15:19] nama-nama teman-teman yang terpilih nih sebagai penanya terbaik ee nantinya akan

[01:15:22] sebagai penanya terbaik ee nantinya akan mendapatkan GOP. Jadi eh kepada Kak

[01:15:25] mendapatkan GOP. Jadi eh kepada Kak Michael, Radityya, Gisela, dan Farhan

[01:15:28] Michael, Radityya, Gisela, dan Farhan boleh silakan eh mengisi form yang sudah

[01:15:31] boleh silakan eh mengisi form yang sudah ada di layar juga bitle pemenang eh

[01:15:34] ada di layar juga bitle pemenang eh Imani untuk ee mengklaim untuk kopennya.

[01:15:37] Imani untuk ee mengklaim untuk kopennya. dan teman-teman untuk barcode evaluasi

[01:15:40] dan teman-teman untuk barcode evaluasi juga sudah tertampil di layar pastikan

[01:15:42] juga sudah tertampil di layar pastikan diisi. Sekali lagi terima kasih banyak

[01:15:44] diisi. Sekali lagi terima kasih banyak kepada ee Pak Tan dan juga ee Mbak Widya

[01:15:47] kepada ee Pak Tan dan juga ee Mbak Widya atas kesediaan waktu dan sharing-nya

[01:15:49] atas kesediaan waktu dan sharing-nya pada kesempatan kita ee hari ini. Terima

[01:15:52] pada kesempatan kita ee hari ini. Terima kasih juga partisipasi teman-teman

[01:15:54] kasih juga partisipasi teman-teman semua. Saya izin untuk menutup seminar

[01:15:56] semua. Saya izin untuk menutup seminar kita pada hari ini. Selamat siang.

[01:15:58] kita pada hari ini. Selamat siang. Sampai jumpa di acara seminar

[01:16:00] Sampai jumpa di acara seminar berikutnya.

[01:16:02] berikutnya. Oke, di sini tidak terlihat ya

[01:16:04] Oke, di sini tidak terlihat ya barcode-nya teman-teman. Sebentar.

[01:16:16] Apakah sudah terlihat, Teman-teman?

[01:16:23] Oke, bisa ditunggu sebentar ya,

[01:16:25] Oke, bisa ditunggu sebentar ya, Teman-teman, ya.

[01:16:27] Teman-teman, ya. Dan kepada Pak Tan William dan eh Mbak

[01:16:30] Dan kepada Pak Tan William dan eh Mbak Widya jika sudah ada kegiatan lainnya

[01:16:33] Widya jika sudah ada kegiatan lainnya tidak ee tidak apa-apa dipersilakan

[01:16:35] tidak ee tidak apa-apa dipersilakan untuk meninggalkan Zoom ini. Terima

[01:16:36] untuk meninggalkan Zoom ini. Terima kasih banyak

[01:16:37] kasih banyak ya. Terima kasih semuanya.

[01:16:38] ya. Terima kasih semuanya. Terima kasih banyak semuanya. Terima

[01:16:40] Terima kasih banyak semuanya. Terima kasih

[01:16:45] Ibu Charisa. Kalau kita mau share

[01:16:47] Ibu Charisa. Kalau kita mau share feedback dari CTA juga bisa.

[01:16:53] Ibu Ira dan Mbak Ajeng jika ada.

[01:16:56] Ibu Ira dan Mbak Ajeng jika ada. Iya, boleh. Silakan. Mau di-share aja,

[01:16:58] Iya, boleh. Silakan. Mau di-share aja, Mbak Widya. Boleh, silakan, Mbak.

[01:17:00] Mbak Widya. Boleh, silakan, Mbak. Eh, saya kirim di kolom chatnya.

[01:17:04] Eh, saya kirim di kolom chatnya. Silakan, Mbak.

[01:17:06] Silakan, Mbak. Oke, sudah ada ya.

[01:17:08] Oke, sudah ada ya. Oke, Teman-teman di sini juga bisa

[01:17:10] Oke, Teman-teman di sini juga bisa mengisi feedback ya untuk ee CTI Group

[01:17:13] mengisi feedback ya untuk ee CTI Group sudah ada di ee chat box juga boleh

[01:17:16] sudah ada di ee chat box juga boleh silakan diisi dan juga sudah ada di

[01:17:18] silakan diisi dan juga sudah ada di layar sambil menunggu untuk ee barcode

[01:17:21] layar sambil menunggu untuk ee barcode untuk evaluasi ee yang akan nanti

[01:17:24] untuk evaluasi ee yang akan nanti dikirimkan. Terima kasih Mbak Widya.

[01:18:18] Teman-teman untuk ee link evaluasi sudah

[01:18:21] Teman-teman untuk ee link evaluasi sudah di-update ya, Teman-teman. Boleh dicoba

[01:18:23] di-update ya, Teman-teman. Boleh dicoba kembali apakah sudah bisa.

[01:18:38] Oke, sudah bisa ya, Teman-teman ya.

[01:18:40] Oke, sudah bisa ya, Teman-teman ya. Pastikan untuk diisi dengan benar untuk

[01:18:43] Pastikan untuk diisi dengan benar untuk N-nya karena ini nanti untuk poin SAT.

[01:18:46] N-nya karena ini nanti untuk poin SAT. Terima kasih.
